Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

39 hasil
Subjek: Produktivitas
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Produktivitas Alat Gali Muat Excavator Liugong 920E dan Alat Angkut Dump Truck Colt Diesel pada Kegiatan Penambangan Batu Gamping di PT. Aceh Mineral Prima Development

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Aceh Mineral Prima Developmet (PT. AMPD) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batu gamping, perusahaan tersebut yang berdiri pada tahun 2010 dengan luas IUP 16,01 Ha. PT. Aceh Mineral Prima Developmet terletak di Jorong Tanjung Gadang, Kenagarian Tanjung Gadang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten 50 Kota, Provinsi Sumatera Barat. Sumber daya alam yang terdapat pada PT. Aceh Mineral Prima Development adalah bahan galian batu gamping, bahan galian ini berfungsi sebagai bahan konstruksi bangunan dan jalan. Tujuan penelitian ini menganalisis produktivitas dan efisiensi kerja alat gali muat Excavator Liugong 920E dan alat angkut Dump Truck Colt Diesel, menganalisis delay time alat gali muat Excavator Liugong 920E dan alat angkut Dump Truck Colt Diesel, serta menganalisis match factor alat gali muat Excavator Liugong 920E dan alat angkut Dump Truck Colt Diesel di PT. Aceh Mineral Prima Development. Mencapai target efisiensi kerja alat gali muat dan alat angkut sebesar 85%. Proses penambangan yang digunakan di PT. Aceh Mineral Prima Development adalah sistem tambang terbuka (Open Pit Mining) dengan metode quarry. Produktivitas yang dihasilkan dari Excavator Liugong 920E dalam 1 bulan sebanyak 34.485,6 ton/bulan dan produktivitas dari Dump Truck Colt Diesel dalam 1 bulan sebanyak 8.881,92 ton/bulan. Dari hasil diatas menunjukkan bahwa produktivitas dari Excavator Liugong 920E sudah melebihi dari target produksi yang ditetapkan oleh PT. Aceh Mineral Prima Development yaitu sebesar 25.000 ton/bulan, namun produktivitas dari Dump Truck Colt Diesel masih kurang dari target produksi yang ditetapkan oleh PT. Aceh Mineral Prima development yaitu sebesar 9.000 ton/bulan.

103 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Produktivitas Alat Gali Muat dan Angkut menggunakan Metode Antrian pada Coal Getting PT. Multi Service Mining Kabupaten Musi Rawas Utara

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Proses coal getting sangat mempengaruhi target produksi perusahaan, oleh karena itu diperlukan manajemen yang baik dan benar dengan cara memperbaiki efisiensi waktu kerja dan mengkaji hambatan-hambatan kerja.salah satunya yaitu memperbaiki produktivitas alat muat dan angkut pada proses coal getting. Produktivitas merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi besarnya produksi. Pengertian produktivitas alat muat merupakan banyaknya hasil yang telah dikerjakan oleh alat gali muat tersebut per satuan waktu. Semakin besar produktivitas alat tersebut makin cepat sasaran produksi tercapai. Faktor yang dapat mempengaruhi tidak tercapainya target produksi seperti faktor lingkungan, ketersediaan alat, faktor manusia, dan lainnya. Tidak tercapainya produksi sesuai dengan target yang telah ditetapkan tentunya memberikan dampak bagi perusahaan. Dampak yang ditimbulkan berupa kurangnya keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan. Menganalisis ketersediaan alat gali muat dan alat angkut pada coal getting, menganalisis produktivitas alat muat dan alat angkut di PT Multi Service Mining setelah perbaikan menggunakan teori antrian. Produktivitas alat gali muat angkut dan alat angkut pada kegiatan coal getting setelah dilakukan evaluasi dengan menggunakan metode antrian ketersedian alat gali muat Excavator Komatshu PC 400 dengan MA= 88,09%, PA= 88,63%, UA= 94,87%, EU= 84,09%, sedangkan untuk efisiensi alat angkut dumpt truck nissan CWB dengan MA= 92,10%, PA= 93,18%, UA= 85,36%, EU= 79,54%. Produksi aktual alat gali muat aktual Excavator Komatshu PC 400 adalah 527.787 BCM/jam, Produktivitas alat angkut Dump Nissan CWB adalah 290,2 BCM/jam, sedangkan untuk produksi setelah perbaikan mengunakan teori antrian adalah 866,80 BCM/ jam.

104 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian Produktivitas Alat Gali Muat dan Alat Angkut Menggunakan Metode Kapasitas Produksi dan Metode Overall Equipment Effectiveness pada Pengupasan Overburden di PT. Sarolangun Bara Prima

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tidak tercapainya target produksi bulan Agustus tahun 2022 sebesar 70.000 BCM/bulan dikarenakan banyak waktu hambatan dan kurangnya pengawasan terhadap operator dan driver. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas aktual dengan menggunakan metode kapasitas produksi, metode Overall Equipment Effectiveness (OEE), mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi ketidak tercapaian target produksi pada pengupasan overburden dengan bantuan diagram fishbone, menganalisis produktivitas setelah perbaikan dengan menggunakan metode kapasitas produksi dan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Data primer yang diambil cycle time dump truck, cycle time excavator, waktu hambatan dan waktu kerja efektif. Produktivias aktual alat gali muat dengan metode kapasitas produksi sebesar 65.967,94 BCM/bulan dan dengan metode OEE sebesar 48.418,90 BCM/bulan. Produktivias aktual alat angkut dengan metode kapasitas produksi sebesar 56.598,09 BCM/bulan dan dengan metode OEE sebesar 65.615,60 BCM/bulan. Faktor-faktor yang mempengaruhi ketidaktercapaian target produksi adalah a) faktor manusia yaitu berhenti bekerja sebelum istirahat, terlambat bekerja sebelum istirahat, berhenti bekerja diawal pada akhir shift, terlambat bekerja pada awal shift; b) faktor lingkungan yaitu hujan; c) faktor peralatan seperti breakdown, pengisian fuel. Produktivias alat gali muat setelah perbaikan dengan metode kapasitas produksi sebesar 85.654,22 BCM/bulan dan dengan metode OEE sebesar 70.101,31 BCM/bulan. Produktivias alat angkut setelah perbaikan dengan metode kapasitas produksi sebesar 74.241,63 BCM/bulan dan dengan metode OEE sebesar 86.070,20 BCM/bulan.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Perbaikan Loss Time untuk Memenuhi Target Produksi Pengupasan Overburden di Pit Timur PT. Allied Indo Coal Jaya, Kota Sawahlunto

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Allied Indo Coal Jaya yang berlokasi di Parambahan, Kota Sawahlunto melakukan pengupasan overburden menggunakan Excavator CAT 330D dan Dump Truck HINO 500 FM. Target pengupasan overburden pada bulan Agustus 2022 sebesar 35.000 bcm/bulan belum dapat tercapai. Hal tersebut disebabkan karena adanya waktu hilang (loss time) pada saat kegiatan. Tujuan penelitian adalah menghitung waktu hilang pada masing-masing alat, menganalisis efisiensi kerja, serta produktivitas dan faktor keserasian alat selanjutnya melakukan perbaikan yaitu simulasi pengurangan waktu hambatan sebesar 50% pada masing-masing penyebab waktu hilang. Hasil penelitian didapatkan waktu hambatan aktual CAT 330D sebesar 1.580,05 detik dan HINO 500 FM sebesar 5.188 detik. Sedangkan setelah dilakukan analisa perbaikan, didapatkan waktu hambatan CAT 330D sebesar 790,025 detik dan HINO 500 FM sebesar 2.594 detik. Efisiensi kerja aktual CAT 330D yaitu 94% dengan produktivitas sebesar 25.956,7 bcm/bulan dan efisiensi kerja HINO 500 FM yaitu 94% dengan produktivitas sebesar 24.982,3 bcm/jam. Sedangkan setelah dilakukan perbaikan waktu hambatan efisiensi kerja CAT 330D menjadi 97% dengan produktivitas sebesar 37.218,6 bcm/bulan dan efisiensi kerja HINO 500FM yaitu 97% dengan produktivitas sebesar 36.197,9 bcm/bulan.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Efisiensi Kerja dan Produktifitas Pengangkutan Batubara dengan Exavator Dump Truck pada Tambang Terbuka di PT. Karya Bumi Baratama Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Karya Bumi Barata merupakan perusahaan pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi III yang ditandangani oleh PT Karya Bumi Baratama dengan Pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 13 Oktober 1999, dengan wilayah penyelidikan yang terletak di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi dan Kabupaten Musirawas. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa waktu hambatan, Cycle Time, produktivitas alat dan keserasian alat sebelum dan sesudah perbaikan. Dari hasil penelitian telah didapatkan waktu hambatan sebelum dan sesudah perbaikan pada alat gali muat sebesar 146 menit dan alat angkut 131 menit, setelah dilakukan perbaikan pada alat gali muat menjadi 92 menit dan alat angkut 68 menit, sedangkan Cycle Time sebelum perbaikan pada alat gali muat 32 detik dan alat angkut 1.027 detik dan setelah perbaikan Cyle time alat gali muat menjadi 29 detik dan alat angkut 971 detik. Effesiensi alat gali muat sebelum perbaikan adalah 90% dengan produktivitas sebesar 463 Bcm/jam dan effesiensi alat angkut 90% dengan produktivitas 645 Bcm/jam dengan keserasian alat 0,85 dan seletah dilakukan perbaikan effesiensi alat gali muat menjadi 93% dengan produktivitas 553 Bcm/jam dan alat angkut 95% serta produktivitas nya 723 Bcm/jam dan faktor keserasian alat menjadi 1,0.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Produktivitas Bor Furukawa DR 002 dan Bor Epiroc T25 di Pit Barat Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) di PT. Allied Indo Coal Jaya

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Allied Indo Coal Jaya berlokasi di Parambahan Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat. Pada kegiatan penambangan secara tambang terbuka, kegiatan pengupasan overburden dilakukan dengan menggunakan metode pemboran dan peledakan. PT. Allied Indo Coal Jaya menargetkan target lubang untuk alat bor furukawa DR 002 dan alat bor epiroc T25 adalah 30 lubang/hari, sedangkan realisasi dilapangan hanya tercapai 21 lubang/hari untuk alat bor furukawa DR 002 dan epiroc T25 hanya 23 disebabkan oleh hambatan-hambatan, baik itu hambatan yang dapat dihindari maupun hambatan yang tidak dapat dihindari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efisiensi kerja alat bor dan membandingkan menggunakan metode overall equipment effectiveness (OEE). Berdasarkan penelitian kuantitatif menggunakan data primer dan data sekunder, selanjutnya akan dilakukan perbaikan dengan simulasi pengurangan hambatan yang dapat dihindari agar dapat meningkatkan efisiensi kerja serta mencapai target produksi yang telah ditentukan oleh perusahaan. Pada data aktual didapatkan produktivitas furukawa DR 002 sebesar 124,74 m/hari, dengan nilai OEE 56% dan untuk epiroc T25 sebesar 208,27 m/hari dengan nilai OEE 57%. Setelah dilakukan perbaikan hambatan dan cycle time, didapatkan produktivitas furukawa DR 002 sebesar 182,7 m/hari, dengan nilai OEE 81% dan untuk epiroc T25 sebesar 291,25 m/hari dengan nilai OEE 79%.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Produktivitas Alat Gali Muat Dossan 500 LCV dan Alat Angkut Mitsubishi Fuso 220 PS Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) untuk Mencapai Target Produksi Batubara pada PT. Haswi Kencana Indah

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pada bulan November 2022 produktivitas alat gali muat Doosan 500 LCV pada PT. Haswi Kencana Indah saat ini tidak mencapai target sebesar 100,40 ton/jam sementara produktivitas aktual hanya 105 ton/jam. Dan produktivitas alat angkut tidak mencapai target sebesar 110 ton/jam dengan produktivitas aktual sebesar 125 ton/jam. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis besar waktu hambatan, nilai efisiensi kerja alat dan produktivitas alat gali muat Doosan 500 LCV dan Alat Angkut Misubishi Fuso 220 PS. Metode perbaikan produktivitas kegiatan penambangan batubara menggunakan metode Quality Control Circle (QCC). Dari hasil penelitan didapatkan delay time alat gali muat Doosan 500 LCV sebelum dilakukan perbaikan adalah sebesar 84 menit dan alat angkut Mitsubishi Fuso 220 PS sebesar 77 menit dan setelah dilakukan simulasi perbaikan dengan metode Quality Control Circle (QCC) delay time alat gali muat Doosan 500 LCV adalah 0 dan alat angkut Mitsubishi Fuso 220 PS sebesar 0. Efisiensi alat gali muat Doosan 500 LCV sebelum dilakukan perbaikan adalah sebesar 66% dan Alat Angkut Mitsubishi Fuso 220 PS sebesar 65% dan Efisiensi alat gali muat Doosan 500 LCV setelah dilakukan simulasi perbaikan adalah sebesar 100% dan Alat Angkut Mitsubishi Fuso 220 PS sebesar 100%. Produktivitas alat gali muat Doosan 500 LCV sebelum dilakukan perbaikan adalah sebesa 93,58 ton/jam dan Alat Angkut Mitsubishi sebesar 108,83 ton/jam dan produktivitas alat gali muat Doosan 500 LCV setelah dilakukan simulasi perbaikan adalah sebesar 141,80 ton/jam dan Alat Angkut Mitsubishi Fuso 220 PS sebesar 167,44 ton/jam.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Losetime pada Penambangan Clay untuk Mencapai Target Produksi 20.000 LCM/Bulan di PT. Tridaya Nita Prima

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Target produksi PT. Tridaya Nita Prima sebesar 20.000 LCM/ bulan, sedangkan aktualnya hanya 14,785 LCM/bulan disebabkan oleh faktor manusia, lingkungan,dan mesin. Tujuan penelitian adalah menganalisis nilai losetime, kinerja peralatan dan produktivitas pada kegiatan penambangan clay. Data yang diambil berupa cycle time alat gali-muat dan alat angkut, losetime, fill factor. Losetime alat gali-muat aktual adalah 109,81 menit, dan losetime alat angkut DT 01 adalah 126 menit, DT 02 adalah 129,08 menit, DT 03 adalah 114,70 menit, DT 04 adalah 102,12 menit, dan DT 05 adalah 131,31 menit. Perbaikan losetime dilakukan untuk mencapai target produksi, dengan mengurangi waktu yang dapat dihindari sebesar 55% untuk alat gali-muat, sehingga menjadi 48,703 menit. Sedangkan untuk alat angkut, perbaikan rata-rata berhasil mencapai 50% dengan nilai masing-masing: DT 01 63,08 menit, DT 02 64,94 menit, DT 03 44,24 menit, DT 04 31,8 menit, DT 05 50,40 menit Produktivitas alat gali-muat saat ini adalah 35,581 LCM/bulan, sedangkan alat angkut mencapai 14,785 LCM/bulan. Setelah reduksi losetime sebesar 55%, produktivitas alat gali-muat meningkat menjadi 41,455 LCM/bulan, mencapai target produksi yang diharapkan. Reduksi losetime alat angkut sebesar 50% meningkatkan produktivitas menjadi 17,644 LCM/bulan. Dengan tambahan 6 kali pengisian bucket tanpa reduksi losetime, produktivitas mencapai 17,727 LCM/bulan. Puncak produktivitas alat angkut tercapai dengan kombinasi reduksi losetime 50% dan penambahan 6 kali pengisian bucket, mencapai 21,173 LCM/bulan.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Produksi Alat Gali Muat dan Alat Angkut Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) untuk Mencapai Target Produksi Batu Andesit pada PT. Pebana Adi Sarana

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Pebana Adi Sarana menargetkan operasi produksi perbulan sebesar 20,000 ton/bulan sedangkan produksi aktual hanya berkisar 15.000 ton/bulan yang artinya target produksi belum tercapai. Faktor-faktor penyebab tidak tercapainya target operasi produksi dapat dikarenakan kinerja alat yang tidak efektif, Kinerja alat yang rendah menjadi salah satu hal yang menyebabkan tidak tercapainya produksi, sehingga perlu dikaji.Tujuan penelitian yang ingin dicapai menganalisis produktivitas aktual alat gali muat dan alat angkut setelah perbaikan dan melakukan analisis perbaikan dengan menggunakan metode quality Control Circle (QCC). Data yang diambil untuk penelitian berupa data Cycle time Excavator dan dump truck, waktu kerja efektif, spesifikasi alat. Produktivitas aktual alat gali muat dan alat angkut pada PT. Pebana Adi Sarana untuk dump truck sebesar 19.146 ton/bulan. truk adalah 16.351 ton/bulan sedangkan untuk dengan metode Quality Control Circle (QCC). perusahaan hanya perlu melakukan penganggakutan dengan jumlah alat yang dibutuhkan 3 unit dump truck Scania p380 dan 1 unit excavator komatsu PC 300 dengan didapatkan produksi sebesar 21.295 ton/bulan telah melebihi target produksi yang di tetapkan perusahaan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian Alat Gali Muat dan Alat Angkut untuk Meningkatkan Hasil Produksi Batu Andesit Menggunakan Metode Linear Programming Simplex pada PT. Pebana Adi Sarana

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Pebana Adi Sarana merupakan salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang usaha pertambangan dan pengolahan andesit. Secara administrasi daerah eksplorasi terletak di Jorong Mudik Pasar Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat menargetkan operasi produksi perbulan sebesar 30.000 ton/bulan sedangkan produksi saat ini hanya berkisar 23.000 ton/bulan. Faktor-faktor penyebab tidak tercapainya target produksi dapat dikarenakan kinerja alat yang tidak efektif, Tujuan penelitian yang ingin dicapai menganalisis produktivitas aktual alat gali-muat dan alat angkut setalah perbaikan dengan menggunakan metode Linear programming simplex.Data yang diambil untuk penelitian berupa data cycle time excavator dan dump truck, waktu kerja efektif, spesifikasi alat. Produktifitas aktual alat gali muat dan alat angkut pada PT. Pebana Adi Sarana untuk fleet 1 dengan 2 dump truck adalah 10.094 ton/bulan sedangkan untuk fleet 2 dengan 3 dump truck adalah 13.077 ton/bulan sehingga perolehan produksi hanya sebesar 23.171 ton/bulan. Analisis menggunakan metode linear programming simplex dengan bantuan POM for windows perusahaan hanya perlu satu fleet pengangkutan jumlah alat yang dibutuhkan 5 unit dump truck scania P380 dan 1 unit excavator komatsu PC 300 dengan perolehan produksi sebesar 32.638,2 ton/bulan telah melebihi target produksi perusahaan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Produktivitas Alat Gali Muat PC-800 dan Alat Angkut Terex-50D Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) untuk Mencapai Target Produksi Overburden pada PT. Bintang Sukses Energi

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pada bulan Oktober 2022 produktivitas alat gali muat PC-800 pada PT. Bintang Sukses Energi saat ini tidak mencapai target sebesar 450 BCM/jam sementara produktivitas aktual hanya 414 BCM/jam. Dan produktivitas alat angkut pada PT. Bintang Sukses Energi tidak mencapai target sebesar 75 BCM/jam dengan produktivitas aktual sebesar 68 BCM/jam.delay time alat gali muat PC-800 sebelum dilakukan perbaikan adalah sebesar 157 menit atau 2 jam 37 menit dan alat angkut Tirex-50 D sebesar 68 menit atau 1 jam 8 menit,Tujuan dari penelitian ini adalahmenganalisis besar waktu hambatan, nilai efisiensi kerja alat dan produktivitas alat gali muat PC-800 dan alat angkut Terex-50D. Metode perbaikan produktivitas kegiatan pengupasan overburden menggunakan metode Quality Control Circle (QCC). Setelah dilakukan simulasi perbaikan dengan metode Quality Control Circle (QCC)delay time alat gali muat PC-800adalah 63 menit atau 1 jam 3 menit dan alat angkut Tirex-50 D sebesar 68 menit atau 1 jam 8 menit.Efisiensi alat gali muat PC-800 sebelum dilakukan perbaikan adalah sebesar 76%dan alat angkut Terex-50D sebesar 74% dan efisiensi alat gali muat PC-800 setelah dilakukan simulasi perbaikan adalah sebesar 90%dan alat angkut Terex-50D sebesar 90%.Produktivitas alat gali muat PC-800 sebelum dilakukan perbaikan adalah sebesar 414,88 BCM/jamdan alat angkut Terex-50D sebesar 68,2 BCM/jamdan produktivitas alat gali muat PC-800 setelah dilakukan simulasi perbaikan adalah sebesar 492,74 BCM/jamdan alat angkut Terex-50D sebesar 82 BCM/jam.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Produkivitas Alat Gali Muat dan Alat Angkut Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness Guna Mencapai Target Produksi di Pit Km3 PT. Stargate Pasific Resource

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Stargate Pasific Resources merupakan perusahaan pertambangan bijih nikel yang terletak di Provinsi Sulawesi Tenggara. Pada kegiatan penambangannya alat gali-muat utama yang digunakan pada Pit Km3 adalah satu unit Excavator Komatsu PC-300 dan empat unit alat angkut yaitu dump truck UD Truck Quester CWE-370. PT. Stargate Pasific Resources menetapkan target produksi ore getting di pit Km3 sebesar 100.000 bcm per bulan, sedangkan realisasi produksi pada bulan Agustus 2020 sebesar 49.000 bcm. Dari data realisasi tersebut dapat disimpulkan bahwa produksi tidak mencapai target yang telah ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah agar target produksi dapat berjalan secara optimal dengan melakukan analisis produktivitas lebih lanjut mengenai jam kerja alat, mencari penyebab dan tindakan yang harus dilakukan untuk mencapai target serta melakukan perbaikan untuk mengoptimalkan kinerja alat gali muat. Salah satu metode yang tepat digunakan dalam mengatasi permasalahannya adalah metode Overall Equipment Effectiveness yang merupakan alat pengukuran performa proses produksi yang dapat mengukur bermacam-macam losses yang terjadi dan mengidentifikasi potensi improvement, dengan menggunakan metode ini dapat diketahui area yang perlu ditingkatkan untuk mencapai target produksi. Setelah dilakukan analisis dan upaya perbaikan didapatkan total produksi sebesar 120.000 bcm/bulan yang berarti telah mencapai target bahkan melebihi target produksi sebesar 100.000 bcm/bulan. Akan tetapi nilai OEE masih 85% dari nilai OEE standar kelas dunia yaitu ≥ 85% dan masih ada ruang untuk dilakukan improvement.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Efisiensi Kerja Alat Gali Muat (CAT 330D L) dan Alat Angkut (HINO 500 FM 260 JD) Menggunakan Metode Regresi Linier Multivariate untuk Mencapai Target Produksi Pengupasan Overburden di Pit Barat, PT. Allied Indo Coal Jaya, Kota Sawahlunto

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Target produksi pengupasan overburden pada bulan April 2022 sebesar 30.000 Bcm/bulan. Berdasarkan data aktual didapatkan produksi pengupasan overburden sebesar 23.348 Bcm/bulan. Berdasarkan observasi dilapangan ditemukan adanya waktu loss time kategori idle time sebesar1,16 jam/hari dan kategori delay time sebesar 0,51 jam/hari, adapun tujuan penelitian ini adalah menganalisis produktivitas alat gali muat dan alat angkut, menganalisis efisiensi kerja dan nilai ketersedian alat gali muat dan alat angkut dan mendapatkan waktu optimal loss time menggunakan metode regresi linier multivariate. Hasil perhitungan efisiensi kerja dari alat gali muat excavator CAT 330 D L berdasarkan rata-rata nilai efisiensi kerja harian sebesar 89,14% dan alat angkut (DT-017) sebesar 88,29% , dengan nilai ketersediaan alat dari unit excavator CAT 330 D L didapatkan MA 99% , PA 99%,UA 78% dan EU 77,4%. Dan alat angkut (DT-017 didapatkan MA 99%, PA 96%, UA 78,2% dan EU 77,8%. Selanjutnya melakukan simulasi waktu losstime. Berdasarkan persamaaan regresi linier multivariate Y =1276,8 + -127,4 (X1) + -452,6 (X2). Maximal kategori idle time (X1) sebesar 0,96 jam /hari jika X1= 0 dan delay time (X2) sebesar 0,27 jam/hari jika X2 = 0, sehingga didapatkan persamaan matematis dari rumus gradient X2 = -3,555,6X2 + 0,96. Maka dapat dilakukan simulasi waktu losstime, didapatkan waktu optimal loss time untuk mencapai target produksi sebesar 0,84 jam/hari di luar waktu non produktif (waktu istirahat). Menghasilkan produksi pengupasan overburden sebesar 1.156,7 Bcm/hari dengan total produksi sebesar 30.074 Bcm/bulan.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Produktivitas Belt Conveyor di Tunnel 6 PT. Allied Indo Coal Jaya, Desa Parambahan Kec. Talawi, Kota Sawahlunto Sumatera Barat

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Allied Indo Coal Jaya (AICJ) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara, dengan metode penambangantambang bawah tanah. Pada tunnel 6 dalam membawa atau mengangkut bahan galian batubara dari lokasi penambangan atau front kerja ke stock pile yang berada diluar tunnel PT. AICJ menggunakan transportasi belt conveyor sepanjang 250 meter. Produktivitas pada tunnel 6 belum optimal, secara aktual rata-rata hanya memproduksi 4,697 ton/jam, dengan target produksi 1000 ton/bulan, sehingga diperlukan analisis tentang produktivitas belt conveyor, dan efisiensi kerja dari belt conveyor itu sendiri belum bekerja dengan optimal, sehingga diperlukan untuk menganalisis efisiensi kerja dari belt conveyor. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung produktivitas dari belt conveyor dan menganalisis efisiensi kerja dari belt conveyor. Pengujian belt conveyor menggunakan teknik pengukuran langsung dengan menggunakan alat water pass, meteran, dan stopwatch. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menghitung luas penampang belt, kemiringan belt, kecepatan belt, kapasitas belt, gaya tarik efektif belt, dan produktivitas belt conveyor. Berdasarkan hasil penelitian produktivitas teoritis sebesar 220,2 ton/jam. Dan untuk efisiensi kerja dari belt di dapatkan (MA)51,8%, (PA) 60,6%, (UA) 70% dan (EUT) 42,4%.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Produktivitas PC-2000 EX1801 pada PIT CD BMO2 Area Penambangan PT. Pama Persada Nusantara Distrik BRCB

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produktivitas aktual PC-2000 EX1801 pada PT. Pama Persada Nusantara Site BRCB saat ini sebesar 631 bcm/jam sedangkan terget dari perusahaan sebesar 840 bcm/jam artinya PC-2000 mengalami loss produksi sebesar 209 bcm/jam. Tidak tercapainya produksi alat gali muat tersebut disebabkan karena kurang optimalnya kinerja alat gali muat ditandai dengan adanya abnormal cycle time pada alat angkut kadang front loading terjadi antrian kadang front loading. Faktor lain yang bisa menjadi penyebab tidak tercapainya produktivitas alat gali muat adalah metode loading yang digunakan. Pada PT. Pama Persada Nusantara Site BRCB metode loading yang digunakan adalah face to face belum optimal. Selain itu penyebab tidak tercapainya produktivitas alat gali muat adalah Spotting time yang lama dan Efektif working hours yang rendah yaitu sebesar 66% sedangkan target perusahaan sebesar 82%. Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis loss produksi alat gali muat, faktor penyebab tidak tercapainya produktivitas alat gali muat dan cara meningkatkan produktivitas alat gali muat pada Pit CD BMO2 area penambangan PT. Pama Persada Nusantara distrik BRCB. Dari hasil penelitan didapatkan Produksi aktual sebelum Perbaikan adalah 631 Bcm/jam dengan target produksi sebesar 840 Bcm/jam maka loss produksi PC2000 EX1801 adalah sebesar 209 Bcm/jam dan produksi aktual setelah Perbaikan adalah 840 Bcm/jam dengan target produksi sebesar 840 Bcm/jam ditemukanlah 9 Akar Penyebab masalah, yaitu operator kurang memahami terkait efek loss time, operator HD dan PC kurang memahami metode new face to face loading, operator tidak merapkan metode digging 5 jari, pengaturan jadwal refueling belum serempak, belum terdapat back up refueling, PC tidak menunggu HD saat awal operasi pasca slippery, HD parkir terlalu jauh saat changeshift dan menjelang rest time, dudukan PC tidak rata, terdapat genangan air di front.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Lossetime Optimal Alat Gali Muat Excavator 1250 dan Alat Angkut HD 785 pada Kegiatan Pemindahan Tanah Penutup Menggunakan Regresi Linier Berganda pada Pit MTBU Penambangan PT. Pama Persada Nusantara

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam Kegiatan Penambangan PT. Pama Persada Nusantara sering terjadi adanya ketidaksesuaian antara rencana dengan kondisi aktual dilapangan dimana target waktu kerja dan target produksi mengalami ketidaksesuaian. Penelitian ini bertujuan menganalisis produksi aktual, menganalisis losstime menggunakan regresi linier berganda serta menganalisis efisiensi penggunaan alat pada alat gali muat dan alat angkut. Hasil penelitian ini menunjukan target produksi aktual diperoleh 295.942 BCM/bulan dan masih di bawah target produksi yaitu sebesar 373.269 BCM/bulan. Dan hasil persamaan model matematis analisis regresi linear berganda yang dihasilkan dari hubungan delay time (variable bebas X1) dan idle time (variable bebas X2) terhadap target produksi (variable terikat Y) adalah sebagai berikut excavator 1250 (1173) Y= 12730,208 + -188,352X1 + -852,658X2 dengan losstime optimal yang dapat diterapkan pada excavator dengan waktu idle 0,85 jam/hari dan waktu delay 3,8 Jam/hari. Sedangkan untuk HD 785 fleet (1173) Y= 4489,547 + -135,417X1 + -292,811X2 dengan waktu idle 0,64 Jam/hari dan waktu delay 1,39 jam/hari. Dan hasil dari analisis waktu kerja efektif dan efisiensi kerja untuk alat gali muat sebelum dilakukan perbaikan 66% maka setelah dilakukan perbaikan efisiensi kerja sebesar 78%. Dan alat muat sebelum perbaikan efisiensi kerja 65% setelah perbaikan efisiensi kerja 90%.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda di PT. Lembah Karet

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Lembah Karet merupakan salah satu perusahaan industri pengolahan karet alam menjadi karet remah (crumb rubber) yang memproduksi crumb Rubber SIR 20 dengan orientasi ekspor 95%. Negara tujuan ekspor terbesar yaitu amerika serikat. PT Lembah Karet ditintut untuk selalu menggunakan K3 dalam bekerja, hal ini di anjurkan perusahaan agar tidak terjadinya kecelakaan dan kematian pekerja, terganggunya proses operasional perusahaan, mengurangi output produksi, dan terciptanya hubungan industrial yang buruk. Variabel Kesehatan Kerja dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, berarti Kesehatan Kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas. Kesehatan Kerja yang lebih membuat keselamatan kerja menjadi terjamin. Itu disebabkan karena Kesehatan Kerja yang baik dapat membuat karyawan mampu menjaga stabilitas hasil produktivitas di PT. Lembah Karet. Pengaruh Kesehatan kerja dan Keselamatan kerja 13% dimana hasil ini didapatkan dari kuisioner yang disebarkan kepada karyawan PT. Lembah Karet.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Keserasian Alat Muat dan Alat Angkut pada Pengupasan Overburden dengan Menggunakan Teori Antrian pada Kegiatan Penambangan PT. Samantaka Batubara

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Samantaka Batubara menargetkan operasi produksi perjam sebesar 200 BCM/Jam sedangkan produksi aktual berkisar 150 BCM/jam. Artinya target produksi belum tercapai. Faktor-faktor penyebab tidak tercapainya target operasi produksi dapat dikarenakan kinerja alat yang tidak efektif, kinerja alat yang rendah menjadi salah satu hal yang menyebabkan tidak tercapainya produksi, sehingga perlu dikaji. Kajian kinerja alat gali muat dan alat angkut meliuputi Mechanical Availability (MA), Use of Utilization (UA), Physicall Availability (PA) dan Effective Utilization (EU). Tujuan penelitian adalah: menganalisis kinerja alat gali muat dan alat angkut pada pengupasan overburden di pit M5 PT. Samantaka Batubara, menganalisis produktivitas alat gali-muat dan alat angkut setalah perbaikan dengan mengunakan teori antrian pada pengupasan overburden di Pit M5 di PT. Samantaka Batubara.Data yang diambil untuk penelitian berupa cycle time alat muat, cycle time alat angkut,waktu kerja efektif,peta topografi,waktu kerja yang tersedia, dan data spesifikasi alat. Ketersedian alat gali muat Excavator Komatshu PC 400 dengan MA=80,56% PA=81,58 % UA=93,55% EU=76,32% , sedangkan untuk efisiensi alat angkut dumpt truck nissan CWB dengan MA=92,31% PA=94,34% UA=66,67% EU=63,16% Produksi aktual alat gali muat Excavator Komatshu PC 400 adalah 172,87 BCM/jam. Perhitungan produktivitas alat angkut Dump Nissan CWB adalah 145,095 Bcm/jam, sedangkan untuk produksi setelah perbaikan mengunakan teori antrian adalah 239,52 BCM/ jam. Setelah melakukan perbaikan mengunakan metode teori antriian unit dump truck perlu dilakukan pengurangan satu unit dump truck sehingga keserasian alat menjadi 0,99

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Kegiatan Pengeboran untuk Peledakan dalam Rangka Meningkatkan Produktivitas Pengeboran di PT. Ansar Terang Crushindo Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Ansar Terang Crushindo adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri pertambangan batu Andesit yang terletak di Kabupaten Lima Puluh Kota. Kegiatan pemboran di lapangan tidak tercapai produktivitas alat bor Furukawa PCR 200, untuk mengetahui produktivitas alat tersebut maka perlu melakukan perhitungan di antaranya, Cycle Time, kecepatan pemboran, waktu kerja tersedia, perbaikan waktu hambatan, geometri pemboran aktual dan geometri pemboran ideal . Dari hasil analisis data telah didapatkan waktu kerja efektif 652 menit/hari dan efesiensi kerja 83%, Cycle Time 11,67 menit dengan kecepatan pemboran 30,6 meter/jam dan produktivitas alat bor aktual di lapangan 25,3 meter/jam. Setelah di lakukan perbaikan didapatkan produktivitas alat bor ideal di lapangan 29,24 meter/jam. Dengan menggunakan perhitungan ICI-Explosives untuk geometri pemboran yang aktual nya adalah, tinggi jenjang 4 meter, Burden 2,1 meter, Spacing 2,1 meter, Subdrill 0,5 meter dan Stemming 2 meter dengan hasil yang didapatkan adalah 1.058 Bcm/hari, dengan hasil ini maka tidak tercapai target produksi sebesar 1.230 Bcm/hari, maka geometri pemboran yang ideal adalah, Tinggi jenjang 6 meter, Burden 2,2 meter, Spacing 2,2 meter, Subdrill 0,5 meter dan Stemming 2 meter dengan hasil yang didapatkan sebesar 1.452 Bcm/hari.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian Teknis Produktivitas Alat Bor Furukawa Rock Drill PCR 200 dengan Metode Overall Equipment Effectiveness pada PT. Atika Tunggal Mandiri

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tidak tercapainya produktivitas alat bor furukawa Rock Drill PCR 200 yaitunya 25 lubang/hari pada PT Atika Tunggal Mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas alat bor furukawa Rock Drill PCR 200 pada PT Atika Tunggal Mandiri dan nilai Overall Equipment Effectiveness alat bor Furukawa Rock Drill PCR 200 pada PT Atika Tunggal Mandiri. Metode penelitian yang di gunakan adalah penelitian terapan, dengan melakukan perhitungan produktivitas mesin bor aktual, Nilai Overall Equipment Effectivenes aktual dan nilai Overall Equipment Effectivenes setelah perbaikan. Data dalam penelitian ini yaitunya Cycle Time alat bor, Waktu repair, Waktu Stanby, Kecepatan pemboran, Perbaikan Waktu hambatan, Waktu kerja tersedia dan Geometri pemboran. Dari analisis data, didapatkan waktu kerja efektif 360 menit/hari dengan efisiensi kerja 75%, Cycle Time sebesar 14,14 menit untuk kedalaman 6 meter dengan kecepatan pemboran 25,2 meter/jam. Produktivitas alat bor yang aktual di lapangan yaitunya 18,9 meter/jam. Nilai Overall Equipment Effectiveness aktual diperoleh dari perhitungan Availability 0,75, Performance 0,84 dan Quality 1. Nilai Overall Equipment Effectiveness yang aktual yaitunya 0,63 atau 63%. Nilai Overall Equipment Effectiveness setelah perbaikan waktu kerja efektif pada PT. Atika Tunggal Mandiri diperoleh dari perhitungan Availability 0,8958, Performance 1,07 dan Quality 1 maka untuk nilai Overall Equipment Effectiveness setelah perbaikan yaitunya 0,9585 atau 95,85%. Dengan waktu kerja efektif 430 menit/hari dengan efisiensi kerja 89,58%, Cycle Time 13,39 menit untuk lubang bor 6 meter dengan produktivitas alat bor 24,07 meter/jam.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail