Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

11 hasil
Subjek: fragmentasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian Pengaruh Tinggi Jenjang, Burden dan Spasi Terhadap Perolehan Fragmentasi Hasil Peledakan Overburden di PT. Allied Indo Coal Jaya

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hasil peledakan yang dilakukan di PT Allied Indo Coal Jaya mendapati geometri peledakan yang diterapkan perusahaan diperoleh fragmentasi hasil peledakan besar dari 60 cm (boulder) dengan persentase lebih dari 20% dan belum mencapai fragmentasi yang dinginkan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis geometri peledakan aktual dan distribusi fragmentasi hasil peledakan, merekomendasikan geometri usulan peledakan dan distribusi fragmentasi hasil peledakan, dan menganalisis pengaruh parameter tinggi jenjang, burden dan spacing terhadap fragmentasi hasil peledakan. Data yang dibutuhkan berupa geometri peledakan. Analisis geometri peledakan aktual dan distribusi fragmentasi hasil peledakan di PT. Allied Indo Coal Jaya, dimana pada peledakan pertama dan ke tiga dengan nilai burden 3 m, spasi 4 m, stemming 2 m, tinggi jenjang 5 m, kedalaman lubang 6 m dan fragmentasi yang lolos (>60 cm) senilai 66,83%. Sementara itu untuk peledakan ke dua dengan geometri peledakan burden 3 m, spasi 4 m, stemming 2 m, tinggi jenjang 6 m, kedalaman lubang 7 m dan fragmentasi yang lolos (>60 cm) senilai 80,85%. 2. Parameter tinggi jenjang berpengaruh terhadap persentase fragmentasi hasil peledakan yang lolos sedangkan burden dan spasi tidak berpengaruh terhadap fragmentasi hasil peledakan. Rekomendasi geometri peledakan usulan ke-1 dengan burden 2 m, spasi 4 m, temming 1,9 m, tinggi jenjang 6,6 m, kedalaman lubang 7 m dan fragmentasi yang lolos (>60 cm) senilai 79,32 %. Sementara itu untuk geometri peledakan usulan ke-2 dengan burden 2 m, spasi 4 m stemming 1,9 m, tinggi jenjang 7,4 kedalaman lubang 8 m dan fragmentasi yang lolos (>60 cm) senilai 91,06%.

82 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Geometri Peledakan Terhadap Fragmentasi dan Biaya Peledakan di PT. Alied Indo Coal Jaya (AICJ) Sawahlunto, Sumatera Barat

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Alied Indo Coal Jaya merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batubara dengan metode tambang terbuka dan tambang bawah tanah, pada tambang terbuka menggunakan peledakan sebagai cara untuk memecah batuan menjadi ukuran yang lebih kecil sehingga tidak mengganggu proses gali muat, saat ini hasil fragmentasi dari peledakan tersebut masih banyak yang berbentuk boulder/bongkahan yang berukuran 60 cm lebih dari 20% dengan pawder factor lebih dari yang di targetkan perusahaan yaitu diatas 0,30. Tujuan penelitian untuk mengetahui geometri peledakan ideal untuk mendapatkan ukuran fragmentasi dan biaya peledakan berdasarkan perhitungan R.L.Ash, C.J. Konya, kuz-ram dan aplikasi split dekstop, dari analisis yang dilakukan, didapatkan geometri rekomendasi yaitu geometri metode R.L. Ash dengan burden 2 m, spacing 4 m, stemming 2 m, subdrilling 0,6 m, kedalaman lubang 7 m, panjang kolom isian 5 m, tinggi jenjang 6,4 m. Menghasilkan fragmentasi yang lolos berukuran 60 cm sebesar 86,34 %, pawder factor 0,32, dengan biaya recovery Rp 8.395/m3.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Powder Factor Terhadap Hasil Fragmentasi PT. Allied Indo Coal Jaya Sawahlunto Sumatera Barat

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Proses pembongkaran overburden yang di lakukan oleh PT. Allied Indo Coal Jaya dengan cara pengeboran dan peledakan. Dalam peledakan fragmentasi dipengaruhi oleh penggunaan powder factor. Powder factor adalah suatu bilangan yang menyatakan perbandingan antara penggunaan bahan peledak dan terhadap jumlah material yang diledakkan dalam satuan kg/m3. Dari hasil pengamatan dilapangan geometri peledakan yang diterapkan perusahaan diperoleh fragmentasi bongkahan besar dari 60 cm dengan persentase lebih dari 20% yang mengakibatkan alat bongkar muat dan target produktivitas tidak tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk merancang geometri peledakan dan mengoptimal kan penggunaan powder factor berdasarkan metode R.L Ash dan Kuz Ram. Geometri usulan yang diterapkan adalah burden 2 spacing 4 stemming 1,9, kedalaman lubang 8 subrilling 0,6 tinggi jenjang 7,4 powder column 5,5 dan powder factor 0,338 kg/m3 dengan analisis kuz ram telah memenuhi target standar perusahaan dengan persentase tertahan ukuran 60 cm dibawah 20%.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Nilai Powder Factor Peledakan Untuk Mendapatkan Target Fragmentasi Batuan Andesit di PT. Bintang Sumatra Pasific

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Bintang Sumatra Pasific merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batu andesit dengan peledakan sebagai cara untuk melepas dari batuan induk dan memecah batuan menjadi ukuran yang lebih kecil, saat ini hasil fragmentasi dari peledakan tersebut masih banyak yang berbentuk boulder yang berukuran 40 cm lebih dari 25%, Tujuan penelitian untuk menganalisis nilai Powder Factor dan rancangan geometri peledakan yang ideal dan menganalisis distribusi ukuran fragmentasi pada peledakan batu andesit di PT. Bintang Sumatra Pasifik, Metode yang digunakan untuk mendapatkan geometri peledakan yang ideal ialah metode R.L.Ash (1967) dan C.J.Konya (1990), dan untuk menentukan hasil fragmentasi peledakan menggunakan software splite desktop, Metode R.L. Ash (1967) dan metode C.J. Konya (1990), maka didapatkan distribusi hasil fragmentasi yang berukuran 40 cm menggunakan metode R.L.Ash (1967) yang lolos ayakan 61,94%, dan menggunakan metode C.J.Konya (1990) yang lolos ayakan 83,75%.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Geometri Peledakan Terhadap Hasil Fragmentasi Batuan pada Penambangan Batu Andesit di PT. Ansar Terang Crushindo Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten 50 Kota Provinsi Sumatera Barat

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Ansar Terang Crushindo merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batu andesite dengan peledakan sebagai cara untuk melepas dari batuan induk dan memecah batuan menjadi ukuran yang lebih kecil, saat ini hasil fragmentasi dari peledakan tersebut masih banyak yang berbentuk boulder/bongkahan yang berukuran 60 cm lebih dari ± 40%. Tujuan penelitian untuk Mengetahui geometri peledakan aktual terhadap hasil fragmentasi peledakan berdasarkan perhitungan teoritis dan Software Wipfrag. Mendapatkan perbandingan geometri peledakan terhadap hasil fragmentasi aktual dengan hasil fragmentasi ideal. Metode yang digunakan untuk mendapatkan geometri peledakan yang ideal ialah metode R.L.Ash, dan untuk menentukan hasil fragmentasi peledakan menggunakan rumus Kuz-Ram dan SofwareWipfrag. Dari hasil menggunakan metode R.L.Ash maka didapatkan distribusi fragmentasi yang lolos ayakan 98,05 %. Dan artinya hanya 1,95 % material yang tertahan di ukuran 60 cm

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pola Peledakan Terhadap Fragmentasi Hasil Peledakan Pada Penambangan Batu Andesit di PT. Koto Alam Sejahtera Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten 50 Kota Provinsi Sumatera Barat

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fragmentasi adalah istilah yang digunakan sebagai petunjuk ukuran setiap bongkah batuan setelah peledakan. Keberhasilan suatu proses peledakan dapat dilakukan dengan menganalisis distribusi ukuran fragmentasi bongkah batuan. Fragmentasi yang optimal berkaitan dengan peningkatan produktivitas. Dalam mengontrol ukuran fragmentasi berkaitan dengan geometri, pola peledakan serta perencanaan peledakan yang akan dilakukan. PT. Koto Alam Sejahtera (KAS) merupakan salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang pertambangan, perusahaan tersebut berdiri pada tahun 2013 dan mulai beroperasi pada tahun 2015 dengan luas IUP 10 Ha yang beroperasi di Jorong Polong Duo, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten 50 Kota. Dari pengamatan di lapangan masih banyaknya fagmentasi yang berukuran > 80 cm (boulder) yang dihasilkan berkisar ± 20%, sehingga perlu dilakukan kegiatan tambahan untuk memecah kembali boulder. Tujuan penelitian ini adalah menentukan persentase boulder rata-rata yang dihasilkan dari kegiatan peledakan, mengetahui perbandingan fragmentasi hasil peledakan berdasarkan pola peledakan yang diterapkan, menentukan pola peledakan yang menghasilkan fragmentasi optimal. Metode yang digunakan untuk menentukan nilai persentase rata-rata boulder adalah dengan menganalisa distribusi fragmentasi yang dihasilkan menggunakan software wipfrag, selanjutnya membandingkan distribusi fragmentasi yang dihasilkan dari penerapan pola peledakan boxcut dan excelon dan menentukan pola peledakan yang menghasilkan fragmentasi optimal. persentase (boulder) rata-rata yang dihasilkan di PT.Koto Alam Sejahtera untuk peledakan dengan menggunakan pola boxcut mengasilkan nilai 0,808%, untuk pola peledakan excelon menghasilkan nilai 7,944%

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Fragmentasi Batuan dari Hasil Kegiatan Peledakan dengan Menggunakan Software Split Desktop dan Menggunakan Persamaan Rosin Rammler di PT. Bintang Sumatera Pacific Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penulis merumuskan permasalahan yang dihadapi adalah masih banyak terdapat hasil fragmentasi yang belum memenuhi ukuran yang ditentukan yaitu <60 cm,tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan Berapa persentase ukuran fragmentasi <60 cm dan berapa persentase ukuran fragmentasi >60 cm dengan persamaan Rosin-Rammler, Berapa persentase hasil ukuran fragmentasi <60 cm dan berapa persentase hasil ukuran fragmentasi >60 cm menggunakan Software Split Desktop. Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisis jumlah presentase ukuran fragmentasi <60 cm dan >60 cm dengan persamaan Rosin-Rammler dan menggunakan Software Split Desktop. Dalam melakukan penelitian ini penulis menggunakan beberapa metode yaitu menggunakan persamaan Rosin-Rammler dan menggunakan perangkat lunak Software Split Desktop. Pada persamaan ini didapatkan volume lubang (V) =54 m3, volume peledakan (V) =1890 m3, ukuran rata-rata fragmentasi (X) =21,74 cm, indeks keseragaman (n) sebesar =1,02, dan dengan karakteristik ukuran (Xc) =31,14. Sedangkan untuk menentukan persentase yang <60 cm persamaan Rossin-Rammler (R) dibutuhkan Eksponen “n” dalam persamaan X Xc n X R e  ( / ) maka didapatkan R21,74 = 49,06% dan R60 = 14,01%. Dari perhitungan menggunakan software split desktop didapat hasil persentase <60 cm yaitu: 63,5 cm = 46,69%, 38,1cm = 41,81%, sedangkan untuk ukuran yang >60 cm yaitu: 63,5 cm = 46,69%, 0,19 cm = 0,89%.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perancangan Geometri dan Pola Peledakan untuk Mendapatkan Hasil Fragmentasi Optimum pada Quarry Bukit Karang Putih PT. Semen Padang Sumatera Padang

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Semen Padang melakukan kegiatan pemberaian batugamping dengan peledakan yang menggunakan elektronik detonator. Parameter keberhasilan dari suatu kegiatan peledakan adalah fragmentasi batuan. Fragmentasi batuan berperan untuk mengoptimalkan produksi, oleh karena itu distribusi fragmentasi batuan hasil peledakan harus dioptimumkan. Untuk meningkatkan fragmentasi batuan dilakukan pengujian dan perhitungan terhadap geometri peledakan aktual, R.L Ash, C,J Konya dan ICI-Explosive, yang telah diterapkan pada front I dan front II quarry Bukit Karang Putih PT. Semen Padang. Maka didapat geometri peledakan yang ideal untuk batugamping yaitu geometri peledakan rumusan C,J Konya dengan powder factor 0,25 kg/m3 dan tonase hasil peledakan sebesar 30,726 ton/hari. Kemudian peneliti merancang ulang geometri peledakan dengan powder factor 0,27 kg/m3 dan tonase hasil peledakan sebesar 31,949 ton/hari. Persentase fragmentasi batuan hasil geometri peledakan rumusan C,J Konya yang tertahan ayakan sebesar 69,75 %, sedangkan yang lolos ayakan sebesar 30,25 %. Disamping itu fragmentasi yang dihasilkan geometri usulan atau rancangan ulang, yang tertahan sebesar 68,63 %, sedangkan yang lolos ayakan sebesar 31,37 %. Sedangkan Desain peledakan yang bisa meningkatkan persentase fragmentasi batuan dari kegiatan peledakan di front I dan front II quarry Bukit Karang Putih PT. Semen Padang adalah pola lubang ledak staggered dan pola peledakan excelon-cut dengan 3-7 row. Maka untuk mendapatkan hasil peledakan yang optimum, geometri dan pola peledakan harus betul-betul disesuaikan dengan karakteristik batuan, rangkaian peledakan, pengisian bahan peledak dan stemming kedalam lubang ledak diharapkan sesuai perencanaan.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian Teknis dan Perhitungan Biaya pada Kegiatan Pengeboran serta Peledakan Batukapur di PT. Bakapindo Jorong Durian, Kenagarian Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Bakapindo adalah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batukapur dengan target produksi 15.000 ton/bulan, dengan sistem tambang terbuka yaitu metode quarry. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain pengeboran serta peledakan batukapur, mencapai fragmentasi yang optimal dan menghitung biaya yang dikeluarkan untuk pengeboran serta peledakan batukapur. Untuk melakukan pemberaian batuan PT. Bakapindo melakukan pengeboran serta peledakan batukapur. Data yang diambil pada penelitian ini terdiri dari dua aspek yaitu aspek teknis dan ekonomis. Aspek teknis yaitu burden, spasi, kedalaman lubang ledak, panjang isian, stemming, subdrilling. Sedangkan aspek ekonomisnya data harga perlengkapan pengeboran serta peledakan dan data upah operator. Untuk pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan observasi langsung ke lapangan terutama mengenai biaya dari kegiatan pengeboran serta peledakan. Berdasarkan perhitungan geometri aktual, fragmentasi batuan ukuran 40 cm yang dihasilkan adalah sebesar 71,45 % dan geometri menurut persamaan RL Ash berukuran 40 cm adalah sebesar 80,67 %. Untuk biaya operasional pengeboran dan peledakan aktual adalah Rp. 83.847.650.- /bulan. Sedangkan biaya operasional pengeboran dan peledakan menurut persamaan RL Ash adalah Rp. 81.041.420.- /bulan.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Geometri Peledakan Menggunakan Perangkat Lunak Pada Penambangan Batu Andesit PT. Koto Alam Sejahtera

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Evaluasi Geometri Peledakan Menggunakan Perangkat Lunak Pada Penambangan Batu Andesit PT. Koto Alam Sejahtera Nama : Alfi Rahman NPM : 1210024427009 Pembimbing I : Rifky Adi Nata, S.T., M.T. Pembimbing II : Dian Hadiyansyah, M.T. ABSTRAK PT. Koto Alam Sejahtera merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang penambangan batu andesit, salah satu kegiatan penambangan yang berada di Jorong Polong Duo Nagari Koto Alam Kecamatan Pangkalan Lima Puluh Koto, Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Saat ini PT. Koto Alam Sejahtera melakukan pengambilan bahan galian batu andesit dengan cara peledakan. Sebelum operasi peledakan terlebih dahulu dilakukan persiapan lubang tembak dengan cara pemboran. Kegiatan peledakan sangat berpengaruh dalam meningkatkan produktivitas penambangan. Dimana produksi batu andesit sebelum dipasarkan harus diolah dulu pada bagian crusher, maka hasil fragmentasi batuan peledakan sangat berpengaruh terhadap produksi batu andesit. fragmentasi hasil peledakan dipengaruhi oleh geometri peledakan dan nilai powder factor. Sementara bahan peledak yang digunakan adalah ANFO (Ammonium Nitrat Fuel Oil). Berdasarkan hasil perhitungan data pengukuran di lapangan didapatkan rata-rata nilai powder factor dan fragmentasi hasil peledakan masing-masing sebesar 0.27 kg/m3 dan 30,50 cm, dan distribusi fragmentasi yang berukuran ≤ 50 cm masih tinggi, sehingga perlu dilakukan perhitungan geometri peledakan dengan menggunakan beberapa metode, agar didapatkan geometri peledakan yang tepat untuk mengahasilkan rata-rata framentasi hasil peledakan sesuai yang dikehendaki. Berdasarkan hasil analisa geometri peledakan mengunakan metode R. L. Ash dan CJ. Konya didapatkan nilai powder factor masing-masing sebesar 0,40 kg/m3 dan 0,44 kg/m3. Serta rata-rata fragmentasi masing-masing sebesar 24,32 cm dan 21,35 cm. Berdasarkan perbandingan hasil perhitungan kedua metode diatas, geometri peledakan yang tepat digunakan adalah hasil analisa metode C.J. Konya, yaitu: burden (B) = 2 m, spasi (S) = 2,3 m, stemming (T) = 1,4 m, subdrilling (J) = 0,6 m, kedalaman (H) = 5,17 m, tinggi jenjang (L) = 4.57 m, panjang kolom isian (PC) = 3.77 m dan diameter (D) = 3 inchi.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian Teknis Geometri Peledakan Menggunakan Software Berbasis Visual Basic 6.0 untuk Mencapai Fragmentasi Hasil Peledakan yang Ideal pada Penambangan Batu Andesit PT. Lima Energi Utama, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KAJIAN TEKNIS GEOMETRI PELEDAKAN MENGGUNAKAN SOFTWARE BERBASIS VISUAL BASIC 6.0 PADA UNTUK MENCAPAI FRAGMENTASI HASIL PELEDAKAN YANG IDEAL PENAMBANGAN BATU ANDESIT PT. LIMA ENERGI UTAMA, KECAMATAN PANGKALAN KOTO BARU, KABUPATEN LIMAPULUH KOTA, PROVINSI SUMATERA BARAT Nama : Rahmat Hidayat NPM : 1210024427040 Pembimbing I : Drs. Tamrin Kasim, M.T Pembimbing II : Rusnoviandi, S.T., M.M ABSTRAK PT. Lima Energi Utama merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batu andesit, yang saat ini mengelola IUP CV. Atika Tunggal Mandiri di Desa Manggilang, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota. Kegiatan yang dilakukan PT. Lima Energi Utama ialah penambangan dan penjualan batu andesit dalam bentuk raw material. Penambangan dilakukan menggunakan peledakan, dengan target fragmentasi kecil dari 40 cm, agar batu andesit bisa langsung dipasarkan tanpa melakukan pengecilan ukuran terlebih dahulu. Berdasarkan pengamatan di lapangan, batuan hasil peledakan batu andesit yang dilakukan PT. Lima Energi Utama banyak menghasilkan boulder yang berukuran besar dari 40 cm dengan persentase lebih kurang 30%. Berdasarkan perhitungan data geometri aktual menggunakan software berbasis visual basic 6.0, dengan burden 2,58 meter, spasi 2,62 meter, kedalaman lubang ledak 2,43 meter, diperoleh ukuran fragmentasi rata-rata sebesar 24,08 cm dengan fragmentasi berukuran kecil dari 40 cm hanya mencapai 67,83 %, dan fragmentasi berukuran besar sama dari 40 cm sebesar 32,17%. Setelah dilakukan perhitungan geometri rancangan menggunakan metode R.L Ash diperoleh geometri rancangan dengan besaran burden 1,82 meter, spasi 2 meter, kedalaman lubang ledak 5,5 meter, stemming 1,82 meter, panjang isian 3,68 meter, dan akan diperoleh ukuran fragmentasi rata-rata sebesar 14,85 cm dengan fragmentasi berukuran kecil dari 40 cm mencapai 93,8 %, dan fragmentasi berukuran besar sama dari 40 cm sebesar 6,2 %.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail