2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Buku Manajemen Keselamatan Operasi yang membahas implementasi manajemen keselamatan proses ini harus dibaca dan menjadi salah satu referensi aplikatif di Indonesia. Buku ini memberikan wawasan dan pengetahuan bagi praktisi industri Indonesia untuk mencegah terjadinya kecelakaan besar dalam industri proses. Saya pribadi mengenal dekat tim penulis yang memang sudah menggeluti bidangnya dan memiliki kontribusi dalam bidang K3 dan perekayasaan proses (process engineering) di Indonesia. Kecelakaan besar dalam industri acap kali terjadi, dua di antaranya adalah peristiwa Texas City Refinery di Amerika Serikat, milik perusahaan besar BP, dan peristiwa PEMEX Petrochemical Plant pada 21 April 2016 di Meksiko yang menewaskan sedikitnya 32 orang dan melukai lebih dari 100 orang. Semua itu adalah kecelakaan dalam industri proses dan menyisakan tragedi kemanusiaan, yang menjadi buah bibir dan ingatan dalam sejarah. Ir. Satrio Pratomo, M.App.Sc. Praktisi K3 dan Ketua dan Pendiri Ikatan Ahli Keselamatan Kerja Indonesia (IAKKI)
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
Salah satu dampak negatif dari proses penambangan adalah timbulnya air asam tambang. Air asam tambang terbentuk dari proses tersingkapnya batuan sulfida yang kaya akan pyrite dan mineral sulfida lainnya yang bereaksi dengan air dan udara. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai pH air di outlet settling pond PT Jambi Prima Coal dan mendapatkan gambaran dari kualitas sungai Pemusiran. Variabel penelitian yang digunakan adalah pengukuran nilai pH, TSS dan Fe. Pada penelitian ini ada 4 sampel yang akan di uji yaitu sampel 1 outlet, sampel 2 pertemuan air outlet dengan hulu, sampel 3 hulu dan sampel 4 hilir. Nilai pH yang di dapat yaitu sampel 1 5,5, sampel 2 5,89, sampel 3 6,21 dan sampel 4 6,65. Untuk nilai TSS nya didapat sampel 1 730 mg/ liter, sampel 2 480 mg/liter sampel 3 70 mg/liter dan sampel 4 499 mg/ liter.
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
PT. Cahaya Murni Andalas Permai merupakan sebuah industri yang bergerak di bidang furniture, dengan permintaan lebih besar dari produksi. Permasalahan antara lain persedian bahan baku yang ada di gudang kadang tidak mencukupi kebutuhan produksi dan tidak ada jadwal pembelian bahan baku. Semua kegiatan perencanaan kebutuhan bahan baku pada PT. Cahaya Murni Andalas Permai harus ditentukan untuk meningkatkan kinerja perusahaan, untuk itu ditentukan perencanaan dan pengendalian bahan baku dengan menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP). Tahapan MRP yang dilakukan antara lain : pembuatan Bill Of Material, pembuatan struktur produk, peramalan ( metode siklis dan linier ), jadwal Induk Produksi (MPS), membuat kebutuhan bahan baku dengan menggunakan Lor For Lot. Perencanaan bahan baku yang dibutuhkan peramalan penjualan bulan berikutnya denggan menggunakan metode linier dengan nilai SEE terkecil 96,003. Hasil dan kesimpulan dengan menggunakan metode Material Requirement Planning (MRP) ini adalah jumlah permintaan meningkat dari tahun 2018 sebesar 20.930 unit dan pada tahun 2019 sebesar 21654 unit, maka dibutuhkan metode MRP ini untuk merencanakan berapa kebutuhan bahan baku untuk 12 periode kedepannya dengan nilai tiap bulanya dapat ditentukan.
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
PT. Inti Vulkatama adalah salah satu perusahaan industri manufaktur yang bergerak di sektor vulkanisir ban. Vulkanisir ban adalah salah satu proses daur ulang terhadap ban yang sudah gundul melalui beberapa tahapan seperti inspeksi/pemeriksaan, pemarutan (buffing), knifing, repair, cementing, building, envelope (pada proses dingin), rim dan flange (pemasangan velg), curring (memasukan ban dalam masing-masing cetakan, baik proses panas maupun dingin) dan pemeriksaan akhir. Penilaian dilakukan berdasarkan aspek pekerjaan yang dinilai sebagai parameter risiko ergonomi berdasarkan postur tubuh, tekanan beban yang digunakan, jenis pergerakan atau aksi, pengulangan posisi tangan saat bersentuhan dengan objek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan data bagian tubuh yang berisiko terjadinya musculoskeleteal dan risiko cidera yang dominan terjadi pada pekerja dalam melakukan pekerjaan yang sama dengan menggunakan metode QEC (Quick Expossure Checklist). Setelah dilakukan perhitungan dengan menggunakan lembar exposure score maka bagian tubuh yang mengalami risiko terjadinya musculoskeleteal adalah tubuh bagian punggung dan leher dengan tingkat exposure level very high. Dalam melakukan pekerjaan yang sama, resiko cedera yang dominan terjadi pada dua orang pekerja atau lebih adalah pada action level 4. Yang artinya semua pekerja akan mengalami resiko cedera tingkat tinggi. Hal ini dikarenakan sikap kerja yang di lakukan berulang dan beban kerja yang berat yang di emban oleh pekerja PT. Inti Vulkatama. Karena semakin lama resiko cidera akan semakin tinggi terhadap pekerja.
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan
2019 · Book · Koleksi Perpustakaan