Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: cangkang telur
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur dengan Ampas Tebu sebagai Adsorben Zat Warna Methylene Blue dalam Limbah Tekstil

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Limbah cair industri tekstil mengandung zat warna yang dapat mencemari lingkungan. Salah satu zat warna yang banyak digunakan di industri tekstil adalah methylene blue. Metode yang efektif digunakan untuk menurunkan zat warna terlarut adalah adsorpsi. Padatan pengikat fluida pada proses adsorpsi disebut adsorben. Sebagai bahan yang bersifat penjerap, cangkang telur dan ampas tebu merupakan kombinasi bahan yang potensial digunakan sebagai adsorben. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan adsorpsi kombinasi limbah cangkang telur dan ampas tebu untuk zat warna methylene blue dalam limbah tekstil. Adsorben cangkang telur dan ampas tebu dibuat dengan cara pemanasan masing-masing pada suhu 5000C dan 6000C. Penelitian ini dilakukan dengan memvariasikan rasio adsorben, pH, dan waktu kontak pada proses adsorpsi methylene blue dalam limbah tekstil menggunakan analisis spektrofotometer UV- Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio optimum cangkang telur dan ampas tebu adalah 1:4, pH 9.46, dengan waktu kontak 70 menit. Persentase penyisihan methylene blue dalam limbah tekstil adalah sebesar 98,85%.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pemanfaatan Limbah (Abu Terbang dan Cangkang Telur Serta Cangkang Siput) Dalam Proses Penetralan PH Air Asam Tambang di Kolam Pengendapan Lumpur Pertambangan Batubara

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu dampak negatif dari proses penambangan batubara adalah terbentuknya air asam tambang. Timbulnya air asam tambang ini tentu tidak bisa diabaikan begitu saja karena dampaknya yang besar bagi kelestarian lingkungan serta bagi masyarakat sekitar, baik secara langsung maupun tidak langsung. Permasalahan air asam tambang ini juga dialami oleh KUD Sinamar Sakato yang merupakan salah satu perusahaan pertambangan batubara yang memiliki kadar pH air asam tambang 4-4,9. Angka ini masih di bawah standar baku mutu lingkungan menurut KEPMEN LH No.113 Tahun 2001. Oleh sebab itu untuk mencegah dan mengatasi air asam ini, dilakukanlah proses penetralan terhadap air asam tambang tersebut dengan menggunakan fly ash, cangkang telur dan cangkang siput. Proses netralisasi dilakukan pada skala laboratorium dan uji lapangan pada saluran inlet dan diukur di saluran outlet kolam pengendap lumpur. Dari hasil pengujian laboratorium didapatlah dosis fly ash 55 gr/L, cangkang telur 35 gr/L dan cangkang siput 15 gr/L mampu menetralkan air dengan pH 7,1-7,4 sesuai dengan Baku Mutu Lingkungan. Selain itu dapat diketahui secara ekonomis bahwa proses penetralan dengan menggunakan fly ash lebih efektif dan efisien dibandingkan penggunaan cangkang telur dan cangkang siput, karena fly ash mudah didapatkan dalam skala banyak.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail