Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Transportasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penentuan Rute Terpendek Menggunakan Algoritma Dijkstra untuk Distribusi Gas LPG 3 Kg di PT. Mitra Agung Tama Abadi (MATA)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Mitra Agung Tama Abadi (MATA) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pendistribusian tabung gas LPG 3 kg. Dalam aktivitas pendistribusian selama ini perusahaan belum menentukan rute pendisitribusian yang baik sehingga mengakibatkan terjadinya kenaikan biaya yang tak terhingga. Perusahaan juga tidak bisa menentukan biaya tetap untuk transportasi dan tidak dapat menentukan waktu barang sampai sehingga juga berdampak pada kepuasan konsumen. Pada saat penelitian yang dilakukan didapat beberapa data berupa data permintaan setiap pangkalan dari masing-masing armada setiap bulannya, data lain berupa data kapasitas alat angkut, data alamat pangkalan, data biaya transportasi, data harga produk dan data jarak tempuh pendistribusian yang didapat melalui Google Maps. Untuk terus bersaing mendistribusikan gas LPG 3 kg dengan tepat waktu dan biaya transportasi yang minim, diperlukan strategi yang tepat untuk menetapkan biaya yang efisien melalui penetapan rute distribusi terpendek. Metode Algoritma Dijkstra merupakan suatu metode yang digunakan dalam menentukan rute transportasi yang optimal yaitu dengan mempertimbangkan jarak yang minimum. Dengan menentukan rute alternatif dari setiap pangkalan dan rute terpendek untuk memperbaiki sistem pendistribusian yang kurang baik dan efisien menggunakan metode Algoritma Dijkstra dapat menghemat biaya transportasi sebesar Rp. 4.436.522,-/bulan berdasarkan rute usulan tersebut.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Model Transportasi untuk Meminimalkan Biaya Distribusi pada CV DH Permata Sentosa

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Secara umum transportasi memegang peranan penting dalam dua hal yaitu pembangunan ekonomis dan pembangunan non ekonomis.Perusahaan yang menjadikan model transportasi sebagai alat strategi akan mempunyai keunggulan dalam merebut persaingan dengan perusahaan- perusahaan lain yang sejenis. Hal ini karena tidak semua perusahaan mampu melakukan penghematan biaya operasional khususnya distribusi barang. Dalam hal ini perusahaan di tuntut untuk meminimalkan total biaya transportasi.Transportasi dapat didefinisikan sebagai perpindahan barang atau jasa dari satu tempat ketempat lain (tempat asal ke tempat tujuan), oleh sebab itu dalam kajian ini akan dibahas tentang bagaimana cara pengiriman barang atau jasa dari satu tempat ke tempat lain dengan tujuan meminimumkan biaya transportasi.Dari tujuan penelitian merencanakan pendistribusian barang dengan menentukan biaya transportasi yang optimal dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil penerapan model transportasi yang cocok adalah model VAM dan MODI diperoleh biaya pendistribusian barang yang optimal yaitu dari Rp 17.100.000 menjadi Rp 16.475.000 sehingga terjadi penurunan biaya sebesar Rp 625.000,- atau 3,65%.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Optimasi Biaya Distribusi Barang dengan Menggunakan Model Transportasi Pada PT. Bina Agro Nusantara

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

OPTIMASI BIAYA DISTRIBUSI BARANG DENGAN MENGGUNAKAN MODEL TRANSPORTASI(Studi Kasus PT. BINA AGRO NUSANTARA)                                                                                    Nama            : Ali Amran Tumanggor                                                                                   NPM             : 1510024425045                                                                                   Pembimbing I : H. Riko Ervil, MT                                                                                   Pembimbing II : Meldia Fitri, S.T, MP RINGKASAN        PT.Bina Agro Nusantara merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi sarana produksi pertanian, seperti herbisida, fungisida, insektisida, bibit tanaman, pupuk NPK dan pompa sprayer. Selain di Padang Perusahaan memiliki gudang pembantu di Bukit Tinggi yang khusus menyediakan barang herbisida dan pupuk. Untuk mendistribusikan produk yang akan dijual, PT. Bina Agro Nusantara memerlukan sarana transportasi ke daerah - daerah tujuan pengiriman. Pengiriman barang dilakukan perusahaan ke daerah tujuan berdasarkan jumlah permintaan. Sebagai perusahaan distributor, PT.Bina Agro Nusantara berperan menyalurkan produk dari pabrik ke pengecer atau konsumen. Masalah yang sering dihadapi terkait adalah pendistribusian suatu produk atau komoditas dari sejumlah sumber (supply) kepada sejumlah tujuan (demand) adalah biaya transportasi yang belum optimal. Dengan menggunakan model transportasi, ditentukan alokasi pendistrusian produk dari sumber kepada tujuan untuk mendapatkan biaya pengiriman yang lebih rendah/optimal. Dengan bantuan software POM-QM, didapatkan gudang Padang harus mendistribusikan produk ke Kayu Aro, Jambi, Bengkulu dan Pasaman Barat, sedangkan gudang Bukit Tinggi harus mendistribusikan produk ke Dharmasraya, Jambi, Pasaman Timur dan Pekan Baru. Hasil perhitungan menunjukan biaya distribusi yang dikeluarkan oleh PT. Bina Agro Nusantara untuk seluruh tujuan distribusi pertahunnya sebesar Rp.142.800.000.- dibandingkan dengan biaya yang dikeluakan perusahaan sebelumnya sebesar Rp. 149.400.000, maka terjadi penghematan biaya distribusi dalam setahun sebesar Rp. 6.600.000. Kata

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail