Evaluasi Sistem Penyaliran Tambang Batubara di Blok Meruap Pada PT. Karya Bumi Baratama Kecamatan Sarolangun Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi
EVALUASI SISTEM PENYALIRAN TAMBANG BATUBARA DI BLOK MERUAP PADA PT. KARYA BUMI BARATAMAKABUPATEN SAROLANGUN-JAMBI Nama : ADLAN NPM : 1210024427005 Pembimbing I : Drs.Murad, MS, MT Pembimbing II :Teguh Ariefianto, ST ABSTRAK Operasi penambangan yang dilakukan oleh PT. Karya Bumi Baratama menggunakan sistem tambang terbuka dengan metode open pit. Penggunaan sistem ini mengakibatkan lokasi penambangan berhubungan langsung dengan udara luar, salah satu pengaruhnya adalah hujan yang dapat menyebabkan terjadinya genagan air pada dasar tambang. Keberadaan air ini sangat mengganggu kelancaran kegiatan penambangan, baik secara teknis, ekonomis, dan air tersebut harus dikeluarkan dari lokasi penambangan.Curah hujan rancangan di blok Meruap PT. KaryaBumiBaratamasebesar 130,91 mm/hari, debit limpasan 0,205 m³/detik, dengan debit air yang harusdipompakandarisumpsebesar 738 m3/jam. Sistem penyaliran tambang yang diterapkan oleh PT. Karya Bumi Baratama pada blok Muruap menggunakan pemompaan dan saluran terbuka. Saluran dibuat dengan penampang berbentuk trapesium dengan dimensi lebar dasar saluran (b) = 0,5 m, tinggi air saluran (h) = 0,5 m, tinggi saluran (H) = 0,625 m, luas penampang (A) = 0.375 m2 panjang saluran (L) = 546 m.Selanjutnya air akan dialirkan ke kolam pengendapan, kolamtersebutsebagai mediapenampungdanpengendapan material yang terbawaoleh air. Dimensi kolam pengendapan memiliki panjang 15 m, lebar 8 m dan kedalaman 4 m sebanyak 6 kolam dan volume air yang dapatditampung 1 kolam pengendapan adalah sebesar 404,05 m³.