Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

22 hasil
Penulis: KURNIAWAN
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Persediaan Oli dan Gemuk Menggunakan Metode (Economic Order Quantity) EOQ di PT Saptaindra Sejati Jobsite Adaro Mining

2025•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pengendalian persediaan Oli dan Gemuk di PT Saptaindra Sejati (SIS) jobsite Adaro Mining yaitu dengan mengunakan metode Economic Order Quantity. Metode Economic Order Quantity ini digunakan dalam pemecahan masalah perusahaan untuk hasil perhitungan yang lebih akurat. Objek penelitian ini adalah jumlah persediaan, jumlah pembelian, jumlah pemakaian Oli dan Gemuk yang digunakan untuk kebutuhan maintenance, serta biaya pemesanan dan penyimpanan Oli dan Gemuk tahun 2023. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data yaitu dengan melakukan melakukan studi dokumentasi terkait data dan biaya-biaya persediaan Oli dan Gemuk. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh jumlah persediaan Oli optimal dengan metode Economic Order Quantity pada tahun 2023 sebanyak 49.000 liter dengan frekuensi pemesanan sebanyak 42 kali, persediaan pengaman 25.055 liter, titik pemesanan kembali (ROP) ketika persediaan di gudang tersisa 42.000 liter. Kemudian untuk jenis Gemuk sebanyak 11.883 kg dengan frekuensi pemesanan sebanyak 35 kali, persediaan pengaman 4.937,4 kg, titik pemesanan kembali (ROP) ketika persediaan di gudang tersisa 8.391,2 kg dan total biaya persedian yang dihabiskan oleh PT Saptaindra Sejati (SIS) jobsite Adaro Mining pada tahun 2023 sebesar Rp. 41.858.662,3. Sedangkan bila menggunakan perhitungan Economic Order Quantity total biaya yang di keluarkan hanya sebesar Rp. 20.307.919,8. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perhitungan persediaan Oli dan Gemuk lebih optimal jika menggunakan metode Economic Order Quantity, jika perusahaan menggunakan metode ini dalam perhitungan persediaan maka hasil dari TIC lebih efisien dibanding dengan menggunakan metode yang digunakan selama ini.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Perancangan Aplikasi Absensi Karyawan menggunakan Location Based Service (LBS) Berbasis Android menggunakan Bahasa Pemograman Kotlin dan Framework Codeigniter (Studi Kasus : PT. Inti Sukses Sumatera)

2024•Koleksi Perpustakaan

PT. Inti Sukses Sumatera adalah perusahaan distributor barang konsumen yang memiliki kebutuhan mendesak untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi sistem absensi karyawan. Metode absensi tradisional yang saat ini digunakan, seperti sidik jari, memiliki beberapa kelemahan seperti antrian panjang, kesalahan pencatatan, dan kesulitan bagi karyawan yang bekerja di luar kantor. Untuk mengatasi masalah ini, dikembangkan sebuah aplikasi absensi berbasis Android menggunakan Location Based Service (LBS) dengan bahasa pemrograman Kotlin dan framework CodeIgniter. Aplikasi ini memungkinkan karyawan melakukan absensi melalui perangkat mobile, memastikan kehadiran mereka di lokasi yang telah ditentukan dengan akurasi tinggi menggunakan teknologi GPS. Selain itu, aplikasi ini menghasilkan laporan data absensi yang terintegrasi, memudahkan manajemen dalam memantau dan menganalisis kehadiran karyawan secara real-time. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode waterfall dan dirancang menggunakan UML. Penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi absensi berbasis lokasi ini mampu meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam proses absensi karyawan di PT. Inti Sukses Sumatera, serta menyediakan laporan data absensi yang membantu pengelolaan kehadiran karyawan secara lebih akurat dan efisien.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Kajian Teknis Optimasi Produksi Alat Gali Muat dan Alat Angkut pada Kegiatan Pengangkutan Batubara Berdasarkan Efisiensi Biaya Operasional di Pt. Allied Indo Coal Jaya Kota Sawahlunto

2024•Koleksi Perpustakaan

Tidak tercapainya target produksi sebesar 60.000 ton/bulan pada kegiatan penambangan batubara pada PT.Allied Indo Coal Jaya.Tidak optimalnya penggunaan alat gali muat dan alat angkut karena banyaknya waktu tunggu sehingga meningkatnya biaya operasional. Tujuan penelitian menganalisis produktivitas aktual alat gali muat excavator dan alat angkut dump truck pada kegiatan pengangkutan batubara, menganalisis keserasian kerja alat muat excavator dan alat angkut dump truck, menganalisis biaya operasional yang dikeluarkan oleh alat muat excavator dan alat angkut dump truck untuk kegiatan pengangkutan batubara. Data yang di ambil adalah waktu edar alat gali muat, waktu edar alat angkut, waktu hambatan, jumlah alat angkut ( unit ), jumlah alat gali muat ( unit ). Produktivitas aktual alat gali muat excavator 53.461,06 ton/bulan dan alat angkut dump truck 44.031,48 ton/bulan. pada kegiatan pengangkutan batubara. Keserasian kerja alat muat excavator dan alat angkut dump truck kondisi aktual 0,85 artinya alat muat menunggu dan setelah perbaikan nilai keserasian alat menjadi 0,99 berarti alat sudah serasi atau dengan kata lain alat muat dan alat angkut tidak ada yang saling menunggu karena nilainya mendekati 1. Setelah dilakukan perbaikan produktivitas alat gali muat menjadi 60.114,54 ton/bulan. Dan untuk produktivitas alat angkut dump truck menjadi 44.031,48 ton/bulan. Biaya operasional yang dikeluarkan oleh alat muat excavator dan alat angkut dump truck untuk kegiatan pengangkutan batubara untuk alat muat sebesar Rp 534.060 /jam dan untuk biaya operasional untuk 1 unit alat angkut sebesar Rp 229.486 /jam.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Perencanaan TPS 3R (Reduce-Reuse-Recycle) di Pasar Induk Hasil Pertanian Kota Padang Panjang

2023•Koleksi Perpustakaan

Pasar Induk Hasil Pertanian Kota Panjang merupakan pasar yang membantu masyarakat khususnya petani dalam menjual hasil pertanian. Namun keberadaan pasar memberikan efek negatif bertambahnya timbulan sampah yang dibuang langsung ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut menggunakan Tempat Penampungan Sementara (TPS) 3R (reduce, reuse dan recycle). Penelitian bertujuan untuk menghitung timbulan dan komposisi sampah sehingga didapatkan kebutuhan sarana pewadahan dan pengumpulan sampah serta desain Layout TPS 3R yang sesuai. Penelitian diawali dengan observasi terkait kondisi eksisting pengelolaan sampah dilanjutkan dengan pengambilan sampel untuk pengukuran timbulan dan komposisi berdasarkan SNI 19-3964-1994. Hasil penelitian menunjukan timbulan sampah total tertinggi pada Pasar Induk Hasil Pertanian sebesar 4138,37 liter/hari atau 1517,8 kg/hari, dengan komposisi sampah tertinggi yaitu sampah organik berdasarkan berat sebesar 90,89% atau berdasarkan volume sebesar 61,49%. Pengolahan sampah utama yang direncanakan adalah pengomposan menggunakan aerator bambu dan mengakomodasi pengelolaan sampah plastik menggunakan mesin pencacah serta pengumpulan sampah berupa kardus dan kaleng sehingga dibutuhkan fasilitas TPS 3R dengan luas sebesar 152,83 m2. Residu sampah yang tidak terkelola diangkut ke tempat pemrosesan akhir (TPA) Sungai Andok dengan potensi pengurangan sampah mencapai 3579,37 liter/hari atau sebesar 86,49%.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perencanaan TPS 3R (Reduce-Reuse-Recycle) di Pasar Induk Hasil Pertanian Kota Padang Panjang

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pasar Induk Hasil Pertanian Kota Panjang merupakan pasar yang membantu masyarakat khususnya petani dalam menjual hasil pertanian. Namun keberadaan pasar memberikan efek negatif bertambahnya timbulan sampah yang dibuang langsung ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut menggunakan Tempat Penampungan Sementara (TPS) 3R (reduce, reuse dan recycle). Penelitian bertujuan untuk menghitung timbulan dan komposisi sampah sehingga didapatkan kebutuhan sarana pewadahan dan pengumpulan sampah serta desain Layout TPS 3R yang sesuai. Penelitian diawali dengan observasi terkait kondisi eksisting pengelolaan sampah dilanjutkan dengan pengambilan sampel untuk pengukuran timbulan dan komposisi berdasarkan SNI 19-3964-1994. Hasil penelitian menunjukan timbulan sampah total tertinggi pada Pasar Induk Hasil Pertanian sebesar 4138,37 liter/hari atau 1517,8 kg/hari, dengan komposisi sampah tertinggi yaitu sampah organik berdasarkan berat sebesar 90,89% atau berdasarkan volume sebesar 61,49%. Pengolahan sampah utama yang direncanakan adalah pengomposan menggunakan aerator bambu dan mengakomodasi pengelolaan sampah plastik menggunakan mesin pencacah serta pengumpulan sampah berupa kardus dan kaleng sehingga dibutuhkan fasilitas TPS 3R dengan luas sebesar 152,83 m2. Residu sampah yang tidak terkelola diangkut ke tempat pemrosesan akhir (TPA) Sungai Andok dengan potensi pengurangan sampah mencapai 3579,37 liter/hari atau sebesar 86,49%.

108 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Tinggi Speciment Terhadap Nilai Kuat Geser pada Batuan Tuff

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam dunia Pertambangan batuan dibagi beberapa jenis, salah satunya batuan pyroklastik dengan contoh batuan diantaranya yaitu batuan tuff. Batuan tuff tersebut memiliki sifat fisik dan mekanik, sifat mekanik contohnya yaitu nilai kuat tekan, nilai kuat geser, nilai kuat geser bisa didapatkan melalui pengujian langsung. Faktor yang mempengaruhi pengujian kuat geser yaitu tinggi speciment batuan, maka perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh tinggi speciment terhadap nilai kuat geser batuan tuff. Tujuan dari penelitian adalah menganalisis nilai pergeseran (P’) dan tegangan geser (τ) batuan tuff, menganalisis perubahan nilai τ dan tegangan normal (σn), menganalisis nilai kohesi (©)dan sudut geser dalam (ϕ) dengan variasi tinggi speciment batuan tuff, dan menganalisis pengaruh hasil uji kuat geser terhadap faktor keamanan (FK). Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian yang bersifat eksperimen atau uji coba langsung dengan melakukan pengujian menggunakan alat kuat geser (Shear box test), Batuan yang diuji merupakan batuan tuff yang diambil dari lapangan di Desa Sibolangit, Kec. Sibolangit, Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara dalam bentuk core dan bongkah. Kemudian melakukan pengkoringan di laboratorium. Hasil dari coring batuan tuff dibentuk silinder dengan ukuran L/D sebesar 1.3, 1.5, dan 2.0, dengan beban normal 2 kg/cm2, 4 kg/cm2 dan 6 kg/cm2 menunjukkan nilai yang tidak berbanding lurus terhadap pergeseran (P’) dan τ. Pada nilai τ dan σn peak pada tiap variasi speciment batuan tuff dapat dikatakan berbanding lurus, semakin tinggi beban normal yang diberikan maka nilai τ juga akan meningkat. Namun semakin besar beban normal yang diberikan terhadap setiap variasi tinggi terkecuali tinggi speciment L/D=2,0. maka nilai τ semakin kecil. Nilai © berpengaruh pada tiap variasi tinggi speciment, nilai © perubahan atau yaitu sebesar 1032.8 kPa - 758.4 kPa, pengaruh © terhadap ukuran tinggi speciment menunjukan nilai yang tidak beraturan dengan rentang perubahan nilai © tidak melebihi 274,4 kPa (Peak) dan 408,53 kPa (Residu). Nilai ϕ berpengaruh terhadap variasi speciment batuan, pengaruh ϕ terhadap tinggi speciment peak dan residu menunjukan nilai yang acak dengan rentang perubahan nilai ϕ tidak melebihi 7o. Nilai uji kuat geser (peak & residu) pada Faktor keamanan (FK)lereng menunnjukkan nilai yang aman pada kemiringan lereng sebesar 400 dengan nilai FK peak yaitu 24,16 sedangkan nilai FK residu yaitu 8,34.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Strategi dalam Peningkatan Penjualan Produk dimasa Pandemi Covid-19 Menggunakan Metode SWOT

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Industri Kecil Menengah (IKM) yang merupakan bagian dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), turut merasakan dampak besar terburuknya akibat Pandemi Covid-19.. IKM “Kaika” merupakan salah satu IKM yang ada di Kota Tanjungpinang yang mengalami dampak adanya pandemi ini. Industri yang memproduksi berbagai produk olahan makanan seperti donat kentang, kue kering dan berbagai dessert sudah mulai menjalankan usahanya sejak tahun 2019. Teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara secara langsung kepada pemilik usaha dan melakukan penyebaran kuesioner. Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan dapat memberikan pilihan-pilihan strategi yang dapat dilakukan dalam upaya meningkatkan penjualan produk IKM Kaika pada masa pandemi covid-19. Omset penjualan yang sudah ada sebesar Rp 20.000.000,- diharapkan mampu mencapai target omset perbulan Rp 35.000.000,-. Dengan menggunakan metode SWOT, Matriks IE, EFE dan EFE dapat memberikan pilihan strategi peningkatan penjualan produk yang dapat dijalankan oleh pemilik usaha IKM Kaika. Berdasarkan Matriks IFAS dan Matriks EFAS dari IKM Kaika, diperoleh hasil bahwa nilai skor untuk faktor kekuatan adalah 2,034 dan nilai skor untuk faktor kelemahan adalah 1,197. Sementara itu, berdasarkan Matriks EFAS dari IKM Kaika, jika mengacu pada hasil analisis, IKM Kaika sebaiknya melakukan strategi SO yaitu strategi yang menggunakan kekuatan (strength) untuk memanfaatkan dan memaksimalkan peluang (opportunity) yang ada pada IKM Kaika, sehingga implementasi dari strategi pada IKM Kaika adalah sebagai berikut, Memaksimalkan promosi digital melalui seluruh akun media sosial (fb, ig, tiktok) untuk memperluas pangsa pasar. Digital marketing menjadi strategi pemasaran yang perlu ditingkatkan untuk merambah pangsa pasar luas, meningkatkan desain dan fungsi kemasan, peralatan pendukung produksi agar mampu merambah pangsa pasar yang lebih luas. Desain kemasan menjadi salah satu peran branding produk agar memiliki persepsi khusus dibenak konsumen, menyusun program rutin pada momen spesial dan memberikan pelayanan terbaik untuk setiap konsumen sehingga menjadi media pemasaran melalui WOM (Word of mouth) (S6,O3,O4). Memberikan pengalaman baru dan membahagiakan konsumen berupa menjalin interaksi dengan gimmick-gimmick khusus menjadi daya tarik calon pembeli baru agar menjadi pelanggan IKM Kaika.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Geometri Peledakan Untuk Meminimalisir Jarak Lemparan (Flyrock) di CV. Tekad Jaya Kab. Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kegiatan peledakan merupakan salah satu metode yang saat ini sering digunakan dalam kegiatan penambangan bahan galian baik itu proses pemberaian material juga pembongkaran batuan induk dalam penambangan batuan gamping. Selain menguntungkan kegiatan peledakan juga memiliki efek yang bisa berdampak negatif dan beresiko dapat merugikan kegiatan penambangan, salah satunya adalah fly rock. Fly rock adalah fragmentasi batuan yang terlempar akibat hasil ledakan. Fragmentasi batuan yang terlempar melebihi radius aman dapat mengakibatkan kerusakan terhadap alat mekanis, cidera, bahkan kematian untuk manusia. Hal ini lah yang menyebabkan efek dari fly rock menjadi salah satu perhatian utama pada setiap kegiatan peledakan. Tujuan penelitian mengetahui radius aman untuk alat dan manusia menurut rhicard and moore, dan geometri ideal untuk mendapatkan fly rock dalam radius aman. Oleh karena itu fly rock akibat peledakan harus sesuai dengan keputusan menteri ESDM nomor 1287 K/30/MEM/ 2018 tentang pedoman pelaksanaan kaidah teknik pertambangan yang baik. Berdasarkan KEPMEN 1287 K/30/MEM/ 2018 dari hasil pengukuran fly rock yang dilapangan maka didapatkan nilai lempar menurut rhicard and moore sebesar 126 m untuk peledakan pertama, 198 m untuk peledakan ke dua, dan 256 m untuk peledakan ke tiga. Geometri ideal untuk mendapatkan fly rock dalam radius aman yaitu berdasarkan R.L Ash diperoleh nilai Burden: 2 m, spasi: 3 m, stemming: 1,4 m, Kedalaman lubang: 6 m, isian: 4,6 m, dan diameter lubang ledak: 3 inch, diperoleh nilai radius aman sebesar 148,32 m.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Serta Disiplin Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan di KUD Sinamar Sakato Provinsi Sumatera Barat

2018•Koleksi Perpustakaan

Penulis merumuskan permasalahan yang dihadapi adalah pengaruh kesehatan dan keselamatan kerja (K3) serta disiplin kerja terhadap produktivitas kerja karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kesehatan dan keselamatan kerja (K3) serta disiplin kerja terhadap produktivitas kerja karyawan di KUD Sinamar Sakato. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan beberapa metode dalam menganalisa data. Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) berpengaruh positif terhadap produktivitas kerja karyawan. Dapat dilihat bahwa nilai t variable kesehatan dan keselamatan kerja (K3) sebesar 6.200 dengan nilai signifikan 0,000. Ini berarti bahwa nilai signifikan t lebih dari alpha 5% yakni (0,000 < 0,05). Dengan kata lain hipotesis 1 Ha diterima sedangkan Ho ditolak. Disiplin kerja karyawan berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan. Dapat dilihat bahwa nilai t variable disiplin kerja sebesar 3.474 dengan nilai signifikan 0,002. Ini berarti bahwa nlai signifikan t lebih besar dari alpha 5% yakni (0,002 < 0,05). Hipotesis 2 Ha diterima sedangkan Ho ditolak. Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) serta disiplin kerja secara bersama-sama berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan. nilai F sebesar 68.684 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000. Ini berarti nilai signifikan F lebih kecil dari alpha 5% yakni (0,000 < 0,05). Hipotesis 3 Ha diterima sedangkan Ho ditolak.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail