Profil penulis
S
1.848 karya publik ditemukan.
Ergonomi Studi Gerak dan Waktu
Mekanika Tanah 1
Mekanika Tanah
Perancangan dan Pengembangan Produk Manufaktur
Manata Kota melalui RDTR
Cara Cepat Buat Kompos dari Limbah
Pendidikan Agama Buddha
Biologi Tanah
Paduan Lengkap Membuat PUPUK ORGANIK Untuk Tanaman pertanian dan perkebunan
HTML, PHP dan MySQL untuk pemula
Alat Berat Untuk Proyek Konstruksi
EPIDEMIOLOGI LINGKUNGAN
Belajar Petrologi Secara Mandiri
minyak dab gas bumi
Himpunan Peraturan Perundang-Undangan Republik Indonesia Minyak dan Gas Bumi
Ergonomi Suatu Pengantar
Belajar Pretologi Secara Mandiri
Analisis Kestabilan Terowongan Tambang Bawah Tanah Di Lubang Tambang 01 PT.Allied Indo Coal Jaya, Kota Sawahlunto
Daerah Penelitian (PT. AICJ) berada di Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mandapatkan stand-up time dan factor keamanan terowongan tambang bawah tanah di lubang tambang 01 PT. AICJ. Permasalahan yang terjadi di lapangan adanya runtuhan yang terjadi karena adanya rekahan-rekahan disekitar dinding terowongan hal ini disebabkan oleh aktivitas penambangan dan akan menyebabkan terjadinya runtuhan terhadap batuan, sehingga proses penambangan akan terganggu dan produktivitas batubara akan berkurang. Hasil pengujian yang dilakukan di laboratorium UCS batubara diperoleh nilai 2,631 Mpa, batulanau 1,649Mpa dan batupasir 2,869Mpa. Hasil nilai rata-rata RQD untuk batubara sebesar 99,16% dan batulanau 98,54%. Dari hasil pnelitian yang sudah dilakukan didapatkan nilaiRock Massa Rating batubara dengan nilai 65 dengan stand-up time selama 10.000 jam/416,6 jam dengan span 3 m dan untuk Batulanau dengan nilai 58 dengan stand-up time selama 1500 jam / 62,5 jm dengan span 6 m. Dari hasil yang sudah didapatkan bahwa nilai faktor keamanan (strength factor) lubang tambang 01 PT.Allied Indo Coal Jaya termasuk dalam kategori aman yang memiliki nilai rata-rata 3,65.
Analisis Ventilasi Tambang untuk Kebutuhan Operasional Penambangan Pada Lubang BMK-34 CV. Bara Mitra Kencana, Sawahlunto
Daerah Penelitin (CV. BMK) berada di Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis ventilasi tambang untuk kebutuhan operasional penambangan guna terciptanya proses operasional penambangan dengan aman dan nyaman. Permasalahan yang terjadi di lapangan adanya kebocoran yang terjadi pada saluran udara (duct) sehingga berkurangnya kualitas dan kuantitas udara. Selain itu juga ditemui temperatur efektif dan kelembaban relatif meningkat melebihi nilai ambang batas yang telah ditetapkan. Dari pengukuran yang sudah dilakukan disetiap front penambangan bahwa banyak terjadi pengurangan udara dimana pada FK C1 kekurangan udara sebanyak -1,1; FK C2 sebanyak -1,3; FK C3 sebanyak -1,2; FK C5 sebanyak -1,2; FK C7 sebanyak -0,7; FK C9 sebanyak -0,9; FK C13 sebanyak -0,8; dan FK C17 sebanyak -0,6 akibat dari kebocoran duct tersebut yang mengakibatkan berkurangnya kualitas dan kuantitas udara pada lokasi penambangan lubang BMK-34 sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut Perusahaan harus lebih memperhatikan saluran duct yang robek agar udara yang dialirkan oleh blower tidak berkurang untuk masuk kedalam masing-masing front kerja. Selain itu juga melakukan pengecekan udara secara rutin seperti melakukan pengecekan kandungan gas yang dilakukan oleh pengawas.