Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

S

1.848 karya publik ditemukan.

2026: 1072025: 1302024: 2962023: 702022: 2302021: 902020: 942019: 5882018: 682017: 892016: 75

Evaluasi Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Tambang Bawah Tanah di CV. Bara Mitra Kencana Tanah Kuning, Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Berdasarkan pengamatan dan data dari tahun 2015-2017 di CV. Bara Mitra Kencana telah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan cedera berat, kecelakaan ringan dan meninggal sebanyak 16 kasus. Di CV. Bara Mitra Kencana masih terdapat tindakan tidak aman dan kondisi tidak aman untuk itu perlu dilakukan penilaian dan evaluasi tentang pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja untuk menciptakan kondisi aman, menghindari tindakan tidak aman dan pengawasan pada setiap kegiatan. Dalam melaksanakan kegiatan penambangan, sering terjadi kecelakaan. Untuk itu dilakukan analisis frequency rate dan severity rate pada CV. Bara Mitra Kencana tahun 2015-2017 dan analisis penyebab kecelakaan kerja di CV. Bara Mitra Kencana tahun 2015-2017. Pengumpulan data dengan melakukan wawancara terhadap karyawan maupun staf perusahaan dan diolah menggunakan metode statistik kecelakaan dan grafik. Statistik kecelakaan tambang berdasarkan Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi No. 555.K/26/M.PE/1995 nilai frequency rate (FR) pada tahun 2015-2017 adalah 7,73; 5,51 dan 4,41 dan sedangkan nilai severity rate (SR) pada tahun 2015-2017 adalah 18,77; 9,93 dan 13.251,5. Persentase faktor penyebab kecelakaan yang ada di CV. Bara Mitra Kencana pada tahun 2015-2017 adalah tindakan tidak aman (unsafe action) sebesar 65% dan kondisi tidak aman (unsafe condition) sebesar 35%.

Analisis Timbulan, Komposisi dan Potensi Daur Ulang Sampah di Kampus Politeknik ATI Padang

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis timbulan, komposisi, dan potensi daur ulang sampah di kampus Politeknik ATI Padang dengan jumlah sampel dan metode sampling ditentukan berdasarkan SNI 19-3964-1994. Rata-rata timbulan sampah di kampus Politeknik ATI Padang adalah 0,0076 kg/o/h untuk satuan berat atau 0,0922 l/o/h untuk satuan volume. Berdasarkan sumber, diperoleh timbulan sampah fasilitas administrasi 0,1456 l/o/h, ruang perkuliahan 0,0106 l/o/h, fasilitas ukm 0,0865 l/o/h, fasilitas perpustakaan 0,0898 l/o/h, ruang dosen 0,1971 l/o/h, kantin 0,1442 l/o/h, laboratorium 0,1204 l/o/h, fasilitas ibadah 0,0353 l/o/h, dan halaman/taman 0,0847 l/m2/h. Komposisi sampah di kampus Politeknik ATI Padang didominasi oleh sampah kering 63,40 %, yang terdiri dari sampah kertas 26,49 %, plastik 28,24 %, tekstil 0,08 %, karet 0,40 %, kaca 0,38 %, logam 0,05 %, kaleng 0,95 %, dan lain-lain 6,81 % dan sampah basah 36,60 % yang terdiri dari atas sampah makanan 13,32 %, sampah halaman 23,07 % dan kayu 0,21%. Komponen sampah yang berpotensi di daur ulang adalah sampah kertas 60,41 %, plastik 94,85 %, kaca 57,50 %, sampah kaleng 100 %,sampah halaman 100 % , dan sampah makanan 82,80 %. Rata-rata potensi daur ulang sampah di kampus Politeknik ATI Padang sebanyak 74, 39 % yang terdiri dari potensi daur ulang sampah kering 52,05 % dan potensi daur ulang sampah basah 22,34 %.

Analisis Geometri Jalan Angkut Menggunakan Metode Antrian dari Front Penambangan ke Dissposal di PT. Allied Indo Coal Jaya Kec. Talawi Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Allied Indo Coal Jaya (PT. AICJ) merupakan perusahaan swasta yang bergerak dibidang pertambangan batubara. Kegiatan pengangkutan overburden dari front penambangan ke dissposal memiliki panjang ± 650 m. Kegiatan operasi penambangan overburden menggunakan 5 unit dump truck Hino ranger 500 fm 260 JD dan 1 unit excavator caterpillar 320 D. Penelitian ini dilakukan dikarenakan sering terjadi antrian dump truck pada saat proses loading karena adanya waktu tunggu alat muat di front penambangan, adanya 2 dump truck yang berhenti pada saat berpapasan dikarenakan geometri jalan angkut yang belum sesuai dengan standar AASTHO (American Association Of State Higway And Transportation Officials). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan geometri jalan angkut dan mendapatkan model antrian jalan angkut tambang. Metode penelitian yang dilakukan di lapangan yaitu dengan cara melakukan pengukuran jalan angkut dari front penambangan ke dissposal dengan memperhitungkan lebar jalan lurus, jalan tikungan, kemiringan jalan (grade), cross slope, dan cycle time alat angkut. Hasil penelitian didapatkan lebar jalan lurus 8,575 m, lebar jalan tikungan 13,120 m, kemiringan jalan (grade) 10% dan 16% kemiringan melintang (cross slope) 14,8 cm dan perhitungan dengan menggunakan metode antrian diperoleh jumlah dump truk yang diperlukan agar mampu dilayani oleh alat muat tanpa adanya waktu antri adalah 7 truck.

Upaya Pemurnian Air Asam Tambang dengan Menggunakan Membran Keramik Berbahan Tanah Lempung, Tepung Tapioka dan Serbuk Besi di PT. Surya Global Makmur, Desa Pemusiran, Kecamatan Mandiangin Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas tentang bagaimana pengaruh membran keramik dalam menetralkan air asam tambang serta pengaruh pasir silika, spon membran, karbon aktif dan membran keramik dan bagaimana perbandingan pH awal dan akhir air asam tambang setelah diolah dengan menggunakan membran keramik berbahan tanah liat lempung, tepung tapioka dan serbuk besi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh membran keramik dalam menetralkan air asam tambang dan mengetahui pengaruh pasir silika, spon membran, karbon aktif dan membran keramik juga mengetahui perbandingan pH awal dan pH akhir setelah diolah dengan membran keramik. Metode penelitian yang dilakukan dilaboratorium STTIND padang yaitu metode eksperimen dengan cara melihat ada atau tidaknya membran keramik berpengaruh dalam menetralkan air asam tambang. Variabel waktu yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 15, 30, 45 dan 60 menit. Parameter yang diukur adalah pH. Dari hasil penelitian untuk komposisi membran (62,267 % tanah lempung : 37,36 % tepung tapioka : 0,374 % serbuk besi) maka didapat hasil akhir dari membran keramik pada sampel 1 pH awal 5,3 dan pH akhir 7,0, sampel 2 pH awal 5,2 dan pH akhir 7,3, sampel 3 pH awal 5,4 dan ph akhir 7,4 dalam waktu endapan 15 s/d 30 menit. Dari pembahasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa membran keramik sangat berpengaruh dalam menetralkan air asam tambang karena didalam membran terdapat daya serap dan daya pengikat logam yang kuat.

Analisis Sumberdaya Terunjuk Batu Andesit Menggunakan Metode Cross Section dan Metode Triangular di PT. Bintang Sumatera Pasifik, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Bintang Sumatera Pasifik merupakan perusahaan tambang batu andesit swasta yang beroperasi di nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Secara geografis terletak pada koordinat 100044’46,3” Bujur Timur (BT) dan 00001’09,8” Lintang Selatan (LS). Dengan luas Izin Usaha Penambangan 6 Ha. Penelitian ini akan menghitung sumberdaya terunjuk batu andesit menggunakan metode cross section dengan jarak antar section 20 m yang dibantu dengan software Rockworks untuk membuat potongan section serta membuat Block model endapan batu andesit, dan metode triangular grouping yang dibantu dengan software Autodesk land Desktop untuk mengetahui luas dari titik koordinat singkapan. Dari hasil pengolahan data didapatkan sumberdaya terunjuk batu andesit dengan menggunakan metode cross section sebesar 11.826.129,6 ton (ρ = 2,7 ton/ m3) dan dengan menggunakan metode triangular grouping didapatkan sumberdaya terunjuk sebesar 6.529.096,512 ton (ρ = 2,7 ton/ m3) dengan batas elevasi bawah 156 mdpl dan batas elevasi atas 277 mdpl.

Produktivitas Shaking Table dengan Variasi Kemiringan Deck Meja untuk Pemisahan Pasir Besi

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pasir besi umumnya terdapat di sepanjang pantai, terbentuk karena proses penghancuran batuan asal oleh proses pelapukan dan erosi. Material tersebut kemudian tertransportasi dan diendapkan di sepanjang pantai. belum adanya penggunaan alat modern seperti mesin shaking table pada desa sunur kota Pariaman yang berfungsi sebagai alat pemisahan pasir besi dan minimnya pengolahan untuk pasir besi dilapangan khususnya didaerah pariaman menjadi masalah pada penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah; menganalisa perbandingan konsentrat dengan tailing pada pencucian pasir besi dengan alat meja goyang (shaking table), menganalisa hubungan kemiringan deck meja terhadap perolehan konsentrat pasir besi, dan menganalisa hubungan lama pencucian terhadap perolehan konsentrat pasir besi. Penelitian dilakukan tahapan dengan pengambilan sampel di pantai sunur kota pariaman, selanjutnya pemisahan konsentrat dan tailing dengan alat shaking table dengan kemiringan 1°, 2° dan 3° dengan berat sampel 500 gr, 750 gr dan 1000 gr. Kegiatan pengayakan dengan menggunakan ayakan ASTM C 136-06, setelah melakukan kegiatan tersebut maka diperoleh hasil perbandingan konsentrat dan tailing di kemiringan 3° lebih baik dibandingkan kemiringan 1° dan 2°, hubungan kemiringan deck meja terhadap perolehan konsentrat pasir besi Semakin bagus kemiringan yang dipakai deck meja alat shaking table maka akan lebih maksimal dalam memisahkan antara konsentrat dengan tailing. Kemiringan 3° sangat efektif diterapkan pada alat shaking table karena dapat memisahkan konsentrat lebih banyak jika dibandingkan dengan kemiringan 1° dan 2°, dan hubungan lama pencucian terhadap perolehan konsentrat pasir besi pada shaking table pada kemiringan 3° lebih efesien dibandingkan kemiringan 1° dan °.

Kajian Intensitas Kebisingan di PT. Bakapindo, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Bakapindo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, yakni tambang Dolomite yang memiliki Surat Izin Usaha Pertambangan Daerah (SIPD) dari Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sumatera Barat dengan Nomor surat 303.545/10/DTB- 92 tanggal 19 Mei 1992. Dengan luas 75 ha, Terutama saat diadakannya kegiatan penambangan kuatnya suara (noise) yang dikeluarkan kegiatan tersebut mengakibatkan adanya keluhan sebagian masyarakat di area penambangan karena kebisingan akibat aktifitas penambangan. Terganggunya masyarakat akibat penambangan yang berdekatan langsung terhadap permukiman/perumahan penduduk yang berdampak pada lingkungan sekitar area perumahan setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber kebisingan dan mengetahui pengaruh jarak terhadap sumber kebisingan di lokasi penambangan Jenis penelitian adalah penelitian terapan (applied research). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang diolah secara langsung menggunakan data yang didapat dilapangan.yang menjadi sumber kebisingan di PT. Bakapindo berada pada Area peledakan dengan nilai intensitas kebisingan yang di dapat sebesar 113,3 dB sedangkan pengaruh jarak terhadap sumber kebisingan berada pada Area peledakan dengan jarak pengukuran 500 meter dengan nilai intensitas kebisingan di dapat sebesar 113,3 dB yang berdampak bising pada area lingkungan sekitar penambangan yakni pada berjarak 500-600 m dari lokasi penambangan terhadap perumahan penduduk kebisingan tersebut termasuk kebisingan sesaat yang ditimbulkan oleh aktifitas peledakan dan berdasarkan SNI 7570 : 2010 melebihi tingkat intensitas kebisingan ditetapkan SNI 7570 : 2010 di area peledakan sebesar 110 dB

Analisa Kandungan Logam Berat (Fe, Mn) serta pH di PT. Allied Indo Coal Parambahan, Sawahlunto- Sumatera Barat

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Air asam tambang (Acid Mine Drainage) merupakan masalah serius bagi lingkungan. Selain karena pH yang rendah, air asam tambang juga mengandung ion-ion logam berat seperti Fe dan Mn. Pada PT Allied Indo Coal Jaya Sawahlunto Sumatera Barat terdapatnya genangan air pada front penambangan, belum optimalnya pengeloaan kualitas air asam tambang serta belum diketahuinya kandungan logam berat yang terdapat pada front penambangan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kadar logam berat dan pH dengan bantuan media filtrasi dengan menggunakan lima bahan yaitu karbon aktif, sabut kelapa, daun cemara, sekam padi dan pasir sungai. Parameter yang diperiksa adalah pH, Besi (Fe) dan Mangan (Mn). Hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa semua kadar pH maupun Fe dan Mn mengalami kenaikan dan hanya 1 sampel yang mengalami penurunan yaitu sampel 4 pada pengujian Fe. Dari hasil pengujianpH tertinggi terdapat pada sampel 2 sebesar 8, sedangkan yang terendah berada pada sampel 1 sebesar 7,48. Untuk kandungan Fe, nilai kandungan tertinggi terdapat pada sampel 2 sebesar 0,37 mg/l dan terendah terdapat pada sampel 3 dan 4 dengan kandungan 0,02 mg/l. Sedangkan untuk Mn yang tertinggi terdapat pada sampel 2 yaitu sebesar 0,91 mg/l dan untuk Mn terendah terdapat pada sampe 4 yaitu sebesar 0,39 mg/l.

Kajian Crown Subsidence dan Horizontal Displacement pada Lubang BMK 14 Tambang Batubara Bawah Tanah CV. Bara Mitra Kencana, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tambang bawah tanah memerlukan pemantauan terhadap kestabilan batuan di sekitar terowongan, karena batuan yang dibongkar akan mengalami perubahan terhadap kekuatan dan bentuk batuan itu sendiri. Kestabilan pada terowongan adalah satu hal yang harus dipantau, hal ini diperlukan agar dapat meminimalisir terjadinya ambrukan atau kecelakaan pada tambang. Pada tambang batubara bawah tanah di lubang BMK 14 CV. Bara Mitra Kencana terdapat beberapa penyangga yang retak atau patah. Dibeberapa cabang penambangan terjadi runtuhan atau ambrukan, hal ini tentunya akan sangat berbahaya bagi para pekerja. Untuk mencegah terjadinya ambrukan perlu tindakan untuk memantau pergerakan atap terowongan, dari data pergerakan tersebut dapat diambil langkah cepat kapan saatnya dilakukan penyangga dan jenis penyannga apa yang sesuai dengan pergerakan atap terowongan tersebut, sehingga ambrukan tambang dapat di antisipasi. Salah satu cara agar dapat mendeteksi pergerakan atap dan dinding terowongan itu adalah dengan membuat alat menggunakan sensor, yaitu sensor ultrasonik ping.Sensor ultrasonik ping ini dapat digunakan untuk mengukur jarak lebih dari 3 cm dan kurang dari 300 cm. Hasil pengukuran pergerakan crown subsidence dan horizontal displacementpada CV. Bara Mitra Kencana selama 5 hari yaitu, untuk pengukuran horizontal displacement pada stasiun 1 tidak terjadi pergerakan sedangkan pada stasiun 2 terjadi pergerakan sebesar 1mm. Pada pengukuran pergerakan crown subsidencestasiun 1 terjadi pergerakan sebesar 1 mm di pengukuran ke 2 pagi , 1 mm pada pengukuran ke 3 pagi, 1 mm pada pengukuran 3 sore, 1 mm pada pengukuran ke 4 sore , 1 mm pada pengukuran ke 5 pagi dan terjadi runtuhan pada pengukuran ke 5 sore. Untuk stasiun 2 pergerakan terjadi pada pengukuran ke 2 pagi sebesar 1 mm, 1 mm pada pengukuran ke 2 sore dan 1 mm pada pengukuran ke 3 pagi, namun untuk pengukuran selanjutnya tidak ada pergerakan.

Analisis Ground Vibration Terhadap Jarak dan Jumlah Isian pada Kegiatan Peledakan Menggunakan Alat Sensor Getaran YMS11 pada Front Peledakan di PT. Semen Padang Bukit Karang Putih, Indarung, Sumatera Barat

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Semen padang adalah salah satu prusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, dengan memakai sistem tambang terbuka. Kegiatan penambangan menggunakan sistem peledakan dalam proses penambangannya. Pada kegiatan peledakan ditemukan beberapa masalah. Getaran yang tinggi menyebabkan material-material lereng yang runtuh, jumlah isian yang tidak dikontrol akan menghasilkan getaran yang besar. selain itu belum adanya pengecekan getaran tersebut untuk setiap kali peledakan, oleh karna itu perlunya pengontrolan getaran pada kegiatan peledakan PT. Semen padang. Dalam penelitian ini dilakukan rancangan alat yang berbasis arduino uno untuk mendeteksi getaran pada kegiatan peledakan. Untuk mengukur getaran dilakukan 3 lokasi pengamatan yang memiliki jarak berbeda 100 m, 200 m, dan 300 m dari sumber getaran selain itu juga memvariasikan jumlah isian bahan peledak yang berbeda. Setelah dilakukan pengontrolan menggunakan alat arduino uno didapatkan pengaruh jarak tehadap getaran. Pada jarak 100 m didapatkan nilai PPV sebesar 3.02 mm/s, SD= 1.66 m/kg, konstanta 0.1421 dan jarak 200 m didapatkan nilai PPV sebesar 0.03 dan SD=5 m/kg pada jarak 300 didapatkan nilai PPV sebesar 1.13 mm/s dan SD=5.47 m/kg. adapun pengaruh isian peledakan terhadap getaran (PPV) yaitu dengan isian 3600 kg didapatkan nilai PPV sebesar 3.01 mm/s sedangkan pada isian 1600 kg didapatkan PPV sebesar 1.13 mm/s dan isian 3000 kg di dapat PPV sebesar 0.33 mm/s menggunakan hasil perhitungan peak particel velocity dan grafik logaritma dari perbandingan jarak terhadap PPV di dapat persamaan empiris adalah y = -2.598In(x) + 14.728 dan R2 0.8602 nilai ini memiliki hubungan kuat karna nilai tersebut mendekati 1 (satu). Sedangkan perbandingan isian terhadap PPV persamaan empiris y = 2.8488In(x) – 21.261 dan R2 0.5456. nilai ini memiliki hubungan yang sedang karna nilai tersebut menjauhi dan mendekati 1 (satu).

Metode Ordinary Kriging dan Cross Section dalam Penentuan Lama Penggalian Batubara Tambang Terbuka PT. Allied Indo Coal Jaya

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penentuan jumlah cadangan dan lama penggalian batubara sangat diperlukan, salah satu usaha untuk menentukan jumlah cadangan batubara adalah perhitungan cadangan dengan metode geostatistik dan konvesional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebaran ketebalan batubara di PT. Allied Indo Coal Jaya, jumlah cadangan serta lama penggalian batubara.Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode ordinary kriging dan cross section. Dari hasil pengamatan dan pengolahan data di lapangan, di ketahui bahwasanya batubara di PT. Allied Indo Coal Jaya cenderung mengelompok padaketebalan yang relatif tebal dengan jumlah cadangan batubara dengan menggunakan metode kriging di dapatkan sebesar 3.740.750 ton. Sedangkann dengan metode cross section sebesar 3.609.114,99 ton. Sedangkan lama penggalian batubara pada PT. Allied Indo Coal Jaya jika digali berdasarkan target produksi 15.000 ton/bulan adalah selama 21 tahun. Sedangkan jika digali berdasarkan produksi aktual dilapangan sebesar 28.828,08 ton/bulan di dapatkan lama penggalian 11 tahun.

Pencucian Batubara Menggunakan Metoda Flotasi untuk Menurunkan Kadar Abu dan Kadar Sulfur Batubara di PT Atoz Nusantara Mining

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT.Atoz Nusantara Mining (ANM), merupakan sebuah perusahaan tambang Batubara dan Andesit, yang terletak di kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Tingginya pengotor batubara mengakibatkan menurunya kualitas batubara, salah satu usaha untuk menurunkan kadar abu dan sulfur adalah dengan mencuci batubara tersebut, dan salah satu metoda yang dapat digunakan adalah metoda flotasi. Pencucian batubara menggunakan metoda flotasi dengan campuran minyak tanah, garam dapur, alkohol, dan campuran minyak goreng, garam dapur, dan alkohol. Pada campuran minyak tanah, garam dapur dan alkohol mengalami penurunan kadar abu dan sulfur sebanyak (8,98% dan 13,65%). Sedangkan pada campuran minyak goreng, garam dapur dan alkohol mengalami penurunan kadar abu dan sulfur sebanyak (27,32% dan 26,71%). Pencucian dengan rpm 1.339 lebih bagus dari pada rpm yang lainya. Nilai kalori pencucian dengan campuran minyak goreng, garam dapur dan alkohol naik sebanyak (0,43%), sedangkan pada campuran minyak goreng, garam dapur dan alokohol mengalami penaikkan sebanyak (5,994%).

Analisis Pemantauan Pergeseran Bidang Diskontinuitas Menggunakan Crack Meter Sensor 2D VF_STTIND PT. Allied Indo Coal Jaya Kota Sawahlunto

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gerakan tanah adalah tidak kuatnya gaya lekat antar lapisan tanah untuk menambah perubahan massa dalam struktur tanah tersebut, gerakan tanah sangat berpengaruh di dalam dunia pertambangan khususnya gerakan tanah terhadap lereng yang memiliki bidang diskontinuitas yaitu rekahan (crack), apabila tidak adanya kajian khusus untuk lereng maka sewaktu-waktu bisa terjadi longsor dan akan mengakibatkan kerugian terhadap perusahaan itu sendiri. Untuk menanggulangi hal tersebut maka dirancang dan dibangun alat yang mampu memantau displacement lereng yaitu alat crack meter sensor 2D VF_STTIND berbasis komputer, alat ini mampu mengetahui displacement horizontal dan displacement vertikal. Penggunaan alat ini dengan cara monitoring langsung lereng dengan alat crack meter sensor 2D VF_STTIND sehingga didaptakan displacement horizontal dan displacement vertikal. Pada penelitian ini, alat crack meter sensor 2D VF_STTIND telah diuji coba di PT. Allied Indo Coal Jaya dimana hasil yang didapatkan dari monitoring selama 10 hari dengan 2 stasiun yaitu pada stasiun 1 didapatkan displacement horizontal sebesar 27 mm dan displacement vertikal sebesar 9 mm. Sedangkan pada stasiun 2 didapatkan displacement horizontal sebesar 38 mmdan displacement vertikal sebesar 17 mm. Hal ini terjadi karena dipengaruhi oleh adanya aktivitas penambangan seperti; pemuatan, pengangkutan, pengeboran, peledakan. Selanjutnya, dianalisis dengan regresi nonlinear yaitu polynomial sehingga menghasilkan persamaan y =±x2±x±c dan nilai R2 dengan y adalah displacement horizontal dan x adalah banyak nya melakukan pengukuran.

Evaluasi Sistem Pengelolaan Sampah di Kecamatan Lubuk Kilangan

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kecamatan Lubuk Kilangan yang terletak dipinggir Kota Padang dengan luas wilayah 85,99 km2 dengan jumlah penduduk sebesar 54.525 jiwa pada tahun 2016. Dengan kondisi wilayah yang cukup jauh, tentu dalm proses pengelolaan sampah akan menjadi terkendala. Hal ini dapat dilihat dari masih banyaknya sampah yang menumpuk di sumber maupun di TPS yang ada di Kecamatan Lubuk Kilangan. Agar permasalahn ini tidak berlangsung lama, maka dari itu perlu dilakukan evaluasi dari sistem pengelolaan sampah yang ada di kecamatan Lubuk Kilangan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui bagaimana sistem pengelolaan sampah di Kecamatan Lubuk Kilangan dimulai dari pewadahan, pemilahan, pengumpulan, pemindahan dan pengangkutan serta bentuk serta masyarakat dalam meminimalisir timbulan sampah di wilayah ini. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi kualitatif dan kuantitatif deskriptif dengan tujuan dapat mendeskripsikan fenomena yang terjadi. Hasil dari penelitian ini adalah dengan asumsi data timbulan sampah domestik sebesar 2,64 l/o/h berdasarkan wilayah pinggiran serta data timbulan sampah komersil sebesar 3,11 l/o/h dan sampah institusi sebesar 1,37 lo/h. Dari data tersebut didapatkan debit timbulan sampah domestik Kecamatan Lubuk Kilangan sebesar 143,96 m3/hr, sampah komersil 0,19 m3/hr dan sampah institusi 14,35 m3/hr dengan total debit timbulan sampah sebesar 158,50 m3/hr yang baru mencapai pelayan 60%. Agar semua sampah yang dihasilkan di Kecamatan Lubuk Kilangan dapat terkelola dengan baik maka perlu penambahan sarana prasarana seperti becak motor yang sebelumnya hanya tersedia 12 unit becak motor menjadi 79 unit dengan volume 1 m3, serta perlu dilakukan penambahan kontainer sampah yang sebelumnya hanya tersedia 6 kontainer menjadi 26 kontainer bermuatan 6 m3 serta penataan ulang titik penempatan TPS dan pembentukan TPST dengan harapan pelayanan akan lebih menjadi intensif diseluruhwilayah yaitu meningkat menjadi 80%. Namun penambahan sarana prasarana yang cukup banyak tentu akan membutuhkan biaya yang banyak juga, maka dari itu perlunya peran serta masyarakat untuk dapat meminimalisir sampah yang dihasilkan seperti melakukan pemilahan sampah terlebih dahulu di sumber, melakukan daur ulang dari sampah organik dan memanfaatkan kembali barang-barang bekas yang masih bisa digunakan untuk pembuatan pupuk kompos, pakan ternak, pupuk cair serta masih banyak penanganan yang dapat dilakukan sehingga dapat menutupi keterbatasan ketersediaan sarana prasarana di Kecamatan lubuk Kilangan. Dari komposisi sampah kota padang wilayah pinggiran kota dimana sampah organik sebesar 97,77% dan anorganik 2,23% sehingga didapatkan Komposisi sampah makanan sebesar 69,96%, sampah plastik sebesar 11,84%, kertas sebesar 7,39%, sampah halaman 6,67%, sampah tekstil sebesar 0,62%, sampah kulit sebesar 0,15%, sampah karet sebesar 0,83%.

Desain Ulang Perencanaan Sistem Plambing Gedung Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Barat

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gedung Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Barat adalah gedung pelayanan pemerintahan Kota Padang. Demi meningkatkan kenyamanan di lingkungan gedung maka diperlukannya merencanakan sistem plambing yang meliputi sistem penyediaan air bersih, sistem penyaluran air buangan dan ven, sistem penyaluran air hujan dan sistem pencegahan kebakaran. ESDM bertingkat 5 lantai dengan jumlah penghuni sebesar 160 orang memerlukan air bersih sebesar 16 m3/hari. Kapasitas bak penampung air bawah digunakan sebesar 26,6 m3, untuk bak air atas (Roof Tank) digunakan bak penampung air sebasar 1,8 m3 pompa yang digunakan sebanyak 2 unit dengan daya poros pompa 5,24 Kw dan daya motorpompa 6,29 kW. Sistem penyaluran air buangan menggunakan sistem terpisah sedangkan untuk ukuran pipa air bekas berkisar 40 mm – 65 mm serta untuk air kotor berkisar 65 mm – 100 mm. Sistem ven yang digunakan adalah ven sirkit dan ven tunggal untuk ukuran pipa berkisar 40 mm – 65 mm. Sistem penyaluran air hujan menggunakan pipa tegak air hujan dan kemudian dialirkan ke saluran drainase gedung menuju roil kota dengan ukuran pipa berkisar 3 – 4 inci. Sistem pencegahan pencegahan kebakaran menggunakan sistem hidran tipe basah-otomatis pelayanan kelas II. Pompa yang digunakan adalah diesel dan electric pump dengan daya poros pompa 7,57 kW dan daya motor pompa 9 kW sedangkan jockey pump daya poros pompa 2,6 kW dan daya motor pompa 3,1 kW. Total rencana anggaran biaya pada perencanaan sistem plambing Gedung Energi Sumber Daya (ESDM) Sumbar adalah sebesar Rp 4.320.000.000,00.

Studi Penyebaran Kontaminan Timbal (Pb) dan Besi (Fe) dari Lindi di Air Tanah Dangkal (Studi Kasus TPA Regional Payakumbuh)

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tempat Pemprosesan Akhir Sampah Regional Payakumbuh menerima sampah dari 4 Kabupaten Kota setiap harinya, lindi dari TPA dibuang langsung ke irigasi sawah yang berada dibawah TPA. Lindi berpotensi mencemari dan berbahaya jika zat-zat yang terkandung melebihi baku terutama terhadap air tanah. Salah satu zat berbahaya yang biasanya terkandung dalam lindi adalah timbal dan besi, maka perlu dilakukan permodelan air tanah dan simulasi model menggunakan MatLab untuk mengetahui sejauh mana kontaminan Pb dan Fe telah menyebar hingga umur TPA saat ini,beberapa tahun yang akan datang,dan prediksi kontaminan sampai di sumur warga. Data yang dibutuhkan untuk melakukan simulasi adalah Luas TPA, waktu umur pakai TPA, kedalaman sumber, porositas tanah, konduktivitas hidrolis, koefisien distribusi, retardasi,dispersivitas dan konsentrasi kontaminan. Dari hasil pengukuran lindi TPA didapatkan Pb dan Fe melebihi baku mutu PERMEN LH No.5 Tahun 2014 yaitu 0,1 mg/l dan 5 mg/l sedangkan pada hasil pengukuran didapatkan Pb 0,971 mg/L, Fe 5,122 mg/L. Hasil Simulasi pada umur pakai TPA saat ini(7tahun), Pb telah menyebar ±50 m dan Fe telah menyebar ±20 m dari TPA mengikuti aliran air tanah. Prediksi Pencemaran Pb dan Fe pada air tanah terjadi 20 tahun umur pakai TPA mencapai jarak 400 meter dari TPA.

Evaluasi Jalan Angkut dari Front Tambang Batubara Menuju Stockpile pada PT. Jambi Prima Coal, Kecamatan Mandiangin, Provinsi Jambi

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas geometri jalan mengacu terhadap standar AASTHO (American Association Of State Highway And Transportation Officials). Dalam operasi penambangan, jalan angkut tidak dapat beroperasi secara optimal dikarenakan kondisi jalan angkut yang sempit, tanjakan yang curam, permukaan jalan licin bila terkena hujan dan lain sebagainya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa lebar jalan lurus dan jalan tikungan, dan menganalisa nilai kemiringan/grade dan cross slope yang sesuai dengan standarisasi berdasarkan alat angkut dump truck Hino DJ 500. Metode penelitian yang dilakukan di lapangan dengan cara mengukur jalan hauling dari front menuju stokpile dengan memperhitungkan geometri jalan angkut dengan menyesuaikan standarisasi perhitungan teknis. Proses pengambilan data dilapangan dengan melakukan pengukuran secara langsung mengenai studi kasus seperti pengukuran lebar jalan lurus, lebar tikungan, grade dan cross slope, aspek pendukung kegiatan pengangkutan melihat alat angkut yang digunakan di lapangan. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa lebar jalan lurus yaitu 4,7 m s/d 8,5 m, jalan tikungn 7,2 m s/d 9,3 m dan cross slope 0 mm s/d 672 mm, kemudian data tersebut di design mengunakan autocad 2007, map info dan google sketcup 8. kesimpulan yang di dapatkan bahwa jalan keadaan lurus di perlukan penambahan selebar 0,09 m s/d 4,092 m pada tiap segmen dan jalan tikungan selebar 3,827 m s/d 5,927 m, dan pada kemiringan melintang diperlukan pembuatan dan penurunan cross slope sebesar 34 mm s/d 632 mm pada tiap segmen.

Analisis Temperatur Efektif dan Kelembapan Relatif pada Lubang Tambang Bawah Tanah BMK 35 CV. Bara Mitra Kencana Sawahlunto

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

CV. Bara Mitra Kencana (CV. BMK) merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang pertambangan bawah tanah yang terletak di Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat. Temperatur udara efektif dan kelembaban relatif pada lubang tambang BMK-35 melebihi nilai ambang batas (NAB) yang di atur oleh KEPMEN 555K yaitu temperatur udara efektif 26oC dengan kelembaban relatif sebesar 95,4%, sedangkan temperatur udara efektif yang di perbolehkan berkisar antara 18-24oC dengan kelembaban relatif maksimum sebesar 85%. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan pengaturan sistem ventilasi yang baik yaitu memasang ventilasi hisap pada jalan keluar dengan pertimbangan desain lubang tambang yang ada pada CV. BMK. Hasil analisa yang dilakukan dengan pemasangan ventilasi hisap pada lubang tambang BMK-35, didapatkan nilai temperatur udara efektif pada lokasi lubang bukaan (kanopi) 19,9-21oC dengan kelembaban relatif sebesar 78-83%. Pada lokasi percabangan, temperatur udara efektif 22,5-23,8oC dengan kelembaban relatif sebesar 83-85%. Pada lokasi front kerja, temperatur udara efektif 23-23,5oC dengan kelembaban relatif sebesar 83,5-85,1%. Setelah dilakukanya pemasangan ventilasi hisap, temperatur udara efektif dan kelembaban relatif sudah sesuai dengan NAB yang di perbolehkan oleh KEPMEN 555K. Pengontrolan terhadap temperatur udara efektif dan kelembaban relatif perlu dilakukan agar terciptanya kondisi kerja yang aman dan nyaman.

Pemanfaatan Limbah Daun Bawang Merah (Allium Ascalonicum L) dalam Pembuatan Pupuk Organik Cair di Daerah Alahan Panjang Kabupaten Solok

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok adalah salah satu daerah penghasil tanaman bawang merah. Produktivitas bawang merah dari tahun ketahun mengalami peningkatan terutama di daerah Alahan Panjang pada tahun 2013 menurut data pusat informasi pertanian 2013 sebesar 28.897,8 ton/tahun. Tingginya produktivitas bawang merah setara dengan besarnya limbah yang dihasilkan, sehingga bisa dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk organik cair. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan pupuk organik cair dari limbah daun bawang merah dengan komposisi bahan berfariasi yaitu sampel I sebanyak 250 gr, sampel II 500 gr dan sampel III 750 gr dengan bantuan bioaktivator EM4 masing masing sampel I 150 ml, sampel II 250 ml,dan sampel III 350 ml dan penambahan air masing masing 850 ml, 500 ml, dan 150 ml didapatkan kualitas kandungan N, P dan K tertinggi pada sampel II masingmasing 0,947 %, 0,147 % dan 2,832 % dan beberapa logam fe,Mn dan Zn masingmasing 0,012 %, 0,234 %, 0,028% yang mendekati standar peraturan mentri pertanian no 70 tahun 2011. Daun bawang merah bisa di jadikan pupuk organik cair namun belum layak digunakan sebagai pupuk organik cair karena belum memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Analisis Timbulan, Komposisi dan Potensi Daur Ulang Sampah di Kampus Politeknik ATI Padang

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis timbulan, komposisi, dan potensi daur ulang sampah di kampus Politeknik ATI Padang dengan jumlah sampel dan metode sampling ditentukan berdasarkan SNI 19-3964-1994. Rata-rata timbulan sampah di kampus Politeknik ATI Padang adalah 0,0076 kg/o/h untuk satuan berat atau 0,0922 l/o/h untuk satuan volume. Berdasarkan sumber, diperoleh timbulan sampah fasilitas administrasi 0,1456 l/o/h, ruang perkuliahan 0,0106 l/o/h, fasilitas ukm 0,0865 l/o/h, fasilitas perpustakaan 0,0898 l/o/h, ruang dosen 0,1971 l/o/h, kantin 0,1442 l/o/h, laboratorium 0,1204 l/o/h, fasilitas ibadah 0,0353 l/o/h, dan halaman/taman 0,0847 l/m2/h. Komposisi sampah di kampus Politeknik ATI Padang didominasi oleh sampah kering 63,40 %, yang terdiri dari sampah kertas 26,49 %, plastik 28,24 %, tekstil 0,08 %, karet 0,40 %, kaca 0,38 %, logam 0,05 %, kaleng 0,95 %, dan lain-lain 6,81 % dan sampah basah 36,60 % yang terdiri dari atas sampah makanan 13,32 %, sampah halaman 23,07 % dan kayu 0,21%. Komponen sampah yang berpotensi di daur ulang adalah sampah kertas 60,41 %, plastik 94,85 %, kaca 57,50 %, sampah kaleng 100 %,sampah halaman 100 % , dan sampah makanan 82,80 %. Rata-rata potensi daur ulang sampah di kampus Politeknik ATI Padang sebanyak 74, 39 % yang terdiri dari potensi daur ulang sampah kering 52,05 % dan potensi daur ulang sampah basah 22,34 %.