ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan teknologi dan informasi dari waktu ke waktu terus mengalami perubahan yang signifikan. Perkembangan tersebut di tandai dengan perubahan cara pandang di masyarakat dengan menerima informasi secara real time dan up to date. Gunung Singgalang merupakan salah satu objek wisata pendakian populer yang banyak diminati oleh para wisatawan lokal dan mancanegara. Gunung tidak aktif di indonesia ini terletak di provinsi Sumbar dengan ketinggian 2.877 MDPL. Memiliki pemandangan yang indah dengan jalur yang cukup menantang Namun, masalah terjadi mulai dari sampah di jalur pendakian yang mulai menggunung, jumlah tingkat kecelakaan pendaki yang bertambah dari waktu ke waktu, tindakan vandalisme, pendaki tersesat hingga meninggal dunia dan pendaki yang memasuki area taman nasional melewati jalur ilegal. Oleh karena itu, untuk memberikan informasi, edukasi kepada para pendaki dan wisatawan lokal dan asing untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup di area gunung singgalang maka di perlukannya sebuah media informasi sebagai alat untuk memberikan informasi dan membantu kinerja sumber daya pariwisata berbasis website yang dapat menginformasikan, mengedukasi dan membatasi jumlah kunjungan per hari. Sehingga kelestarian alam di area pendakian gunung singgalang tetap terjaga kelestariannya
ThesisOpen AccessMetadata saja
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Risiko kecelakaan kerja selalu menimbulkan kerugian terhadap perusahan, sehingga perlu dilakukan usaha untuk meminimalisasi terjadinya dampak pada risiko dominan yang terjadi di perusahaan. Tidak semua kecelakaan kerja menimbulkan luka-luka, namun ada juga yang mengakibatkan kerusakan material, peralatan dan lingkungan. Namun dalam hal ini kecelakaan kerja yang mengakibatkan luka-luka menjadi perhatian agar dapat mengurangi jumlah korban jiwa akibat kecelakaan kerja. Pengidentifikasian bahaya sebelum dan sesudah bahaya terjadi merupakan inti dari sebuah kegiatan pencegahan kecelakaan. Akan tetapi identifikasi ini bukan ilmu pasti. Hal ini merupakan kegiatan subjektif, dimana bahaya yang teridentifikasi bisa saja berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Selanjutnya dari inspeksi sebelumnya dapat dibandingkan atau dikembangkan menjadi bahan acuan untuk tindakan korektif agar kecelakaan yang sama tidak terulang lagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kejadian risiko K3 yang terjadi pada Bengkel Bina Karya. Setelah itu dilakukan penilaian terhadap kejadian risiko yang muncul, kemudian dicari faktor risiko yang dominan untuk meminimalisasi dampak terjadinya risiko tersebut dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Sedangkan identifikasi kejadian risiko dari nilai RPN tertinggi digunakan metode Fault Tree Analysis (FTA). Hasil dari analisis FMEA mendapati bahwa kejadian kecelakaan kerja paling tinggi yang pernah terjadi pada Bengkel Bina Karya adalah kaki dan tangan luka akibat gerinda lepas dengan nilai RPN sebesar 106,87. Selanjutnya dilakukan wawancara dengan pihak Bengkel Bina Karya untuk mengetahui potensi-potensi penyebab terjadinya kecelakaan kaki dan tangan luka akibat gerinda lepas yang kemudian disusun menggunakan metode FTA sehingga menghasilkan 13 kombinasi penyebab kecelakaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis Sistem Antrian pada Loket Pendaftaran Pasien di Puskesmas Padang Pasir Kecamatan Padang Barat