Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Jr

15 karya publik ditemukan.

2026: 12025: 22024: 32022: 22021: 22019: 5

Perencanaan Saluran Terbuka di PT Macmahon Mining Service Jobsite PT Agincourt Resources, Batang Toru, Sumatera Utara

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

PT Macmahon Mining Service (MMS) merupakan perusahaan di bidang operasi penambangan yang meliputi kegiatan Pengeboran dan Peledakan, Pemuatan dan Pengangkutan, Pengelolaan Air Tambang serta Pemeliharaan Alat Berat Tambang di Martabe Gold Project sejak 2016. Salah satu Lokasi penambangan di Project Martabe adalah Pit Barani dengan kondisi aktual sistem saluran terbuka yang diterapkan belum sesuai, baik secara dimensi saluran terbuka dan managementnya, sehingga saat kondisi hujan menyebabkan kualitas jalan memburuk dan beberapa kali menyebabkan berhentinya produksi yang diakibatkan oleh kondisi tidak aman. Dalam perhitungan design saluran terbuka mengunakan pendekatan curah hujan rencana dengan metode Log Pierson Type III yang menghasilkan nilai sebesar 154.46 mm/hari dan intensitas hujan sebesar 42.17 mm/jam. Debit air limpasan yang harus dialirkan sebesar 1.05 m3/s dengan Daerah Tangkapan Hujan (DTH) seluas 9.92 Ha. DTH akan dibagi menjadi 3 segment dengan masing debit air limpasan untuk segment 1 sebesar 0.38 m3/s, Segment 2 sebesar 0.30 m3/s dan Segment 3 sebesar 0.68 m3/s. Untuk mengatasi air limpasan ini di perlukan design saluran terbuka yang akan dibuat berbentuk trapesium dengan dimensi seragam yaitu kedalaman 0.5 meter, lebar permukaan 1 meter, free board 0.15 meter dengan debit kapasitas pada tiap segment yaitu segment 1 0.47 m3/s, segment 2 0.48 m3/s dan segment 3 0.89 m3/s. Saluran terbuka akan dibuat sepanjang RL 340 Pit Barani dengan Pembagian arah aliran untuk Segment 1 ke Selatan dan Segment 2 dan Segment 3 ke Utara. Titik perubahan arah aluran diambil dari batas area Instability.

Analisis Efisiensi Kerja untuk Meningkatan Produktivitas Alat Gali Muat Backhoe Cat 330 D dan Alat Angkut Hino 500 FM 260 JD pada Kegiatan Penambangan Batubara pada PT. Allied Indo Coal Jaya

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Alat gali muat yang digunakan untuk kegiatan penambangan batubara pada PT. Allied Indo Coal Jaya adalah Excavator Backhoe CAT 330 D sebanyak 3 unit. Pada PT. Allied Indo Coal Jaya produktivitas excavator backhoe CAT 330 D tidak mencapai target sebesar 150 ton/jam sementara produktivitas aktual hanya 148 ton/jam. Dan alat angkut yang digunakan pada PT. Allied Indo Coal Jaya adalah dump truck hino 500 FM 260 JD (DT-46) sebanyak 10 unit. Data yang didapat di lapangan berupa waktu hambatan akan diolah menggunakan Microsoft excel dengan cara menjumlahkan seluruh waktu hambatan yang diperoleh di lapangan selama alat tersebut beroperasi. Kemudian data tersebut dikelompokan berdasarkan penyebab sesuai dengan diagram fishbone. Untuk menganalisis nilai efisiensi kerja alat menggunakan persamaan 2.3 dan persamaan 2.4 serta nilai ketersediaan alat menggunakan persamaan 2.5 sampai persamaan 2.8. Data yang didapat dilapangan yaitu cycle time alat gali muat dan alat angkut yang diolah menggunakan persamaan 2.1 dan persamaan 2.2. Kemudian menghitung nilai produktivitas alat gali muat dan alat angkut menggunakan persamaan 2.11 dan persamaan 2.12. Jumlah produksi alat muat excavator backhoe cat 330D dari aktual sebesar 78.008,5 ton/bulan, sedangkan produksi alat angkut dump truck hino 500 FM 260 JD dari aktual sebesar 4.492,3 ton/bulan. Dari target produksi perusahaan sebesar 50.000 Ton/Bulan. Jumlah unit excavator backhoe cat 330D yang dibutuhkan untuk penambangan batubara di PT. Allied Indo Coal Jaya berdasarkan match factor aktual yaitu 3 unit. Jumlah unit dump truck hino 500 FM 260 JD yang dibutuhkan untuk penambangan batubara di PT. Allied Indo Coal Jaya berdasarkan match factor aktual yaitu 12 unit.

Analisis dan Perbaikan Menajemen Rantai Pasok Beras dengan Metode House Of Risk (HOR) Studi Kasus di CV Huller Manguang

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Usaha CV Huller Mangguang merupakan industri yang bergerak dalam pengolahan padi menjadi beras atau penggilingan padi (Rice Milling Unit). Bisnis ini tentunya memiliki resiko yang cukup tinggi dengan fluktuasi pendapatan yang tidak stabil pertahunnya. Usaha Cv Huller Mangguang memiliki beberapa resiko dari rantai pasok perberasan yaitu ketersediaan pasokan beras yang sedikit sehingga menimbulkan gejolak harga di tingkat pasar, gejolak dan fluktuasi harga yang tidak terkendali menyebabkan ketidakpastian pelaku usaha dan meresahkan konsumen, dan banyak ditemui mutu beras yang di pasaran belum sesuai atau memenuhi syarat mutu yang ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan faktor-faktor pemicu risiko disepanjang aliran rantai pasok dan melakukan penilaian tingkat risiko di sepanjang aliran rantai pasok beras di CV Huller Mangguang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu House of Risk. Hasil dari penelitian ini adalah pada fase proses HOR 1 petani di CV Huller Mangguang Desa Ulakan Tapakis terdapat 5 Risk Event dan 5 Risk Agent yang terindefikasi dan Pada proses Pedagang pengumpul di CV Huller Mangguang Desa Ulakan Tapakis terdapat 3 Risk Event dan 3 Risk Agent yang terindefikasi. Pada fase proses HOR 2 petani terdapat 11 prioritas strategi penanganan mitigasi) dan pada proses pedagang pengumpul terdapat 5 strategi penangananya.

Analisis dan Perbaikan Menajemen Rantai Pasok Beras dengan Metode House Of Risk (HOR) Studi Kasus di CV Huller Manguang

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Usaha CV Huller Mangguang merupakan industri yang bergerak dalam pengolahan padi menjadi beras atau penggilingan padi (Rice Milling Unit). Bisnis ini tentunya memiliki resiko yang cukup tinggi dengan fluktuasi pendapatan yang tidak stabil pertahunnya. Usaha Cv Huller Mangguang memiliki beberapa resiko dari rantai pasok perberasan yaitu ketersediaan pasokan beras yang sedikit sehingga menimbulkan gejolak harga di tingkat pasar, gejolak dan fluktuasi harga yang tidak terkendali menyebabkan ketidakpastian pelaku usaha dan meresahkan konsumen, dan banyak ditemui mutu beras yang di pasaran belum sesuai atau memenuhi syarat mutu yang ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan faktor-faktor pemicu risiko disepanjang aliran rantai pasok dan melakukan penilaian tingkat risiko di sepanjang aliran rantai pasok beras di CV Huller Mangguang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu House of Risk. Hasil dari penelitian ini adalah pada fase proses HOR 1 petani di CV Huller Mangguang Desa Ulakan Tapakis terdapat 5 Risk Event dan 5 Risk Agent yang terindefikasi dan Pada proses Pedagang pengumpul di CV Huller Mangguang Desa Ulakan Tapakis terdapat 3 Risk Event dan 3 Risk Agent yang terindefikasi. Pada fase proses HOR 2 petani terdapat 11 prioritas strategi penanganan mitigasi) dan pada proses pedagang pengumpul terdapat 5 strategi penangananya.

Pemanfaatan Limbah Cangkang Kerang Lokan (Geloina Erosa) sebagai Adsorben untuk Menurunkan Logam Fe dan Mn dalam Air Rawa Ketaping Padang Pariaman

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Indonesia adalah negara maritim yang memiliki potensi laut berlimpah salah satu hasil laut adalah kerang, masyarakat didaerah Kota Padang memanfaatkan kerang sebagai sumber pangan. Salah satunya Kerang lokan, kerang lokan adalah jenis kerang air payau yang bagian tubuhnya digunakan menjadi sumber pangan sedangkan cangkangnya dibuang begitu saja. Hal ini menimbulkan masalah seperti penumpukan sampah, kesuburan tanah menjadi berkurang, bau busuk yang mengakibatkan berbagai macam penyakit. Penelitian yang dilakukan dengan analisis kuantitatif dan Eksperimental Penelitian ini bertujuan untuk mengukur konsentrasi penurunan logam Fe dan Mn dalam air rawa dengan pemanfaatan limbah Cangkang kerang Lokan. Pembuatan adsorben dari cangkang kerang lokan dapat dijadikan sebagai adsorben dalam penurunan logam Fe dan Mn dalam air rawa dengan didapatkan hasil konsentrasi logam Fe sebesar 0,3678 mg/l, 0,2985 mg/l, 0,24645 mg/l, dan 0,1684 mg/l dengan nilai baku mutu 0,3 mg/l, serta konsentrasi logam Mn sebesar 0,1407 mg/l, 0,1346 mg/l, 0,1127 mg/l, dan 0,1002 mg/l dengan nilai baku mutu 0,1 mg/l. Efisiensi penurunan Kadar Fe dan Mn pada larutan yang terserap oleh serbuk cangkang kerang lokan hasil penurunan logam Fe pada waktu pengadukan selama 90 menit sebesar 0,1684 mg/l dengan presentase efisiensi sebesar 60,1%, dan hasil penurunan logam Mn pada waktu pengadukan 90 menit sebesar 0,1002 mg/l dengan presentase efisiensi sebesar 38,9%.

Sistem Pengendalian Internal

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku ini terdiri dari beberapa bahasan yang cukup lengkap, mulai dari bahasan tentang peran pengendalian internal dalam bisnis, dilanjutkan pembahasan internal control dan risk management, hingga pembahasan tentang consulting oleh audit internal serta maturitas audit internal. Dengan bahasan yang lengkap tersebut, kehadiran buku ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi bagi pihak-pihak yang memerlukannya. Buku ini membahas: Bab 1 Bisnis dan Peran Pengendalian Internal Bab 2 Internal Control dan Risk Management Bab 3 Good Corporate Governance Bab 4 Sumber Daya Manusia dan Organisasi Pengendalian Internal Bab 5 Ruang Lingkup Pengendalian Internal Bab 6 Perencanaan Pengendalian Internal Bab 7 Pelaksanaan, Hasil Kerja, dan Evaluasi Internal Bab 8 Keterampilan Auditor Bab 9 Bukti-Bukti Pemeriksaan Audit Bab 10 Audit Keuangan Bab 11 Audit SDM Bab 12 Audit Pengelolaan Rantai Pasokan Bab 13 Audit Pemasaran dan Penjualan Bab 14 Audit Teknologi Informasi Bab 15 Audit Tindak Kecurangan (Fraud Auditing) Bab 16 Pendeteksian dan Penanganan Fraud Bab 17 Audit Sektor Publik Bab 18 Konsulting Oleh Audit Internal Bab 19 Maturitas Audit Internal

Manajemen Proyek Perangkat Lunak

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Manajemen Proyek adalah proses pencapaian tujuan organisasi dengan menggunakan sumber daya yang dimiliki dalam batasan-batasan yang diberikan, komponen penentu keberhasilan manajemen proyek ditentukan dari tiga hal utama yaitu waktu, cakupan proyek dan anggaran biaya yang dimiliki. Penggunaan teknologi melalui pengembangan perangkat lunak pun menjadi hal utama dalam meningkatkan produktivitas pekerjaan dengan mengoptimalkan penggunaan data dan informasi dalam rangka mencapai efektivitas dan efisiensi pekerjaan. Pada buku ini terdiri dari 7 (tujuh) bab, yaitu : Bab 1 Konsep Manajemen Bab 2 Kerangka Kerja Manajemen Proyek Perangkat Lunak Bab 3 Teknik Estimasi Biaya Bab 4 Dokumen Kontrak Bab 5 Organisasi dan Personal Proyek Bab 6 Evaluasi Progress Proyek Bab 7 Pengendalian Proyek

Pembuatan Dan Analisa Pupuk Cair Dari Lumpur Telaga Koto Baru (Studi Kasus di Kenagarian Koto Baru Kabupaten Tanah Datar)

2019 · Book · Koleksi Perpustakaan

Telaga Koto Baru merupakan semacam danau kecil yang terletak di Desa Koto Baru Kabupaten Tanah DatarProvinsi Sumatera Barat. Penelitian ini didasari oleh kondisi yang dapat dilihat secara visual pada Telaga Kotobaru terdapat indikasi terjadinya eutrofikasi yang kaya akan unsur hara pada perairan. Kandungan lumpur pada telaga Koto Baru yakni N= 6,93% P=1,79%, K=1,52%, C=15,50%. banyaknya unsur hara dalam sedimen bisa dimanfaatkan untuk menjadi pupuk. Metode penelitian yang digunakan dalam pembuatan dan analisis pupuk cair dengan menggunakan teknik random sampling. pengukuran parameter-parameter yaitu: N, P, K, C, pH, dan Fe. Hasil analisis pupuk cair akan dibandingkan dengan SNI kualitas pupuk. Hasil analisis yang di dapatkan pada hari ke-14 kadar N 0,00008 % dan 0,00013%, kadar P 0,000012% dan 0,000014%, kadar K 0,00005% dan 0,000072%, kadar C 0,00012% dan 0,00016%, pH 6,9 dan 7,39, kadar Fe 0,000005% dan 0,000009%, sedangkan pada hari ke-21 kadar N 0,0001% dan 0,00009%, kadar P 0,000015% dan 0,000011%, kadar K 0,00006% dan 0,00007%, kadar C 0,00009% dan 0,00013%, pH 6,8 dan 7,39, kadar Fe 0,000006% dan 0,000008%. hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan SNI kualitas pupuk. Rendahnya kandungan dalam pupuk cair disebabkan bahan yang digunakan untuk membuat pupuk berpengaruh pada hasil pupuk serta pada saat pembuatan pupuk tidak menggunakan bahan organik lain seperti molases atau sampah pasar. Sehingga bakteri yang bertugas menguraikan senyaw dalam pupuk cair tidak bekerja dengan semestinya dikarenakan tidak adanya bahan organik lain untuk dijadikan makanan bakteri.

Evaluasi Kinerja Crusher dan Belt Conveyor Untuk Mencapai Target Produksi Pengolahan Dolomit di PT. Bakapindo, Kamang Magek, Agam, Sumatera Barat

2019 · Book · Koleksi Perpustakaan

PT. Bakapindo bergerak dalam bidang penambangan dolomit. Pengolahan dolomit menggunakan mesin peremuk (crusher). pengolahan perlu dilakukan perhitungan secara tepat, agar kemampuan alat (crusher) dan alat support (belt conveyor) dapat digunakan secara optimal serta mempunyai tingkat efesiensi yang tinggi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengungkap nilai kinerja crusher dan alat belt conveyor, menentukan produktivitas aktual dan ideal crusher, menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi target produksi alat crusher, menentukan upaya apa yang harus dilakukan untuk mencapai target produksi pada pengolahan dolomit di PT. Bakapindo Kabupaten Agam. Dalam usaha peningkatan produksi pengolahan dolomit dalam mencapai target produksi diperlukan adanya penilaian kemampuan crusher dengan cara pengamatan dan penelitian terhadap alat di lapangan, Kinerja crusher aktual di lapangan dengan nilai MA 92,88 %, PA 93,5 %,UA 90,775 %, EU 84,875 % dan kinerja belt conveyor aktual dengan nilai MA 98,97 %, PA 99,12 %, UA 84,91 %, EU 84,167 %. Produktivitas aktual crusher di lapangan adalah 6.171,82 ton/10 hari, dan produktivitas ideal sebesar 7.855,19 ton/10 hari, terjadi kenaikan produksi sebesar 1.683,7 ton. Sehingga target produksi 7.700 ton/10 hari tercapai.

Pembuatan Dan Analisa Pupuk Cair Dari Lumpur Telaga Koto Baru (Studi Kasus di Kenagarian Koto Baru Kabupaten Tanah Datar)

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Telaga Koto Baru merupakan semacam danau kecil yang terletak di Desa Koto Baru Kabupaten Tanah DatarProvinsi Sumatera Barat. Penelitian ini didasari oleh kondisi yang dapat dilihat secara visual pada Telaga Kotobaru terdapat indikasi terjadinya eutrofikasi yang kaya akan unsur hara pada perairan. Kandungan lumpur pada telaga Koto Baru yakni N= 6,93% P=1,79%, K=1,52%, C=15,50%. banyaknya unsur hara dalam sedimen bisa dimanfaatkan untuk menjadi pupuk. Metode penelitian yang digunakan dalam pembuatan dan analisis pupuk cair dengan menggunakan teknik random sampling. pengukuran parameter-parameter yaitu: N, P, K, C, pH, dan Fe. Hasil analisis pupuk cair akan dibandingkan dengan SNI kualitas pupuk. Hasil analisis yang di dapatkan pada hari ke-14 kadar N 0,00008 % dan 0,00013%, kadar P 0,000012% dan 0,000014%, kadar K 0,00005% dan 0,000072%, kadar C 0,00012% dan 0,00016%, pH 6,9 dan 7,39, kadar Fe 0,000005% dan 0,000009%, sedangkan pada hari ke-21 kadar N 0,0001% dan 0,00009%, kadar P 0,000015% dan 0,000011%, kadar K 0,00006% dan 0,00007%, kadar C 0,00009% dan 0,00013%, pH 6,8 dan 7,39, kadar Fe 0,000006% dan 0,000008%. hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan SNI kualitas pupuk. Rendahnya kandungan dalam pupuk cair disebabkan bahan yang digunakan untuk membuat pupuk berpengaruh pada hasil pupuk serta pada saat pembuatan pupuk tidak menggunakan bahan organik lain seperti molases atau sampah pasar. Sehingga bakteri yang bertugas menguraikan senyaw dalam pupuk cair tidak bekerja dengan semestinya dikarenakan tidak adanya bahan organik lain untuk dijadikan makanan bakteri.

Evaluasi Kinerja Crusher dan Belt Conveyor Untuk Mencapai Target Produksi Pengolahan Dolomit di PT. Bakapindo, Kamang Magek, Agam, Sumatera Barat

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Bakapindo bergerak dalam bidang penambangan dolomit. Pengolahan dolomit menggunakan mesin peremuk (crusher). pengolahan perlu dilakukan perhitungan secara tepat, agar kemampuan alat (crusher) dan alat support (belt conveyor) dapat digunakan secara optimal serta mempunyai tingkat efesiensi yang tinggi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengungkap nilai kinerja crusher dan alat belt conveyor, menentukan produktivitas aktual dan ideal crusher, menganalisis faktor apa saja yang mempengaruhi target produksi alat crusher, menentukan upaya apa yang harus dilakukan untuk mencapai target produksi pada pengolahan dolomit di PT. Bakapindo Kabupaten Agam. Dalam usaha peningkatan produksi pengolahan dolomit dalam mencapai target produksi diperlukan adanya penilaian kemampuan crusher dengan cara pengamatan dan penelitian terhadap alat di lapangan, Kinerja crusher aktual di lapangan dengan nilai MA 92,88 %, PA 93,5 %,UA 90,775 %, EU 84,875 % dan kinerja belt conveyor aktual dengan nilai MA 98,97 %, PA 99,12 %, UA 84,91 %, EU 84,167 %. Produktivitas aktual crusher di lapangan adalah 6.171,82 ton/10 hari, dan produktivitas ideal sebesar 7.855,19 ton/10 hari, terjadi kenaikan produksi sebesar 1.683,7 ton. Sehingga target produksi 7.700 ton/10 hari tercapai.