ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Macmahon Mining Services dalam melakukan peledakan menggunakan geometri peledakan dengan metode trial and error (uji coba) di lapangan. Geometri yang digunakan perusahaan sebelumnya memiliki nilai Burden (3,1 m), spasi
(3,6 m), jenjang (10 m), dan Sub drill (0,5 m). Dari geometri yang sudah digunakan perusahaan terjadi penurunan kualitas fragmentasi batuan dimana hasil peledakan dalam bentuk bongkahan besar (boulder). Tujuan penelitian adalah menganalisis geometri peledakan usulan menurut R.L. Ash dan menghitung total biaya yang harus dikeluarkan pada kegiatan peledakan pada PT. Macmahon Mining Servicis. Data primer yang dibutuhkan adalah geometri peledakan aktual. Data sekunder yang dibutuhkan adalah peta lokasi penambangan, peta kesampaian daerah, spesifikasi bahan peledak, jenis bahan peledak yang digunakan, harga bahan peledak, gaji karyawan, dan target volume peledakan. Geometri peledakan usulan menurut RL.Ash yaitu burden 3,7 m, spacing 4,25 m, sub drilling 0,7 m, stemming 2,59 m, dengan jenjang yang sudah di tetapkan perusahaan yaitu 10 m, panjang kolom isian 8,1 m, loading density 16,45 kg/m, pemakaian bahan peledak 133,24 kg, volume peledakan perlubang 402,56 Bcm, dan jumlah lubang sebanyak 26 lubang/hari. Total biaya yang harus dikeluarkan perusahaan khusus pit Purnama Main pada tahun 2020 menggunakan geometri aktual adalah sebesar Rp 11.446.358.000,- dan menggunakan geometri usulan sebesar Rp 9.053.681.000,-. Total biaya yang harus dikeluarkan perusahaan khusus pit Purnama Main pada tahun 2021 menggunakan geometri aktual adalah sebesar Rp 16.370.197.000,- dan menggunakan geometri usulan sebesar Rp 13.967.437.000,-.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Pebana Adi Sarana merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam kegiatan penambangan batu andesit. Kegiatan penambangan batu andesit dilakukan menggunakan metode tambang quarry. Pada proses produksi, persediaan bahan peledak sangat berperan penting untuk mempermudah atau memperlancar jalannya proses produksi perusahaan. Penentuan besarnya persediaan merupakan hal penting bagi perusahaan karena mempunyai pengaruh langsung terhadap keseluruhan biaya produksi. dengan adanya kebijakan pengendalian persediaan bahan peledak yang diterapkan, dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan efisiensi penggunan bahan peledak dan juga membantu meminimalisir resik-resiko yang akan terjadi. Bahan peledak ini dapat dikendalikan dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Hasil penelitian didapatkan untuk bahan peledak ANFO EOQ sebanyak 25.284 kg, frekuensi pemesanan sebanyak 1 kali, safety stock 8.680 kg, reorder point 17.174 kg, total inventory cost Rp. 47.983.952, maximum inventory 33.964 kg. Bahan peledak Detonator EOQ 7.902 pcs, frekuensi pemesanan sebanyak 1 kali, safety stock 3.410 pcs, reorder point 6.076 pcs, total inventory cost Rp. 30.601.995, maximum inventory 11.312 pcs. Bahan peledak Dynamit 522 kg, frekuensi pemesanan sebanyak 1 kali, safety stock 186 kg, reorder point 372 kg, total inventory cost Rp. 23.222.001, maximum inventory sebanyak 708 kg.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT semen padang memiliki tambang batu kapar sebagaibahan galian utama. Pada Kegiatan penambangan PT. Semen Padang dilakukan kegiatan penambangan yang bertujuan untuk membongkar batu kapur dari batuan induk karena batu kapur yang akan diambil tergolong keras dengan fragmentasi yang ditargetkan berukuran 80cm.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian dilakukan di timur, PT. Kuansing Inti Makmur yang berlokasi di desa Tanjung Belit, Muara bungo, Jambi. Peledakan yang dilakukan belum dapat dikatakan berhasil, karena masyarakat disekitar tambang terganggu dengan ground vibration. PT. KIM menetapkan nilai Peak Particle Velocity (PPV) 1 mm/s. Syarat tersebut belum terpenuhi. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi geometri untuk memenuhi syarat tersebut. Pada tahap awal, dilakukan pengukuran lapangan terhadap nilai PPV yang dihasilkan oleh kegiatan peledakan di pit timur. Pengamatan terhadap jarak pengukuran nilai PPV dari lokasi peledakan dan jumlah bahan peledak yang meledak per delay. Hasil pengukuran lapangan terhadap nilai PPV selanjutnya dapat digunakan untuk nilai PPV pada peledakan selanjutnya di pit timur. Hasil evaluasi geometri pada kegiatan peledakan yang dilakukan di PT. MNK terdapat perubahan burden, spasing, stemming, kolom isian. Untuk geometri pertama dilakukan perubahan burden 5 m, spasing 6 m, stemming 4,5 m, kolom isian 3,5 m, mendapatkan nilai PPV 1,39 mm/s. Geometri kedua burden 4,5 m, spasing 5 m, stemming 4 m, kolom isian 3 m mendapatkan nilai PPV 1,08 mm/s. Geometri ketiga burden 4 m, spasing 4,6 m, stemming 3,6 m, kolom isian 3 m, mendapatkan nilai PPV 0,91 mm/s. Jumlah isian untuk menurunkan getaran tanah akibat peledekan bervariasi untuk jarak 950 m memiliki isian bahan peledak sebanyak 20,81kg, untuk jarak 900 m memiliki isian bahan peledak sabanyak 18, 53 kg, untuk jarak 850 m memiliki isian bahan peledak sebanyak 16, 39 kg, untuk jarak 800 m memiliki isian bahan peledak sebanyak 14, 39 kg. Faktor-faktor untuk menurunkan getaran tanah akibat peledakan diantaranya: jumlah isian, geometri peledakan (burden, spasing, stemming, kedalaman kolom isian).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2016•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RANCANGAN PELEDAKAN PADA RENCANA OPERASI PRODUKSI ANDESIT PT. BUKIT SARI INVESTAMA JORONG LUBUK JANTAN, NAGARI MANGGILANG, KECAMATAN PANGKALAN KOTO BARU, KABUPATEN LIMA PULUH KOTA, PROVINSI SUMATERA BARAT Nama : Taufik NPM : 1210024427053 Pembimbing I : Drs. Murad MS. MT Pembimbing II : Ir. Asep Neris B. Msi. MEng ABSTRAK PT. Bukit Sari Investama merupakan perusahaan tambang yang bergerak dibidang batuandesit dan memiliki luas 211 Ha. Perushaan ini baru melakukan kegiatan eksplorasi dan dalam tahap untuk mendapatkan izin operasi produksi. PT. Bukit Sari Investama akan melakukan produksi dengan cara pembongkaran batuan menggunakan peledakan, sebelum melakukan kegiatan peledakan yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah membuat rancangan peledakan agar kegiatan peledakan dapat terlaksana. Skripsi ini yang mengkaji rancangan peledakan dengan dua metode serta beberapa alternatif serta kebutuhan bahan peledak sesuai dengan yang dibutuhkan.Perhitungan rancangan peledakan menggunakan rancangan Richar L. Ash dengan diameter 3 inchi, burden 2 m, spacing 2.4 m, stemming 1.4 m, subdrilling 0.6 m, kedalaman 4 m, jenjang 3.4 m dan jumlah bahan peledak 7172 kg perbulan. Diameter 4 inchi burden 2.7 m, spacing 3.24 m, stemming 1.89 m, subdrilling 0.91 m, kedalaman 5.4 m, jenjang 4.5 m dan jumlah bahan peledak 5880 kg perbulan. Diameter 5 inchi burden 3.4 m, spacing 4.08 m, stemming 2.38 m, subdrilling 1.02 m, kedalaman 6.8 m, jenjang 5.7 m dan jumlah bahan peledak 7160 kg perbulan.Untuk perhitungan menggunakan metode Conya dengan diameter 3 inchi, burden 2 m, spacing 2.8 m, stemming 2 m, subdrilling 0.6 m, kedalaman 4.6 m, jenjang 4 m dan jumlah bahan peledak 4908 kg perbulan. Diameter 4 inchi burden 2.7 m, spacing 3.78 m, stemming 2.7 m, subdrilling 0.6 m, kedalaman 6.1 m, jenjang 5.30 m dan jumlah bahan peledak 4929 kg perbulan. Diameter 5 inchi burden 3.4 m, spacing 4.7 m, stemming 3.4 m, subdrilling 1.02 m, kedalaman 7.6 m, jenjang 6.58 m dan jumlah bahan peledak 5100 kg perbulan.