Abstrak
Rendahnya kinerja guru di SMPN 2 Hulu Kuantan dapat dilihat dari adanya siswa yang merasa penjelasan materi oleh guru kurang detail, siswa merasa bosan dan kurang tertarik. Ini diakibatkan oleh guru yang masih beradaptasi dengan perubahan kurikulum. Hal ini juga disebabkan oleh kurang siapnya sekolah dalam penerapan kurikulum 2013 sehingga hasil pembelajaran kurang efektif. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak perubahan kurikulum 2013 terhadap peningkatan produktivitas kinerja guru dan peningkatan prestasi akademik siswa. Untuk mengetahui apa saja dampak yang terjadi akibat perubahan kurikulum 2013. Adapun jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei melalui penyebaran kuesioner secara langsung kepada siswa kelas 8 dan 9 SMPN 2 Hulu Kuantan yang berjumlah 58 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, kuisioner, dan dokumentasi. Teknik pengolahan data menggunakan regresi linier berganda serta menggunakan diagram fishbone guna mengetahui apa saja dampak dari kurikulum 2013. Untuk Mengetahui Dampak Perubahan Kurikulum 2013 terhadap peningkatan produktivitas kinerja guru dan akademik siswa, maka diperoleh persamaan Y = 28,611 + 0,113 X1 + 0,601 X2 + e dimana nilai konstanta produktivitas (y) adalah sebesar 28,611 yang menyatakan jika variabel x1 dan x2 sama dengan nol, maka nilai kinerja guru dan prestasi siwa adalah sebesar 28,611. koefisien kinerja guru sebesar 0,113 berarti bahwa setiap terjadi peningkatan variabel kinerja guru sebesar 1% maka produktivitas meningkat sebesar 0,113 begitupun sebaliknya setiap terjadi penurunan pada variabel kinerja guru sebesar 1% maka pengaruh terhadap kurikulum 2013 juga menurun sebesar 0,113 (11,3 %). koefisien prestasi siswa sebesar 0,601 berarti bahwa setiap penigkatan prestasi belajar siswa sebesar 1% maka pengaruh terhadap kurikulum 2013 meningkat sebesar 0,601 atau sebaliknyya setiap terjadi penuruan sebesar 1% maka pengaruh kurikulum 2013 juga menurun sebesar 0,601 (60,1%).Sedangkan pada analisis diagram fishbone diperoleh dampak kurikulum 2013 berupa Metode pembelajaran yang masih terpusat pada guru. Keterbatasan media pembelajaran, sarana prasarana, kemampuan dalam memanfaatkan teknologi