Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: analisis saluran drainase
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Sistem Saluran Drainase Jalan Gunung Pangilun Kecamatan Nanggalo Menggunakan Aplikasi SWMM 5.1

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Drainase merupakan suatu tindakan teknis untuk mengurangi kelebihan air dalam suatu konteks pemanfaatan tertentu, baik berasal dari hujan, rembesan maupun yang lainnya di suatu kawasan, sehingga fungsi kawasan dan jalan tidak terganggu. Dalam pembangunan maupun pemeliharaan jalan raya, drainase merupakan salah satu hal yang sangat penting yang harus diperhatikan. Kondisi drainase atau tanah dasar yang buruk, umumnya menjadi penyebab utama kerusakan perkerasan jalan. Drainase jalan yang baik harus mampu menghindarkan masalah- masalah kerusakan jalan yang diakibatkan oleh pengaruh air dan beban lalu lintas. Jalan Gunung Pangilun merupakan jalan penghubung ke pusat Kota Padang dengan panjang jalan 1,6 km dengan lebar jalan 17 m. Drainase yang ada di Jalan Gunung Pangilun belum berfungsi secara maksimal sehingga menyebabkan sering terjadi banjir maupun genangan air pada badan jalan saat musim hujan, sehingga air limpasan membutuhkan waktu yang lama masuk kedalam saluran drainase dan melimpas ke badan jalan. Salah satu solusi yang dapat membantu menganalisis sistem saluran drainase adalah pemodelan run off menggunakan Aplikasi SWMM (storm water management model). Tujuan dari penelitian ini yaitu menghitung kemampuan daya tampung saluran drainase di Jalan Gunung Pangilun Kecamatan Nanggalo, Kota Padang dengan kala ulang 10 tahun dan menganalisis apakah dimensi saluran dan kapasitas drainase eksisting yang sudah di rencanakan dapat menampung debit rencana menggunakan Aplikasi SWMM 5.1. Berdasarkan simulasi telah dilakukan menggunakan EPA SWMM 5.1 dengan curah hujan rencana sebesar 268 mm dan intensitas hujan jam puncak sebesar 92.91 mm/jam. Hasil analisis menunjukkan terdapat terdapat 1 saluran yang perlu dilakukan perbaikan yang berpotensi besar terjadi limpasan. Rancangan saluran drainase perbaikan memiliki dimensi lebar dan kedalaman yang lebih besar dengan 0,75 m lebar dan 0,60 m ke dalaman. Sehingga tidak ditemukan saluran bermasalah setelah dilakukan simulasi ulang menggunakan dimensi saluran perbaikan, sehingga dimensi dimensi saluran setelah perbaikan dianggap aman.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Sistem Saluran Drainase Jalan Adinegoro Kecamatan Koto Tangah Menggunakan Aplikasi SWMM 5.1

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jalan Adinegoro adalah salah satu jalan protokol yang ada di Kota Padang yang terletak di Kecamatan Koto Tangah. Jalan ini merupakan jalan penghubung Padang – Pariaman dengan Panjang jalan 1 km dengan lebar jalan 21 m, sehingga termasuk jenis Jalan Arteri Primer. Saluran drainase yang ada di Kecamatan Koto Tangah menyebabkan rawan terjadi banjir maupun genangan air pada saat musim hujan dan masih terjadinya genangan air pada beberapa titik di Jalan Adinegoro. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan daya tampung saluran drainase dengan kala ulang 10 tahun. Dalam penelitian ini dilakukan pemodelan air limpasan dari air hujan yang terjadi pada saluran drainase di Jalan Adinegoro menggunakan perangkat lunak SWMM (Storm Water Management Model) versi 5.1. Analisis distribusi frekuensi hujan terpilih menggunakan Log Pearson III. Berdasarkan hasil perhitungan dengan kala ulang 10 tahun, terdapat dua saluran yang perlu didesain ulang karena tidak mampu menampung debit banjir rencana, dengan debit limpasan sebesar 0,035 mm3/s dan 0,089 mm3/s. Berdasarkan hasil analisis dengan software SWMM 5.1 diantara dua saluran tersebut saluran 6 yang memiliki debit hampir melebihi daya tampung saluran total inflow outfall sebesar 39,27 dan saluran lainnya masih mampu menampung air limpasan.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail