ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kegiatan peledakkan PT. Harmoni Panca Utama saat ini menggunakan geometri peledakkan burden 8m, spasi 8,5m, power charge 4m, stemming 3m, subdrilling 0,5m dan kedalaman 8m serta tambahan seperti sumbat setinggi 1m menghasilkan nilai recovery blasting 87% dari target >92% dan digging time PC2000 14-15 detik dengan target 10-12 detik. Penetlitian bertujuan untuk mensimulasikan geometri peledakkan dan pola peledakkan untuk mendapatkan recovery blasting sesuai standar perusahaan data primer seperti geometri aktual, pola peledakkan aktual dan nilai digging time aktual. Rekomendasi geometri peledakkan dan variasi di dalam lubang tembak menggunakan geometri burden 8m, spasi 7m, power charge 3m, stemming 3m, subdrilling 0,5m dan kedalaman 7,5m serta tambahan “cap deck” . Sehingga kegiatan peledakkan dapat menghasilkan nilai digging time excavator PC2000 rata-rata 11 detik dan nilai recovery blasting 91,07% pada percobaan minggu pertama September 2022.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Macmahon Mining Services dalam melakukan peledakan menggunakan geometri peledakan dengan metode trial and error (uji coba) di lapangan. Geometri yang digunakan perusahaan sebelumnya memiliki nilai Burden (3,1 m), spasi
(3,6 m), jenjang (10 m), dan Sub drill (0,5 m). Dari geometri yang sudah digunakan perusahaan terjadi penurunan kualitas fragmentasi batuan dimana hasil peledakan dalam bentuk bongkahan besar (boulder). Tujuan penelitian adalah menganalisis geometri peledakan usulan menurut R.L. Ash dan menghitung total biaya yang harus dikeluarkan pada kegiatan peledakan pada PT. Macmahon Mining Servicis. Data primer yang dibutuhkan adalah geometri peledakan aktual. Data sekunder yang dibutuhkan adalah peta lokasi penambangan, peta kesampaian daerah, spesifikasi bahan peledak, jenis bahan peledak yang digunakan, harga bahan peledak, gaji karyawan, dan target volume peledakan. Geometri peledakan usulan menurut RL.Ash yaitu burden 3,7 m, spacing 4,25 m, sub drilling 0,7 m, stemming 2,59 m, dengan jenjang yang sudah di tetapkan perusahaan yaitu 10 m, panjang kolom isian 8,1 m, loading density 16,45 kg/m, pemakaian bahan peledak 133,24 kg, volume peledakan perlubang 402,56 Bcm, dan jumlah lubang sebanyak 26 lubang/hari. Total biaya yang harus dikeluarkan perusahaan khusus pit Purnama Main pada tahun 2020 menggunakan geometri aktual adalah sebesar Rp 11.446.358.000,- dan menggunakan geometri usulan sebesar Rp 9.053.681.000,-. Total biaya yang harus dikeluarkan perusahaan khusus pit Purnama Main pada tahun 2021 menggunakan geometri aktual adalah sebesar Rp 16.370.197.000,- dan menggunakan geometri usulan sebesar Rp 13.967.437.000,-.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Area peledakan dekat dengan crusher, gudang handak, dan kantor. Sehingga pada saat material peledakan Fly rock mengenai area tersebut, yang apabila terjadi terus menerus dapat mengakibatkan kerusakan pada bangunan. Tujuan penelitian adalah menganalisis jarak lemparan batuan menggunakan geometri aktual, merancang geometri radius aman fly rock, dan menganalisis jarak lemparan batuan. Metode yang digunakan adalah metode Richard and Moore dan Metode Lundborg. Jarak lemparan batuan aktual dengan metode richard and moore adalah rata-rata face burst 180,7 m, rata-rata cratering 143,7 m, rata-rata rifling 48,8 m, dan teori lundborg rata-rata 100,6 m. Geometri usulan menurut R.L Ash maka di dapatkan hasil geometri peledakan usulan burden 2 m, spasi 3 m, stemming 2 m, kedalaman lubang 6 m, isian 5 m, dan diameter 3 inch dan metode C.J.Konya maka di dapatkan hasil geometri peledakan usulan burden 2,1 m, burden awal 2,1 m, spasi 2,9 m, stemming 1,5 m, kedalaman lubang 6 m, isian 4,5 m, dan diameter 3 inch. Jarak lemparan batuan menggunakan geometri usulan menurut richard and moore dengan teori R.L.Ash maka di dapatkan jarak fly rock face burst sebesar 45,9 m, cratering 45,9 m, kemiringan lubang tembak 80° maka nilai rifling 10,1 m, dengan Teori C.J.Konya di dapatkan nilai face burst sebesar 31,9 m, dan nilai cratering sebesar 96,9 m, kemiringan lubang tembak 80° maka nilai rifling 21,3 m, dan Berdasarkan geometri peledakan usulan teori R.L.Ash dan C.J.Konya fly rock dihitung menurut Lundborg, maka di dapatkan jarak fly rock 98,67 m dengan teori R.L.Ash, dan 81,51 m dengan teori C.J.Konya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT Allied Indo Coal Jaya mengalami permasalahan tidak tercapainya produksi satu hasil peledakan sebesar 7.000 ton untuk satu kali peledakan, terdapat boulder pada hasil peledakan, geometri peledakan yang belum optimal pada Pit Central Barat PT.Allied Indo Coal Jaya Kota Sawah Lunto. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis parameter geomekanika, nilai blastability index pada peledakan batubara di pit central barat PT. Allied Indo Coal Jaya dan geometri peledakan usulan berdasarkan nilai blastability index pada peledakan batubara di pit central barat PT. Allied Indo Coal Jaya. Metodologi penelitian yan digunakan adalah metodologi kuantitatif. Data primer pada penelitian ini berupa Geometri Peledakan, Rock Mass Description, Joint plane spacing, Joint plane orientation, Specivic gravity influence dan hardness, kuat tekan batuan, jumlah kekar dalam 1 meter, jarak kekar, lebar bukaan kekar, panjang kekar. Dari hasil penelitan didapatkan Parameter geomekanika batuan pada batubara memiliki bobot nilai rock mass description sebesar 20, joint plane spacing sebesar 20, joint plane orientation sebesar 40, specific gravity influence sebesar 11,30 dan hardness sebesar 1,5 sedangkan nilai blastability index sebesar 46,4 dan faktor batuan sebesar 5,568. Geometri peledakan usulan berdasarkan nilai blastability index menggunakan ukuran burden 2 m, spacing 3 m, stemming 1 m, panjang kolom isian 6 m, kedalaman lubang ledak 6 m, dan diameter bor 3 inch, dan bahan peledak 23 kg per lubang ledak, didapatkan volume hasil batuan terbongkar adalah 36 m³ per lubang ledak dengan nilai powder factor 0.65.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kegiatan peledakan merupakan salah satu metode yang saat ini sering digunakan dalam kegiatan penambangan bahan galian baik itu proses pemberaian material juga pembongkaran batuan induk dalam penambangan batuan gamping. Selain menguntungkan kegiatan peledakan juga memiliki efek yang bisa berdampak negatif dan beresiko dapat merugikan kegiatan penambangan, salah satunya adalah fly rock. Fly rock adalah fragmentasi batuan yang terlempar akibat hasil ledakan. Fragmentasi batuan yang terlempar melebihi radius aman dapat mengakibatkan kerusakan terhadap alat mekanis, cidera, bahkan kematian untuk manusia. Hal ini lah yang menyebabkan efek dari fly rock menjadi salah satu perhatian utama pada setiap kegiatan peledakan. Tujuan penelitian mengetahui radius aman untuk alat dan manusia menurut rhicard and moore, dan geometri ideal untuk mendapatkan fly rock dalam radius aman. Oleh karena itu fly rock akibat peledakan harus sesuai dengan keputusan menteri ESDM nomor 1287 K/30/MEM/ 2018 tentang pedoman pelaksanaan kaidah teknik pertambangan yang baik. Berdasarkan KEPMEN 1287 K/30/MEM/ 2018 dari hasil pengukuran fly rock yang dilapangan maka didapatkan nilai lempar menurut rhicard and moore sebesar 126 m untuk peledakan pertama, 198 m untuk peledakan ke dua, dan 256 m untuk peledakan ke tiga. Geometri ideal untuk mendapatkan fly rock dalam radius aman yaitu berdasarkan R.L Ash diperoleh nilai Burden: 2 m, spasi: 3 m, stemming: 1,4 m, Kedalaman lubang: 6 m, isian: 4,6 m, dan diameter lubang ledak: 3 inch, diperoleh nilai radius aman sebesar 148,32 m.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan hasil observasi di lapangan alat angkut tidak bisa beroperasi secara optimal dikarenakan kondisi jalan angkut (Hauling) yang sempit, tanjakan yang terlalu tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan lebar jalan lurus, lebar jalan tikungan, kemiringan jalan, jari-jari tikungan, superelevasi standar, produktivitas alat muat dan alat angkut, faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas dan lamanya waktu antrian di PT. Bintang Sumatera Pasific. Dari hasil analisa lebar jalan angkut untuk 2 jalur 8,75 m, lebar jalan tikungan selebar 15,37 m, kemiringan jalan sebesar 12o, superelevasi yang baik yaitu 20 mm/m-40 mm/m. Produktivitas Excavator Hitachi ZX 210 sebesar 510,8 ton/jam, produktivitas Dump Truck Hino Ranger FM 260 JD Mining sebesar 214,2 ton/jam, MF > 1, dan hasil dari analisa didapatkan waktu antrian sebesar 6 menit.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jalan tambang perlu mendapat perhatian khusus agar dapat menujang kinerja peralatan mekanis. pada jalan tambang sering dijumpai kerusakan-kerusakan di badan jalan seperti jalan berlubang permukaan jalan tidak mulus. hal ini biasanya disebabkan oleh kondisi geometri jalan dan daya dukung tanah pada jalan tambang yang belum memenuhi standar. Tujuan penelitian ini yaitu mendapatkan geometri jalan ideal pada jalan angkut tambang dari front menuju aera disposal di PT. Kamalindo Sompurna. Dalam penelitian ini penulis membahas tentang geomtri jalan diataranya: mengamati jalan lurus, lebar tikungan untuk semua segmen jalan lurus diambil 5, pada segmen 1 sebesar 7,05 meter, segmen 2 sebesar 8,15 meter, segmen 3 sebesar 8,30 meter, segmen 4 sebesar 7,15 meter, segmen 5 sebesar 8,05 meter. Lebar jalan tikungan segmen 1 sebesar 5,10 meter. Grade pada segmen 1 sebesar 11% dan segmen 2 sebesar 12%. Lebar jalan angkut secara teori lebar lebar jalan angkut untuk dua jalur mengunakan dump truck hino fm 260 ti dj pada jalan lurus adalah 8,750 meter, dengan lebar actual di lapangan segmen 1 sebesar 7,05 meter, segmen 2 sebesar 8,15 meter, segmen 3 sebesar 8,30 meter, segmen 4 sebesar 7,15 meter, segmen 5 sebesar 8,50 meter. Lebar jalan tikungan jalan minimum ideal menurut teori dan hasil analisia data didapatkan lebar jalan tikungan dilapangan sebesar 5,10 meter. Kemiringan jalan/grade pada jalan angkut ada 2 kemiringan jalan/grade berdasarkan teori AASTHO <8% dan ideal dilapangan terdapat kemiringan jalan/grade sebesar 11% dan 12% tidak dalam kondisi aman yaitu diatas 8%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Batu Berkah Bersama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang andesite, Jalan tambang di PT. Batu Berkah Bersama perlu perhatian khusus supaya dapat menunjang kinerja peralatan mekanis. sebagian jalan tambang banyak ditemui kerusakan-kerusakan jalan seperti jalan bergelombang, jalan yang berlobang. biasanya hal ini dikarenakan oleh kondisi cuaca yang tidak baik, geometri jalan dan jalan tambang yang belum memenuhi standar. Tujuan penelitian ini yaitu mendapatkan geometri jalan ideal pada jalan angkut tambang dari jalan raya menuju site pertambangan di PT. Batu Berkah. Dalam penelitian ini penulis membahas tentang geometri jalan diantaranya: mengamati jalan lurus, lebar pada tikungan, grade, superelavasi dan jari-jari tikungan. Untuk semua segmen jalan lurus dan jalan pada tikungan diambil 12 segmen dari jalan raya menuju site pertambangan dengan jarak 4 KM, sedangkan jalan aktual di lapangan yaitu dengan rata-rata 5 meter sampai 8 meter, sedangkan jalan aktual pada tikungan dilapangan yaitu dengan rata-rata 6 meter sampai 11 meter. Kemiringan Grade jalan dari perhitungan kemiringan jalan yang sudah di teliti sudah memenuhi standar AASTHO yaitu di bawah <8%. Superelavasi dan jari-jari tikungan pada setiap segmen adalah sebesar 47,36 mm/m, dari semua segmen belum ada jalan yg standar menurut teori AASTHO jalan lurus maupun jalan pada tikungan. Setelah dilakukan penelitian di dapatkan geometri jalan diantaranya jalan lurus sebesar 8,591m, jalan pada tikungan sebesar 13,412m, Kemiringan Grade pada jalan pertambangan telah memenuhi standar AASTHO yaitu dengan kemiringan paling besar adalah 3,6% dari AASTHO ideal <8%. Superlavasi dan jari-jari tikungan pada setiap tikungan mempunya nilai rata-rata sebesar 47,36 mm/m.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Atika Tunggal Mandiri merupakan perusahaan tambang batu andesit swasta yang beroperasi di nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat dengan luas Izin Usaham Produksi ± 100 Ha. Penelitian ini akan menghasilkan rancangan awal desain pit dengan geometri lereng dan jalan yang disesuaikan dengan spesifikasi alat gali, muat dan angkut yang digunakan, serta menghitung Nisbah Break Even Stripping Ratio. Dari hasil pengolahan data didapatkan rancangan awal desain pit penambangan dengan tinggi lereng 5 meter, sudut kemiringan lereng 60˚, sistem penyaliran menggunakan modifikasi penyaliran alami dengan bentuk terowongan, area disposal menggunakan valley crest atau crest dump dan akan ditambang hingga elevasi 198 meter. Lebar jalan lurus 8,4875 meter, lebar jalan pada tikungan 9,523 meter, kemiringan jalan 8-10˚, super elevasi pada tikungan 10-15˚ dan bentuk jalan tambang adalah spiral. Hasil Nisbah Break Even Stripping Ratio adalah 8.345,9526
ThesisOpen AccessMetadata saja
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fragmentasi adalah istilah yang digunakan sebagai petunjuk ukuran setiap bongkah batuan setelah peledakan. Keberhasilan suatu proses peledakan dapat dilakukan dengan menganalisis distribusi ukuran fragmentasi bongkah batuan. Fragmentasi yang optimal berkaitan dengan peningkatan produktivitas. Dalam mengontrol ukuran fragmentasi berkaitan dengan geometri, pola peledakan serta perencanaan peledakan yang akan dilakukan. PT. Koto Alam Sejahtera (KAS) merupakan salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang pertambangan, perusahaan tersebut berdiri pada tahun 2013 dan mulai beroperasi pada tahun 2015 dengan luas IUP 10 Ha yang beroperasi di Jorong Polong Duo, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten 50 Kota. Dari pengamatan di lapangan masih banyaknya fagmentasi yang berukuran > 80 cm (boulder) yang dihasilkan berkisar ± 20%, sehingga perlu dilakukan kegiatan tambahan untuk memecah kembali boulder. Tujuan penelitian ini adalah menentukan persentase boulder rata-rata yang dihasilkan dari kegiatan peledakan, mengetahui perbandingan fragmentasi hasil peledakan berdasarkan pola peledakan yang diterapkan, menentukan pola peledakan yang menghasilkan fragmentasi optimal. Metode yang digunakan untuk menentukan nilai persentase rata-rata boulder adalah dengan menganalisa distribusi fragmentasi yang dihasilkan menggunakan software wipfrag, selanjutnya membandingkan distribusi fragmentasi yang dihasilkan dari penerapan pola peledakan boxcut dan excelon dan menentukan pola peledakan yang menghasilkan fragmentasi optimal. persentase (boulder) rata-rata yang dihasilkan di PT.Koto Alam Sejahtera untuk peledakan dengan menggunakan pola boxcut mengasilkan nilai 0,808%, untuk pola peledakan excelon menghasilkan nilai 7,944%
ThesisOpen AccessMetadata saja
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Allied Indo Coal Jaya (PT. AICJ) merupakan perusahaan swasta yang bergerak dibidang pertambangan batubara. Kegiatan pengangkutan overburden dari front penambangan ke dissposal memiliki panjang ± 650 m. Kegiatan operasi penambangan overburden menggunakan 5 unit dump truck Hino ranger 500 fm 260 JD dan 1 unit excavator caterpillar 320 D. Penelitian ini dilakukan dikarenakan sering terjadi antrian dump truck pada saat proses loading karena adanya waktu tunggu alat muat di front penambangan, adanya 2 dump truck yang berhenti pada saat berpapasan dikarenakan geometri jalan angkut yang belum sesuai dengan standar AASTHO (American Association Of State Higway And Transportation Officials). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan geometri jalan angkut dan mendapatkan model antrian jalan angkut tambang. Metode penelitian yang dilakukan di lapangan yaitu dengan cara melakukan pengukuran jalan angkut dari front penambangan ke dissposal dengan memperhitungkan lebar jalan lurus, jalan tikungan, kemiringan jalan (grade), cross slope, dan cycle time alat angkut. Hasil penelitian didapatkan lebar jalan lurus 8,575 m, lebar jalan tikungan 13,120 m, kemiringan jalan (grade) 10% dan 16% kemiringan melintang (cross slope) 14,8 cm dan perhitungan dengan menggunakan metode antrian diperoleh jumlah dump truk yang diperlukan agar mampu dilayani oleh alat muat tanpa adanya waktu antri adalah 7 truck.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT semen padang memiliki tambang batu kapar sebagaibahan galian utama. Pada Kegiatan penambangan PT. Semen Padang dilakukan kegiatan penambangan yang bertujuan untuk membongkar batu kapur dari batuan induk karena batu kapur yang akan diambil tergolong keras dengan fragmentasi yang ditargetkan berukuran 80cm.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Yuanda Putra YLM merupakan perusahaan tambang batuan yang beroperasi di Jorong Cubadak Nagari Aia Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat. Secara geografis PT. Yuanda Putra YLM terletak antara koordinat 100º 49 3,42- 100º 4914,40 Bujur Timur (BT) dan 1º 9 2,40- 1º 9 59,90 Lintang Selatan (LS). PT. Yuanda Putra YLM memiliki akses jalan tambang sepanjang 500 m pada jalan tambang tersebut banyak sekali terjadi permasalah, seperti lebar jalan tambang pada kondisi jalan lurus dan tikungan masih kurang, cross slope dan super elevasi pada jalan tambang tidak ada, kemiringan jalan pada kondisi mendaki dan menurun (grade) terlalu curam yaitu sebesar 20º. Penelitian ini akan menghitung geometri jalan tambang ideal dengan menggunakan rumus geometri jalan dan merancang desain jalan tambang ideal PT. Yuanda Putra YLM dengan menggunakan software autocad 2007. Dari hasil pengolahan data didapatkan bahwa pada lebar jalan tambang pada kondisi lurus dan tikungan akan dilakukan penambahan, pada cross slope akan dilakukan perbaikan dari kemiringan 0º dan ketinggian vertikal jalan 0 cm kemudian akan didesain menjadi dengan ketinggi vertikal 15.3 cm dan dengan kemiringan sebesar 2º, super elevasi akan dilakukan perbaikan dari kemiringan 0º kemudian akan didesain menjadi dengan kemiringan jalan tikungan sebesar 23.74º, kemudian pada grade jalan tambang akan dilakukan perbaikan yaiitu dari kemiringan 20º akan direndahkan menjadi 4.5º.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Semen Padang melakukan kegiatan pemberaian batugamping dengan peledakan yang menggunakan elektronik detonator. Parameter keberhasilan dari suatu kegiatan peledakan adalah fragmentasi batuan. Fragmentasi batuan berperan untuk mengoptimalkan produksi, oleh karena itu distribusi fragmentasi batuan hasil peledakan harus dioptimumkan. Untuk meningkatkan fragmentasi batuan dilakukan pengujian dan perhitungan terhadap geometri peledakan aktual, R.L Ash, C,J Konya dan ICI-Explosive, yang telah diterapkan pada front I dan front II quarry Bukit Karang Putih PT. Semen Padang. Maka didapat geometri peledakan yang ideal untuk batugamping yaitu geometri peledakan rumusan C,J Konya dengan powder factor 0,25 kg/m3 dan tonase hasil peledakan sebesar 30,726 ton/hari. Kemudian peneliti merancang ulang geometri peledakan dengan powder factor 0,27 kg/m3 dan tonase hasil peledakan sebesar 31,949 ton/hari. Persentase fragmentasi batuan hasil geometri peledakan rumusan C,J Konya yang tertahan ayakan sebesar 69,75 %, sedangkan yang lolos ayakan sebesar 30,25 %. Disamping itu fragmentasi yang dihasilkan geometri usulan atau rancangan ulang, yang tertahan sebesar 68,63 %, sedangkan yang lolos ayakan sebesar 31,37 %. Sedangkan Desain peledakan yang bisa meningkatkan persentase fragmentasi batuan dari kegiatan peledakan di front I dan front II quarry Bukit Karang Putih PT. Semen Padang adalah pola lubang ledak staggered dan pola peledakan excelon-cut dengan 3-7 row. Maka untuk mendapatkan hasil peledakan yang optimum, geometri dan pola peledakan harus betul-betul disesuaikan dengan karakteristik batuan, rangkaian peledakan, pengisian bahan peledak dan stemming kedalam lubang ledak diharapkan sesuai perencanaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian dilakukan di PT. Miyor Pratama coal Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teknis rancangan geometri jalan operasi produksi.Jalan angkut memberikan kontribusi yang besar bagi kelancaran dalam operasi pengangkutan jika geometri jalan sesuai dengan dimensi alat angkut yang digunakan.Dalam penelitian ini peneliti mencoba untuk menganalisis lebar jalan lurus yang diterapkan dan untuk menganalisis lebar jalan tikungan yang diterapkan serta menganalisis jari-jari tikungan, superelevasi dan Grade jalan yang diterapkan oleh PT. Miyor Pratama Coal. Jarak front penambangan sampai ke tempat pengolahan PT. Miyor Pratama Coal sepanjang 1.280 meter, lebar jalan lurus 9,93 meter dan lebar jalan secara aktual dilapangan yang didapat dalam pengukuran ialah 8.5 meter lebar jalan tikungan setelah dilakukan perhitungan geometri jalan produksi pada PT. Miyor Pratama Coal sebesar 12 meter dan secara aktual 10.5 Jari-jari tikungan, superelevasi dan grade jalan pada Jari-jari tikungan didapatkan hasil secara teoritis yaitu 21.8 m dan secara aktual 20.5 m pada tikungan belum terdapat keoptimalan pada superelevasi sehingga perlu perbaikan agar alat angkut bisa melaju dengan kecepatan optimal. Asaetelsh perhitungan maka didapatkan secara teoritis 0.38 dan nilai aktual 0.27 pada grade jalan, perhitungan kemiringan sangat menetukan karena memiliki ketinggian yang berbeda. Berikut perhitungan grade secara teoritis dari segmen A-B sebesar 6% dan segmen C-D sebesar 10% dan nilai secara aktual segmen A-B sebasar 10.3% dan C-D sebesar 12% maka dari itu PT. Miyor Pratama Coal tidak perlu melakukan penimbunan dan penggalian, bahwa kemiringan jalan bisa dilalui secara optimal berkisar antara 10-18%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Semen Padang melakukan penambangan batu gamping di kuari bukit karang putih yang terletak di kelurahan batu gadang, kec. Lubuk kilangan sekitar 1,5 km dari pabrik. Lokasi penambangan terletak pada ketinggian 273-400 meter di atas permukaan laut. Dalam melakukan operasi pengangkutan menggunakan dump truck Komatsu type HD 785 yang dimiliki oleh PT. Semen Padang. Operasi pengangkutan memegang peranan yang sangat penting. Kelancaran dan keamanan operasi pengangkutan tidak pernah lepas dari interaksi antara jalan angkut dan dump truck. Jalan angkut tambang batu gamping di kuari bukit karang putih berada sepanjang 450 meter. Dari ketinggian 273,7 meter sampai 351 meter dari permukaan laut. Jalan ini terbagi menjadi 2 segmen, yaitu dengan nama segmen 1-2. Jalan tambang ini mempunyai kemiringan yang sangat besar. Rata-rata kemiringan sebesar 14,8%. agar operasional pengangkutan dapat berjalan dengan lancar, bebrapa aspek juga harus diperhatikan seperti saluran penirisan, tanggul, dan superelevasi. Untuk perhitungan geometri jalan angkut didapat lebar jalan lurus minimum adalah 22,4 meter, lebar jalan tikungan adalah 18,58 meter, superelevasi untuk tikungan adalah 1,7 meter, jari-jari tikungan adalah 9,9 meter, dan produksi dump truck adalah 4.329,364 Ton/shift. Geometri jalan diperlukan juga pendukung keamanan jalan dan keselamatan kerja pada jalan yaitu kecepatan maksimum alat angkut pada kondisi jalan lurus adalah 25 km/jam, maka jarak berhenti alat angkut tersebut rata-rata adalah 17 meter. Rata-rata jarak berhenti alat angkut saat melewati tikungan adalah 12,3 meter.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian dilakukan di timur, PT. Kuansing Inti Makmur yang berlokasi di desa Tanjung Belit, Muara bungo, Jambi. Peledakan yang dilakukan belum dapat dikatakan berhasil, karena masyarakat disekitar tambang terganggu dengan ground vibration. PT. KIM menetapkan nilai Peak Particle Velocity (PPV) 1 mm/s. Syarat tersebut belum terpenuhi. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi geometri untuk memenuhi syarat tersebut. Pada tahap awal, dilakukan pengukuran lapangan terhadap nilai PPV yang dihasilkan oleh kegiatan peledakan di pit timur. Pengamatan terhadap jarak pengukuran nilai PPV dari lokasi peledakan dan jumlah bahan peledak yang meledak per delay. Hasil pengukuran lapangan terhadap nilai PPV selanjutnya dapat digunakan untuk nilai PPV pada peledakan selanjutnya di pit timur. Hasil evaluasi geometri pada kegiatan peledakan yang dilakukan di PT. MNK terdapat perubahan burden, spasing, stemming, kolom isian. Untuk geometri pertama dilakukan perubahan burden 5 m, spasing 6 m, stemming 4,5 m, kolom isian 3,5 m, mendapatkan nilai PPV 1,39 mm/s. Geometri kedua burden 4,5 m, spasing 5 m, stemming 4 m, kolom isian 3 m mendapatkan nilai PPV 1,08 mm/s. Geometri ketiga burden 4 m, spasing 4,6 m, stemming 3,6 m, kolom isian 3 m, mendapatkan nilai PPV 0,91 mm/s. Jumlah isian untuk menurunkan getaran tanah akibat peledekan bervariasi untuk jarak 950 m memiliki isian bahan peledak sebanyak 20,81kg, untuk jarak 900 m memiliki isian bahan peledak sabanyak 18, 53 kg, untuk jarak 850 m memiliki isian bahan peledak sebanyak 16, 39 kg, untuk jarak 800 m memiliki isian bahan peledak sebanyak 14, 39 kg. Faktor-faktor untuk menurunkan getaran tanah akibat peledakan diantaranya: jumlah isian, geometri peledakan (burden, spasing, stemming, kedalaman kolom isian).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RANCANGAN PELEDAKAN PADA RENCANA OPERASI PRODUKSI ANDESIT PT. BUKIT SARI INVESTAMA JORONG LUBUK JANTAN, NAGARI MANGGILANG, KECAMATAN PANGKALAN KOTO BARU, KABUPATEN LIMA PULUH KOTA, PROVINSI SUMATERA BARAT. Nama : Muhammad Iqbal NPM : 1210024427035 Pembimbing I : Drs. Murad MS. MT Pembimbing II : Teguh Ariefianto, ST ABSTRAK PT. Bukit Sari Investama merupakan perusahaan tambang yang bergerak dibidang batuandesit dan memiliki luas 211 Ha. Perushaan ini baru melakukan kegiatan eksplorasi dan dalam tahap untuk mendapatkan izin operasi produksi. PT. Bukit Sari Investama akan melakukan produksi dengan cara pembongkaran batuan menggunakan peledakan, sebelum melakukan kegiatan peledakan yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah membuat rancangan peledakan agar kegiatan peledakan dapat terlaksana serta harus memperhitungkan biaya pemboran dan peledakan yang ekonomis. Skripsi ini yang mengkaji evaluasi biaya peledakan dengan dua metode serta beberapa alternatif serta kebutuhan bahan peledak sesuai dengan yang dibutuhkan. Perhitungan rancangan peledakan menggunakan rancangan Richar L. Ash dengan diameter 3 inchi, burden 2 m, spacing 2.4 m, stemming 1.4 m, subdrilling 0.6 m, kedalaman 4 m, jenjang 3.4 m dan jumlah bahan peledak 7172 kg perbulan. Diameter 4 inchi burden 2.7 m, spacing 3.24 m, stemming 1.89 m, subdrilling 0.91 m, kedalaman 5.4 m, jenjang 4.5 m dan jumlah bahan peledak 5880 kg perbulan. Diameter 5 inchi burden 3.4 m, spacing 4.08 m, stemming 2.38 m, subdrilling 1.02 m, kedalaman 6.8 m, jenjang 5.7 m dan jumlah bahan peledak 7160 kg perbulan. Untuk perhitungan biaya peledakan diameter lubang 3 inchi perolehan biaya pemboran dan peledakan adalah sebesar Rp 655.457.589,5/ bulan serta dengan biaya peledakan Rp. 19.529,97/ton. Diameter lubang 4 inchi perolehan biaya pemboran dan peledakan adalah sebesar Rp. 429.452.880.7/bulan serta dengan biaya peledakan Rp. 14.120,00/ ton. Diameter lubang 5 inchi perolehan biaya pemboran dan peledakan adalah sebesar Rp 388.920.716.9/ bulan serta dengan biaya peledakan Rp. 11.205,24/ton.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Evaluasi Geometri Peledakan Menggunakan Perangkat Lunak Pada Penambangan Batu Andesit PT. Koto Alam Sejahtera
Nama : Alfi Rahman
NPM : 1210024427009
Pembimbing I : Rifky Adi Nata, S.T., M.T.
Pembimbing II : Dian Hadiyansyah, M.T.
ABSTRAK
PT. Koto Alam Sejahtera merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang penambangan batu andesit, salah satu kegiatan penambangan yang berada di Jorong Polong Duo Nagari Koto Alam Kecamatan Pangkalan Lima Puluh Koto, Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Saat ini PT. Koto Alam Sejahtera melakukan pengambilan bahan galian batu andesit dengan cara peledakan. Sebelum operasi peledakan terlebih dahulu dilakukan persiapan lubang tembak dengan cara pemboran.
Kegiatan peledakan sangat berpengaruh dalam meningkatkan produktivitas penambangan. Dimana produksi batu andesit sebelum dipasarkan harus diolah dulu pada bagian crusher, maka hasil fragmentasi batuan peledakan sangat berpengaruh terhadap produksi batu andesit. fragmentasi hasil peledakan dipengaruhi oleh geometri peledakan dan nilai powder factor. Sementara bahan peledak yang digunakan adalah ANFO (Ammonium Nitrat Fuel Oil).
Berdasarkan hasil perhitungan data pengukuran di lapangan didapatkan rata-rata nilai powder factor dan fragmentasi hasil peledakan masing-masing sebesar 0.27 kg/m3 dan 30,50 cm, dan distribusi fragmentasi yang berukuran ≤ 50 cm masih tinggi, sehingga perlu dilakukan perhitungan geometri peledakan dengan menggunakan beberapa metode, agar didapatkan geometri peledakan yang tepat untuk mengahasilkan rata-rata framentasi hasil peledakan sesuai yang dikehendaki.
Berdasarkan hasil analisa geometri peledakan mengunakan metode R. L. Ash dan CJ. Konya didapatkan nilai powder factor masing-masing sebesar 0,40 kg/m3 dan 0,44 kg/m3. Serta rata-rata fragmentasi masing-masing sebesar 24,32 cm dan 21,35 cm.
Berdasarkan perbandingan hasil perhitungan kedua metode diatas, geometri peledakan yang tepat digunakan adalah hasil analisa metode C.J. Konya, yaitu: burden (B) = 2 m, spasi (S) = 2,3 m, stemming (T) = 1,4 m, subdrilling (J) = 0,6 m, kedalaman (H) = 5,17 m, tinggi jenjang (L) = 4.57 m, panjang kolom isian (PC) = 3.77 m dan diameter (D) = 3 inchi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
KAJIAN TEKNIS GEOMETRI PELEDAKAN MENGGUNAKAN SOFTWARE BERBASIS VISUAL BASIC 6.0 PADA UNTUK MENCAPAI FRAGMENTASI HASIL PELEDAKAN YANG IDEAL PENAMBANGAN BATU ANDESIT PT. LIMA ENERGI UTAMA, KECAMATAN PANGKALAN KOTO BARU, KABUPATEN LIMAPULUH KOTA, PROVINSI SUMATERA BARAT Nama : Rahmat Hidayat NPM : 1210024427040 Pembimbing I : Drs. Tamrin Kasim, M.T Pembimbing II : Rusnoviandi, S.T., M.M ABSTRAK PT. Lima Energi Utama merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batu andesit, yang saat ini mengelola IUP CV. Atika Tunggal Mandiri di Desa Manggilang, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota. Kegiatan yang dilakukan PT. Lima Energi Utama ialah penambangan dan penjualan batu andesit dalam bentuk raw material. Penambangan dilakukan menggunakan peledakan, dengan target fragmentasi kecil dari 40 cm, agar batu andesit bisa langsung dipasarkan tanpa melakukan pengecilan ukuran terlebih dahulu. Berdasarkan pengamatan di lapangan, batuan hasil peledakan batu andesit yang dilakukan PT. Lima Energi Utama banyak menghasilkan boulder yang berukuran besar dari 40 cm dengan persentase lebih kurang 30%. Berdasarkan perhitungan data geometri aktual menggunakan software berbasis visual basic 6.0, dengan burden 2,58 meter, spasi 2,62 meter, kedalaman lubang ledak 2,43 meter, diperoleh ukuran fragmentasi rata-rata sebesar 24,08 cm dengan fragmentasi berukuran kecil dari 40 cm hanya mencapai 67,83 %, dan fragmentasi berukuran besar sama dari 40 cm sebesar 32,17%. Setelah dilakukan perhitungan geometri rancangan menggunakan metode R.L Ash diperoleh geometri rancangan dengan besaran burden 1,82 meter, spasi 2 meter, kedalaman lubang ledak 5,5 meter, stemming 1,82 meter, panjang isian 3,68 meter, dan akan diperoleh ukuran fragmentasi rata-rata sebesar 14,85 cm dengan fragmentasi berukuran kecil dari 40 cm mencapai 93,8 %, dan fragmentasi berukuran besar sama dari 40 cm sebesar 6,2 %.