Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: dump truck
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Produktivitas Alat Gali Muat dan Angkut menggunakan Metode Antrian pada Coal Getting PT. Multi Service Mining Kabupaten Musi Rawas Utara

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Proses coal getting sangat mempengaruhi target produksi perusahaan, oleh karena itu diperlukan manajemen yang baik dan benar dengan cara memperbaiki efisiensi waktu kerja dan mengkaji hambatan-hambatan kerja.salah satunya yaitu memperbaiki produktivitas alat muat dan angkut pada proses coal getting. Produktivitas merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi besarnya produksi. Pengertian produktivitas alat muat merupakan banyaknya hasil yang telah dikerjakan oleh alat gali muat tersebut per satuan waktu. Semakin besar produktivitas alat tersebut makin cepat sasaran produksi tercapai. Faktor yang dapat mempengaruhi tidak tercapainya target produksi seperti faktor lingkungan, ketersediaan alat, faktor manusia, dan lainnya. Tidak tercapainya produksi sesuai dengan target yang telah ditetapkan tentunya memberikan dampak bagi perusahaan. Dampak yang ditimbulkan berupa kurangnya keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan. Menganalisis ketersediaan alat gali muat dan alat angkut pada coal getting, menganalisis produktivitas alat muat dan alat angkut di PT Multi Service Mining setelah perbaikan menggunakan teori antrian. Produktivitas alat gali muat angkut dan alat angkut pada kegiatan coal getting setelah dilakukan evaluasi dengan menggunakan metode antrian ketersedian alat gali muat Excavator Komatshu PC 400 dengan MA= 88,09%, PA= 88,63%, UA= 94,87%, EU= 84,09%, sedangkan untuk efisiensi alat angkut dumpt truck nissan CWB dengan MA= 92,10%, PA= 93,18%, UA= 85,36%, EU= 79,54%. Produksi aktual alat gali muat aktual Excavator Komatshu PC 400 adalah 527.787 BCM/jam, Produktivitas alat angkut Dump Nissan CWB adalah 290,2 BCM/jam, sedangkan untuk produksi setelah perbaikan mengunakan teori antrian adalah 866,80 BCM/ jam.

104 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kinerja Alat Gali Muat Excavator Caterpillar 330 dan Alat Angkut Isuzu Giga 285 Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) untuk Mencapai Target Produksi Overburden di PT. Allied Indo Coal Jaya

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Allied Indo Coal Jaya adalah salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang usaha pertambangan batubara berlokasi di Parambahan Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat. Sistem penambangan yang diterapkan oleh PT. Allied Indo Coal Jaya adalah sistem tambang bawah tanah (underground mining) dan tambang terbuka (surface mining) dengan metode open pit mining. Operasi penambangan saat ini sedang berjalan 2 pit, yaitu pit tengah dan pit puncak. Penelitian akan dilaksanakan di pit puncak. Hal ini dikarenakan pada pit puncak tidak tercapainya target produksi yang telah ditetapkan perusahaan. Produksi aktual rata-rata 80.870,72 bcm/bulan, sementara target produksi bulanan adalah 110.000,00 bcm/bulan, dengan jarak ke disposal sejauh 2 Km. Pit puncak memiliki 2 fleet, yaitu dengan fleet 1 terdiri dari 1 unit excavator dan 5 unit dump truck serta fleet 2 terdiri dari 1 unit excavator dan 5 unit dump truck.Setelah melalui tahap dalam pengumpulan data serta pengolahan data, maka dilakukan analisa data dari pengolahan data yang didapat. Analisa data ini dilakukan untuk memperoleh besarnya waktu hambatan, nilai efisiensi kerja, nilai ketersediaan alat dan produktivitas aktual serta setelah perbaikan.Target produktivitas PT. Allied Indo Coal Jaya pada kegiatan pengupasan overburden adalah 110.000,00 bcm/bulan, untuk produktivitas aktualnya adalah sebesar 80.870,72 bcm/bulan, sedangkan untuk perhitungan teoritis didapatkan sebesar 81.760,86 bcm/bulan.Efisiensi alat gali muat sebelum dilakukan perbaikan sebesar 0,7666% dan alat angkut sebesar 0,8037%, sedangkan untuk efisiensi alat gali muat setelah dilakukan simulasi perbaikan meningkat menjadi 0,8907% dan efisiensi pada alat angkut meningkat menjadi 0,8870%.

86 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Produksi Alat Gali Muat dan Alat Angkut Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) untuk Mencapai Target Produksi Batu Andesit pada PT. Pebana Adi Sarana

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Pebana Adi Sarana menargetkan operasi produksi perbulan sebesar 20,000 ton/bulan sedangkan produksi aktual hanya berkisar 15.000 ton/bulan yang artinya target produksi belum tercapai. Faktor-faktor penyebab tidak tercapainya target operasi produksi dapat dikarenakan kinerja alat yang tidak efektif, Kinerja alat yang rendah menjadi salah satu hal yang menyebabkan tidak tercapainya produksi, sehingga perlu dikaji.Tujuan penelitian yang ingin dicapai menganalisis produktivitas aktual alat gali muat dan alat angkut setelah perbaikan dan melakukan analisis perbaikan dengan menggunakan metode quality Control Circle (QCC). Data yang diambil untuk penelitian berupa data Cycle time Excavator dan dump truck, waktu kerja efektif, spesifikasi alat. Produktivitas aktual alat gali muat dan alat angkut pada PT. Pebana Adi Sarana untuk dump truck sebesar 19.146 ton/bulan. truk adalah 16.351 ton/bulan sedangkan untuk dengan metode Quality Control Circle (QCC). perusahaan hanya perlu melakukan penganggakutan dengan jumlah alat yang dibutuhkan 3 unit dump truck Scania p380 dan 1 unit excavator komatsu PC 300 dengan didapatkan produksi sebesar 21.295 ton/bulan telah melebihi target produksi yang di tetapkan perusahaan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Sistem Pengangkutan Sampah dengan Dump Truck di Kecamatan Lubuk Basung

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi kondisi eksisting sistem pengangkutan sampah Kecamatan Lubuk Basung, optimasi rute pengangkutan mempertimbangkan distribusi beban, waktu dan jarak, serta merekomendasikan perbaikan sistem pengangkutan sampah di Kecamatan Lubuk Basung. Kondisi eksisting meliputi TPS, sarana, pola dan rute pengangkutan. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan kondisi eksisting dengan Permen PU nomor 3 tahun 2013. Rekomendasi perbaikan sistem pengangkutan sampah berdasarkan evaluasi dan optimasi. Hasil penelitian menunjukkan TPS eksisting berjumlah 45 unit dengan jenis TPS 1,2,3, TPS darurat. Pengangkutan dilakukan dari TPS menuju TPA dengan pola pengangkutan sistem wadah tetap/Stationary Container System (SCS) menggunakan 5 unit dump truck dengan 1 ritasi/hari dan Rute kendaraan terdiri dari 5 rute. Evaluasi sistem pengangkutan sampah meliputi evaluasi TPS dengan menambah beberapa TPS pada jalan – jalan yang tidak di lalui oleh kendaraan. Evaluasi pola pengangkutan dengan penambahan jumlah ritasi dump truck menjadi 2 ritasi/hari sesuai dengan peraturan. Evaluasi sarana pengangkutan dengan memanfaatkan 5 unit kendaraan yang memenuhi umur teknis, sedangkan kendaraan yang melewati umur teknis dilakukan peremajaan. Optimasi rute pengangkutan mempertimbangkan jarak, waktu terpendek serta umur teknis kendaraan didapatkan pengalihan dan penambahan rute untuk masing – masing dump truck. Rekomendasi perbaikan sistem pengangkutan sampah dilakukan perubahan dari sampah tercampur menjadi terpilah, penambahan TP pada nagari – nagari yang tidak dilalui oleh kendaraan dan perletakan pool kendaraan dianjurkan berada di TPA.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimalisasi Alat Muat dan Alat Angkut pada Penambangan Andesit PT. Koto Alam Sejahtera Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Koto Alam Sejahtera (KAS) adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan andesit, berlokasi di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat. Perusahaan menargetkan produksi andesit 30.000 ton perbulan, sedangkan produksi lapangan hanya 20.000 ton perbulan. Hal ini dikarenakan adanya boulder andesit sehingga dalam proses pemuatan dan pengangkutan peralatan mekanis kurang efisien dalam bekerja. Sehubungan dengan hal tesebut, maka sekiranya perlu diadakan analisa teknik terhadap kebutuhan alat muat, angkut, pada penambangan andesit PT. Koto Alam Sejahtera Berdasarkan data lapangan yang diperoleh dan hasil analisis yang telah dilakukan, maka penulis dapat mengambil kesimpulan dari pengamatan yang dilakukan antara lain:Produksi alat muat excavator hitachi 330 adalah sebesar 22923,81 ton perbulan setelah adanya perbaikan dari efisiensi kerja dan waktu hambatan kerja maka produksi excavator hitachi 330 menjadi 28522,18 ton perbulan. Produksi alat angkut dump truck mitsubishi fuso intercollar 6X4 HD 220 sebanyak 3 unit sebelum perbaikan adalah 28598,32 ton perbulan, setelah dilakukan pengoptimalan alat angkut maka produksinya menjadi 41499,88 ton perbulan. Penyebab tidak tercapainya target produksi sebelum perbaikan adalah waktu kerja yang tidak efektif disebabkan oleh hambatan material pada alat seperti bongkahan andesit yang terlalu besar, dipengaruhi oleh cuaca, pengalaman dan skill dari operator serta adanya waktu standby yang disebabkan oleh waktu perbaikan alat

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail