ThesisOpen AccessMetadata saja
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Inti Vulkatama adalah salah satu perusahaan industri manufaktur yang bergerak di sektor vulkanisir ban. Vulkanisir ban adalah salah satu proses daur ulang terhadap ban yang sudah gundul melalui beberapa tahapan seperti inspeksi/pemeriksaan, pemarutan (buffing), knifing, repair, cementing, building, envelope (pada proses dingin), rim dan flange (pemasangan velg), curring (memasukan ban dalam masing-masing cetakan, baik proses panas maupun dingin) dan pemeriksaan akhir. Penilaian dilakukan berdasarkan aspek pekerjaan yang dinilai sebagai parameter risiko ergonomi berdasarkan postur tubuh, tekanan beban yang digunakan, jenis pergerakan atau aksi, pengulangan posisi tangan saat bersentuhan dengan objek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data bagian tubuh yang berisiko terjadinya musculoskeleteal dan risiko cidera yang dominan terjadi pada pekerja dalam melakukan pekerjaan yang sama dengan menggunakan metode QEC (Quick Expossure Checklist). Setelah dilakukan perhitungan dengan menggunakan lembar exposure score maka bagian tubuh yang mengalami risiko terjadinya musculoskeleteal adalah tubuh bagian punggung dan leher dengan tingkat exposure level very high. Dalam melakukan pekerjaan yang sama, resiko cedera yang dominan terjadi pada dua orang pekerja atau lebih adalah pada action level 4. Yang artinya semua pekerja akan mengalami resiko cedera tingkat tinggi. Hal ini dikarenakan sikap kerja yang di lakukan berulang dan beban kerja yang berat yang di emban oleh pekerja PT. Inti Vulkatama. Karena semakin lama resiko cidera akan semakin tinggi terhadap pekerja.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Memanah merupakan olahraga yang melatih konsentrasi manusia dan juga sebagai refleksi tubuh, memanah juga disunnahkan oleh rasul bahwasanya dianjurkan untuk mengajarkan keanak-anak kita tiga hal yaitu berenang, berkuda dan memanah. Dengan dianjurkannya salah satu di atas yaitu memanah maka dari itu akan di rancang panah tradisional jenis standar bow yang miliki dua fungsi secara ergonomis, yang dimaksud dengan dua fungsi disini ialah bisa dipakai untuk tangan sebelah kiri dan juga sebelah kanan dalam satu buah produk saja. Metode yang digunakan dalam mendesain panah ini adalah dengan pendekatan deskriptif, dengan pendekatan dimensi tangan sampel antropometri. Data yang diperlukan data dimensi tangan mahasiswa lalu data diproses untuk diterapkan pada desain, desain ini adalah sebuah panah tradisional jenis standar bow. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membuat panah yang ergonomis untuk mahasiswa sttind padang, sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat mahasiswa dalam olahraga panahan dan mengurangi ketidaknyamanan yang dapat menyebabkan nyeri dan sakit di tangan. Hasil penelitian ini adalah rancangan panah yang ergonomis sesuai data yang didapatkan dan membuat produk yang sudah dirancang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Meja dan kursi belajar merupakan suatu sarana pendukung yang sangat penting dalam kelancaran pelaksanaan proses belajar mengajar. Untuk
mengantisipasi adanya ketidakserasian antara meja dan kursi dengan ukuran tubuh mahasiswa, maka akan dirancang bangun meja dan kursi belajar secara ergonomis sesuai dengan ukuran tubuh manusia. Maka tujuan penelitian dari tugas ahir ini adalah, membuat rancang bangun meja dan kursi belajar yang ergonomis serta mengetahui biaya yang dikeluarkan untuk membuat meja dan kursi belajar yang ergonomis. Hasil penelitian ini adalah, meja dan kursi belajar yang baru terbuat dari besi pipa dan mempunyai lebar dudukan 37cm, panjang dudukan 39cm, tinggi kursi keseluruhan 90cm, lebar sandaran 37cm, tinggi sandaran 42cm, tinggi kaki kursi 43cm, panjang kursi leseluruhan 74cm, lebar meja 55 x 42cm, rak buku 39 x 37 cm, tinggi rak buku 16 cm, pijakan kaki 13 x 37cm, tinggi pijakan kaki 23cm, tebal busa sandaran dan dudukan 7cm. Sedangkan untuk total biaya keseluruhan pembuatan meja dan kursi belajar ini hasil akhir adalah Rp.815.500.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2016•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISA TINGKAT RISIKO ERGONOMI BERDASARKAN ASPEK PEKERJAAN PADA PEKERJA PABRIK TAHU ALAMI Nama : Efrinaldi NPM :1210024425009 Pembimbing I :Tri Ernita, ST. MP Pembimbing II :WidyaLaila, MT ABSTRAK Pabrik Tahu Alami adalah produksi pabrik tahu sumedang yang menggunakan peralatan modern untuk mempercepat proses produksi. Akan tetapi menggunakan peralatan dapat menyebabkan kecelakaan kerja dan komplikasi seperti masalah muskuloskeletal mulai dari ringan hingga serius. Untuk mengevaluasi kondisi kerja di Pabrik Tahu Alami, kita menggunakan REBA, yang merupakan metode dalam bidang ergonomi yang digunakan untuk mengukur postur tubuh (leher, punggung, lengan, pergelangan tangan, dan pergelangan kaki) yang dapat dengan cepat dinilai berdasarkan aktivitas bekerja postur pekerja untuk menunjukkan apakah ada kebutuhan untuk mengurangi risiko kegiatan tersebut. Metode ini juga dilengkapi dengan faktor kopling dan beban eksternal. Metode ini dikembangkan dari metode RULA dan OWAS, oleh karena itu setiap aspek di RULA dan OWAS tercakup dalam REBA. Hasil menggunakan penilaian worksheet REBA menunjukkan bahwa industriPabrik Tahu Alami memiliki skor 12, dimana skor 11-15 dianggap memiliki risiko yang sangat tinggi dan perlu ditangani segera. Kita dapat mengatakan bahwa postur pekerjasaat bekerja sangat mungkin untuk menderita MSDS jika tidak ditangani dengan cepat.