Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1 hasil
Subjek: tahanan airways
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kebutuhan Udara Pada Front Kerja A1C Tambang Bawah Tanah PT. Guguk Tinggi Coal (GTC), Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Guguk Tinggi Coal merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batubara. Sistem penambangan yang digunakan di perusahaan adalah tambang bawah tanah. Dalam melakukan produksi pada tambang bawah tanah tunnel A1C PT. PT. Guguk Tinggi Coal menggunakan sistem hembus. Kuantitas udara yang masuk 0,085 m³/s yang dialirkan pada Front Tail Gate didalamnya terdapat 4 pekerja (0,12 m³/s) mendilusi gas metan (0,0594 m³/s) dengan kuantitas udara 0,035 m3/s, Front Main Gate didalamnya terdapat 3 pekerja (0,09 m3/s) mendilusi gas metan (0,0594 m³/s) dengan kuantitas udara 0,65 m3/s, dengan nilai head loss pada dinding ventilasi sebesar16.521,73 pa, dengan nilai tahanan ventilasi sebesar11.622.840 pa Untuk kualitas udara yang ada di tambang bawah tanah pada tunnel A1C yaitu O2 (20,7-20,9%) dan untuk gas pengotor lain seperti CO2, H2S dan CH4 (0%) yang terkandung didalamnya masih dibawah NAB yang telah ditentukan perusahaan maupun yang tertulis dalam kepmen 555k. Temperatur efektif yang ada di tunnel A1C adalah dari (2731 °C) dan kelembapan relatif (68-79%). Hasil analisa menunjukkan kebutuhan udara dalam front kerja masih belum menucukupi, karena banyaknya terdapat kebocoran disepanjang airways, dan agar udara tidak tercampur sebaiknya PT. Guguk Tinggi Coal membuat pintu angin dan menggunakan metode overlap untuk mengeluarkan udara dan gas pengotor.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail