Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

AZIZUR RAHMAN

2 karya publik ditemukan.

2018: 2

Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) (Studi Kasus di Bengkel Bina Karya)

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Risiko kecelakaan kerja selalu menimbulkan kerugian terhadap perusahan, sehingga perlu dilakukan usaha untuk meminimalisasi terjadinya dampak pada risiko dominan yang terjadi di perusahaan. Tidak semua kecelakaan kerja menimbulkan luka-luka, namun ada juga yang mengakibatkan kerusakan material, peralatan dan lingkungan. Namun dalam hal ini kecelakaan kerja yang mengakibatkan luka-luka menjadi perhatian agar dapat mengurangi jumlah korban jiwa akibat kecelakaan kerja. Pengidentifikasian bahaya sebelum dan sesudah bahaya terjadi merupakan inti dari sebuah kegiatan pencegahan kecelakaan. Akan tetapi identifikasi ini bukan ilmu pasti. Hal ini merupakan kegiatan subjektif, dimana bahaya yang teridentifikasi bisa saja berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Selanjutnya dari inspeksi sebelumnya dapat dibandingkan atau dikembangkan menjadi bahan acuan untuk tindakan korektif agar kecelakaan yang sama tidak terulang lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kejadian risiko K3 yang terjadi pada Bengkel Bina Karya. Setelah itu dilakukan penilaian terhadap kejadian risiko yang muncul, kemudian dicari faktor risiko yang dominan untuk meminimalisasi dampak terjadinya risiko tersebut dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Sedangkan identifikasi kejadian risiko dari nilai RPN tertinggi digunakan metode Fault Tree Analysis (FTA). Hasil dari analisis FMEA mendapati bahwa kejadian kecelakaan kerja paling tinggi yang pernah terjadi pada Bengkel Bina Karya adalah kaki dan tangan luka akibat gerinda lepas dengan nilai RPN sebesar 106,87. Selanjutnya dilakukan wawancara dengan pihak Bengkel Bina Karya untuk mengetahui potensi-potensi penyebab terjadinya kecelakaan kaki dan tangan luka akibat gerinda lepas yang kemudian disusun menggunakan metode FTA sehingga menghasilkan 13 kombinasi penyebab kecelakaan.

Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) (Studi Kasus di Bengkel Bina Karya)

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Risiko kecelakaan kerja selalu menimbulkan kerugian terhadap perusahan, sehingga perlu dilakukan usaha untuk meminimalisasi terjadinya dampak pada risiko dominan yang terjadi di perusahaan. Tidak semua kecelakaan kerja menimbulkan luka-luka, namun ada juga yang mengakibatkan kerusakan material, peralatan dan lingkungan. Namun dalam hal ini kecelakaan kerja yang mengakibatkan luka-luka menjadi perhatian agar dapat mengurangi jumlah korban jiwa akibat kecelakaan kerja. Pengidentifikasian bahaya sebelum dan sesudah bahaya terjadi merupakan inti dari sebuah kegiatan pencegahan kecelakaan. Akan tetapi identifikasi ini bukan ilmu pasti. Hal ini merupakan kegiatan subjektif, dimana bahaya yang teridentifikasi bisa saja berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Selanjutnya dari inspeksi sebelumnya dapat dibandingkan atau dikembangkan menjadi bahan acuan untuk tindakan korektif agar kecelakaan yang sama tidak terulang lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kejadian risiko K3 yang terjadi pada Bengkel Bina Karya. Setelah itu dilakukan penilaian terhadap kejadian risiko yang muncul, kemudian dicari faktor risiko yang dominan untuk meminimalisasi dampak terjadinya risiko tersebut dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Sedangkan identifikasi kejadian risiko dari nilai RPN tertinggi digunakan metode Fault Tree Analysis (FTA). Hasil dari analisis FMEA mendapati bahwa kejadian kecelakaan kerja paling tinggi yang pernah terjadi pada Bengkel Bina Karya adalah kaki dan tangan luka akibat gerinda lepas dengan nilai RPN sebesar 106,87. Selanjutnya dilakukan wawancara dengan pihak Bengkel Bina Karya untuk mengetahui potensi-potensi penyebab terjadinya kecelakaan kaki dan tangan luka akibat gerinda lepas yang kemudian disusun menggunakan metode FTA sehingga menghasilkan 13 kombinasi penyebab kecelakaan.