Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Diagram Pareto
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengendalian Kualitas Proses Produksi Roti Sisir di Pabrik Roti Bakery Baru

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalahan yang terjadi di pabrik Roti Bakery Baru adalah masih banyaknya roti yang cacat seperti isi roti yang keluar, bantet, hangus, tidak mengembang, dan roti yang terpotong. Ini membuat target produksi belum mampu di capai. Maka perlu dilakukan pengendalian kualitas menggunakan diagram pareto, fishbone diagram dan peta kendali ini bertujuan untuk meningkatkan produksi, mengurangi produk cacat agar target produksi dapat dicapai. Pengumpulan data ini dilakukan dengan melakukan observasi dan wawancara pada pabrik Roti Bakery Baru. Diagram pareto untuk mengetahui faktor yang paling dominan, fishbone diagram digunakan untuk mengetahui faktor penyebab cacat, serta peta kendali untuk mengetahui proses produksi sudah terkendali atau belum. Berdasarkan pengolahan data dari diagram pareto didapat jenis-jenis cacat yang paling dominan yaitu pada isi roti keluar. Menggunakan fishbone diagram maka didapat 5 faktor penyebab kecacatan yaitu faktor manusia atau karyawan, faktor lingkungan, faktor mesin, faktor proses dan faktor material. Berdasarkan perhitungan dengan peta kendali p-chart secara statistik proses produksi sudah terkendali.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Perawatan Unit Boiler dengan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) di PT. Kencana Sawit Indonesia

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Di dunia industri dan teknologi untuk menunjang pelayanan kelancaran dan pengoperasian di butuhkan mesin-mesin yang memadai di antaranya ialah boiler sebagai penghasil uap yang di gunakan sebagai sumber energi untuk mengoperasikan mesin-mesin produksi. PT Kencana Sawit Indonesia adalah pabrik yang mengolah sawit menjadi CPO. masih sering terjadi kerusakan mesin terutama bagian boiler, karena perawatan dilakukan tidak sesuai jadwal yang ditetapkan, akibatnya mesin mengalami keausan yang menyebabkan mesin terhenti, akibatnya berdampak pada kegiatan produksi. Untuk mengatasi terjadi kerusakan dan keausan pada mesin boiler, perlu dilakukan pengembangan sistem perawatan mesin dengan pendekatan Reliabity Centered Maintenance (RCM). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kerusakan boiler menggunakan diagram pareto dan memilih tindakan perawatan boiler berdasarkan metode RCM. Hasil pengolahan data tabel FMEA komponen yang paling kritis yaitu komponen fuel feeder dengan nilai RPN tertinggi sebesar 448. penyusunan Logic Tree Analysis (LTA) kerusakan ini masuk dalam category B (outage problem) yaitu kegagalan atau kerusakan pada komponen akan menyebabkan seluruh atau sebagian mesin berhenti komponen fuel feeder dan steam drum masuk dalam tindakan Time Direct (TD), komponen turbin steam, furnace dan safety valve dalam tindakan Condition Direct (CD).

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Karakteristik Mutu Jagung Berdasarkan Tempat Penyimpanan (Studi Kasus di Kelompok Tani Karya Makmur)

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS KARAKTERISTIK MUTU JAGUNG BERDASARKAN TEMPAT PENYIMPANAN(Studi Kasus di Kelompok Tani Karya Makmur)                                             Nama               : Gusti Prandana                                            NPM                : 1210024425023                                            Pembimbing I    : Tri Ernita, ST, MP                                            Pembimbing II   : Meldia Fitri, ST, MP ABSTRAK      Kelompok Tani Karya Makmur merupakan suatu Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bergerak dibidang pertanian jagung luas sebesar 80 ha yang terdiri dari 30 ha lahan sawah dan 50 ha lahan kering yang tersebar di 12 jorong yang ada di Kecamatan Pasaman. Pada penelitian ini terdapat dua jenis jagung yaitu jagung pioneer p32 dalam kemasan karung goni dan jagung bisi 12 dalam kemasan karung plastik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mutu jagung dan mutu jagung sesuai SNI-01-3920-1995. Salah satu metoda pengukuran karakteristik mutu penyimpanan jagung dengan menggunakan Diagram Control (Control p-chart), Diagram Pareto dan Diagram Fishbone dan mutu jagung dengan menggunakan alat grain moisture meter untuk mengukur kadar air dari jagung pioneer p32 dan jagung bisi 12 pada kemasan karung goni dan kemasan karung plastik. Hasil penelitian dengan menggunakan Diagram Control (p-chart) proporsi jagung yang ditolak pada jagung pioneer p32 masih dalam tahap kendali sedangkan untuk jagung bisi 12 berada diluar batas kendali. Tingkat kerusakan jagung bisi 12 dari terbesar ke terkecil dengan Diagram Pareto yaitu butir pecah 23%, butir warna lain 21%, kotoran 20%, kadar air 19% dan butir rusak 17%. Faktor yang mempengaruhi kualitas jagung bisi 12 dengan menggunakan Fishbone Diagram ada 4 yaitu bahan baku, karyawan, mesin dan metode.  Pengukuran nilai kadar air dengan menggunakan grain moisture meter untuk jagung pioneer p32 dan jagung bisi 12, didapat nilai kadar air penyimpanan jagung pioneer p32 sebesar 14,06% yang berarti sesuai dengan SNI-01-3920-1995 dan nilai kadar air penyimpanan jagung bisi 12 sebesar 17,3% tidak sesuai dengan SNI-3920-1995.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail