Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: TONI SAPUTRA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Analisa Temperatur Timbunan Batubara Untuk Mengurangi Potensi Terjadinya Swabakar Pada Temporary Stockpile PT. Allied Indo Coal Jaya Kota Sawahlunto

2019•Koleksi Perpustakaan

PT. Allied Indo Coal Jaya merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara. Permasalahan utama yang dihadapi dalam penimbunan batubara pada temporary stockpile adalah swabakar (spontaneous combustion). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pola penimbunan batubara yang dapat meminimalkan terjadinya potensi swabakar (spontaneous combustion) pada stockpile maupun temporary stock. Setelah dilakukannya pengamatan, maka didapatkan hasil bahwa nilai temperatur tumpukan batubara yang diuji dengan suhu pemanasan dimulai dari suhu 33°C, 38°C, dan 36°C dengan menggunakan inkubator yang diintegrasikan dengan thermostat tidak melebihi nilai temperatur ambang batas dan baku mutu yang diizinkan. Dari pola tumpukan yang diamati didapatkan bahwa pola tumpukan chevron merupakan tumpukan yang mempunyai potensi swabakar paling kecil dibandingkan dengan pola tumpukan chevcon. Suhu ratarata tumpukan batubara pada pola chevron adalah 39.9°C pada kalori 3000 – 4000 kkal/kg dan 39.3°C pada kalori 6500 – 6800 kkal/kg . Sedangkan suhu rata-rata tumpukan batubara dengan pola tumpukan chevcon selama penelitian adalah 41.15°C pada kalori 3000 – 4000 kkal/kg dan 39.96°C pada kalori 6500 – 6800 kkal/kg. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa bentuk tumpukan chevron lebih baik diterapkan untuk mengurangi potensi swabakar bila dibandingkan dengan bentuk tumpukan chevcon.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Temperatur Timbunan Batubara Untuk Mengurangi Potensi Terjadinya Swabakar Pada Temporary Stockpile PT. Allied Indo Coal Jaya Kota Sawahlunto

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Allied Indo Coal Jaya merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara. Permasalahan utama yang dihadapi dalam penimbunan batubara pada temporary stockpile adalah swabakar (spontaneous combustion). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pola penimbunan batubara yang dapat meminimalkan terjadinya potensi swabakar (spontaneous combustion) pada stockpile maupun temporary stock. Setelah dilakukannya pengamatan, maka didapatkan hasil bahwa nilai temperatur tumpukan batubara yang diuji dengan suhu pemanasan dimulai dari suhu 33°C, 38°C, dan 36°C dengan menggunakan inkubator yang diintegrasikan dengan thermostat tidak melebihi nilai temperatur ambang batas dan baku mutu yang diizinkan. Dari pola tumpukan yang diamati didapatkan bahwa pola tumpukan chevron merupakan tumpukan yang mempunyai potensi swabakar paling kecil dibandingkan dengan pola tumpukan chevcon. Suhu ratarata tumpukan batubara pada pola chevron adalah 39.9°C pada kalori 3000 – 4000 kkal/kg dan 39.3°C pada kalori 6500 – 6800 kkal/kg . Sedangkan suhu rata-rata tumpukan batubara dengan pola tumpukan chevcon selama penelitian adalah 41.15°C pada kalori 3000 – 4000 kkal/kg dan 39.96°C pada kalori 6500 – 6800 kkal/kg. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa bentuk tumpukan chevron lebih baik diterapkan untuk mengurangi potensi swabakar bila dibandingkan dengan bentuk tumpukan chevcon.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail