Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: konservasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Pemanfaatan Energi Listrik di Dinas X Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Sebagai Upaya Pelaksanaan Konservasi Energi

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penghematan pemakaian energi listrik sangat perlu dilakukan karena keterbatasan ketersediaan sumber energi listrik yang banyak digunakan sekarang. Dinas X merupakan salah satu instansi pemerintah yang menggunakan energi listrik harus melakukan penghematan pemanfaatan energi listrik tersebut sebagai salah satu upaya konservasi energi. Tujuan penelitian adalah mengetahui Nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) pada pemakaian tahun 2019 dan mengevaluasi pemanfaatan energi listriknya. Metode penelitian ini menggunakan metode survey dengan menggunakan kuisioner dan observasi terhadap tiga aspek pemanfaaatannya, yaitu cahaya, udara dan peralatan pendukung. Sampling responden dikumpulkan dengan teknik sampling purposif. Penelitian ini menghasilkan nilai IKE gedung Dinas X pada tahun 2019, tertinggi di bulan Februari 7,85 kWh/m2, dan terendah di bulan Juli 6,26 kWh/m2, dan rata-rata IKE tahun 2019 adalah 7,09 kWh/m2. Berdasarkan nilai Standar IKE maka Nilai IKE Dinas X termasuk sangat efisien, karena nilai perolehannya 8,5. Hasil evaluasi penghematan energi gedung Dinas X dikelompokkan dalam kategori hemat, idealnya pemanfaatan energi listrik di gedung Dinas X adalah sangat hemat.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Perubahan Tutupan Lahan Menggunakan Citra Satelit Pada Hutan Konservasi di Kota Padang

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kawasan hutan konservasi memiliki peran dan fungsi yang sangat penting secara ekologis sebagai sumber perlindungan plasma nutfah untuk keanekaragaman hayati dan ekosistem yang ada. Meningkatnya populasi akan mempengaruhi meningkatnya perubahan lahan untuk mendukung kebutuhan dan kegiatan manusia. Mempertimbangkan peran dan fungsi penting hutan konservasi di Padang sehingga pengelolaannya perlu didukung oleh data dan informasi yang lengkap, valid dan aktual. Metode penelitian ini merupakan metode kuantitatif, dimana data citra satelit dianalisa dengan menggunakan metode klasifikasi terbimbing (supervised classification) dan algoritma klasifikasi kemungkinan maksimum (maximum likelihood classification) yang ada pada QGIS. Hasil analisis menunjukkan selama 10 tahun (2008-2018) telah terjadi perubahan tutupan lahan hutan konservasi di Kota Padang menjadi 8 tipe klasifikasi tutupan lahan yaitu air, jalan, pemukiman, hutan primer, hutan sekunder, sawah, lahan terbuka dan awan. Hasil pengkategorian perubahan tutupan lahan hutan konservasi di Kota Padang pada 5 tahun pertama (2008-2013) menunjukkan telah terjadi peningkatan laju kerusakan kawasan hutan yang ditandai dengan ketegori turun (sebanyak 2.788 piksel atau 1,03% dari luas kawasan). Begitu pula pada waktu 5 tahun II (2013-2018), terjadi peningkatan laju kerusakan kawasan hutan yang ditandai dengan ketegori turun (sebanyak 6.287 piksel atau 2,32% dari luas kawasan). Sehingga dalam kurun waktu 10 tahun telah terjadi peningkatan laju kerusakan kawasan hutan yang ditandai dengan ketegori turun (sebanyak 6.513 piksel atau 2,40% dari luas kawasan).

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail