M. IKHWAN
2018 · Book · Open Access
CV. Bara Mitra Kencana adalah perusahaan tambang yang menerapkan sistem tambang bawah tanah. Lubang bukaan BMK 17 merupakan salah satu lubang tambang yang terdapat di area penambangan CV. Bara Mitra Kencana dimana lubang bukaan BMK 17 dikelilingi oleh lereng. Lereng terbentuk pada saat penggalian untuk pembuatan terowongan. Kemiringan lereng 79˚, terdapat kekar, jenis batuan penyusun lereng yang berbeda beda, terdapat longsoran kecil di sekitar lereng dan aktivitas operasional tambang sangat dekat jaraknya dengan lereng. Analisis kestabilan lereng diperlukan untuk mengetahui nilai faktor keamanan dari lereng menggunakan metode Hoek and Bray dan metode Janbu Simplified. Standar nilai faktor keamanan ditetapkan ≥ 1,25 (Joseph E. Bowles, 2000). Dalam menganalisis kestabilan lereng tidak terlepas dari massa batuan itu sendiri sebagai data masukan untuk menentukan nilai faktor keamanan maka kualitas massa batuan menggunakan metode Rock Mass Rating (Bieniawski, 1989). Apabila lereng dalam keadaan tidak stabil maka perlu dilakukan pengkajian mengenai kemiringan lereng yang ideal mengingat kemiringan saat ini cukup terjal. Hasil analisis menyimpulkan bahwa lereng di sekitar lubang bukaan BMK 17 yang terdiri dari batupasir dan batu lanau memiliki nilai RMR 65, berada di kelas II, dengan kualitas batuan baik, kohesi 300-400 kPa, sudut geser dalam 35˚-45˚. Nilai faktor keamanan yang diperoleh menurut metode Hoek and Bray Tan θ/F = 2,67 danF = 2,67 dan C/F = 2,67 danɣ.H.F = 2,76, dan untuk metode Janbu Simflified 3,527. Hasil penelitian menunjukkan nilai faktor keamanan ≥ 1,25 maka lereng dinyatakan aman atau stabil. Sedangkan untuk kemiringan lereng ideal dimana kemiringan lereng saat ini 79˚, menunjukkan bahwa lereng masih dalam keadaan stabil maka tidak perlu dilakukan perubahan geometri ulang kemiringan lereng.
None
2018 · Book · Open Access
Operasi penambangan yang dilakukan oleh PT. Daya Bambu Sejahtera menggunakan sistem tambang terbuka dengan metode open pit . Pada tambang terbuka kegiatannya berhubungan langsung dengan udara luar, akibatnya kegiatan penambangan sangat dipengaruhi oleh iklim. Salah satu iklim yang sangat besar pengaruhnya adalah hujan. Hujan merupakan sumber utama air pada tambang terbuka. Keberadaan air pada dasar front sangat mengganggu kegiatan penambangan, sehingga air tersebut harus dikeluarkan dari lokasi penambangan. Sistem penyaliran tambang yang digunakan oleh PT. Daya Bambu Sejahtera pada front bagian barat menggunakan saluran dan pemompaan. Debit air dari front penambangan dipompakan menuju saluran, kemudian dialirkan menuju kolam pengendapan lumpur. Besarnya curah hujan rancangan adalah 443,78 mm/hari. Catchment area dibagi menjadi tiga, yaitu CA-1 dengan debit limpasan sebesar 3,918 m³/detik, CA-2 dengan debit limpasan sebesar 1,399 m³/detik dan CA-3 dengan debit limpasan sebesar 2,322 m³/detik. Pada CA-1 dan CA-2 untuk mengeluarkan air menggunakan pemompaan, jumlah pompa pada CA-1 sebanyak 3 buah pompa pada putaran mesin 2200 rpm dan 10 buah pompa pada putaran mesin 900 rpm, sedangkan jumlah pompa untuk CA-2 sebanyak 1 buah jika putaran mesin 2200 rpm dan 4 buah pompa jika putaran mesin 900 rpm. Untuk mengeluarkan air pada CA-3 menggunakan saluran tambang dengan dimensi lebar dasar saluran 0,908 m, tinggi saluran 0,987 m, lebar muka air 1,824 m dan dengan kemiringan 6o. Total lumpur adalah 258.001,84 m3/tahun, pengerukan dilakukan 12 kali dalan satu tahun.Volume lumpur dalam 1 kali pengerukan adalah 21.500,15 m3, volume lumpur sebesar 21.500,15 m3 tersebut terbagi dalam 6 buah kolam pengendapan lumpur, jadi volume untuk 1 kolam pengendapan lumpur adalah 5.375,02 m3. Dengan demikian dimensi kolam pengendapan lumpur yang harus direncanakan adalah, panjang 30 m, lebar 25 m dan kedalaman 8 m.
VERA SYAFITRI
2018 · Book · Open Access
Penentuan jumlah cadangan dan lama penggalian batubara sangat diperlukan, salah satu usaha untuk menentukan jumlah cadangan batubara adalah perhitungan cadangan dengan metode geostatistik dan konvesional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebaran ketebalan batubara di PT. Allied Indo Coal Jaya, jumlah cadangan serta lama penggalian batubara.Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode ordinary kriging dan cross section. Dari hasil pengamatan dan pengolahan data di lapangan, di ketahui bahwasanya batubara di PT. Allied Indo Coal Jaya cenderung mengelompok padaketebalan yang relatif tebal dengan jumlah cadangan batubara dengan menggunakan metode kriging di dapatkan sebesar 3.740.750 ton. Sedangkann dengan metode cross section sebesar 3.609.114,99 ton. Sedangkan lama penggalian batubara pada PT. Allied Indo Coal Jaya jika digali berdasarkan target produksi 15.000 ton/bulan adalah selama 21 tahun. Sedangkan jika digali berdasarkan produksi aktual dilapangan sebesar 28.828,08 ton/bulan di dapatkan lama penggalian 11 tahun.
JONED
2018 · Book · Open Access
Penggunaan internet pada saat sekarang berkembang sangat pesat, khususnya pada perangkat penunjang internet seperti router. Perangkat lunak router, yang sering disebut dengan Router OS,merupakansistem operasi yang digunakan administrator untuk mengatur jaringan, jalur perjalanan data,user, monitoring trafik dan penanganan apabila terjadi kesalahan pada jaringan komputer. Pada SMK CITRA UTAMA Padang juga mengalami masalah seperti yang dipaparkan diatas pada labor komputer mereka. Staff pengajar dan siswa kesulitan dalam mengakses internet dikarenakan belum adanya manajemen bandwidth yang baik sehingga koneksi internet mejadi lambat. Masalah lainnya yang muncul yaitu adanya pengguna yang tidak berhak juga ikut menggunakan jaringan internet pada sekolah itu, sehingga traffic pada jaringan tersebut padat dan menyebabkan koneksi internet menjadi turun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan kondisi tersebut, maka pada penelitian ini akan merancang suatu aplikasi MikroTikRouter OS untuk pembagian jaringan pada SMK CITRA UTAMA.
DICKY VALENTINO
2018 · Book · Open Access
PT. Miyor Pratama Coal merupakan suatu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batubara. Untuk memenuhi kebutuhan para konsumen, produksi harus sesuai dengan permintaan maupun prasyarat yang diinginkan pihak konsumen, terutama kualitas batubara harus sesuai dengan standar yang telah disepakati. Kurang efektifnya cara penanganan batubara pada stockpile, penumpukan batubara pada stockpile dalam jangka waktu yang cukup lama sering mengalami swabakar (spontaneuos combustion) dan batubara kwalitas rendah rentan mengalamiswabakar. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini, dilakukan suatu cara untuk mencegah terjadinya swabakar dengan melakukan monitoring temperatur pada tumpukan batubara perharinya, menggunakan alat pengukur temperatur (Thermo couple TM—902C Range -50˚C - 1300˚C), melakukan analisis dengan ambang titik nyala glow point batubara sesuai dengan kelasnya dan faktor yang mempengaruhi terjadinya gejala swabakar. Titik sampel tertinggi temperatur batubara tumpukan (A) Kalori 6500- 6800 hanya mencapai 60,6°C dan 60,9°C, titik sampel ini sudah melewati standar pengukuran suhu tumpukan batubara namun belum mengalami ignition point atau titik pembakaran dan gejala swabakar belum terjadi, titik ini mempunyai rata-rata temperatur timbunan yaitu 49°C dan 46°C. Namun pada tumpukan (B) Kalori 3000-4000 pada titik ini batubara telah terbakar dengan temperatur mencapai 132,4°C dan 160,4°C, titik sampel ini mempunyai rata- rata temperatur timbunan yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan titik-titik sampel lainnya dan titik tersebut telah mengalami ignition point sehingga gejala swabakar terjadi pada titik ini. Gejala swabakar umumnya terjadi pada sisi kaki dari timbunan batubara. Hal ini terjadi karena ukuran butir yang relatif besar akan berada di sisi kaki timbunan batubara. Selain pada sisi kaki timbunan batubara, gejala swabakar juga terjadi di sela-sela penumpukan batubara akibat penanganan yang kurang sempurna pada saat melakukan penimbunan batubara.
BIMA REKSA RAFALDO
2018 · Book · Open Access
Kegiatan penambangan yang dilakukan oleh PT. Bakapindo dilakukan dengan sistem tambang terbuka dengan metode quary. Dalam pembongkaran batuan kapur dengan menggunakan metoda ripping-dozzing tidaklah efektif dan ekonomis kerena membutuhkan waktu yang lama, karena yang akan dibongkar merupakan material yang cukup keras. Oleh karena itu kegiatan dilakukan dengan metoda pemboran dan peledakan (drilling and blasting). Berdasarkan hasil penemuan penulis di lapangan, masih banyak fragmentasi hasil peledakan yang berukuran ≥ 60 cm (boulder) sekitar 11,79% hasil peledakan yang perlu penanganan lebih lanjut, sehingga perlu dilakukan perhitungan geometri peledakan dengan menggunakan beberapa metode, agar didapatkan geometri peledakan yang tepat dan fragmentasi yang di hendaki. Berdasarkan hasil analisa geometri peledakan mengunakan metode R. L. Ash sebesar 0,43 kg/m3 fragmentasi sebesar 0,02% dan CJ. Konya sebesar 0,61 kg/m3 fragmentasi sebesar 5,36%. Berdasarkan perbandingan hasil perhitungan kedua metode diatas, geometri peledakan yang tepat digunakan adalah hasil analisa metode R.L. Ash burden yang berkisar 2 m, spacing berkisar 3 m, dengan kedalaman lubang tembak sebesar 6 m dimana lubang tersebut memiliki subdriling sebesar 0,4 m, stemming 2 m, panjang muatan bahan peledak 4 m, dan tinggi jejang 5,6 m, diameter 3 icnh.
FALDI MAULANA
2018 · Book · Open Access
MikroTik RouterOS merupakan router network yang handal, dilengkapi dengan berbagai fitur dan tools, baik untuk jaringan kabel maupun jaringan tanpa kabel (wireless). Salah satu fitur yang disediakan oleh MikroTik yang akan dibahas adalah Manajemen bandwidth dan Hotspot. Salah satu tinggi swasta di kota padang Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTIND) Padang dengan jumlah mahasiswa, dosen dan staff yang kurang lebih 770 orang, sering kali terjadi permasalahan pada jaringan komputer antara lain sulitnya login pada hotspot ketika jumlah user yang mengakses terlalu banyak dan permasalahan user yang menghabiskan bandwidth yang ada. Maka dibuatlah suatu sistem yang mampu memanajemen jaringan, baik itu permasalahan login pada hotspot maupun permasalahan pada hotspot.
RIDHO WAHYUDI
2018 · Book · Open Access
Pada tambang batubara PT. karya bumi baratama berdasarkan survey awal peneliti mendapatkan belum diketahuinya jumlah yang baku dalam penggunaan kapur tohor (CaO) pada proses pengelolaan air asam tambang. Dari kondisi tersebut ada beberapa timbunan atau tumpukan yang akan membentuk air asam tambang, penanganan batubara yang terekspos dengan udara dan air berpotensi menghasilkan air asam tambang, sehingga belum diketahuinya perhitungan biaya penggunaan kapur tohor (CaO) perbulan di perusahaan tersebut. Berdasarkan perhitungan, Dari hasil pengujian dan pengelolaan dengan microsoft excell penambahan kapur tohor sebanyak 0,1 gr dalam 100 ml mendapatkan pH akhir 10, penambahan kapur tohor sebanyak 0,2 gr mendapatkan pH akhir 12, penambahan kapur tohor sebanyak 0,3 gr mendapatkan pH akhir 12, penambahan kapur tohor sebanyak 0,4 gr mendapatkan pH akhir 13, penambahan kapur tohor sebanyak 0,5 gr mendapatkan pH akhir 13. Dari hasil perhitungan diperoleh kurva persamaan empiris yaitu Y = 14x +7,333 dengan mendapatkan nilai pH normal yaitu 7,5. Maka ditentukan jumlah yang baku atau efisien dalam penggunaan kapur tohor (CaO) gr/liter x volume kolam 1 (liter). Jumlah kapur tohor (CaO) 0,11 gr/liter x 202.500 liter = 22.275 gr = 22,275 kg, kemudian banyak kapur tohor (kg) x harga kapur tohor (CaO) Rp/kg. Maka didapatkan biaya yang digunakan untuk penetralan air asam tambang di kolam 1 sebesar Rp. 167.062,-
YOGIK VRASETIYA
2018 · Book · Open Access
PT. Semen padang adalah salah satu prusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, dengan memakai sistem tambang terbuka. Kegiatan penambangan menggunakan sistem peledakan dalam proses penambangannya. Pada kegiatan peledakan ditemukan beberapa masalah. Getaran yang tinggi menyebabkan material-material lereng yang runtuh, jumlah isian yang tidak dikontrol akan menghasilkan getaran yang besar. selain itu belum adanya pengecekan getaran tersebut untuk setiap kali peledakan, oleh karna itu perlunya pengontrolan getaran pada kegiatan peledakan PT. Semen padang. Dalam penelitian ini dilakukan rancangan alat yang berbasis arduino uno untuk mendeteksi getaran pada kegiatan peledakan. Untuk mengukur getaran dilakukan 3 lokasi pengamatan yang memiliki jarak berbeda 100 m, 200 m, dan 300 m dari sumber getaran selain itu juga memvariasikan jumlah isian bahan peledak yang berbeda. Setelah dilakukan pengontrolan menggunakan alat arduino uno didapatkan pengaruh jarak tehadap getaran. Pada jarak 100 m didapatkan nilai PPV sebesar 3.02 mm/s, SD= 1.66 m/kg, konstanta 0.1421 dan jarak 200 m didapatkan nilai PPV sebesar 0.03 dan SD=5 m/kg pada jarak 300 didapatkan nilai PPV sebesar 1.13 mm/s dan SD=5.47 m/kg. adapun pengaruh isian peledakan terhadap getaran (PPV) yaitu dengan isian 3600 kg didapatkan nilai PPV sebesar 3.01 mm/s sedangkan pada isian 1600 kg didapatkan PPV sebesar
1.13 mm/s dan isian 3000 kg di dapat PPV sebesar 0.33 mm/s menggunakan hasil
perhitungan peak particel velocity dan grafik logaritma dari perbandingan jarak
terhadap PPV di dapat persamaan empiris adalah y = -2.598In(x) + 14.728 dan R2
0.8602 nilai ini memiliki hubungan kuat karna nilai tersebut mendekati 1 (satu).
Sedangkan perbandingan isian terhadap PPV persamaan empiris y = 2.8488In(x)
– 21.261 dan R2 0.5456. nilai ini memiliki hubungan yang sedang karna nilai
tersebut menjauhi dan mendekati 1 (satu).
CICI WAHYUNI
2018 · Book · Open Access
Jalan tambang perlu mendapat perhatian khusus agar dapat menunjang kinerja peralatan mekanis. Pada jalan tambang sering dijumpai kerusakankerusakan di badan jalan seperti jalan berlubang, permukaan jalan tidak mulus. Hal ini biasanya disebabkan oleh kondisi geometri jalan dan daya dukung tanah pada jalan tambang yang belum memenuhi standar. Tujuan penelitian ini yaitu mendapatkan geometri jalan ideal pada jalan angkut tambang dari front penambangan menuju area disposal di PT. Allied indo coal jaya. Dalam penelitian ini penulis membahas tentang geometri jalan diantaranya: mengamati jalan lurus, lebar pada tikungan, grade dan superelavasi untuk semua segmen jalan lurus diambil 5, pada segmen 1 sebesar 3,80 m, segmen 3 sebesar 8,0 m, sgmen 4 sebesar 7,40 dan segmen 5 sebesar 6,80 m. Lebar jalan tikungan terbagi dua tikungan untuk segmen 1 sebesar 9,60 m, dan segmen 2 sebesar 10,20 m. Grede pada segmen 1 sebesar 10° atau setara dengan 2,7% dan 9° setara dengan 2,5 %. Superlavasi pada segmen 1 sebesar 10,82mm/m, segmen 2 sbesar 10,28 mm/m, dan segmen 3 sebesar 11,05mm/m. Lebar jalan angkut secara teori lebar jalan angkut untuk dua jalur mengunakan dump truck hino fm 260 ti dj pada jalan lurus adalah 8,750 m, dengan lebar actual di lapangan segmen 1 sebesar 3,80 m, segmen 3 sebesar 8,0m, segmen 4 sebesar 7,40 dan segmen 5 sebesar 6,80. Lebar jalan tikungan terbagi dua tikungan untuk pengukuran, jalan minimum ideal menurut teori dan hasil analisa data didapatkan lebar jalan tikungan sebesar 13,596 m, sedangkan lebar actual jalan pada tikungan dilapangan sebesar 9,60 m, sampai 10,20 m. kemiringan jalan/grade pada jalan angkut ada 2 kemiringan jalan/ grade berdasarkan teori AASTHO <8% dan ideal dilapangan terdapat kemiringan jalan/ grade sebesar 10° atau setara dengan 2,7% dan 9° setara dengan 2,5%. Nilai 2,7% dan 2,5% masih dalam kondisi aman yaitu dibawah 8%. Superelavasi yang ada dilapangan dengan memperhitungan kecepatan kendaraan 40 km/jam didapatkan hasil actual dilapangan pada segmen 1 sebesar 10,82 mm/m, segmen 2 sebesar 10,28 mm/m dan segmen 3 sebesar 11,05 mm/m agar diketahui jari-jari tikungan dilapangan dari 3 segmen pada superelavasi perlu dilakukan penimbunan kembali agar jalan pada tikungan terdapat superelavasi yang baik yaitu 20 mm/m-40 mm/m.
REZI ANDRESA
2018 · Book · Open Access
Dari permintaan pasar batubara yang semakin meningkat mengakibatkan semakin banyak berdirinya perusahaan-perusahaan batubara di Indonesia, termasuk di Provinsi Riau. Salah satunya adalah PT. PIR yang telah melakukan kegiatan operasi produksi yang dimulai pada tahun 2015, yang memiliki wilayah izin usaha pertambangan operasi produksi seluas 18230 ha. Metode penambangan yang diterapkan adalah metode tambang terbuka dimana dalam pengoperasiannya digunakan excavator catepillar pc 300 sebagai alat gali muat dan dump truck nissan diesel PS 125 sebagai alat angkut. Dari informasi yang diperoleh dari KTT di PT. PIR mengatakan bahwa target produksi perusahaan sebesar 10.000 ton/bulan.Dari hasil penelitian kepada pihak perusahaan untuk mengoptimal kan hasil penelitian geometri jalan 8,4 meter kemiringan jalan angkut 14,5 meter, kemiringan jalan angkut 10-11% agar tercapai target produksi sesuai rencana.
BESNAYA ZALENZI
2018 · Book · Open Access
Tempat Pemprosesan Akhir Sampah Regional Payakumbuh menerima sampah dari 4 Kabupaten Kota setiap harinya, lindi dari TPA dibuang langsung ke irigasi sawah yang berada dibawah TPA. Lindi berpotensi mencemari dan berbahaya jika zat-zat yang terkandung melebihi baku terutama terhadap air tanah. Salah satu zat berbahaya yang biasanya terkandung dalam lindi adalah timbal dan besi, maka perlu dilakukan permodelan air tanah dan simulasi model menggunakan MatLab untuk mengetahui sejauh mana kontaminan Pb dan Fe telah menyebar hingga umur TPA saat ini,beberapa tahun yang akan datang,dan prediksi kontaminan sampai di sumur warga. Data yang dibutuhkan untuk melakukan simulasi adalah Luas TPA, waktu umur pakai TPA, kedalaman sumber, porositas tanah, konduktivitas hidrolis, koefisien distribusi, retardasi,dispersivitas dan konsentrasi kontaminan. Dari hasil pengukuran lindi TPA didapatkan Pb dan Fe melebihi baku mutu PERMEN LH No.5 Tahun 2014 yaitu 0,1 mg/l dan 5 mg/l sedangkan pada hasil pengukuran didapatkan Pb 0,971 mg/L, Fe 5,122 mg/L. Hasil Simulasi pada umur pakai TPA saat ini(7tahun), Pb telah menyebar ±50 m dan Fe telah menyebar ±20 m dari TPA mengikuti aliran air tanah. Prediksi Pencemaran Pb dan Fe pada air tanah terjadi 20 tahun umur pakai TPA mencapai jarak 400 meter dari TPA.
AGA PRIMA MIERTA
2018 · Book · Open Access
Fungsi utama jalan angkut secara umum adalah untuk menunjang kelancaran operasional penambangan terutama dalam kegiatan pengangkutan. Medan berat yang mungin terdapat di sepanjang jalan harus diatasi dengan mengubah rancangan jalan untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan kerja. Untuk pencapaian Target produksi PT. Minemex Indonesia cukup besar yaitu 120.000 ton/bulan. Untuk mencapai target tersebut tentu harus didukung oleh kondisi geometri jalan angkut yang baik agar aktivitas pengangkutan berjalan lancar, aman dan terhindar dari kecelakaan kerja. Tujuan penelitian untuk mendapat geometri jalan angkut yang ideal sesuai dengan dimensi Dump Truck terbesar yang dugunakan di PT. Minemex Indonesia agar lalu lintas berjalan lancar dan terhindar dari kecelakan kerja. Berdasarkan pengamatan langsung dilapangan, geometri jalan dinilai tidak sesuai dengan ukuran alat angkut terbesar yang digunakan sehingga sering terjadi antrian kendaraan ketika berpaspasan. Berdasarkan perhitungan The American ossaciation of state highway dan transportasion officials (AASHTO) Manual Higway Design 1793, lebar minimum jalan angkut agar dapat dilalui dengan baik oleh dump truck Scania P380 adalah 9,1 meter untuk jalan lurus, 12.2 meter untuk lebar jalan tikungan, superelevasi dengan kemiringan 2.6° supaya alat angkut bisa melewati tikungan dengan kecepatan maksimal, kemiringan pada tanjakan akan dibuat sebesar 4.5° sehingga dump truck tidak terpaksa untuk mendaki. Berdasarkan lebar jalan yang akan dibuat cross slopenya akan dibuat yaitu 20.22 mm terhadap sisi jalan agar jalan tidak digenangi air pada jalan.
ADE MELATI SUKMA
2018 · Book · Open Access
Batu gamping merupakan salah satu komoditas tambang yang dapat diusahakan dalam kegiatan usaha pertambangan. Dalam kegitaan industri, batu gamping ini dimanfaatkan untuk bahan baku pembuatan semen, pasta gigi, industri pengolahan baja dan lainnya.PT Yuanda putra YLM adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan batu gamping yang terletak di Jorong Cubadak, Nagari Aia Dingin,Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Kegiatan eksplorasi harus di perhitungkan secara rinci dan detail, sehingga tidak menyebabkan kerugian pada perusahaan, Sumberdaya yang terdapat di daerah tersebut bernilai ekonomis dengan luas wilayah 10 Ha. Saat ini sumberdaya yang ada pada wilayah IUP PT. Yuanda puta YLM masih dalam kategori tereka, belum diketahuinya voleme pengupasan overburden yang berada di Wilayah Usaha Pertambangan PT. Yuanda Putra YLM. Dalam penelitian ini penulis menghitung volume overburden dan menganalisa berapa banyak sumberdaya terunjuk batu gamping di Wilayah Izin Usaha Produksi PT. Yuanda Putra YLM. Pada penelitian ini menggunakan metode garis kontur, dan menggunakan perangkat lunak Map Info 10.0. Tujuan penelitian ini menganalisis sumberdaya terunujuk batu gamping yang terdapat di Wilayah Usaha Pertambangan PT. Yuanda Putra YLM dan menghitung volumen overbruden di wilayah Usaha Pertambangan PT. Yuanda Putra YLM. Perhitungan garis kontur dilakukan pada elevasi 1530 mdpl hingga 1425 mdpl dengan interval garis kontur 5 m. Maka, didapatkan jumlah sumberdaya terunjuk batugamping sejumlah 6.332.434,9 ton (ρ = 2,4 ton/ m3) dengan tingkat keyakinan geologi 50%. Dengan volume overburden 37.000m3
DINUL HAQ
2018 · Book · Open Access
PT. Allied Indo Coaljaya (AIC) merupakan salah satu perusahaan tambang batubara yang berlokasi di Desa Parambahan, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat. Metode penambangan yang dilakukan adalah metode tambang terbuka dan tambang bawah tanah. Setelah dilakukan penelitian ada beberapa masalah yang dijumpai seperti alat atau mesin yang melebihi nilai ambang batas (NAB) menyebabkan kebisingan ditempat kerja, Intensitas yang melebihi nilai ambang batas mempengaruhi keselamatan dan kesehatan pekerja dan menimbulkan ketulian, pada observasi awal terdapat tingkat intensitas kebisingan seperti alat bor sebesar 97,2 dB, pemecah batu dengan menggunakan Breaker sebesar 88,2 dB, kemudian pada Crusher sebesar 90,9 dB, pengukuran tingkat intensitas kebisingan menggunakan alat yaitu Sound Level Meter. Kebisingan yang melebihi nilai ambang batas berpengaruh pada gangguan Psikologis, komunikasi, fisiologis terhadap kinerja karyawan dan berpengaruh pada kesehatan dan keselamatan pekerja atau karyawan dilokasi kerja. Mengetahui nilai intensitas kebisingan pada kegiatan pemboran, pemecahan batuan dengan breaker, dan peremukan menggunakan crusher. Menganalisis hubungan intensitas kebisingan seperti gangguan psikologis, komunikasi, fisiologis terhadap kinerja karyawan. Kemudian dilakukan penyebaran kuesioner pada pekerja/karyawan dilokasi kebisingan, penyebaran kuesioner sebanyak 14 responden. Dan pengolahan data kuesioner menggunakan program komputer SPSS. Setelah dilakukan pengolahan data dengan program SPSS terdapat hubungan antara gangguan psikologis terhadap kinerja karyawan, dimana nilai p value sebesar (0,000), dan gangguan psikologis terhadap kinerja karyawaan sebesar 33,59%, kemudian hubungan antara gangguan komunikasi terhadap kinerja karyawan, dimana nilai p value sebesar (0,002), dan gangguan komunikasi terhadap kinerja karyawan sebesar 23,53%, dan hubungan antara gangguan fisiologis terhadap kinerja karyawan, dimana p value sebesar (0,003), dan gangguan fisiologis terhadap kinerja karyawan sebesar 25,18%.
KURNIAWAN
2018 · Book · Open Access
Penulis merumuskan permasalahan yang dihadapi adalah masih banyak terdapat hasil fragmentasi yang belum memenuhi ukuran yang ditentukan yaitu <60 cm,tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan Berapa persentase ukuran fragmentasi <60 cm dan berapa persentase ukuran fragmentasi >60 cm dengan persamaan Rosin-Rammler, Berapa persentase hasil ukuran fragmentasi <60 cm dan berapa persentase hasil ukuran fragmentasi >60 cm menggunakan Software Split Desktop. Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisis jumlah presentase ukuran fragmentasi <60 cm dan >60 cm dengan persamaan Rosin-Rammler dan menggunakan Software Split Desktop. Dalam melakukan penelitian ini penulis menggunakan beberapa metode yaitu menggunakan persamaan Rosin-Rammler dan menggunakan perangkat lunak Software Split Desktop. Pada persamaan ini didapatkan volume lubang (V) =54 m3, volume peledakan (V) =1890 m3, ukuran rata-rata fragmentasi (X) =21,74 cm, indeks keseragaman (n) sebesar =1,02, dan dengan karakteristik ukuran (Xc) =31,14. Sedangkan untuk menentukan persentase yang <60 cm persamaan Rossin-Rammler (R) dibutuhkan Eksponen “n” dalam persamaan X Xc n X R e ( / ) maka didapatkan R21,74 = 49,06% dan R60 = 14,01%. Dari perhitungan menggunakan software split desktop didapat hasil persentase <60 cm yaitu: 63,5 cm = 46,69%, 38,1cm = 41,81%, sedangkan untuk ukuran yang >60 cm yaitu: 63,5 cm = 46,69%, 0,19 cm = 0,89%.
WIDYA MAHARANI
2018 · Book · Open Access
Instalasi pengolahan lumpur tinja (IPLT) Sungai Durian dibangun pada tahun 1997, menggunakan sistem kolam , dengan kapasitas 30.000 m3. Pada saat ini effluent IPLT tidak memenuhi baku mutu PP RI No. 05 tahun 2014. Berdasarkan hasil uji laboratorium yang dilakukan untuk parameter BOD dan COD dengan metode volumetri, , TSS menggunakan alat ukur TSS analyzer, didapatkan hasil yang hampir semua dari parameter tersebut tidak memenuhi standar baku mutu air yang ditentukan. Pada studi ini dilakukan evaluasi kondisi eksisting dengan kriteria desain dan rekomendasi, baik dari segi operasi maupun proses untuk setiap unit bangunan agar effluen pengolahan memenuhi baku mutu. Tahapan pengolahan yang dibutuhkan pada unit IPLT ini adalah tangki Imhoff, kolam Anaerobik, kolam An-aerobik II, kolam Fakultatif, kolam Maturasi, dan bak Pengering Lumpur. Dengan perkiraan effluent hasil pengolahan sebesar Nitrogen= 0,03mg/L dengan efisiensi sebesar 90%, Fosfor = 0,3 mg/L dengan efisiensi sebesar 90%, BOD = 7,23mg/L dengan efisiensi sebesar 90%, TSS = 1,75mg/L dengan efisiensi sebesar 90% serta COD = 3,17mg/L dengan efisiensi sebersar 96%.
VANESSA FAHIRA
2018 · Book · Open Access
Gerakan tanah adalah tidak kuatnya gaya lekat antar lapisan tanah untuk menambah perubahan massa dalam struktur tanah tersebut, gerakan tanah sangat berpengaruh di dalam dunia pertambangan khususnya gerakan tanah terhadap lereng yang memiliki bidang diskontinuitas yaitu rekahan (crack), apabila tidak adanya kajian khusus untuk lereng maka sewaktu-waktu bisa terjadi longsor dan akan mengakibatkan kerugian terhadap perusahaan itu sendiri. Untuk menanggulangi hal tersebut maka dirancang dan dibangun alat yang mampu memantau displacement lereng yaitu alat crack meter sensor 2D VF_STTIND berbasis komputer, alat ini mampu mengetahui displacement horizontal dan displacement vertikal. Penggunaan alat ini dengan cara monitoring langsung lereng dengan alat crack meter sensor 2D VF_STTIND sehingga didaptakan displacement horizontal dan displacement vertikal. Pada penelitian ini, alat crack meter sensor 2D VF_STTIND telah diuji coba di PT. Allied Indo Coal Jaya dimana hasil yang didapatkan dari monitoring selama 10 hari dengan 2 stasiun yaitu pada stasiun 1 didapatkan displacement horizontal sebesar 27 mm dan displacement vertikal sebesar 9 mm. Sedangkan pada stasiun 2 didapatkan displacement horizontal sebesar 38 mmdan displacement vertikal sebesar 17 mm. Hal ini terjadi karena dipengaruhi oleh adanya aktivitas penambangan seperti;
pemuatan, pengangkutan, pengeboran, peledakan. Selanjutnya, dianalisis dengan regresi nonlinear yaitu polynomial sehingga menghasilkan persamaan y =±x2±x±c dan nilai R2 dengan y adalah displacement horizontal dan x adalah banyak nya melakukan pengukuran.
VIANDRY TETRIVA PUTRI
2018 · Book · Open Access
Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah merupakan masalah besar di setiap daerah terutama di Indonesia. Timbulan sampah akan terus bertambah seiring dengan pertumbuhan populasi manusia serta semakin tinggi dan kompleksnya kegiatan manusia. Oleh sebab itu di perlukan adanya tempat pemrosesan akhir. TPA Regional Payakumbuh adalah tempat terakhir pengumpulan sampah dari 4 kota / kabupaten diantaranya Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Tanah Datar. TPA ini memiliki luas lahan yang terpakai kurang lebih 8 ha dengan sel sampah 2,5 ha dengan kapasitas sampah masuk perharinya sekitar 250 ton / hari. Menurut Permen PU No 3 Tahun 2013 timbulan 250 ton/hari sistem pengolahan sampah harus dengan metoda sanitary landfill. Namun TPA ini memiliki masalah dalam pengoperasiann lahan urugnya yakni masih menggunakan sistem open dumping sehingga tahun 2017 lalu terjadi longsor di lahan lurug. Tujuan penelitian ini ada 3 yakni untuk mengevaluasi sarana dan prasarana TPA, untuk mengetahui cara penanganan lahan pasca longsor dan perbaikan tanggul yang rusak. Sehingga dari hasil analisis di peroleh hasil penelitian yakni perlu adanya penambahan dan perbaikan sarana dan prasarana TPA Regional dan akan dilakukan pengangkutan sampah untuk lahan yang terkena longor ke lahan urug lama serta pembangunan tanggul baru di tempat terjadinya kerusakan tanggul.
None
2018 · Book · Open Access
PT. Yuanda Putra YLM merupakan perusahaan tambang batuan yang beroperasi di Jorong Cubadak Nagari Aia Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat. Secara geografis PT. Yuanda Putra YLM terletak antara koordinat 100º 49 3,42- 100º 4914,40 Bujur Timur (BT) dan 1º 9 2,40- 1º 9 59,90 Lintang Selatan (LS). PT. Yuanda Putra YLM memiliki akses jalan tambang sepanjang 500 m pada jalan tambang tersebut banyak sekali terjadi permasalah, seperti lebar jalan tambang pada kondisi jalan lurus dan tikungan masih kurang, cross slope dan super elevasi pada jalan tambang tidak ada, kemiringan jalan pada kondisi mendaki dan menurun (grade) terlalu curam yaitu sebesar 20º. Penelitian ini akan menghitung geometri jalan tambang ideal dengan menggunakan rumus geometri jalan dan merancang desain jalan tambang ideal PT. Yuanda Putra YLM dengan menggunakan software autocad 2007. Dari hasil pengolahan data didapatkan bahwa pada lebar jalan tambang pada kondisi lurus dan tikungan akan dilakukan penambahan, pada cross slope akan dilakukan perbaikan dari kemiringan 0º dan ketinggian vertikal jalan 0 cm kemudian akan didesain menjadi dengan ketinggi vertikal 15.3 cm dan dengan kemiringan sebesar 2º, super elevasi akan dilakukan perbaikan dari kemiringan 0º kemudian akan didesain menjadi dengan kemiringan jalan tikungan sebesar 23.74º, kemudian pada grade jalan tambang akan dilakukan perbaikan yaiitu dari kemiringan 20º akan direndahkan menjadi 4.5º.