Abstrak
Kegiatan penambangan batu kapur di PT. Semen Padang merupakan bagian penting dalam proses produksi semen, di mana tahap loading dan hauling berkontribusi besar terhadap total biaya produksi. Efisiensi dalam kegiatan ini sangat menentukan pencapaian target produksi dan penghematan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan biaya produksi kegiatan loading dan hauling batu kapur di PT. Semen Padang, yang merupakan salah satu tahap krusial dalam proses penambangan. Biaya produksi yang tinggi pada tahap ini berkontribusi signifikan terhadap total biaya penambangan dan berdampak langsung pada efisiensi operasional perusahaan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui analisis data primer berupa cycle time alat gali dan angkut, serta data sekunder seperti spesifikasi alat, harga bahan bakar, biaya operasional, dan target produksi. Analisis dilakukan terhadap satu unit fleet yang terdiri dari 1 excavator Komatsu PC-850 dan 5 dump truck Scania-410, dengan target produksi 165.000 ton per bulan. Namun, realisasi produksi aktual hanya sebesar 154.740 ton per bulan dengan biaya produksi Rp7.103/ton. Penelitian ini membandingkan dua skenario optimasi: penambahan satu unit dump truck dan perbaikan waktu hambatan teknis, guna menurunkan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi. Hasil menunjukkan bahwa optimalisasi kombinasi alat dan pengurangan hambatan kerja dapat meningkatkan produktivitas dan menurunkan biaya per ton batu kapur. Penelitian ini memberikan rekomendasi teknis dan manajerial untuk pengambilan keputusan investasi alat mekanis serta perbaikan sistem operasional guna mencapai efisiensi biaya produksi maksimal dalam kegiatan loading dan hauling.