Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Sumberdaya terunjuk
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Sumberdaya Terunjuk Batubara Menggunakan Metode Penampang (Cross Section) dan Metode Segitiga (Triangulasi) CV. Afrindo Technical di Lapangan X

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sebelum melakukan kegiatan operasi produksi, harus melalui beberapa tahap salah satunya kegiatan eksplorasi, tahapan eksplorasi ini terbagi menjadi empat yaitu survey tinjau, prospeksi, eksplorasi pendahuluan dan eksplorasi rinci. kegiatan eksplorasi yang dilakukan Aftech adalah kegiatan pengeboran eksplorasi batubara untuk mendapatkan data subsurface, data-data subsurface ini meliputi litologi batuan kedalaman permeter, roof dan floor batubara serta total kedalaman pengeboran batubara, data yang didapatkan berguna untuk mengetahui kuantitas (tonnase batubara, volume overburden serta nilai stripping ratio) dan kualitas serta model endapan tiga dimensi dari batubara. Untuk mengetahui berapa besar kuantitas dari batubara dapat melakukan kegiatan estimasi sumberdaya meggunakan metode cross section dan metode triangulasi. Prinsip dari metode cross section dengan pedoman rule of gradual change yaitu, dengan menghubungkan titik pengamatan terluar, data yang dihubungkan sebanyak empat puluh section, sedangkan metode triangulasi mengikat tiga titik pengeboran sehingga membentuk segitiga dan merata-ratakan ketebalan dari setiap titik pengeboran, blok-blok triangulasi yang didapatkan sebanyak enam puluh satu. Berdasarkan hasil estimasi yang dilakukan menggunakan metode cross section pedoman rule of nearest point didapatkan tonnase batubara 13,378,923.58 ton/m³ dengan volume overburden 133,801,817.75 m³ didapatkan nilai stripping rationya 10.21:1 BCM/Ton, sedangkan hasil estimasi menggunakan metode triangulasi didapatkan tonnase batubara 3,789,012.76 ton/m³ dengan volume i overburden 38,914,077.13 m³ didapatkan nilai dari stripping rationya 10.27:1 BCM/Ton

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Sumberdaya Terunjuk Andesit dengan Metode Cross Section dan Kontur di Blok I PT. Atoz Nusantara Mining Pesisir Selatan Sumatera Barat

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perhitungan sumberdaya berperan penting untuk menentukan besaran cadangan serta menentukan jumlah, kualitas dan kemudahan dalam eksplorasi secara komersial dari suatu endapan. Sebab hasil dari perhitungan sumberdaya dapat dilanjutkan pada perhitungan cadangan yang baik nantinya untuk dapat menentukan investasi yang akan ditanam oleh investor, penentuan sasaran produksi, cara penambangan yang akan dilakukan bahkan dalam memperkirakan waktu yang dibutuhkan oleh perusahaan dalam melaksanakan usaha penambangannya. Tujuan penelitian ini adalah menentukan besaran sumberdaya terunjuk andesit dengan metode cross section dan kontur di Blok I PT. Atoz Nusantara Mining Pesisir Selatan/Sumatera Barat. Pengolahan data dikerjakan dengan bantuan sofware tambang dalam pembuatan kontur, sayatan hingga pada perhitungan. Penentuan batas penelitian didasarkan pada keterdapatan singkapan terluar. Hasil penelitian telah dilakukan dengan metode cross section yaitu membuat garis sayatan yang memotong lapisan tanah penutup, kemudian dihitung luas masing-masing sayatan dan akhirnya dapat ditentukan volume dengan menggunakan jarak antar sayatan mendapatkan besaran sumberdaya terunjuk andesit sebesar 9.079.700 ton dan dengan metode kontur yaitu memanfaatkan tiap kontur untuk menghitung luas dan volume area tiap interval kontur didapatkan besaran sumberdaya terunjuk andesit sebesar sebesar 8.435.602,5 ton dengan dengan total volume OB sebesar 43.650 m³.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail