Analisis Kinerja Alat Gali Muat Excavator Caterpillar 330 dan Alat Angkut Isuzu Giga 285 Menggunakan Metode Quality Control Circle (QCC) untuk Mencapai Target Produksi Overburden pada PT. Allied Indo Coal Jaya
PT. Allied Indo Coal Jaya adalah salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang usaha pertambangan batubara berlokasi di Parambahan Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat. Sistem penambangan yang diterapkan oleh PT. Allied Indo Coal Jaya adalah sistem tambang bawah tanah (underground mining) dan tambang terbuka (surface mining) dengan metode open pit mining. Operasi penambangan saat ini sedang berjalan 2 pit, yaitu pit tengah dan pit puncak. Penelitian akan dilaksanakan di pit puncak. Hal ini dikarenakan pada pit puncak tidak tercapainya target produksi yang telah ditetapkan perusahaan. Produksi aktual rata-rata 80.870,72 bcm/bulan, sementara target produksi bulanan adalah 110.000,00 bcm/bulan, dengan jarak ke disposal sejauh 2 Km. Pit puncak memiliki 2 fleet, yaitu dengan fleet 1 terdiri dari 1 unit excavator dan 5 unit dump truck serta fleet 2 terdiri dari 1 unit excavator dan 5 unit dump truck.Setelah melalui tahap dalam pengumpulan data serta pengolahan data, maka dilakukan analisa data dari pengolahan data yang didapat. Analisa data ini dilakukan untuk memperoleh besarnya waktu hambatan, nilai efisiensi kerja, nilai ketersediaan alat dan produktivitas aktual serta setelah perbaikan.Target produktivitas PT. Allied Indo Coal Jaya pada kegiatan pengupasan overburden adalah 110.000,00 bcm/bulan, untuk produktivitas aktualnya adalah sebesar 80.870,72 bcm/bulan, sedangkan untuk perhitungan teoritis didapatkan sebesar 81.760,86 bcm/bulan.Efisiensi alat gali muat sebelum dilakukan perbaikan sebesar 0,7666% dan alat angkut sebesar 0,8037%, sedangkan untuk efisiensi alat gali muat setelah dilakukan simulasi perbaikan meningkat menjadi 0,8907% dan efisiensi pada alat angkut meningkat menjadi 0,8870%.