BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Sumber daya batuan dan mineral merupakan salah satu kekayaan alam yang mempengaruhi perekonomian nasional. Oleh karena itu, upaya untuk mengetahui kuantitas dan kualitas cebakan mineral hendaknya selalu diusahakan dengan tingkat kepastian yang lebih tinggi, seiring dengan tahapan eksplorasinya. Dalam upaya mengetahui potensi sumber daya mineral dan batuan PT. Tarmizi di Kelurahan Teluk Kabung Tengah, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Propinsi Sumatera Barat. Untuk itu dibutuhkannya eksplorasi geolistrik untuk mengetahui kedalaman lapisan batuan andesit yang potensial didaerah penelitian. Tujuan kegiatan ini adalah menganalisa geologi bawah permukaan dan mengidentifikasi lapisan, kedalaman dan ketebalan lapisan batuan andesit yang ditemui. Informasi ini sangat dibutuhkan untuk kegiatan penambangan batuan andesit di lokasi penelitian. Pengukuran dilakukan dengan metode Geolistrik konfigurasi Schlumberger, sebanyak 2 titik. Secara keseluruhan gambaran hasil log restivity diatas bisa dilihat sumber daya andesit sangat melimpah dan tersebar merata dilokasi iup PT. Tarmizi pada lintasan TGL0-1 terdiri dari 3 litologi yaitu tanah penutup (717,6 Ωm), andesit (1431 Ωm -8910 Ωm), dan batu pasir (74,35 Ωm). Pada lintasan TGL-02 mempunyai litologi andesit (2811 Ωm -10048 Ωm). Batuan pada daerah pemetaan dapat dikelompokkan menjadi satuan batuan Andesit. Pada lokasi pengukuran pertama batuan andesit memiliki nilai resistivitas 8910 Ωm, 1431 Ωm dan 5766 Ωm sedangkan peda lokasi pengukuran kedua memiliki nilai resistivitas 2811 Ωm, 856,7 Ωm dan 10048 Ωm. Dapat dilihat dari lokasi stasiun yang ditemukannya jenis batuan andesit. pada lintasan TGL 0-1 batuan andesit mempunyai ketebalan 98,76 meter yang dimulai dari kedalaman 163,76 meter. Sedangkan pada lintasan TGL 0-2 batuan andesit mempunyai ketebalan 49,03 meter yang dimulai dari kedalaman 151,03 meter.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
PT. Pebana Adi Sarana menargetkan operasi produksi perbulan sebesar 20,000 ton/bulan sedangkan produksi aktual hanya berkisar 15.000 ton/bulan yang artinya target produksi belum tercapai. Faktor-faktor penyebab tidak tercapainya target operasi produksi dapat dikarenakan kinerja alat yang tidak efektif, Kinerja alat yang rendah menjadi salah satu hal yang menyebabkan tidak tercapainya produksi, sehingga perlu dikaji.Tujuan penelitian yang ingin dicapai menganalisis produktivitas aktual alat gali muat dan alat angkut setelah perbaikan dan melakukan analisis perbaikan dengan menggunakan metode quality Control Circle (QCC). Data yang diambil untuk penelitian berupa data Cycle time Excavator dan dump truck, waktu kerja efektif, spesifikasi alat. Produktivitas aktual alat gali muat dan alat angkut pada PT. Pebana Adi Sarana untuk dump truck sebesar 19.146 ton/bulan. truk adalah 16.351 ton/bulan sedangkan untuk dengan metode Quality Control Circle (QCC). perusahaan hanya perlu melakukan penganggakutan dengan jumlah alat yang dibutuhkan 3 unit dump truck Scania p380 dan 1 unit excavator komatsu PC 300 dengan didapatkan produksi sebesar 21.295 ton/bulan telah melebihi target produksi yang di tetapkan perusahaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Pebana Adi Sarana menargetkan operasi produksi perbulan sebesar 20,000 ton/bulan sedangkan produksi aktual hanya berkisar 15.000 ton/bulan yang artinya target produksi belum tercapai. Faktor-faktor penyebab tidak tercapainya target operasi produksi dapat dikarenakan kinerja alat yang tidak efektif, Kinerja alat yang rendah menjadi salah satu hal yang menyebabkan tidak tercapainya produksi, sehingga perlu dikaji.Tujuan penelitian yang ingin dicapai menganalisis produktivitas aktual alat gali muat dan alat angkut setelah perbaikan dan melakukan analisis perbaikan dengan menggunakan metode quality Control Circle (QCC). Data yang diambil untuk penelitian berupa data Cycle time Excavator dan dump truck, waktu kerja efektif, spesifikasi alat. Produktivitas aktual alat gali muat dan alat angkut pada PT. Pebana Adi Sarana untuk dump truck sebesar 19.146 ton/bulan. truk adalah 16.351 ton/bulan sedangkan untuk dengan metode Quality Control Circle (QCC). perusahaan hanya perlu melakukan penganggakutan dengan jumlah alat yang dibutuhkan 3 unit dump truck Scania p380 dan 1 unit excavator komatsu PC 300 dengan didapatkan produksi sebesar 21.295 ton/bulan telah melebihi target produksi yang di tetapkan perusahaan.