Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

S

1.848 karya publik ditemukan.

2026: 1072025: 1302024: 2962023: 702022: 2302021: 902020: 942019: 5882018: 682017: 892016: 75

Analisa Perbandingan Biaya Pengelolaan Lumpur Hasil Pencucian Bauksit dengan Menggunakan Metode LHD (Load Haul Dump) dan Metode Mud Pumping (Slurry Pump) di PT. Antam Tbk UBPB Tayan Kalimantan Barat

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Proses penambangan PT Antam Tbk Unit Bisnis Pertambangan Bauksit (UBPB) Tayan menggunakan sistem tambang terbuka dengan metode open cast. Pada tahun 2021 PT Antam Tbk menetapkan target produksi WBx (washed bauxite) sebesar 3.000.000 WMT dengan CF 60% dan 40% nya adalah lumpur (2.000.000 m3). Sehingga untuk mendukung hal tersebut PT antam Tbk membangun washing plant dan sedimen pond. Sedimen pond berfungsi sebagai sarana penampungan limbah lumpur sisa dari pencucian bauksit. Dalam kolam pengendapan tidak hanya lumpur saja melainkan bercampur dengan air, baik dari air pencucian maupun air limpasan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis berapa besar debit air pencucian bauksit dan air limpasan yang masuk ke kolam pengendapan kemudian menganalisis berapa besar volume lumpur yang dihasilkan dalam proses pencucian bauksit dan menganalisis perbandingan biaya pengelolaan lumpur hasil pencucian bauksit dengan menggunakan metode LHD (load haul dump) dan metode mud pumping (slurry pump). Debit air limpasan yang masuk melalui daerah tangkapan hujan (DTH 1) sebesar 0,3685 m3/detik, DTH 2 0,3063 m3/detik dan DTH3 2,603 m3/detik. Kemudian debit aktual air pencucian bauksit dengan menggunakan 2 pompa sebesar 720,194 m3/jam atau 0,200054 m3/detik sedangkan debit lumpur yang dihasilkan dari pencucian bauksit sebesar 3380,35 ton/hari atau 0,0372 m3/detik. Volume total padatan dan air yang masuk kekolam pengendapan sebesar 44.172,94 m3/hari. Kemudian volume pengendapan pada kolam 1 sebesar 17.484,05 m3/hari dan pada kolam 2 sebesar 13.533,97 m3/hari. Dalam proses perawatan kolam pengendapan terdapat 2 metode pembanding yang dipakai yaitu slurry pump dan load haul dump. Dengan menggunakan metode load haul dump produktivitas yang didapatkan sebesar 58,76 m3/jam di kolam 1 dan 59,06 m3/jam pada kolam 2 sedangkan dengan menggunakan metode slurry pump produktivitas yang didapatkan sebesar 495 m3/jam di kolam 1 dan 463 m3/jam pada kolam 2. Biaya yang keluarkan untuk sewa slurry pump pada kolam 1 sebesar USD 0,24 /m3 (Rp 3.316,6 /m3) dan USD 0,25 /m3 (Rp 3.547,1 /m3) pada kolam 2 sedangkan dengan menggunakan load haul dump biaya yang dikeluarkan pada kolam 1 sebesar USD 2,62 /m3 (Rp 36.673,7 /m3) dan USD 2,61 /m3 (Rp 36.485,2 /m3) pada kolam 2. Dengan demikian metode yang paling ekonomis untuk perawatan sedimen pond yang ditinjau dari segi produktivitas dan biaya adalah dengan menggunakan metode slurry pump.

Perencanaan Manajemen ROM Stockpile Terhadap Aktifitas Coal Hauling PT. Borneo Indobara, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Borneo Indobara saat ini memilik 3 stockpile batubara aktif yang mana lokasi stockpile dibagi menjadi 2 area yaitu, Kusan Bawah & Girimulya dengan total kapasitas keseluruhan 705,518 Mt , permintaan manajemen akan kebutuhan demand batubara di akhir tahun 2021 yaitu sebesar 1.199.581 mt jika dilihat dari kapasitas existing saat ini tentu saja masih kurang. Untuk memenuhi kapasitas yang diminta maka dilakukanlah penambahan area stockpile, dengan adanya area baru tersebut maka perlu dilakukan perhitungan atau estimasi terkait kapasitas di area tersebut selain kapasitas skema lalu lintas juga penting di rencanakan agar dapat menunjang operasional yang aman dan produkitf. Dari penambahan area stockpile tersebut maka didapatkanlah kapasitas tambahan berdasarkan hitungan menggunakan metode cut and fill di software minescape sebesar 579,903 ton dengan design 4 blok atau timbunan dan tinggi timbunan di 8m sesuai dengan Standar prosedur perusahaan , dan diapatkan pula dari perhitungan limas terpancung kapasitas stockpile sebesar 545,616 Ton. Untuk skema lalu lintas output yang diperlukan adalah simulasi lalu lintas dan jumlah rambu-rambu lalu lintas yang diperlukan untuk simulasi tersebut . Hasil perhitungan stockpile baru akan dikomparasikan dengan kapasitas aktual saat ini , dimana data yang dipakai adalah hasil perhitungan dengan metode cut and fill di minescape karena lebih applicable diperusahaan, hasil akhir yang didapatkan untuk kapasitas stockpile adalah sebesar 1,285,421 Ton yang mana sudah dapat mengakomodir permintaan manajemen di akhir tahun 2021, untuk simulasi lalu lintas didapatkan jumlah rambu-rambu yang dibutuhkan sebanyak 10 pcs rambu yang terdiri dari rambu petunjuk, peringatan, informasi dan larangan.

Evaluasi Sistem Penetralan pH Air Asam Tambang di PIT 1 Timur Banko Barat PT. Bukit Asam Tbk. Tanjung Enim Sumatera Selatan

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Bukit Asam Tbk, sebagai salah satu perusahaan tambang batubara terbesar di Indonesia yang beroperasi di Tanjung Enim Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan, menggunakan sistem penambangan terbuka (surface mining) dimana pada setiap kegiatan penambangan memiliki dampak negatif bagi lingkungan sekitar, salah satunya yaitu adanya air asam tambang (Acid Mine Drainage). Air dari tambang yang mengandung logam berat serta pH yang rendah, menyebabkan penurunan pH air sehingga dapat mencemari sungai dan berbahaya terhadap makhluk hidup disekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem penetralan pH air asam tambang pada KPL Pit 1 Timur Banko Barat serta menganalisis kebutuhan dosis kapur tohor (CaO) yang sesuai untuk menetralkan pH air asam tambang dan merancang penyebaran kapur tohor (CaO) pada KPL Pit 1 Timur Banko Barat. Untuk mengatasi permasalahan Air Asam Tambang, PT. Bukit Asam Tbk. memanfaatkan kapur tohor (CaO) sebagai bahan penetral air asam tambang dengan kecepatan pada saluran terbuka menuju mud trap sebesar 0,235m/s, menggunakan dosis kapur tohor (CaO) sebesar 0,4638 gr/l atau 155 karung/hari yang dilarutkan di 4 titik lokasi penebaran kapur tohor (CaO) dimana setiap titik nya dilakukan pengapuran sebanyak 39 karung/titik yang akan menaikan pH sebesar 0,6812. Sehingga nilai pH air asam tambang yang keluar pada titik penaatan sesuai dengan baku mutu lingkungan (6-9).

Pengaruh Disiplin Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Cassia Broken di PT. Sumatera Tropical Spices (STS)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kedisiplinan kerja menjadi hal yang penting dalam bekerja, kedisiplinan yang baik akan dapat meningkatkan kinerja karyawan dan produktivitas kerja yang bertambah baik dengan hasil yang baik. secara tidak langsung kedisiplin kerja yang masih adanya karyawan yang absen/ melanggar aturan sehingga pekerjaan mereka tidak terselesaikan dengan baik. Dengan demikian, bila peraturan atau ketetapan yang ada dalam instansi itu diabaiakan atau sering dilanggar, maka pegawai mempunyai disiplin yang buruk. Sebaliknya, bila karyawan tunduk pada ketetapan perusahaan, menggambarkan adanya kondisi disiplin yang baik. Sehingga pada penelitian ini faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan yang kurang disiplin dalam bekerja, hal ini ditandai dengan karyawan yang tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu yang ditetapkan, Masih adanya karyawan yang tidak taat dengan aturan waktu, aturan prilaku dalam bekerja, dan peraturan lainya, Suhu ruangan kurang mendukung untuk bekerja secara maksimal, Tujuan ingin peneliti capai yaitu Apakah kedisiplinan kerja dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan dan Seberapa besar pengaruh kedisiplinan kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di PT.Sumatera Tropical Spices. Dari kedua tujuan tersebut dapat disimpulkan bahwa dari hasil annova pengolahan data didapatkan nilai f tabel 3,09 dan nilai f hitung (18,393) lebih besar dari nilai f tabel (3,09) artinya menolak H0 dan H1 diterima berarti disiplin dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan cassia broken di PT. Sumatera Tropical Spices dan nilai r square sebesar 0,267 yang berarti disiplin kerja dan lingkungan kerja mempengaruhi kinerja karyawan sebesar 26,7 % yang berhubungan sangat kuat berarti variabel disiplin kerja dan lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan cassia broken di PT. Sumatera Tropical Spices.

Evaluasi Produksi Washing Plant Menggunakan Jaw Crusher dan Tanpa Menggunakan Jaw Crusher dalam Proses Pencucian Bauksit untuk Mencapai Target 3.000.000 WMT Pertahun di PT. Aneka Tambang Tbk. Tayan Hilir, Kalimantan Barat

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Proses pencucian bauksit di washing plant akan melewati beberapa tahapan yaitu proses penyaringan (screening) dengan trommel dan juga proses peremukan dengan jaw crusher hingga bauksit menjadi produk bersih (WBx). Pada tahun 2020, terdata jumlah jam kerusakan pada jaw crusher tertinggi sebesar 1131,15 Jam. lalu pada awal tahun 2021, jaw crusher WP3 dan WP4 memiliki kendala pada pondasi, ketika jaw crusher akan diperbaiki maka menghentikan produksi washing plant selama 4 bulan. Hal ini juga menjadikan dasar pemikiran untuk melakukan proses pencucian tanpa menggunakan jaw crusher. PT. Antam memiliki target produksi WBx sebesar 3.000.000 Wet Metric Ton (WMT) pada tahun 2021, perusahaan perlu melakukan improvement terhadap proses kegiatan penambangan termasuk washing plant. Tujuan penelitian ini adalah Mengevaluasi dengan membandingkan produksi, efisiensi dan biaya produksi bauksit (WBx) pada kegiatan washing plant menggunakan jaw crusher dan tanpa menggunakan jaw crusher. Penelitian ini merupakan penelitian terapan dengan menggunakan variabel data produksi, waktu operasi, serta biaya untuk evaluasi perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produksi washing plant pada bulan januari hingga maret menunjukkan pencapaian target sebesar 78% dibandingkan dengan produksi washing plant pada bulan april hingga juni yang menunjukkan pencapaian target sebesar 61%. Nilai efisiensi pada bulan januari – maret sebesar 88%. Sedangkan nilai efisiensi pada bulan april – juni sebesar 87%. Serta biaya produksi washing plant menggunakan jaw crusher Rp 17.098 per WMT sedangkan biaya produksi washing plant tanpa jaw crusher sebesar Rp 23.419 per WMT.

Pengaruh Maleic Anhydride (MAH) terhadap Kualitas Papan Komposit Termodifikasi sebagai Produk Daur Ulang

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pertumbuhan penduduk menyebabkan terjadinya peningkatan produksi limbah yang dihasilkan khususnya limbah plastik. Di pulau Sumatera kontribusi limbah plastik menepati posisi kedua setelah limbah organik yaitu 17% dengan jenis terbanyak adalah limbah plastik jenis Polyprophylene (PP). Disamping itu produksi minyak kelapa sawit menghasilkan limbah tandan kosong yang hanya dibuang ke lingkungan karena tidak dimanfaatkan dengan maksimal sehingga merusak lingkungan. Salah satu solusi untuk memberdayakan potensi limbah plastik dan tandan kosong kelapa sawit adalah dengan mendaur ulangnya menjadi papan komposit. Untuk meningkatkan kualitas papan komposit tersebut dan sesuai dengan standar, maka dilakukan penambahan zat aditif Maleic Anhydride (MAH). Penelitian ini dilakukan dengan menvariasikan komposisi MAH sebanyak 5%, 10%, dan 15% dari total berat TKKS dan Plastik PP (40% : 60%). Selanjutnya dilakukan pengujian sifat fisik dan mekanik berdasarkan pada SNI 03–2105–2006. Dari hasil pengujian papan komposit yang dihasilkan sudah memenuhi SNI 03–2105–2006 kecuali untuk nilai MOE masih jauh dibawah standar. Secara keseluruhan papan komposit yang menghasilkan nilai terbaik adalah pada penambahan MAH 15% dimana hasil uji sifat fisiknya (kerapatan 0,72 g/cm3, pengembangan tebal 0%, kadar air 1,6%) dan sifat mekaniknya (MOR 139 kgf/cm2, dan MOE 13.965,42 kgf/cm2).

Rancang Bangun Alat Pencacah Nilam dengan Produktivitas 375 Kg/Jam

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nilam merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Tanaman nilam banyak ditanam untuk diambil minyaknya. Pengembangan teknologi alat dan mesin perlu dilakukan yang berhubungan dengan penanganan masalah-masalah pasca panen produk pertanian. Hasil dari penelitian yaitu pembuatan alat pencacah nilam dengan waktu yang dibutuhkan dari awal proses pengerjaan sampai selesai membutuhkan waktu 1.050 menit (3 hari). Alat ini memiliki komponen kerangka dengan dimensi panjang 100 cm, lebar 50 cm, dan tinggi bagian belakang 100 cm sedangkan tinggi bagian depan 95 cm. Untuk bagian kedudukan motor penggerak lebarnya 50 cm dan panjangnya 50 cm dan tingginya 16 cm, sedangkan bagian ruangan pisau pemotong dilengkapi dingan 2 penutup yaitu penutup bagian atas sebagai saluran masuk dan penutup bagian bawah sebagai saluaran keluar, sedangkan bantalan untuk tempat tumbuhan nilam yang akan di cacah memiliki panjang 30 cm dan lebar 50 cm. Dalam pembuatan alat pencacah nilam ini membutuhkan biaya Rp 3.235.500 rupiah. Untuk mencacah nilam sebanyak 50 kg alat ini mampu mencacah dalam waktu 8 menit.

Analisis Sistem Saluran Drainase Jalan Adinegoro Kecamatan Koto Tangah Menggunakan Aplikasi SWMM 5.1

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jalan Adinegoro adalah salah satu jalan protokol yang ada di Kota Padang yang terletak di Kecamatan Koto Tangah. Jalan ini merupakan jalan penghubung Padang – Pariaman dengan Panjang jalan 1 km dengan lebar jalan 21 m, sehingga termasuk jenis Jalan Arteri Primer. Saluran drainase yang ada di Kecamatan Koto Tangah menyebabkan rawan terjadi banjir maupun genangan air pada saat musim hujan dan masih terjadinya genangan air pada beberapa titik di Jalan Adinegoro. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan daya tampung saluran drainase dengan kala ulang 10 tahun. Dalam penelitian ini dilakukan pemodelan air limpasan dari air hujan yang terjadi pada saluran drainase di Jalan Adinegoro menggunakan perangkat lunak SWMM (Storm Water Management Model) versi 5.1. Analisis distribusi frekuensi hujan terpilih menggunakan Log Pearson III. Berdasarkan hasil perhitungan dengan kala ulang 10 tahun, terdapat dua saluran yang perlu didesain ulang karena tidak mampu menampung debit banjir rencana, dengan debit limpasan sebesar 0,035 mm3/s dan 0,089 mm3/s. Berdasarkan hasil analisis dengan software SWMM 5.1 diantara dua saluran tersebut saluran 6 yang memiliki debit hampir melebihi daya tampung saluran total inflow outfall sebesar 39,27 dan saluran lainnya masih mampu menampung air limpasan.

Optimalisasi Kualitas Batubara pada Front Penambangan dan Stockpile dari Nilai Kadar Total Sulfur yang Tinggi untuk Memenuhi Standar Penjualan Batubara di PT. Bara Alam Utama

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT Bara Alam Utama memiliki total sulfur yang tinggi di lapisan seam C yang bervariasi dari berbagai blok seperti blok 20 (0,42% adb), blok 21 (0,60% adb), blok 22 (0,72% adb), blok 23 (0,84% adb), blok 24 (0,61% adb) dan blok 25 (1,41% adb) yang sangat bisa mempengaruhi pada nilai calorific value dan tidak terpenuhi permintaan pasar pada standar penjualan ke konsumen. Tujuan penelitian adalah Menganalisis perbandingan antara kualitas nilai kadar total sulfur di blok 20 sampai blok 25 lapisan seam C dan stockpile dari batas rejection ke buyer dan mengoptimalkan penanganan blending dari front penambangan lapisan seam C ke stockpile dengan metode trial and error. Data yang dikumpulkan yaitu bentuk litologi dan warna lapisan seam C dan kualitas batubara dari front penambangan seam C blok 20 sampai 25 dan stockpile dengan parameter total sulfur dan calorific value dan metode pengolahan data blending menggunakan metode trial and error. Kualitas batubara pada front penambangan lapisan seam C dan stockpile untuk nilai total sulfur senilai 0.77% adb dan total sulfur 0,59% adb dari nilai yang melebihi batas nilai batubara yang dibeli oleh buyer senilai total sulfur >0.5% adb. Sementara itu untuk nilai kalori di front penambangan dan stockpile senilai 6200 Kcal/kg dan 5967 Kcal/kg yang sudah memenuhi dari batas batubara yang dibeli oleh buyer senilai 5000 Kcal/kg. Nilai calorific value dari perhitungan trial and error dengan hasil perhitungan 5993 Kcal/kg yang masih sesuai pada permintaan konsumen 5000 Kcal/kg. Sementara perbandingan blending kualitas batubara low yaitu 1850 ton dan batubara High 150 ton dengan nilai perbadingan 3:1.