Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

S

1.848 karya publik ditemukan.

2026: 1072025: 1302024: 2962023: 702022: 2302021: 902020: 942019: 5882018: 682017: 892016: 75

Perhitungan Sumberdaya Batu Gamping dengan Menggunakan Metode Garis Kontur Pada IUP Operasi Produksi PT. Yuanda Putra YLM, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Batu gamping merupakan salah satu komoditas tambang yang dapat diusahakan dalam kegiatan usaha pertambangan. Dalam kegitaan industri, batu gamping ini dimanfaatkan untuk bahan baku pembuatan semen, pasta gigi, industri pengolahan baja dan lainnya.PT Yuanda putra YLM adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan batu gamping yang terletak di Jorong Cubadak, Nagari Aia Dingin,Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Kegiatan eksplorasi harus di perhitungkan secara rinci dan detail, sehingga tidak menyebabkan kerugian pada perusahaan, Sumberdaya yang terdapat di daerah tersebut bernilai ekonomis dengan luas wilayah 10 Ha. Saat ini sumberdaya yang ada pada wilayah IUP PT. Yuanda puta YLM masih dalam kategori tereka, belum diketahuinya voleme pengupasan overburden yang berada di Wilayah Usaha Pertambangan PT. Yuanda Putra YLM. Dalam penelitian ini penulis menghitung volume overburden dan menganalisa berapa banyak sumberdaya terunjuk batu gamping di Wilayah Izin Usaha Produksi PT. Yuanda Putra YLM. Pada penelitian ini menggunakan metode garis kontur, dan menggunakan perangkat lunak Map Info 10.0. Tujuan penelitian ini menganalisis sumberdaya terunujuk batu gamping yang terdapat di Wilayah Usaha Pertambangan PT. Yuanda Putra YLM dan menghitung volumen overbruden di wilayah Usaha Pertambangan PT. Yuanda Putra YLM. Perhitungan garis kontur dilakukan pada elevasi 1530 mdpl hingga 1425 mdpl dengan interval garis kontur 5 m. Maka, didapatkan jumlah sumberdaya terunjuk batugamping sejumlah 6.332.434,9 ton (ρ = 2,4 ton/ m3) dengan tingkat keyakinan geologi 50%. Dengan volume overburden 37.000m3

Evaluasi Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Tambang Bawah Tanah di CV. Bara Mitra Kencana Tanah Kuning, Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berdasarkan pengamatan dan data dari tahun 2015-2017 di CV. Bara Mitra Kencana telah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan cedera berat, kecelakaan ringan dan meninggal sebanyak 16 kasus. Di CV. Bara Mitra Kencana masih terdapat tindakan tidak aman dan kondisi tidak aman untuk itu perlu dilakukan penilaian dan evaluasi tentang pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja untuk menciptakan kondisi aman, menghindari tindakan tidak aman dan pengawasan pada setiap kegiatan. Dalam melaksanakan kegiatan penambangan, sering terjadi kecelakaan. Untuk itu dilakukan analisis frequency rate dan severity rate pada CV. Bara Mitra Kencana tahun 2015-2017 dan analisis penyebab kecelakaan kerja di CV. Bara Mitra Kencana tahun 2015-2017. Pengumpulan data dengan melakukan wawancara terhadap karyawan maupun staf perusahaan dan diolah menggunakan metode statistik kecelakaan dan grafik. Statistik kecelakaan tambang berdasarkan Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi No. 555.K/26/M.PE/1995 nilai frequency rate (FR) pada tahun 2015-2017 adalah 7,73; 5,51 dan 4,41 dan sedangkan nilai severity rate (SR) pada tahun 2015-2017 adalah 18,77; 9,93 dan 13.251,5. Persentase faktor penyebab kecelakaan yang ada di CV. Bara Mitra Kencana pada tahun 2015-2017 adalah tindakan tidak aman (unsafe action) sebesar 65% dan kondisi tidak aman (unsafe condition) sebesar 35%.

Perancangan Geometri dan Pola Peledakan untuk Mendapatkan Hasil Fragmentasi Optimum pada Quarry Bukit Karang Putih PT. Semen Padang Sumatera Padang

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Semen Padang melakukan kegiatan pemberaian batugamping dengan peledakan yang menggunakan elektronik detonator. Parameter keberhasilan dari suatu kegiatan peledakan adalah fragmentasi batuan. Fragmentasi batuan berperan untuk mengoptimalkan produksi, oleh karena itu distribusi fragmentasi batuan hasil peledakan harus dioptimumkan. Untuk meningkatkan fragmentasi batuan dilakukan pengujian dan perhitungan terhadap geometri peledakan aktual, R.L Ash, C,J Konya dan ICI-Explosive, yang telah diterapkan pada front I dan front II quarry Bukit Karang Putih PT. Semen Padang. Maka didapat geometri peledakan yang ideal untuk batugamping yaitu geometri peledakan rumusan C,J Konya dengan powder factor 0,25 kg/m3 dan tonase hasil peledakan sebesar 30,726 ton/hari. Kemudian peneliti merancang ulang geometri peledakan dengan powder factor 0,27 kg/m3 dan tonase hasil peledakan sebesar 31,949 ton/hari. Persentase fragmentasi batuan hasil geometri peledakan rumusan C,J Konya yang tertahan ayakan sebesar 69,75 %, sedangkan yang lolos ayakan sebesar 30,25 %. Disamping itu fragmentasi yang dihasilkan geometri usulan atau rancangan ulang, yang tertahan sebesar 68,63 %, sedangkan yang lolos ayakan sebesar 31,37 %. Sedangkan Desain peledakan yang bisa meningkatkan persentase fragmentasi batuan dari kegiatan peledakan di front I dan front II quarry Bukit Karang Putih PT. Semen Padang adalah pola lubang ledak staggered dan pola peledakan excelon-cut dengan 3-7 row. Maka untuk mendapatkan hasil peledakan yang optimum, geometri dan pola peledakan harus betul-betul disesuaikan dengan karakteristik batuan, rangkaian peledakan, pengisian bahan peledak dan stemming kedalam lubang ledak diharapkan sesuai perencanaan.

Perencanaan Sistem Penyaliran Pada Kemajuan Tambang Sebelah Barat PT. Daya Bambu Sejahtera, Desa Mangupeh, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Operasi penambangan yang dilakukan oleh PT. Daya Bambu Sejahtera menggunakan sistem tambang terbuka dengan metode open pit . Pada tambang terbuka kegiatannya berhubungan langsung dengan udara luar, akibatnya kegiatan penambangan sangat dipengaruhi oleh iklim. Salah satu iklim yang sangat besar pengaruhnya adalah hujan. Hujan merupakan sumber utama air pada tambang terbuka. Keberadaan air pada dasar front sangat mengganggu kegiatan penambangan, sehingga air tersebut harus dikeluarkan dari lokasi penambangan. Sistem penyaliran tambang yang digunakan oleh PT. Daya Bambu Sejahtera pada front bagian barat menggunakan saluran dan pemompaan. Debit air dari front penambangan dipompakan menuju saluran, kemudian dialirkan menuju kolam pengendapan lumpur. Besarnya curah hujan rancangan adalah 443,78 mm/hari. Catchment area dibagi menjadi tiga, yaitu CA-1 dengan debit limpasan sebesar 3,918 m³/detik, CA-2 dengan debit limpasan sebesar 1,399 m³/detik dan CA-3 dengan debit limpasan sebesar 2,322 m³/detik. Pada CA-1 dan CA-2 untuk mengeluarkan air menggunakan pemompaan, jumlah pompa pada CA-1 sebanyak 3 buah pompa pada putaran mesin 2200 rpm dan 10 buah pompa pada putaran mesin 900 rpm, sedangkan jumlah pompa untuk CA-2 sebanyak 1 buah jika putaran mesin 2200 rpm dan 4 buah pompa jika putaran mesin 900 rpm. Untuk mengeluarkan air pada CA-3 menggunakan saluran tambang dengan dimensi lebar dasar saluran 0,908 m, tinggi saluran 0,987 m, lebar muka air 1,824 m dan dengan kemiringan 6o. Total lumpur adalah 258.001,84 m3/tahun, pengerukan dilakukan 12 kali dalan satu tahun.Volume lumpur dalam 1 kali pengerukan adalah 21.500,15 m3, volume lumpur sebesar 21.500,15 m3 tersebut terbagi dalam 6 buah kolam pengendapan lumpur, jadi volume untuk 1 kolam pengendapan lumpur adalah 5.375,02 m3. Dengan demikian dimensi kolam pengendapan lumpur yang harus direncanakan adalah, panjang 30 m, lebar 25 m dan kedalaman 8 m.

Kajian Teknis dan Perhitungan Biaya pada Kegiatan Pengeboran serta Peledakan Batukapur di PT. Bakapindo Jorong Durian, Kenagarian Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

PT. Bakapindo adalah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batukapur dengan target produksi 15.000 ton/bulan, dengan sistem tambang terbuka yaitu metode quarry. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain pengeboran serta peledakan batukapur, mencapai fragmentasi yang optimal dan menghitung biaya yang dikeluarkan untuk pengeboran serta peledakan batukapur. Untuk melakukan pemberaian batuan PT. Bakapindo melakukan pengeboran serta peledakan batukapur. Data yang diambil pada penelitian ini terdiri dari dua aspek yaitu aspek teknis dan ekonomis. Aspek teknis yaitu burden, spasi, kedalaman lubang ledak, panjang isian, stemming, subdrilling. Sedangkan aspek ekonomisnya data harga perlengkapan pengeboran serta peledakan dan data upah operator. Untuk pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung ke lapangan terutama mengenai biaya dari kegiatan pengeboran serta peledakan. Berdasarkan perhitungan geometri aktual, fragmentasi batuan ukuran 40 cm yang dihasilkan adalah sebesar 71,45 % dan geometri menurut persamaan RL Ash berukuran 40 cm adalah sebesar 80,67 %. Untuk biaya operasional pengeboran dan peledakan aktual adalah Rp. 83.847.650.- /bulan. Sedangkan biaya operasional pengeboran dan peledakan menurut persamaan RL Ash adalah Rp. 81.041.420.- /bulan.

Analisis Kesesuaian Penataan Lahan Kegiatan Pascatambang Batubara pada PT. Sinamarinda Lintas Nusantara di Kabupaten Dharmasraya Menggunakan Metode SMCE

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tidak adanya bentuk penanganan yang dilakukan oleh PT. Sinamarinda Lintas Nusantara sehingga menimbulkan keresahan terhadap masyarakat sekitar dari aktifitas kegiatan pascatambang batubara. Oleh sebab itu dilakukan penelitian mengenai bentuk penataan kesesuaian lahan kegiatan pascatambang di PT. Sinamarinda Lintas Nusantara. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bentuk kesesuaian lahan yang dapat dilakukan terhadap lahan bekas pertambangan batubara dengan menggunakan metode AHP dan SMCE. Proses yang dilakukan dalam penelitian yakni, menyebarkan kuesioner ke Dinas ESDM, Pertanian, Tata Kota, Pariwisata dan Kehutanan untuk dilakukan penataan lahan menjadi wilayah pembuangan akhir OB, pertanian, pemukiman, pariwisata dan hutan. Berdasarkan hasil kuesioner dari responden dan diolah menggunakan metoda AHP, SMCE didapatkan hasil yaitu lebih sesuai dilakukan penataan lahan kegiatan pascatambang batubara pada PT. SLN menjadi wilayah pariwisata

Analisis Faktor Keserasian Alat dalam Perencanaan Pengadaan Alat Muat dan Alat Angkut pada Rencana Kegiatan Penambangan Bijih Tembaga PT. Intan Borneo Internasional di Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

PT.Intan Borneo Internasional adalah perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan mineral yaitu pertambangan bijih tembaga, yang terletak di nagari sibarambang kecamatan x koto di ateh kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat. PT.Intan Borneo Internasional belum melakukan kegiatan penambangan pada saat ini, pada perencanaan penambangan nanti PT.Intan Borneo Internasional akan melakukan kegiatan penambangan menggunakan sistem tambang terbuka dengan mengikuti arah dan kemiringan batuan. dari hasil eksplorasi wilayah IUP pertambangan bijih tembaga seluas 6.745 Ha, yang memiliki luas area pit penambangan 966 Ha.terdapat dua pit penambangan pit 1 seluas 859 Ha,pit 2 seluas 107 Ha dengan total jumlah cadangan kedua pit 2.467.416.00M³. Cadangan tersebut belum ditambang untuk proses produksi, kondisi itu kelihatan harus adanya jumlah kebutuhan alat muat dan alat angkut yang akan digunakan. Untuk itulah dalam penelitian ini dilakukan analisis mengenai perencanaan pengadaan alat muat dan alat angkut untuk menentukan jumlah alat muat dan alat angkut yang akan digunakan dalam kegiatan penambangan nanti, untuk memenuhi sasaran produksi yang ditetapkan perusahaan, perlu ditentukannya faktor keserasian kerja antara alat muat dan alat angkut agar target produksi dapat tercapai.

Analisis Pengukuran Tingkat Efektivitas Mesin Building Pada Proses Vulkanisir Ban Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) (Studi Kasus di PT. Inti Vulkatama)

2017 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Inti Vulkatama adalah salah satu perusahaan industri manufaktur yang bergerak di sektor vulkanisir ban. Berdasarkan dari permasalahan yang ditemukan kinerja mesin atau peralatan produksi kurang maksimal dijalankan. Hal tersebut terlihat dari tidak tercapainya target produksi yaitu 37.440 unit proses dingin dan 29.640 unit proses panas. Untuk itu perlu dilakukan pengukuran terhadap tingkat efektivitas mesin, terutama pada mesin building. Metode yang digunakan yaitu metode OEE, merupakan suatu metrik best practice yang mengidentifikasi persentase waktu produksi yang direncanakan yang benar-benar produktif. Pengukuran OEE dilakukan dengan memperhatikan tiga hal penting, yaitu availability ratio, peformance ratio, dan quality ratio. Untuk menemukan faktorfaktor penurunan terhadap tingkat efektivitas mesin building digunakan fishbone diagram. Hasil dan kesimpulan dengan menggunakan metode OEE diperoleh nilai OEE pada mesin building proses panas sebesar 63% dan proses dingin sebesar 66%. Hal tersebut menunjukan bahwa kedua nilai OEE tidak memenuhi standar world class OEE yaitu sebesar 85%. Sedangkan untuk faktor yang mempengaruhi tingkat efektivitas mesin building berdasarkan fishbone diagram terdiri dari 4 faktor utama yaitu: manusia, mesin, metode dan lingkungan kerja.

Perancangan Separator Hasil Akhir Penyulingan Minyak Nilam Pak Akmal di Desa Rimbo Binuang Kab. Pasaman Barat

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pengolahan minyak nilam merupakan usaha yang mampu memanfaatkan sumber daya lokal dan berorientasi pada pasar ekspor.Dalam pengolahan minyak nilam hal yang paling utama adalah pada proses penyulingan minyak nilam akhir, disini proses penyulingan menggunakan separator yang tidak transparan,biasanya separator ini digunakan untuk pemisah minyak dan air. Separator yang ada pada saat ini terlalu menyulitkan pengrajin untuk melakukan pemisahan minyak, karena masih membutuhkan pengawasan dari seorang pengrajin untuk melihat setiap saat pada separator supaya minyak yang sudah terpisah bisa diambil. Untuk itu perlu dilakukannya perancangan separator hasilakhir penyulingan minyak nilam yang transparan dan terukur dan mengoptimalkan proses penyulingan minyak nilam pada separator. Dari hasil penelitian didapatkan separator yang transparan dan terukur dengan proses penyulingan minyak nilam yang optimal.

Analisa Kuat Tekan Batuan terhadap Stand-up Time Lubang Tambang Bawah Tanah C1-G PT. NAL Sawahlunto Sumatera Barat

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Daerah penelitian (PT. NAL) berada di Desa Salak, Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa kuat tekan batuan dan stand-up time yang diperlukan dalam perencanaan penggalian dan pemasangan penyangga pada lubang tambang bawah tanah PT. NAL.Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi lapangan dan pengujian di laboratorium. Metode penyelesaian masalah dalam penelitian ini berdasarkan klasifikasi massa batuan dari Bieniawski (1973) yaitu Rock Mass Rating System atau RMR yang terdiri dari kuat tekan batuan utuh (UCS), jarak diskontinuitas, Rock Quality Designation (RQD), kondisi kekar, kondisi air tanah serta orientasi diskontinuitas. Hasil analisa sifat uji kuat tekan batuan utuh, terlihat bahwa batuan penyusun lubang penambangan mempunyai nilai UCS sebesar 8.835 Mpa (weak) untuk batupasir, 13.367 Mpa (weak) untuk batulanau dan sebesar 4.620 Mpa (very weak) untuk batubara. Berdasarkan uji sifat fisik, diketahui bahwa masing-masing batuan memiliki nilai porositas rendah. Analisa geomekanik memberikan nilai pembobotan Rock Mass Rating (RMR) dengan kualitas massa batuan kelas II (good rock) untuk ketiga jenis massa batuan. Analisa menggunakan grafik stand-up time, didapatkan lamanya batuan dapat menahan tekanan dirinya sendiri tanpa adanya penyangga (stand-up time) untuk batupasir sebesar ±2500 jam (3 bulan 12 hari) dengan span 8 m, batulanau ±2000 jam (2 bulan 21 hari) dengan span 8 m dan batubara ±5000 jam (6 bulan 27 hari) dengan span 6.8 m. Berdasarkan table GSR dari Bieniawski, penggalian yang direkomendasikan yaitu penggalian full face 1-1.5 m dengan complete support 20 m from face untuk kelas massa batuan II (good rock).

Perhitungan Sumberdaya Terukur Batugamping dengan Menggunakan Metode Mean Area dan Kerucut Terpancung pada Blok II PT. Anugrah Halaban Sepakat di Kabupaten Limapuluh Kota Provinsi Sumatera Barat

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

PT. Anugrah Halaban Sepakat merupakan perusahaan tambang batubara swasta yang beroperasi di Nagari Halaban Kecamatan Lareh Sago Kabupaten Limapuluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Secara geografis terletak pada koordinat 100o45'31,83"– 100o45'46,87" Bujur Timur (BT) dan 00o20'21,85"– 00o20'7,69" Lintang Selatan (LS). PT. Anugrah Halaban Sepakat memiliki dua blok penambangan yaitu blok I dan blok II. Pada blok I dengan luas 4,93 Ha dengan sumberdaya terukur 7.290.000 ton dan pada blok II dengan luas 7,30 Ha dengan sumberdaya terunjuk 3.900.000 ton. Pada blok I dengan luas 4,93 Ha memiliki sumberdaya terukur yang lebih besar dari blok II sedangkan pada blok II memiliki area yang lebih luas dibandingkan dengan blok II dengan klasifikasi sumberdaya terunjuk. Penelitian ini akan menghitung sumberdaya terukur pada blok II dengan menggunakan metode mean area dengan jarak antar penampang 25 meter dan metode kerucut terpancung dengan luas area perhitungan 7,30 Ha. Dari hasil pengolahan data didapatkan sumberdaya terukur dengan menggunakan metode mean area sebesar 18.435.936,23 ton (ρ = 2,7 ton /m3) dengan batas elevasi bawah 511 mdpl dan batas elevasi atas 678 mdpl dan dengan menggunakan metode kerucut terpancung didapatkan sumberdaya terukur sebesar 16.573.199,34 ton (ρ = 2,7 ton /m3) dengan batas elevasi bawah 511 mdpl dan batas elevasi atas 655 mdpl.

Perancangan Sistem Informasi Pendistribusian Barang Secara Online pada PT. Sarana Kencana Mulya Padang dengan Konsep ERP Berbasis Website

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan proses dimana perusahaan mengelola dan mengintegrasikan bagian penting dari bisnisnya. Sistem informasi manajemen ERP mengintegrasikan area seperti perencanaan, pembelian, inventarisasi, penjualan, pemasaran, keuangan dan sumber daya manusia. Dengan adanya ERP diharapkan pekerjaan di dalam perusahaan menjadi lebih efektif dan efisien. Maka dari itu, penulis melakukan perancangan sebuah sistem informasi pendistribusian barang dengan konsep ERP dan berbasis website. Aplikasi ini dibangun dengan Bahasa pemrogaman PHP serta aplikasi macromedia dreamweaver sebagai pendukungnya.