Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Ventilasi tambang
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Ventilasi Tambang Pada Lubang Bukaan A1-02, PT. Nusa Alam Lestari, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Nusa Alam Lestari (NAL) adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan batubara. Pada tahun 2006 melakukan kegiatan penambangan dengan tambang terbuka dan berakhir pada tahun 2011, selanjutnya dilakukan kegiatan penambangan tambang bawah tanah. Wilayah kerja PT. NAL terletak di daerah Sapan Dalam, Desa Salak, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Pada lubang A1-02, terdapat 2 front kerja yaitu front maju dan cabang. Berdasarkan kebutuhan udara kedua front kerja tersebut dengan parameter kebutuhan udara untuk pekerja, mengencerkan gas metan, total udara yang dibutuhkan sejumlah 0.45656 m3/s untuk front maju dan 0.3839 m3/s untuk front kerja cabang. Kuantitas udara yang tersedia hanya 0.38589 m3/s pada front maju dan 0.31873 m3/s untuk front cabang, berarti terjadi kekurangan udara 0.07067 m3/s untuk front maju dan 0.06517 m3/s untuk front cabang. Dari hasil simulasi menggunakan ventsim 5.0 ventilasi aktual lubang A1-02 terdapat kehilangan tekanan udara yang besar yaitu 6.4 Pa – 50.1 Pa dan resistensi yang besar yaitu 56.32 Ns2/m8 – 102.38 Ns2/m8. Dari ventilasi aktual tersebut dilakukan perencanaan terhadap jaringan ventilasi pada lubang A1-02 didapatkan hasil kehilangan tekanan udara yang kecil yaitu 0 – 0.1 Pa, dan resistensi 0.00091 Ns2/m8 – 0.00596 Ns2/m8, serta kuantitas udara sebesar 8.0 m3/s untuk jaringan ventilasi sepanjang 1100 m.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Ventilasi Tambang untuk Mengetahui Kebutuhan Operasional Penambangan pada Lubang Bukaan C1D Tambang Batubara Bawah Tanah di PT. Nusa Alam Lestari, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Nusa Alam Lestari, (PT. NAL) merupakan perusahaan pertambangan dengan melakukan sistem penambangan bawah tanah, menggunakan metode room and pillar. Penambangan bawah tanah di PT. NAL dilakukan pada 8 lubang bukaan utama, dengan kondisi dalam lubang yang berbeda-beda. Penelitian dilakukan pada lubang bukaan C1D, dengan tujuan penelitian menganalisis kebutuhan udara yang dialirkan untuk memenuhi kebutuhan udara para pekerja di lokasi C1D dan menganalisis bagaimana kondisi kualitas dan kuantitas udara di lokasi C1D udara. Berdasarkan perhitungan, kuantitas udara yang diperlukan pada tambang bawah tanah PT. NAL adalah untuk kebutuhan pernafasan, kebutuhan udara pada front kerja dan kebutuhan udara untuk penetralan gas methan. Jadi jumlah kebutuhan udara yang diperlukan di lokasi lubang bukaan C1D untuk 6 orang pekerja sebesar (0,18 m3/detik), udara yang dibutuhkan dalam front kerja sebesar (0.38 m3/detik) dan untuk menetralkan gas methan (0,198 m3/detik) dengan kuantitas udara keseluruhan (3,32 m3/detik). Untuk kualitas udara yang ada pada lubang bukaan C1D yaitu oksigen (O2) 20,7-20,9% dan untuk (CO, H2S, CH4 ) 0% untuk kondisi saat ini baik dan kadar gas-gas pengotor yang terkandung didalamnya masih dibawah NAB yang telah ditentukan perusahaan. Sedangkan untuk temperatur efektif sebesar 22-34oC dan untuk kelembaban relatif 60-99 % untuk kelembaban kurang efektif karena masih ada yang melewati NAB maksimum yang tertulis dalam Kepmen 555K-1995.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail