Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: Geometri peledakan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian Teknis Batu Terbang (Fly Rock) untuk Meminimalisir Jarak Lemparan pada Peledakan di PT. Atika Tunggal Mandiri

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Area peledakan dekat dengan crusher, gudang handak, dan kantor. Sehingga pada saat material peledakan Fly rock mengenai area tersebut, yang apabila terjadi terus menerus dapat mengakibatkan kerusakan pada bangunan. Tujuan penelitian adalah menganalisis jarak lemparan batuan menggunakan geometri aktual, merancang geometri radius aman fly rock, dan menganalisis jarak lemparan batuan. Metode yang digunakan adalah metode Richard and Moore dan Metode Lundborg. Jarak lemparan batuan aktual dengan metode richard and moore adalah rata-rata face burst 180,7 m, rata-rata cratering 143,7 m, rata-rata rifling 48,8 m, dan teori lundborg rata-rata 100,6 m. Geometri usulan menurut R.L Ash maka di dapatkan hasil geometri peledakan usulan burden 2 m, spasi 3 m, stemming 2 m, kedalaman lubang 6 m, isian 5 m, dan diameter 3 inch dan metode C.J.Konya maka di dapatkan hasil geometri peledakan usulan burden 2,1 m, burden awal 2,1 m, spasi 2,9 m, stemming 1,5 m, kedalaman lubang 6 m, isian 4,5 m, dan diameter 3 inch. Jarak lemparan batuan menggunakan geometri usulan menurut richard and moore dengan teori R.L.Ash maka di dapatkan jarak fly rock face burst sebesar 45,9 m, cratering 45,9 m, kemiringan lubang tembak 80° maka nilai rifling 10,1 m, dengan Teori C.J.Konya di dapatkan nilai face burst sebesar 31,9 m, dan nilai cratering sebesar 96,9 m, kemiringan lubang tembak 80° maka nilai rifling 21,3 m, dan Berdasarkan geometri peledakan usulan teori R.L.Ash dan C.J.Konya fly rock dihitung menurut Lundborg, maka di dapatkan jarak fly rock 98,67 m dengan teori R.L.Ash, dan 81,51 m dengan teori C.J.Konya.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Geometri Peledakan Berdasarkan Nilai Blastability Index pada PT. Allied Indo Coal Jaya Kota Sawahlunto

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT Allied Indo Coal Jaya mengalami permasalahan tidak tercapainya produksi satu hasil peledakan sebesar 7.000 ton untuk satu kali peledakan, terdapat boulder pada hasil peledakan, geometri peledakan yang belum optimal pada Pit Central Barat PT.Allied Indo Coal Jaya Kota Sawah Lunto. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis parameter geomekanika, nilai blastability index pada peledakan batubara di pit central barat PT. Allied Indo Coal Jaya dan geometri peledakan usulan berdasarkan nilai blastability index pada peledakan batubara di pit central barat PT. Allied Indo Coal Jaya. Metodologi penelitian yan digunakan adalah metodologi kuantitatif. Data primer pada penelitian ini berupa Geometri Peledakan, Rock Mass Description, Joint plane spacing, Joint plane orientation, Specivic gravity influence dan hardness, kuat tekan batuan, jumlah kekar dalam 1 meter, jarak kekar, lebar bukaan kekar, panjang kekar. Dari hasil penelitan didapatkan Parameter geomekanika batuan pada batubara memiliki bobot nilai rock mass description sebesar 20, joint plane spacing sebesar 20, joint plane orientation sebesar 40, specific gravity influence sebesar 11,30 dan hardness sebesar 1,5 sedangkan nilai blastability index sebesar 46,4 dan faktor batuan sebesar 5,568. Geometri peledakan usulan berdasarkan nilai blastability index menggunakan ukuran burden 2 m, spacing 3 m, stemming 1 m, panjang kolom isian 6 m, kedalaman lubang ledak 6 m, dan diameter bor 3 inch, dan bahan peledak 23 kg per lubang ledak, didapatkan volume hasil batuan terbongkar adalah 36 m³ per lubang ledak dengan nilai powder factor 0.65.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Geometri Peledakan Untuk Meminimalisir Jarak Lemparan (Flyrock) di CV. Tekad Jaya Kab. Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kegiatan peledakan merupakan salah satu metode yang saat ini sering digunakan dalam kegiatan penambangan bahan galian baik itu proses pemberaian material juga pembongkaran batuan induk dalam penambangan batuan gamping. Selain menguntungkan kegiatan peledakan juga memiliki efek yang bisa berdampak negatif dan beresiko dapat merugikan kegiatan penambangan, salah satunya adalah fly rock. Fly rock adalah fragmentasi batuan yang terlempar akibat hasil ledakan. Fragmentasi batuan yang terlempar melebihi radius aman dapat mengakibatkan kerusakan terhadap alat mekanis, cidera, bahkan kematian untuk manusia. Hal ini lah yang menyebabkan efek dari fly rock menjadi salah satu perhatian utama pada setiap kegiatan peledakan. Tujuan penelitian mengetahui radius aman untuk alat dan manusia menurut rhicard and moore, dan geometri ideal untuk mendapatkan fly rock dalam radius aman. Oleh karena itu fly rock akibat peledakan harus sesuai dengan keputusan menteri ESDM nomor 1287 K/30/MEM/ 2018 tentang pedoman pelaksanaan kaidah teknik pertambangan yang baik. Berdasarkan KEPMEN 1287 K/30/MEM/ 2018 dari hasil pengukuran fly rock yang dilapangan maka didapatkan nilai lempar menurut rhicard and moore sebesar 126 m untuk peledakan pertama, 198 m untuk peledakan ke dua, dan 256 m untuk peledakan ke tiga. Geometri ideal untuk mendapatkan fly rock dalam radius aman yaitu berdasarkan R.L Ash diperoleh nilai Burden: 2 m, spasi: 3 m, stemming: 1,4 m, Kedalaman lubang: 6 m, isian: 4,6 m, dan diameter lubang ledak: 3 inch, diperoleh nilai radius aman sebesar 148,32 m.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemanfaatan Visual Basic.Net dalam Analisa Rancangan Geometri Peledakan (Studi Kasus PT. Semen Padang)

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT semen padang memiliki tambang batu kapar sebagaibahan galian utama. Pada Kegiatan penambangan PT. Semen Padang dilakukan kegiatan penambangan yang bertujuan untuk membongkar batu kapur dari batuan induk karena batu kapur yang akan diambil tergolong keras dengan fragmentasi yang ditargetkan berukuran 80cm.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perancangan Geometri dan Pola Peledakan untuk Mendapatkan Hasil Fragmentasi Optimum pada Quarry Bukit Karang Putih PT. Semen Padang Sumatera Padang

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Semen Padang melakukan kegiatan pemberaian batugamping dengan peledakan yang menggunakan elektronik detonator. Parameter keberhasilan dari suatu kegiatan peledakan adalah fragmentasi batuan. Fragmentasi batuan berperan untuk mengoptimalkan produksi, oleh karena itu distribusi fragmentasi batuan hasil peledakan harus dioptimumkan. Untuk meningkatkan fragmentasi batuan dilakukan pengujian dan perhitungan terhadap geometri peledakan aktual, R.L Ash, C,J Konya dan ICI-Explosive, yang telah diterapkan pada front I dan front II quarry Bukit Karang Putih PT. Semen Padang. Maka didapat geometri peledakan yang ideal untuk batugamping yaitu geometri peledakan rumusan C,J Konya dengan powder factor 0,25 kg/m3 dan tonase hasil peledakan sebesar 30,726 ton/hari. Kemudian peneliti merancang ulang geometri peledakan dengan powder factor 0,27 kg/m3 dan tonase hasil peledakan sebesar 31,949 ton/hari. Persentase fragmentasi batuan hasil geometri peledakan rumusan C,J Konya yang tertahan ayakan sebesar 69,75 %, sedangkan yang lolos ayakan sebesar 30,25 %. Disamping itu fragmentasi yang dihasilkan geometri usulan atau rancangan ulang, yang tertahan sebesar 68,63 %, sedangkan yang lolos ayakan sebesar 31,37 %. Sedangkan Desain peledakan yang bisa meningkatkan persentase fragmentasi batuan dari kegiatan peledakan di front I dan front II quarry Bukit Karang Putih PT. Semen Padang adalah pola lubang ledak staggered dan pola peledakan excelon-cut dengan 3-7 row. Maka untuk mendapatkan hasil peledakan yang optimum, geometri dan pola peledakan harus betul-betul disesuaikan dengan karakteristik batuan, rangkaian peledakan, pengisian bahan peledak dan stemming kedalam lubang ledak diharapkan sesuai perencanaan.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Biaya Peledakan Batu Andesit Pada Operasi Produksi PT Bukit Sari Investama Jorong Simpang Tiga Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RANCANGAN PELEDAKAN PADA RENCANA OPERASI PRODUKSI ANDESIT PT. BUKIT SARI INVESTAMA JORONG LUBUK JANTAN, NAGARI MANGGILANG, KECAMATAN PANGKALAN KOTO BARU, KABUPATEN LIMA PULUH KOTA, PROVINSI SUMATERA BARAT. Nama : Muhammad Iqbal NPM : 1210024427035 Pembimbing I : Drs. Murad MS. MT Pembimbing II : Teguh Ariefianto, ST ABSTRAK PT. Bukit Sari Investama merupakan perusahaan tambang yang bergerak dibidang batuandesit dan memiliki luas 211 Ha. Perushaan ini baru melakukan kegiatan eksplorasi dan dalam tahap untuk mendapatkan izin operasi produksi. PT. Bukit Sari Investama akan melakukan produksi dengan cara pembongkaran batuan menggunakan peledakan, sebelum melakukan kegiatan peledakan yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah membuat rancangan peledakan agar kegiatan peledakan dapat terlaksana serta harus memperhitungkan biaya pemboran dan peledakan yang ekonomis. Skripsi ini yang mengkaji evaluasi biaya peledakan dengan dua metode serta beberapa alternatif serta kebutuhan bahan peledak sesuai dengan yang dibutuhkan. Perhitungan rancangan peledakan menggunakan rancangan Richar L. Ash dengan diameter 3 inchi, burden 2 m, spacing 2.4 m, stemming 1.4 m, subdrilling 0.6 m, kedalaman 4 m, jenjang 3.4 m dan jumlah bahan peledak 7172 kg perbulan. Diameter 4 inchi burden 2.7 m, spacing 3.24 m, stemming 1.89 m, subdrilling 0.91 m, kedalaman 5.4 m, jenjang 4.5 m dan jumlah bahan peledak 5880 kg perbulan. Diameter 5 inchi burden 3.4 m, spacing 4.08 m, stemming 2.38 m, subdrilling 1.02 m, kedalaman 6.8 m, jenjang 5.7 m dan jumlah bahan peledak 7160 kg perbulan. Untuk perhitungan biaya peledakan diameter lubang 3 inchi perolehan biaya pemboran dan peledakan adalah sebesar Rp 655.457.589,5/ bulan serta dengan biaya peledakan Rp. 19.529,97/ton. Diameter lubang 4 inchi perolehan biaya pemboran dan peledakan adalah sebesar Rp. 429.452.880.7/bulan serta dengan biaya peledakan Rp. 14.120,00/ ton. Diameter lubang 5 inchi perolehan biaya pemboran dan peledakan adalah sebesar Rp 388.920.716.9/ bulan serta dengan biaya peledakan Rp. 11.205,24/ton.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Geometri Peledakan Menggunakan Perangkat Lunak Pada Penambangan Batu Andesit PT. Koto Alam Sejahtera

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Evaluasi Geometri Peledakan Menggunakan Perangkat Lunak Pada Penambangan Batu Andesit PT. Koto Alam Sejahtera Nama : Alfi Rahman NPM : 1210024427009 Pembimbing I : Rifky Adi Nata, S.T., M.T. Pembimbing II : Dian Hadiyansyah, M.T. ABSTRAK PT. Koto Alam Sejahtera merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang penambangan batu andesit, salah satu kegiatan penambangan yang berada di Jorong Polong Duo Nagari Koto Alam Kecamatan Pangkalan Lima Puluh Koto, Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Saat ini PT. Koto Alam Sejahtera melakukan pengambilan bahan galian batu andesit dengan cara peledakan. Sebelum operasi peledakan terlebih dahulu dilakukan persiapan lubang tembak dengan cara pemboran. Kegiatan peledakan sangat berpengaruh dalam meningkatkan produktivitas penambangan. Dimana produksi batu andesit sebelum dipasarkan harus diolah dulu pada bagian crusher, maka hasil fragmentasi batuan peledakan sangat berpengaruh terhadap produksi batu andesit. fragmentasi hasil peledakan dipengaruhi oleh geometri peledakan dan nilai powder factor. Sementara bahan peledak yang digunakan adalah ANFO (Ammonium Nitrat Fuel Oil). Berdasarkan hasil perhitungan data pengukuran di lapangan didapatkan rata-rata nilai powder factor dan fragmentasi hasil peledakan masing-masing sebesar 0.27 kg/m3 dan 30,50 cm, dan distribusi fragmentasi yang berukuran ≤ 50 cm masih tinggi, sehingga perlu dilakukan perhitungan geometri peledakan dengan menggunakan beberapa metode, agar didapatkan geometri peledakan yang tepat untuk mengahasilkan rata-rata framentasi hasil peledakan sesuai yang dikehendaki. Berdasarkan hasil analisa geometri peledakan mengunakan metode R. L. Ash dan CJ. Konya didapatkan nilai powder factor masing-masing sebesar 0,40 kg/m3 dan 0,44 kg/m3. Serta rata-rata fragmentasi masing-masing sebesar 24,32 cm dan 21,35 cm. Berdasarkan perbandingan hasil perhitungan kedua metode diatas, geometri peledakan yang tepat digunakan adalah hasil analisa metode C.J. Konya, yaitu: burden (B) = 2 m, spasi (S) = 2,3 m, stemming (T) = 1,4 m, subdrilling (J) = 0,6 m, kedalaman (H) = 5,17 m, tinggi jenjang (L) = 4.57 m, panjang kolom isian (PC) = 3.77 m dan diameter (D) = 3 inchi.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian Teknis Geometri Peledakan Menggunakan Software Berbasis Visual Basic 6.0 untuk Mencapai Fragmentasi Hasil Peledakan yang Ideal pada Penambangan Batu Andesit PT. Lima Energi Utama, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KAJIAN TEKNIS GEOMETRI PELEDAKAN MENGGUNAKAN SOFTWARE BERBASIS VISUAL BASIC 6.0 PADA UNTUK MENCAPAI FRAGMENTASI HASIL PELEDAKAN YANG IDEAL PENAMBANGAN BATU ANDESIT PT. LIMA ENERGI UTAMA, KECAMATAN PANGKALAN KOTO BARU, KABUPATEN LIMAPULUH KOTA, PROVINSI SUMATERA BARAT Nama : Rahmat Hidayat NPM : 1210024427040 Pembimbing I : Drs. Tamrin Kasim, M.T Pembimbing II : Rusnoviandi, S.T., M.M ABSTRAK PT. Lima Energi Utama merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batu andesit, yang saat ini mengelola IUP CV. Atika Tunggal Mandiri di Desa Manggilang, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota. Kegiatan yang dilakukan PT. Lima Energi Utama ialah penambangan dan penjualan batu andesit dalam bentuk raw material. Penambangan dilakukan menggunakan peledakan, dengan target fragmentasi kecil dari 40 cm, agar batu andesit bisa langsung dipasarkan tanpa melakukan pengecilan ukuran terlebih dahulu. Berdasarkan pengamatan di lapangan, batuan hasil peledakan batu andesit yang dilakukan PT. Lima Energi Utama banyak menghasilkan boulder yang berukuran besar dari 40 cm dengan persentase lebih kurang 30%. Berdasarkan perhitungan data geometri aktual menggunakan software berbasis visual basic 6.0, dengan burden 2,58 meter, spasi 2,62 meter, kedalaman lubang ledak 2,43 meter, diperoleh ukuran fragmentasi rata-rata sebesar 24,08 cm dengan fragmentasi berukuran kecil dari 40 cm hanya mencapai 67,83 %, dan fragmentasi berukuran besar sama dari 40 cm sebesar 32,17%. Setelah dilakukan perhitungan geometri rancangan menggunakan metode R.L Ash diperoleh geometri rancangan dengan besaran burden 1,82 meter, spasi 2 meter, kedalaman lubang ledak 5,5 meter, stemming 1,82 meter, panjang isian 3,68 meter, dan akan diperoleh ukuran fragmentasi rata-rata sebesar 14,85 cm dengan fragmentasi berukuran kecil dari 40 cm mencapai 93,8 %, dan fragmentasi berukuran besar sama dari 40 cm sebesar 6,2 %.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancangan Peledakan Pada Rencana Operasi Produksi Andesit PT Bukit Sari Investama Jorong Lubuk Jantan Nagari Manggilang Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat

2016•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RANCANGAN PELEDAKAN PADA RENCANA OPERASI PRODUKSI ANDESIT PT. BUKIT SARI INVESTAMA JORONG LUBUK JANTAN, NAGARI MANGGILANG, KECAMATAN PANGKALAN KOTO BARU, KABUPATEN LIMA PULUH KOTA, PROVINSI SUMATERA BARAT                                                                                          Nama            : Taufik                                                                                         NPM             : 1210024427053                                                                                         Pembimbing I : Drs. Murad MS. MT                                                                                         Pembimbing II : Ir. Asep Neris B. Msi. MEng ABSTRAK PT. Bukit Sari Investama merupakan perusahaan tambang yang bergerak dibidang batuandesit dan memiliki luas 211 Ha. Perushaan ini baru melakukan kegiatan eksplorasi dan dalam tahap untuk mendapatkan izin operasi produksi. PT. Bukit Sari Investama akan melakukan produksi dengan cara pembongkaran batuan menggunakan peledakan, sebelum melakukan kegiatan peledakan yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah membuat rancangan peledakan agar kegiatan peledakan dapat terlaksana. Skripsi ini yang mengkaji rancangan peledakan dengan dua metode serta beberapa alternatif serta kebutuhan bahan peledak sesuai dengan yang dibutuhkan.Perhitungan rancangan peledakan menggunakan rancangan Richar L. Ash dengan diameter 3 inchi, burden 2 m, spacing 2.4 m, stemming 1.4 m, subdrilling 0.6 m, kedalaman 4 m, jenjang 3.4 m dan jumlah bahan peledak 7172 kg perbulan. Diameter 4 inchi burden 2.7 m, spacing 3.24 m, stemming 1.89 m, subdrilling 0.91 m, kedalaman 5.4 m, jenjang 4.5 m dan jumlah bahan peledak 5880 kg perbulan. Diameter 5 inchi burden 3.4 m, spacing 4.08 m, stemming 2.38 m, subdrilling 1.02 m, kedalaman 6.8 m, jenjang 5.7 m dan jumlah bahan peledak 7160 kg perbulan.Untuk perhitungan menggunakan metode Conya dengan diameter 3 inchi, burden 2 m, spacing 2.8 m, stemming 2 m, subdrilling 0.6 m, kedalaman 4.6 m, jenjang 4 m dan jumlah bahan peledak 4908 kg perbulan. Diameter 4 inchi burden 2.7 m, spacing 3.78 m, stemming 2.7 m, subdrilling 0.6 m, kedalaman 6.1 m, jenjang 5.30 m dan jumlah bahan peledak 4929 kg perbulan. Diameter 5 inchi burden 3.4 m, spacing 4.7 m, stemming 3.4 m, subdrilling 1.02 m, kedalaman 7.6 m, jenjang 6.58 m dan jumlah bahan peledak 5100 kg perbulan. 

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail