Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Vibration
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Ground Vibration di PT. Koto Alam Sejahtera (KAS) Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten 50 Kota, Provinsi Sumatera Barat

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ground vibration adalah gelombang yang bergerak di dalam tanah disebabkan oleh adanya sumber energi. Ground vibration pada peledakan di sebabkan oleh beberapa hal, yaitu pola rangkaian yang tidak pas, dan pemakaian bahan peledak yang berlebihan. Peak Particle Velocity adalah salah satu kriteria untuk menentukan tingkat getaran yang berpengaruh terhadap lingkungan tambang. PT. Koto Alam Sejahtera (KAS) merupakan salah satu perusahaan yang melakukan peledakan pada pembongkahan bahan galian. Tujuan pada penelitian ini adalah menentukan nilai PPV aktual, menentukan nilai PPV menurut teori, dan membandingkan nilai PPV aktual dengan PPV teori. Metode yang digunakan untuk menentukan nilai PPV aktual adalah dengan menggunakan alat geovibration sedangkan menentukan nilai PPV teori dengan menggunakan model prediksi USBM (Duvall dan Fogelson, 1962), Ambraseys-Hendron (1968), Langefors – Kihlstrom (1978), Indian Standard (1973), dan CMRI (1991). PPV aktual yang di hasilkan pada PT. Koto Alam Sejahtera untuk isian 3 kg dan kedalaman 3 meter di dapatkan nilai PPV tertinggi tanggal 5 Februari 2019 dengan nilai ppv G1 = 100 mm/s, G2 = 100 mm/s, G3 = 80 mm/s, G4 = 76,1 mm/s, G5 = 11,22 mm/s dan terendah tanggal 10 Februari 2019 dengan nilai ppv G1 = 100 mm/s, G2 = 49,5 mm/s, G3 = 41,7 mm/s, G4 = 19,4 mm/s, G5 = 10,43 mm/s, sedangkan untuk isian 16 kg dan kedalaman 6 meter di dapatkan nilai PPV tertinggi tanggal 15 Februari 2019 dengan nilai ppv G1 = 100 mm/s, G2 = 100 mm/s, G3 = 100 mm/s, G4 = 80,5 mm/s, G5 = 14,2 mm/s dan terendah tanggal 14 Februari 2019 dengan nilai ppv G1 = 100 mm/s, G2 = 100 mm/s, G3 = 100 mm/s, G4 = 49,6 mm/s, G5 = 9,2 mm/s.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Ground Vibration Terhadap Jarak dan Jumlah Isian pada Kegiatan Peledakan Menggunakan Alat Sensor Getaran YMS11 pada Front Peledakan di PT. Semen Padang Bukit Karang Putih, Indarung, Sumatera Barat

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Semen padang adalah salah satu prusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, dengan memakai sistem tambang terbuka. Kegiatan penambangan menggunakan sistem peledakan dalam proses penambangannya. Pada kegiatan peledakan ditemukan beberapa masalah. Getaran yang tinggi menyebabkan material-material lereng yang runtuh, jumlah isian yang tidak dikontrol akan menghasilkan getaran yang besar. selain itu belum adanya pengecekan getaran tersebut untuk setiap kali peledakan, oleh karna itu perlunya pengontrolan getaran pada kegiatan peledakan PT. Semen padang. Dalam penelitian ini dilakukan rancangan alat yang berbasis arduino uno untuk mendeteksi getaran pada kegiatan peledakan. Untuk mengukur getaran dilakukan 3 lokasi pengamatan yang memiliki jarak berbeda 100 m, 200 m, dan 300 m dari sumber getaran selain itu juga memvariasikan jumlah isian bahan peledak yang berbeda. Setelah dilakukan pengontrolan menggunakan alat arduino uno didapatkan pengaruh jarak tehadap getaran. Pada jarak 100 m didapatkan nilai PPV sebesar 3.02 mm/s, SD= 1.66 m/kg, konstanta 0.1421 dan jarak 200 m didapatkan nilai PPV sebesar 0.03 dan SD=5 m/kg pada jarak 300 didapatkan nilai PPV sebesar 1.13 mm/s dan SD=5.47 m/kg. adapun pengaruh isian peledakan terhadap getaran (PPV) yaitu dengan isian 3600 kg didapatkan nilai PPV sebesar 3.01 mm/s sedangkan pada isian 1600 kg didapatkan PPV sebesar 1.13 mm/s dan isian 3000 kg di dapat PPV sebesar 0.33 mm/s menggunakan hasil perhitungan peak particel velocity dan grafik logaritma dari perbandingan jarak terhadap PPV di dapat persamaan empiris adalah y = -2.598In(x) + 14.728 dan R2 0.8602 nilai ini memiliki hubungan kuat karna nilai tersebut mendekati 1 (satu). Sedangkan perbandingan isian terhadap PPV persamaan empiris y = 2.8488In(x) – 21.261 dan R2 0.5456. nilai ini memiliki hubungan yang sedang karna nilai tersebut menjauhi dan mendekati 1 (satu).

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail