Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: FMEA
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Perawatan Unit Boiler dengan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) di PT. Kencana Sawit Indonesia

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Di dunia industri dan teknologi untuk menunjang pelayanan kelancaran dan pengoperasian di butuhkan mesin-mesin yang memadai di antaranya ialah boiler sebagai penghasil uap yang di gunakan sebagai sumber energi untuk mengoperasikan mesin-mesin produksi. PT Kencana Sawit Indonesia adalah pabrik yang mengolah sawit menjadi CPO. masih sering terjadi kerusakan mesin terutama bagian boiler, karena perawatan dilakukan tidak sesuai jadwal yang ditetapkan, akibatnya mesin mengalami keausan yang menyebabkan mesin terhenti, akibatnya berdampak pada kegiatan produksi. Untuk mengatasi terjadi kerusakan dan keausan pada mesin boiler, perlu dilakukan pengembangan sistem perawatan mesin dengan pendekatan Reliabity Centered Maintenance (RCM). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kerusakan boiler menggunakan diagram pareto dan memilih tindakan perawatan boiler berdasarkan metode RCM. Hasil pengolahan data tabel FMEA komponen yang paling kritis yaitu komponen fuel feeder dengan nilai RPN tertinggi sebesar 448. penyusunan Logic Tree Analysis (LTA) kerusakan ini masuk dalam category B (outage problem) yaitu kegagalan atau kerusakan pada komponen akan menyebabkan seluruh atau sebagian mesin berhenti komponen fuel feeder dan steam drum masuk dalam tindakan Time Direct (TD), komponen turbin steam, furnace dan safety valve dalam tindakan Condition Direct (CD).

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) (Studi Kasus di Bengkel Bina Karya)

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Risiko kecelakaan kerja selalu menimbulkan kerugian terhadap perusahan, sehingga perlu dilakukan usaha untuk meminimalisasi terjadinya dampak pada risiko dominan yang terjadi di perusahaan. Tidak semua kecelakaan kerja menimbulkan luka-luka, namun ada juga yang mengakibatkan kerusakan material, peralatan dan lingkungan. Namun dalam hal ini kecelakaan kerja yang mengakibatkan luka-luka menjadi perhatian agar dapat mengurangi jumlah korban jiwa akibat kecelakaan kerja. Pengidentifikasian bahaya sebelum dan sesudah bahaya terjadi merupakan inti dari sebuah kegiatan pencegahan kecelakaan. Akan tetapi identifikasi ini bukan ilmu pasti. Hal ini merupakan kegiatan subjektif, dimana bahaya yang teridentifikasi bisa saja berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Selanjutnya dari inspeksi sebelumnya dapat dibandingkan atau dikembangkan menjadi bahan acuan untuk tindakan korektif agar kecelakaan yang sama tidak terulang lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kejadian risiko K3 yang terjadi pada Bengkel Bina Karya. Setelah itu dilakukan penilaian terhadap kejadian risiko yang muncul, kemudian dicari faktor risiko yang dominan untuk meminimalisasi dampak terjadinya risiko tersebut dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Sedangkan identifikasi kejadian risiko dari nilai RPN tertinggi digunakan metode Fault Tree Analysis (FTA). Hasil dari analisis FMEA mendapati bahwa kejadian kecelakaan kerja paling tinggi yang pernah terjadi pada Bengkel Bina Karya adalah kaki dan tangan luka akibat gerinda lepas dengan nilai RPN sebesar 106,87. Selanjutnya dilakukan wawancara dengan pihak Bengkel Bina Karya untuk mengetahui potensi-potensi penyebab terjadinya kecelakaan kaki dan tangan luka akibat gerinda lepas yang kemudian disusun menggunakan metode FTA sehingga menghasilkan 13 kombinasi penyebab kecelakaan.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail