BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
The paper aims to propose a practical model for market segment selection and evaluation. The paper carries out a technique of order preference similarity to the ideal solution (TOPSIS) approach to make an operation systematic dealing with multi-criteria decision- making problem.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Neutrosophic sets have been recognized as an effective approach in solving complex decision-making (DM) problems, mainly when such problems are related to uncertainties, as published in numerous articles thus far. The use of the three membership functions that can be used to express accuracy, inaccuracy, and indeterminacy during the evaluation of alternatives in multiple-criteria DM can be said to be a significant advantage of these sets. By utilizing these membership functions, neutrosophic sets provide an efficient and flexible approach to the evaluation of alternatives, even if DM problems are related to uncertainty and predictions.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
In this article, the VIKOR method is proposed to solve the multiple criteria group decision making (MCGDM) with 2-tuple linguistic neutrosophic numbers (2TLNNs). Firstly, the fundamental concepts, operation formulas and distance calculating method of 2TLNNs are introduced. Then some aggregation operators of 2TLNNs are reviewed.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tata letak yang terencana dengan baik akan menjadi penentu kelancaran dan kesuksesan kerja dari sebuah pabrik, dan pemindahan material yang pendek akan membuat waktu yang dibutuhkan semakin kecil sehingga biaya yang dikeluarkan menjadi kecil juga. CV. Kito Multi Industri masih ditemukan adanya alur produksi bolak balik dengan jarak antar stasiun tergolong cukup jauh. Tujuan dari penelitian ini yaitu memberikan usulan tata letak yang optimal kepada perusahaan guna mengurangi biaya Ongkos Material Handling (OMH). Metode Systematic Layout Planning (SLP) menggunakan input kuantitatif seperti jarak dan frekuensi perpindahan bahan serta input kualitatif seperti derajat hubungan aktivitas dalam tahap analisisnya, sehingga analisis yang dilakukan menjadi lebih baik. Metode Systematic Layout Planning (SLP) memiliki kelebihan karna memungkinkan bisa memberikan solusi yang lebih dari satu alternatif. Berdasarkan acuan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan perhitungan nilai Ongkos Material Handling (OMH), serta dari grafik ARC ada 2 usulan perbaikan layout, dari usulan yang ada maka usulan layout 2 disimpulkan mampu untuk mengurangi nilai OMH, dimana OMH per hari pada Layout awal sebesar Rp. 58.491,43, sedangkan dengan usulan layout 2 nilai OMH sebesar Rp. 37.851,43. ini tentu memberikan selisih yang cukup jauh jika dibandingkan dengan OMH awal, dimana selisih tersebut adalah sebesar Rp. 20.640.000.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengendalian kualitas merupakan suatu aktivitas manajemen perusahaan untuk menjaga dan mengarahkan agar kualitas produk dapat dipertahankan sebagaimana yang telah direncanakan, sehingga produk yang dihasilkan dapat memenuhi kepuasan konsumen. PT Batanghari Barisan (BHB) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan karet dan menghasilkan bahan setengah jadi yaitu Crumb Rubber. Didalam proses produksi Crumb Rubber masih banyak ditemukan produk cacat pada akhir proses produksi, adapun cacat pada produk tersebut yaitu berupa WhiteSpot dan Kontaminasi. Tujuan penulisan Tugas Akhir ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab cacat dan untuk mengetahui mutu produksi Crumb Rubber. Salah satu metode yang digunakan dalam pengendalian kualitas adalah Statistical Quality Control (SQC). Berdasarkan pengolahan data dengan menggunakan Statistical Quality Control dapat diketahui jenis cacat yang paling dominan yaitu whiteSpot dengan jumlah persentase mencapai 55,97%. Kemudian diikuti dengan cacat kontaminasi dengan persentase mencapai 44,02%. Dari pengolahan data pada P-Chart dan C-Chart dapat diketahui bahwa mutu produk Crumb Rubber masih berada dalam batas kendali.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Batanghari Barisan (BHB) merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan bahan baku karet mentah (bokar). PT. Batanghari Barisan memproduksi satu jenis produk, yaitu produk SIR.20. Produk SIR.20 tersebut dipasarkan ke negara produsen ban seperti Jepang, Eropa, dan Amerika. Pengendalian persediaan bahan baku bokar harus dilakukan dengan maksimal oleh perusahaan.Karena jika terjadi kelebihan atau kekurangan persediaan akan menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode EOQ yang bertujuan untuk menentukan jumlah pemesanan bahan baku yang paling ekonomis setiap kali pemesanan. Juga menentukan frekuensi pemesanan yang optimum (F), total biaya persediaan bahan baku (TIC), menentukan safety stock (SS) dan titik pemesanan kembali (reorder point) ROP. Berdasarkan hasil pengolahan data didapat jumlah pembelian bahan baku yang paling ekonomis adalah sebesar 8.244 ton, dengan frekuensi pembelian yang optimum sebanyak 6 kali dalam setahun, total biaya persediaan bahan baku (TIC) adalah sebesar Rp 873.904, dengan persediaan pengaman safety stock (SS) sebanyak 297 ton, dan titik pemesanan kembali pada saat bahan baku berada pada titik sebesar 598 ton
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pada setiap perusahaan manufaktur maupun jasa memiliki ketentuan masing-masing dalam menjalankan perusahaannya. Begitu juga dengan PTPN VI Solok Selatan, perusahaan ini di kelola oleh negara (BUMN) yang menghasilkan dua jenis produk yaitu Crude Palm Oil (CPO) dan Karnel (inti). Dalam proses produksinya, pabrik kelapa sawit PTPN 6 Solok Selatan berupaya mengoptimalkan hasil rendemen serta memperbaiki mutu produk. Dengan demikian pabrik kelapa sawit Solok Selatan pastinya mengupayakan agar kehilangan minyak (oil losses) terjadi seminimal mungkin. Pengendalian kualitas secara statistik dilakukan menggunakan alat bantu statistik yang terdapat pada statistical proces control (SPC). Statistical Process Control (SPC) merupakan metode pengambilan keputusan secara analisis yang memperlihatkan suatu proses berjalan dengan baik atau tidak (Zagloel & Nurcahyo, 2013). Statistical Process Control (SPC) digunakan untuk memantau konsistensi proses yang digunakan untuk pembuatan produk yang dirancang dengan tujuan mendapatkan proses yang terkendali. Perbandingan oil losses terhadap kondisi normal yang melebihi standar pada periode Juli sampai desember 2017 yaitu tankos sebesar 0,77%, press sebesar 0,12%, nut sebesar 0,02% dan fat fit sebesar 0,08%. Dari keempat pengukuran terdapat satu pengukuran yang berada di luar batas kendali yaitu pada nut, yang mengakibatkan oil losses ada empat faktor yang mempengaruhi yaitu faktor SDM, Mesin, Material dan Metode.
Kata
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2016•Koleksi Perpustakaan
Combining great learning, interpretative originality, analytica
BookOpen AccessMetadata saja
2016•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2016•Koleksi Perpustakaan
History of the fall of Hindu kingdoms in Java and the rise of I
BookOpen AccessMetadata saja
2016•Koleksi Perpustakaan