Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: cross slope
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Geometri Jalan Angkut Menggunakan Metode Antrian dari Front Penambangan ke Dissposal di PT. Allied Indo Coal Jaya Kec. Talawi Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Allied Indo Coal Jaya (PT. AICJ) merupakan perusahaan swasta yang bergerak dibidang pertambangan batubara. Kegiatan pengangkutan overburden dari front penambangan ke dissposal memiliki panjang ± 650 m. Kegiatan operasi penambangan overburden menggunakan 5 unit dump truck Hino ranger 500 fm 260 JD dan 1 unit excavator caterpillar 320 D. Penelitian ini dilakukan dikarenakan sering terjadi antrian dump truck pada saat proses loading karena adanya waktu tunggu alat muat di front penambangan, adanya 2 dump truck yang berhenti pada saat berpapasan dikarenakan geometri jalan angkut yang belum sesuai dengan standar AASTHO (American Association Of State Higway And Transportation Officials). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan geometri jalan angkut dan mendapatkan model antrian jalan angkut tambang. Metode penelitian yang dilakukan di lapangan yaitu dengan cara melakukan pengukuran jalan angkut dari front penambangan ke dissposal dengan memperhitungkan lebar jalan lurus, jalan tikungan, kemiringan jalan (grade), cross slope, dan cycle time alat angkut. Hasil penelitian didapatkan lebar jalan lurus 8,575 m, lebar jalan tikungan 13,120 m, kemiringan jalan (grade) 10% dan 16% kemiringan melintang (cross slope) 14,8 cm dan perhitungan dengan menggunakan metode antrian diperoleh jumlah dump truk yang diperlukan agar mampu dilayani oleh alat muat tanpa adanya waktu antri adalah 7 truck.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Geometri Jalan Angkut Terhadap Produktivitas Alat Angkut dalam Menunjang Target Produksi di PT. Bara Indah Lestari Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Bara Indah Lestari adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi batubara. Dalam menunjang produksinya tentu PT. Bara Indah Lestari memerlukan rancangan akses jalan yang efektif (ideal) supaya tidak menghambat dalam produksinya. Dalam penambangan batubara kondisi jalan harus baik, terutama akses jalan antara lokasi penambangan dengan stockpile, perhitungan geometri jalan harus dipertimbangkan, karena alat-alat beroperasi secara massal dan kontinyu setiap harinya. Desain jalan yang tidak baik akan menyebabkan kecelakaan kerja, serta keterlambatan suatu alat angkut tersebut yang berdampak terhambatnya laju produksi sehingga waktu edar alat angkut tersebut tidak efektif (tidak ideal). Untuk itulah dalam penelitian ini dilakukan perancangan pada geometri jalan angkut untuk memperlancar akses dalam menunjang target produksi pada produktivitas alat angkut. Sehingga PT. Bara Indah Lestari akan mengalami peningkatan dalam menunjang target produksinya bila jalan angkut tersebut di rancang dengan efektif (ideal). Kondisi jalan angkut yang baik akan mempertinggi nilai efisiensi dan efektivitas kerja alat angkut serta tingkat keamanannya. Jika geometri jalan tidak dalam kondisi terbaiknya, maka kemungkinan akan memperlambat pada produksi penambangan.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Jalan Angkut dari Front Tambang Batubara Menuju Stockpile pada PT. Jambi Prima Coal, Kecamatan Mandiangin, Provinsi Jambi

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas geometri jalan mengacu terhadap standar AASTHO (American Association Of State Highway And Transportation Officials). Dalam operasi penambangan, jalan angkut tidak dapat beroperasi secara optimal dikarenakan kondisi jalan angkut yang sempit, tanjakan yang curam, permukaan jalan licin bila terkena hujan dan lain sebagainya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa lebar jalan lurus dan jalan tikungan, dan menganalisa nilai kemiringan/grade dan cross slope yang sesuai dengan standarisasi berdasarkan alat angkut dump truck Hino DJ 500. Metode penelitian yang dilakukan di lapangan dengan cara mengukur jalan hauling dari front menuju stokpile dengan memperhitungkan geometri jalan angkut dengan menyesuaikan standarisasi perhitungan teknis. Proses pengambilan data dilapangan dengan melakukan pengukuran secara langsung mengenai studi kasus seperti pengukuran lebar jalan lurus, lebar tikungan, grade dan cross slope, aspek pendukung kegiatan pengangkutan melihat alat angkut yang digunakan di lapangan. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa lebar jalan lurus yaitu 4,7 m s/d 8,5 m, jalan tikungn 7,2 m s/d 9,3 m dan cross slope 0 mm s/d 672 mm, kemudian data tersebut di design mengunakan autocad 2007, map info dan google sketcup 8. kesimpulan yang di dapatkan bahwa jalan keadaan lurus di perlukan penambahan selebar 0,09 m s/d 4,092 m pada tiap segmen dan jalan tikungan selebar 3,827 m s/d 5,927 m, dan pada kemiringan melintang diperlukan pembuatan dan penurunan cross slope sebesar 34 mm s/d 632 mm pada tiap segmen.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail