Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Takakura
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kualitas Kompos Sampah Organik dengan Penambahan Sekam Padi dengan Menggunakan Metode Takakura

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kabupaten Padang Pariaman tidak luput dari permasalahan persampahan, dengan Jumlah timbulan sampah sebesar 3,087 liter/orang/hari. Sebagai bentuk keperdulian terhadap penanganan sampah maka perlu dilakukan tindakan pengelolaan sampah dimulai dari skala kecil yaitu dalam rumah tangga dengan cara pengomposan menggunakan metode Takakura. Metode pengomposan Keranjang Takakura memiliki keunggulan dibandingkan dengan metode lain yaitu Praktis karena sangat cocok untuk perumahan dengan lahan yang tidak begitu lebar. Manfaat arang sekam padi pada saat pengomposan dengan takakura sangat potensial dijadikan biochar untuk menambah unsur hara pada kompos. Adapun tujuan penelitian ini yaitu menganalisis efektifitas pengomposan sampah organik rumah tangga dengan menambahkan sekam padi menggunakan metode takakura dan mengetahui kualitas kompos yang dihasilkan sesuai SNI 19-7030- 2004 tentang spesifikasi kompos dari sampah organik. Berdasarkan analisis kualitas dengan pengomposan menggunakan metode takakura yang memenuhi SNI: 19-7030-2004 antara lain: kadar air , pH, N-total, C/N Rasio. Kadar air pada kompos dengan limbah tangga dengan pemberian arang sekam padi + EM4 berjumlah 46,08% dan pH pada kompos sebesar 7,0. Kandungan unsur hara C/N Rasio pada kompos dengan limbah tangga dengan pemberian arang sekam padi + EM4 sebesar 18,24% dan nilai N-total sebesar 0,83%.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Variasi Starter Mol Sabut Kelapa dan EM4 Terhadap Kualitas Kompos Menggunakan Komposter Takakura

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sampah rumah makan mayoritasnya terdiri dari sampah organik. Sampah jika tidak dikelola dengan benar akan berbahaya bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan. Kendala pada pengelolaan sampah pada umumnya terletak pada lahan dan proses pengerjaannya. Sehingga membutuhkan proses pengomposan yang sederhana, cepat, dan tidak membutuhkan lahan yang luas. Pada penelitian ini digunakan metode takakura yang mempunyai bentuk praktis, bersih, bisa ditempatkan dimana saja dan tidak berbau sehingga aman digunakan langsung oleh masyarakaat. Sampah organik diolah dengan penambahan variasi MOL sabut kelapa dan EM4 sebagai starter. Analisis yang dilakukan meliputi temperatur, pH, kelembaban, warna, tekstur, bau, kandungan C, N, P, K, dan rasio C/N serta uji tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa starter MOL sabut kelapa dapat digunakan sebagai starter dalam pembutan kompos. Variasi C yang menggunakan EM4 sebagai starter merupakan variasi terbaik dari segi kematangan, kualitas dan kuantitasnya. Kompos yang dihasilkan pada variasi C berwarna hitam kecoklatan, beraroma tanah dan bertekstur remah serta memiliki kandungan N-total 1,155%, P-total 0,516%, K-total 0,733%, C-organik 17,057% dan rasio C/N 14,768. Hal ini menunjukkan bahwa kompos yang dihasilkan memenuhi standar SNI-19-70302004 tentang spesifikasi kompos dari sampah domestik, sehingga dapat digunakan sebagai kompos untuk media tanam.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail