Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

S

1.848 karya publik ditemukan.

2026: 1072025: 1302024: 2962023: 702022: 2302021: 902020: 942019: 5882018: 682017: 892016: 75

Analisis Perubahan Lahan Tambang Menggunakan Sistem Penginderaan Jarak Jauh dengan Metode NDVI dan SAVI di Wilayah Kerja CV. Silica Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

CV. Silica melakukan penambangan komoditas tanah urug didaerah Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat dari tahun 2016 hingga tahun 2022, terdapat 2 site penambangan pada komoditas tanah urug yang ditambang oleh CV. Silica. Penambangan yang dilakukan CV. Silica selama ini tidak melakukan perekaman data progress situasi pit tambang yang biasanya dilakukan menggunakan survey yang menghasilkan update topografi dan situasi rona penambangan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan analisis lahan tambang dengan menggunakan Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dan Soil Adjusted Vegetation Index (SAVI) untuk mendapatkan perubahan lahan tambang berikut dengan luasan daerah setiap tahunnya. Hasil yang didapatkan menggunakan analisis NDVI didapatkan hasil analisis dengan kategori vegetasi sehat pada tahun 2016 dan 2017 dengan rentang nilai rata-rata 0,3665 sampai 0,387 dengan luas 105.884,394 m2 atau 10,58 Ha dan vegetasi tidak sehat di tahun 2018-2022 dengan nilai rata -rata 0,1599 – 0,2196 dengan luas 172.300,64 m2 atau 17,23 Ha. Hasil yang didapatkan menggunakan analisis SAVI didapatkan hasil analisis dengan kategori vegetasi tinggi pada tahun 2016 sampai 2022 dengan luas 38.325,01 m2 atau 3,83 Ha dan vegetasi sedang di tahun 2016-2022 dengan luas 88.689,577 m2 atau 8,86 Ha dan pada kategori vegetasi rendah di tahun 2016 – 2022 dengan luas 93.913,812 m2 atau 9,39 Ha dan vegetas sangat rendah hanya terdapat pada tahun 2018 – 2022 dengan luas 49.061,124 atau 4,90 Ha.

Optimalisasi Proses Pencucian Pan American Jig untuk Meningkatkan Recovery pada Kapal Isap Produksi 20 Wilayah Operasi Kepri dan Riau PT. Timah Tbk

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT Timah, Tbk, merupakan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak dalam bidang penambangan timah. Proses pemisahan pada jig dipengaruhi beberapa variabel seperti panjang dan jumlah pukulan, ketebalan dan ukuran bed, kecepatan aliran horizontal, kebutuhan underwater dan feed rate. Air merupakan media utama pemisahan pada jig, sehingga kebutuhan air tambahan (underwater) memiliki peranan yang penting terhadap kecukupan air pada jig. Dalam proses penambangannya sekaligus dilanjutkan dengan proses pencucian untuk menghasilkan target recovery pencucian sebesar > 96% dengan kadar seluruh jig 20-30% Sn, sesuai dengan ketentuan perusahaan. Faktor pendukung kesuksesan pencucian ada pada proses jigging yaitu pengaturan parameter pada jig (kecepatan aliran, tebal bed, panjang pukulan, dan jumlah pukulan). Perolehan pada kondisi jig aktual nilai recovery seluruh jig adalah 93.39% artinya ada ketidaktercapaian target 2.61% dengan kadar akhir SnO2 25.11%. Penyebab ketidaktercapaian tersebut terdapat adanya nilai parameter jig diluar Standar Operasional Prosedur (SOP) dan banyak timah yang terbuang jadi tailing (looses) serta banyak mineral ikutan masuk kedalam jig. Untuk mendapatkan recovery dan kadar SnO2 optimum dilakukan perbaikan kondisi jig sesuai SOP dan kondisi jig simulasi. Perolehan recovery kondisi jig sesuai SOP sebesar 96,12% dan kadar konsentrat akhir SnO2 27.69%, serta perolehan recovery kondisi jig simulasi sebesar 97,31% dan kadar konsentrat akhir SnO2 28.01% itu artinya hasil kedua kondisi ini sudah sesuai dengan target perusahaan.

Manajemen Pengendalian Bahan Peledak Menggunakan Metode Economic Order Quatity di PT. Pebana Adi Sarana Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Pebana Adi Sarana merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam kegiatan penambangan batu andesit. Kegiatan penambangan batu andesit dilakukan menggunakan metode tambang quarry. Pada proses produksi, persediaan bahan peledak sangat berperan penting untuk mempermudah atau memperlancar jalannya proses produksi perusahaan. Penentuan besarnya persediaan merupakan hal penting bagi perusahaan karena mempunyai pengaruh langsung terhadap keseluruhan biaya produksi. dengan adanya kebijakan pengendalian persediaan bahan peledak yang diterapkan, dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan efisiensi penggunan bahan peledak dan juga membantu meminimalisir resik-resiko yang akan terjadi. Bahan peledak ini dapat dikendalikan dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Hasil penelitian didapatkan untuk bahan peledak ANFO EOQ sebanyak 25.284 kg, frekuensi pemesanan sebanyak 1 kali, safety stock 8.680 kg, reorder point 17.174 kg, total inventory cost Rp. 47.983.952, maximum inventory 33.964 kg. Bahan peledak Detonator EOQ 7.902 pcs, frekuensi pemesanan sebanyak 1 kali, safety stock 3.410 pcs, reorder point 6.076 pcs, total inventory cost Rp. 30.601.995, maximum inventory 11.312 pcs. Bahan peledak Dynamit 522 kg, frekuensi pemesanan sebanyak 1 kali, safety stock 186 kg, reorder point 372 kg, total inventory cost Rp. 23.222.001, maximum inventory sebanyak 708 kg.

Kajian Kelayakan Sisa Hasil Pengolahan Timah Menggunakan Pan America Jig pada Site TB Pemali PT. Timah Tbk Kabupaten Bangka

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT Timah Tbk yang bergerak dalam bidang penambangan timah. Salah satu penambangan endapan bijih timah primer dilakukan oleh pit TB pemali yang berada berada dalam IUP PT. Timah Tbk. Keterdapatan timah di lapangan yang semakin sedikit, menyebabkan sisa hasil pengolahan (SHP) memiliki peluang untuk diolah kembali. Keterdapatan SHP yang selalu bertambah dari setiap pencucian timah mengakibatkan melimpahnya SHP. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perhitungan Break Event Point (BEP) SHP timah, kelayakan SHP timah untuk dilakukan pengolahan kembali dan upaya yang dilakukan agar SHP layak diolah kembali. Sampel SHP dipengolahan TB Pemali mengandung Kadar rata-rata cassiterite (Sn) sebesar 10,77%Sn yang terdiri dari 20 sampel, Dengan kadar sebesar itu seharusnya SHP masih layak untuk di olah kembali. BEP pengolahan SHP TB pemali didapatkan sebesar 305,28 KgSn/shift atau 38,16 KgSn/jam. Pada pengolahan kondisi aktual hasil SHP masih belum mencapai BEP, hal ini disebabkan oleh ketebalan bed yang tidak sesuai SOP. Dimana ketebalan bed memiliki nilai di luar SOP yaitu 65 dan 85mm sedangkan SOP yang dimiliki 70-80mm. Hasil produksi SHP aktual yang diperoleh sebesar 270,48 KgSn/Shift. Upaya yang dilakukan yaitu merubah ketebalan bed sesuai dengan SOP dan Hasil produksi simulasi setelah ketebalan bed diubah sesuai SOP sebesar 359,2 kgSn/shift. Hasil produksi tersebut mengalami peningkatan 88,72 kg dari produksi sebelum nya yaitu sebesar 270,48 KgSn/Shift. Target BEP TB Pemali dapat dicapai dengan melakukan perubahan ketebalan bed yang mana didapatkan nilai peningkatan sebesar 53,92 KgSn/Shift.

Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur dengan Ampas Tebu sebagai Adsorben Zat Warna Methylene Blue dalam Limbah Tekstil

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Limbah cair industri tekstil mengandung zat warna yang dapat mencemari lingkungan. Salah satu zat warna yang banyak digunakan di industri tekstil adalah methylene blue. Metode yang efektif digunakan untuk menurunkan zat warna terlarut adalah adsorpsi. Padatan pengikat fluida pada proses adsorpsi disebut adsorben. Sebagai bahan yang bersifat penjerap, cangkang telur dan ampas tebu merupakan kombinasi bahan yang potensial digunakan sebagai adsorben. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan adsorpsi kombinasi limbah cangkang telur dan ampas tebu untuk zat warna methylene blue dalam limbah tekstil. Adsorben cangkang telur dan ampas tebu dibuat dengan cara pemanasan masing-masing pada suhu 5000C dan 6000C. Penelitian ini dilakukan dengan memvariasikan rasio adsorben, pH, dan waktu kontak pada proses adsorpsi methylene blue dalam limbah tekstil menggunakan analisis spektrofotometer UV- Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio optimum cangkang telur dan ampas tebu adalah 1:4, pH 9.46, dengan waktu kontak 70 menit. Persentase penyisihan methylene blue dalam limbah tekstil adalah sebesar 98,85%.