2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Industri pertambangan batubara sering terjadi permasalahan lingkungan munculnya air asam tambang berakibat buruk bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan, untuk itu maka dilakukan penelitian tujuannya mengetahui proses terjadinya air asam tambang sebelum dialiri ke badan sungai.Dengan melakukan pengujian di lapangan mengunakan alat sensor pH meter RS13SEN0161 pada masing-masing kolam endapan dan cara pemberian kapur tohor yang baik dan benar. Dari hasil data pengujian di lapangan pada masing-masing kolam endapan pertambangan batubara, hasil tersebut diolah dan dimasukkan kedalam model grafik untuk mengetahui perubahan kadar pH air asam tambang tersebut. Hasil penelitian kadar pH air asam tambang di PT. Surya Global Makmur kolam satu nilai pH terendah pada titik (satu) 5,48 untuk pH tertinggi pada titik (lima) 5,71, kolam dua nilai pH terendah pada titik (satu) 5,71 pH tertinggi pada titik (lima) 5,84, kolam tiga nilai pH terendah pada titik (satu) 5,99 pH tertinggi pada titik (lima) 6,68, untuk kolam (empat) nilai pH terendah pada titik (satu) 6,63 untuk pH tertinggi pada titik (lima)6,69, kolam lima nilai pH terendah pada titik (satu) 6,58 untuk pH tertinggi pada titik (lima) 6,73, selanjut aliran sungai pH terendah 6,32 dan pH tertingginya 6,40.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
PT. Allied Indo Coal Jaya (PT. AICJ) merupakan perusahaan swasta yang bergerak dibidang pertambangan batubara. Kegiatan pengangkutan overburden dari front penambangan ke dissposal memiliki panjang ± 650 m. Kegiatan operasi penambangan overburden menggunakan 5 unit dump truck Hino ranger 500 fm 260 JD dan 1 unit excavator caterpillar 320 D. Penelitian ini dilakukan dikarenakan sering terjadi antrian dump truck pada saat proses loading karena adanya waktu tunggu alat muat di front penambangan, adanya 2 dump truck yang berhenti pada saat berpapasan dikarenakan geometri jalan angkut yang belum sesuai dengan standar AASTHO (American Association Of State Higway And Transportation Officials). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan geometri jalan angkut dan mendapatkan model antrian jalan angkut tambang. Metode penelitian yang dilakukan di lapangan yaitu dengan cara melakukan pengukuran jalan angkut dari front penambangan ke dissposal dengan memperhitungkan lebar jalan lurus, jalan tikungan, kemiringan jalan (grade), cross slope, dan cycle time alat angkut. Hasil penelitian didapatkan lebar jalan lurus 8,575 m, lebar jalan tikungan 13,120 m, kemiringan jalan (grade) 10% dan 16% kemiringan melintang (cross slope) 14,8 cm dan perhitungan dengan menggunakan metode antrian diperoleh jumlah dump truk yang diperlukan agar mampu dilayani oleh alat muat tanpa adanya waktu antri adalah 7 truck.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pasir besi umumnya terdapat di sepanjang pantai, terbentuk karena proses penghancuran batuan asal oleh proses pelapukan dan erosi. Material tersebut kemudian tertransportasi dan diendapkan di sepanjang pantai. belum adanya penggunaan alat modern seperti mesin shaking table pada desa sunur kota Pariaman yang berfungsi sebagai alat pemisahan pasir besi dan minimnya pengolahan untuk pasir besi dilapangan khususnya didaerah pariaman menjadi masalah pada penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah; menganalisa perbandingan konsentrat dengan tailing pada pencucian pasir besi dengan alat meja goyang (shaking table), menganalisa hubungan kemiringan deck meja terhadap perolehan konsentrat pasir besi, dan menganalisa hubungan lama pencucian terhadap perolehan konsentrat pasir besi. Penelitian dilakukan tahapan dengan pengambilan sampel di pantai sunur kota pariaman, selanjutnya pemisahan konsentrat dan tailing dengan alat shaking table dengan kemiringan 1°, 2° dan 3° dengan berat sampel 500 gr, 750 gr dan 1000 gr. Kegiatan pengayakan dengan menggunakan ayakan ASTM C 136-06, setelah melakukan kegiatan tersebut maka diperoleh hasil perbandingan konsentrat dan tailing di kemiringan 3° lebih baik dibandingkan kemiringan 1° dan 2°, hubungan kemiringan deck meja terhadap perolehan konsentrat pasir besi Semakin bagus kemiringan yang dipakai deck meja alat shaking table maka akan lebih maksimal dalam memisahkan antara konsentrat dengan tailing. Kemiringan 3° sangat efektif diterapkan pada alat shaking table karena dapat memisahkan konsentrat lebih banyak jika dibandingkan dengan kemiringan 1° dan 2°, dan hubungan lama pencucian terhadap perolehan konsentrat pasir besi pada shaking table pada kemiringan 3° lebih efesien dibandingkan kemiringan 1° dan °.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
PT. Bintang Sumatera Pasifik merupakan perusahaan tambang batu andesit swasta yang beroperasi di nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Secara geografis terletak pada koordinat 100044’46,3” Bujur Timur (BT) dan 00001’09,8” Lintang Selatan (LS). Dengan luas Izin Usaha Penambangan 6 Ha. Penelitian ini akan menghitung sumberdaya terunjuk batu andesit menggunakan metode cross section dengan jarak antar section 20 m yang dibantu dengan software Rockworks untuk membuat potongan section serta membuat Block model endapan batu andesit, dan metode triangular grouping yang dibantu dengan software Autodesk land Desktop untuk mengetahui luas dari titik koordinat singkapan. Dari hasil pengolahan data didapatkan sumberdaya terunjuk batu andesit dengan menggunakan metode cross section sebesar 11.826.129,6 ton (ρ = 2,7 ton/ m3) dan dengan menggunakan metode triangular grouping didapatkan sumberdaya terunjuk sebesar 6.529.096,512 ton (ρ = 2,7 ton/ m3) dengan batas elevasi bawah 156 mdpl dan batas elevasi atas 277 mdpl.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Perumahan pada umumnya dirancang dan dibangun oleh developer perumahan. Namun salah satu faktor penentu suksesnya seorang developer perumahan menjalankan bisnis ini adalah baik atau tidaknya pemasaran. Perancangan web pemasaran pada PT. Alam Surya Megah Residence bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi penjualan rumah dan pemesanan (online) yang sebelumnya dipasarkan melalui brosur sehingga pemasaranya menjadi kurang efektif dan efesien. Sistem perancangan dalam pembuatan website pemasaran perumahan pada PT.Alam Surya Megah Residence ini dikembangkan dengan menggunakan beberapa software yakni xampp, Dreamweaver, Server yang merupakan gabungan dari Web Server, PHP dan MySQL
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Beasiswa dapat dikatakan sebagai pembiayaan yang tidak bersumber dari pendanaan sendiri atau orang tua, tetapi diberikan oleh pemerintah, perusahaan swasta, kedutaan, universitas, serta lembaga pendidik atau peneliti, atau juga dari kantor tempat bekerja yang karena prestasi seseorang dapat diberikan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya melalui pendidikan. MAS Andilan merupakan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) yang berada di Andilan. Beasiswa harus diberikan kepada penerima yang layak dan pantas untuk mendapatkannya, maka diadakan program beasiswa. Jenis beasiswa yang diberikan yaitu beasiswa Bantuan Khusus Murid Miskin (BKMM). Pada saat ini proses pengumpulan data secara manual sering terjadi kesalahan dan tidak adanya kriteria yang jelas untuk siswa yang dapat memperoleh beasiswa. Sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dirancang untuk membantu pengambil keputusan dalam memecahkan masalah yang sifatnya semi terstruktur ataupun tidak terstruktur dengan menambahkan kebijaksanaan manusia dan informasi komputerisasi. Sistem pendukung keputusan ini dibangun dengan menggunakan bahasa perograman Visual Basic.Net, XAMPP sebagai pendukung server yang berdiri sendiri (Lochalhost) yang terdiri atas program apache HTTP server, dengan basisdata MySQL, serta Crystal Report. Dengan sistem pendukung keputusan ini dapat memudahkan pihak sekolah untuk menyeleksi siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Andilan Pasaman yang dibuat dengan menggunakan metode AHP (analitycal Hirarki Process) memberikan informasi yang akurat untuk mendapatkan beasiswa dengan penilaian menurut kriteria yang telah ditetapkan.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kegiatan perawatan mempunyai peranan yang sangat penting dalam mendukung beroperasinya suatu sistem manufaktur secara lancar sesuai yang dikehendaki. Selain itu, kegiatan perawatan juga dapat meminimalkan biaya atau kerugian-kerugian yang ditimbulkan akibat adanya kerusakan mesin, maka dari itu perawatan menjadi prioritas utama. PT. Gersindo Minang Plantation adalah perusahaan milik swasta yang bergerak dalam industri pengolahan kelapa sawit, perusahaan ini memproduksi Crude Palm Oil (CPO) dan inti sawit. Pada penelitian ini dilakukan analisis perawatan mesin ripple mill dengan menggunakan metode CPM dan PERT. Tujuan penelitian ini adalah menentukan penjadwalan pada mesin ripple mill dan menghitung biaya perawatan mesin ripple mill. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penjadwalan perawatan mesin ripple mill yaitu 23 jam dari waktu normal 30 jam. Biaya perawatan Preventive selama 3 bulan adalah Rp.8.490.000, 6 bulan adalah Rp.16.980.000 dan selama 1 tahun adalah Rp.35.360.000 dan biaya perawatan corrective selama 1 tahun adalah Rp.1.400.000. Disamping itu Perlunya pengendalian waktu dan biaya sejak dini dalam mengantisipasi waktu penyelesaian perawatan agar tidak mengalami keterlambatan dan PT. Gersindo Minang Plantation sebaiknya lebih meningkatakan pelaksanaan perawatan baik itu pembersihan, pelumasan dan pengecekan secara berkala.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini membahas tentang bagaimana pengaruh membran keramik dalam menetralkan air asam tambang serta pengaruh pasir silika, spon membran, karbon aktif dan membran keramik dan bagaimana perbandingan pH awal dan akhir air asam tambang setelah diolah dengan menggunakan membran keramik berbahan tanah liat lempung, tepung tapioka dan serbuk besi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh membran keramik dalam menetralkan air asam tambang dan mengetahui pengaruh pasir silika, spon membran, karbon aktif dan membran keramik juga mengetahui perbandingan pH awal dan pH akhir setelah diolah dengan membran keramik. Metode penelitian yang dilakukan dilaboratorium STTIND padang yaitu metode eksperimen dengan cara melihat ada atau tidaknya membran keramik berpengaruh dalam menetralkan air asam tambang. Variabel waktu yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 15, 30, 45 dan 60 menit. Parameter yang diukur adalah pH. Dari hasil penelitian untuk komposisi membran (62,267 % tanah lempung : 37,36 % tepung tapioka : 0,374 % serbuk besi) maka didapat hasil akhir dari membran keramik pada sampel 1 pH awal 5,3 dan pH akhir 7,0, sampel 2 pH awal 5,2 dan pH akhir 7,3, sampel 3 pH awal 5,4 dan ph akhir 7,4 dalam waktu endapan 15 s/d 30 menit. Dari pembahasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa membran keramik sangat berpengaruh dalam menetralkan air asam tambang karena didalam membran terdapat daya serap dan daya pengikat logam yang kuat.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Air asam tambang (Acid Mine Drainage) merupakan masalah serius bagi lingkungan. Selain karena pH yang rendah, air asam tambang juga mengandung ion-ion logam berat seperti Fe dan Mn. Pada PT Allied Indo Coal Jaya Sawahlunto Sumatera Barat terdapatnya genangan air pada front penambangan, belum optimalnya pengeloaan kualitas air asam tambang serta belum diketahuinya kandungan logam berat yang terdapat pada front penambangan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kadar logam berat dan pH dengan bantuan media filtrasi dengan menggunakan lima bahan yaitu karbon aktif, sabut kelapa, daun cemara, sekam padi dan pasir sungai. Parameter yang diperiksa adalah pH, Besi (Fe) dan Mangan (Mn). Hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa semua kadar pH maupun Fe dan Mn mengalami kenaikan dan hanya 1 sampel yang mengalami penurunan yaitu sampel 4 pada pengujian Fe.
Dari hasil pengujianpH tertinggi terdapat pada sampel 2 sebesar 8, sedangkan yang terendah berada pada sampel 1 sebesar 7,48. Untuk kandungan Fe, nilai kandungan tertinggi terdapat pada sampel 2 sebesar 0,37 mg/l dan terendah terdapat pada sampel 3 dan 4 dengan kandungan 0,02 mg/l. Sedangkan untuk Mn yang tertinggi terdapat pada sampel 2 yaitu sebesar 0,91 mg/l dan untuk Mn terendah terdapat pada sampe 4 yaitu sebesar 0,39 mg/l.
2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Allied Indo Coal Jaya merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara. Permasalahan utama yang dihadapi dalam penimbunan batubara pada temporary stockpile adalah swabakar (spontaneous combustion). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pola penimbunan batubara yang dapat meminimalkan terjadinya potensi swabakar (spontaneous combustion) pada stockpile maupun temporary stock. Setelah dilakukannya pengamatan, maka didapatkan hasil bahwa nilai temperatur tumpukan batubara yang diuji dengan suhu pemanasan dimulai dari suhu 33°C, 38°C, dan 36°C dengan menggunakan inkubator yang diintegrasikan dengan thermostat tidak melebihi nilai temperatur ambang batas dan baku mutu yang diizinkan. Dari pola tumpukan yang diamati didapatkan bahwa pola tumpukan chevron merupakan tumpukan yang mempunyai potensi swabakar paling kecil dibandingkan dengan pola tumpukan chevcon. Suhu ratarata tumpukan batubara pada pola chevron adalah 39.9°C pada kalori 3000 – 4000 kkal/kg dan 39.3°C pada kalori 6500 – 6800 kkal/kg . Sedangkan suhu rata-rata tumpukan batubara dengan pola tumpukan chevcon selama penelitian adalah 41.15°C pada kalori 3000 – 4000 kkal/kg dan 39.96°C pada kalori 6500 – 6800 kkal/kg. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa bentuk tumpukan chevron lebih baik diterapkan untuk mengurangi potensi swabakar bila dibandingkan dengan bentuk tumpukan chevcon.
2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Alat ini dirancang karena tingginya harga seive shaker di pasaran sangat tinggi dan juga belum adanya alat ayakan di sekolah tinggi teknologi industri (STTIND) Padang, alat ini juga belum diketahuinya pengaruh lama waktu saat proses penganyakan. Tujuan diciptakannya alat ini untuk mengetaui rancangan pembuatan alat sizing untuk mengetahui ukuran rata-rata batuan dari hasil pengayak dan mengetahui rpm dan frekuensi dari alat sizing itu sendiri dan juga untuk mengetahui persentase lolos dan tertahan pada proses pengayakan. Alat ayakan ini menggunakan metode goncang dengan dengan arah maju mundur melakukan 5 kali percobaan dengan waktu yang berbeda yaitu 5 menit, 10 menit dan 15 menit, jadi total percobaan adalah sebanyak 15 kali percobaan dengan total sampel 15kg, setiap percoaan menggunakan sampel seberat 1kg dengan kecepatan yang sama yaitu rpm= 106 dan f= 1,7 Hz. Kumulatif persen lolos pada sampel setelah pengayakan 5 menit diayakan No 70 = 100%. Dengan hasil persamaan analisis gradasi Cu Cc adalah Cu = 2,909 mm dan Cc = 1,807 mm. Dengan persamaan regresi y = 1,2923x-7,7019 dan R2 = 0,9537. Pada sampel setelah penggilingan 10 menit diayakan No 70 = 81,987%. Dengan hasil persamaan analisis gradasi Cu Cc adalah Cu = 2,953 mm dan Cc = 1,137 mm. Dengan persamaan regresi y = 1,3592x-7,8508 dan R2 = 0,9682 dan pada sampel setelah pengayakan 15 menit diayakan No 70 = 100%. Dengan hasil persamaan analisis gradasi Cu Cc adalah Cu = 3,246 mm dan Cc = 1,632 mm. Dengan persamaan regresi y = 1,4701x-7,4218 dan R2 = 0,9708. Alat ini dinyatakan layak karena syarat lolos uji ayakkan ukuran 70mm adalah 80%.
2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Standard Operation Procedure (SOP) adalah suatu rangkaian tertulis mengenai suatu proses dan aktivitas pada suatu perusahaan, selain itu juga merupakan standar yang ditetapkan oleh perusahaan supaya karyawan itu mengikuti peraturan-peraturan yang sudah diatur (Lin dan Donald, 2016). SOP berkaitan erat hubungannya dengan kesehatan dan keselamatan kerja di dalam sebuah perusahaan. Jika SOP yang ada didalam perusahaan itu tidak berjalan dengan maksimal maka akan memicu kecelakaan kerja dalam sebuah perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan program K3 (berbasis SOP) dan penyebab belum optimalnya SOP mengenai kesehatan dan keselamatan kerja di PT. Mineral Bara Perkasa. Pengolahan data menggunakan exel dengan punggujian validitas, reliabilitas, interval penelitian, uji rata-rata dan tabulasi. Jumlah responden yaitu 35 orang dengan jumlah pertanyaan 20 butir yang masing-masing uunit 5 pertanyaan. Berdasarkan hsil dari pengolahan kuisoner rata-rata yang di dapat untuk APD nilai yang di dapat 2.41 ini masuk kategori tidak baik, mesin dan peralatan 2.58, rambu-rambu 2.45, prilaku karyawan 2.72.
2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Nusa Alam Lestari merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara dengan mengunakan metode tambang bawah tanah. yang berada di Desa Salak, Kecamatan Talawi, Kabupaten Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat. Yang memiliki cadangan batubara sebesar 11.183.661 pada Januari 2009. Pada Januari-Setember tahun 2018 PT. Nusa Alam Lestari melakukan penambangan batubara dengan rencana produksi 38.613,15 ton batubara, dengan realisasi produksi yang tercapai sebesar 28.899,99tonbatubara.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis biaya operasional penambangan PT. Nusa Alam Lestari untuk mengetahui berapa biaya operasional pada Januari-Sebtember 2018 dan mengetahui berapa keuntungan yang diperoleh PT. Nusa Alam Lestari.
Dari hasil pengolahan data komponen biaya yang dihitung untuk kegiatan operasional penambangan di PT. Nusa Alam Lestari danBiaya Logistik dan BBM, Biaya Alat Perlindungan Diri, Biaya Pengangkutan Bahan Galian Gaji Karyawan, Biaya Overhead, Biaya Pajak Dan Non Pajak,dengan total keseluruhan biaya sebesar Rp. 32.914.328.79 dan total keuntungan yang di peroleh pada Januari-September 2018 sebesar Rp. Rp.7.812.528.432. Total penjualan batubara pada bulan Januari-September tahun 2018 sebesar Rp. 38.761.510.643.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kecamatan Lubuk Kilangan yang terletak dipinggir Kota Padang dengan luas wilayah 85,99 km2 dengan jumlah penduduk sebesar 54.525 jiwa pada tahun 2016. Dengan kondisi wilayah yang cukup jauh, tentu dalm proses pengelolaan sampah akan menjadi terkendala. Hal ini dapat dilihat dari masih banyaknya sampah yang menumpuk di sumber maupun di TPS yang ada di Kecamatan Lubuk Kilangan. Agar permasalahn ini tidak berlangsung lama, maka dari itu perlu dilakukan evaluasi dari sistem pengelolaan sampah yang ada di kecamatan Lubuk Kilangan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengatahui bagaimana sistem pengelolaan sampah di Kecamatan Lubuk Kilangan dimulai dari pewadahan, pemilahan, pengumpulan, pemindahan dan pengangkutan serta bentuk serta masyarakat dalam meminimalisir timbulan sampah di wilayah ini. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi kualitatif dan kuantitatif deskriptif dengan tujuan dapat mendeskripsikan fenomena yang terjadi. Hasil dari penelitian ini adalah dengan asumsi data timbulan sampah domestik sebesar 2,64 l/o/h berdasarkan wilayah pinggiran serta data timbulan sampah komersil sebesar 3,11 l/o/h dan sampah institusi sebesar 1,37 lo/h. Dari data tersebut didapatkan debit timbulan sampah domestik Kecamatan Lubuk Kilangan sebesar
143,96 m3/hr, sampah komersil 0,19 m3/hr dan sampah institusi 14,35 m3/hr dengan total debit timbulan sampah sebesar 158,50 m3/hr yang baru mencapai pelayan 60%. Agar semua sampah yang dihasilkan di Kecamatan Lubuk Kilangan dapat terkelola dengan baik maka perlu penambahan sarana prasarana seperti becak motor yang sebelumnya hanya tersedia 12 unit becak motor menjadi 79 unit dengan volume 1 m3, serta perlu dilakukan penambahan kontainer sampah yang sebelumnya hanya tersedia 6 kontainer menjadi 26 kontainer bermuatan 6 m3 serta penataan ulang titik penempatan TPS dan pembentukan TPST dengan harapan pelayanan akan lebih menjadi intensif diseluruhwilayah yaitu meningkat menjadi 80%. Namun penambahan sarana prasarana yang cukup banyak tentu akan membutuhkan biaya yang banyak juga, maka dari itu perlunya peran serta masyarakat untuk dapat meminimalisir sampah yang dihasilkan seperti melakukan pemilahan sampah terlebih dahulu di sumber, melakukan daur ulang dari sampah organik dan memanfaatkan kembali barang-barang bekas yang masih bisa digunakan untuk pembuatan pupuk kompos, pakan ternak, pupuk cair serta masih banyak penanganan yang dapat dilakukan sehingga dapat menutupi keterbatasan ketersediaan sarana prasarana di Kecamatan lubuk Kilangan. Dari komposisi sampah kota padang wilayah pinggiran kota dimana sampah organik sebesar 97,77% dan anorganik 2,23% sehingga didapatkan Komposisi sampah makanan sebesar 69,96%, sampah plastik sebesar 11,84%, kertas sebesar 7,39%, sampah halaman 6,67%, sampah tekstil sebesar 0,62%, sampah kulit sebesar 0,15%, sampah karet sebesar 0,83%.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Gedung Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Barat adalah gedung pelayanan pemerintahan Kota Padang. Demi meningkatkan kenyamanan di lingkungan gedung maka diperlukannya merencanakan sistem plambing yang meliputi sistem penyediaan air bersih, sistem penyaluran air buangan dan ven, sistem penyaluran air hujan dan sistem pencegahan kebakaran. ESDM bertingkat 5 lantai dengan jumlah penghuni sebesar 160 orang memerlukan air bersih sebesar 16 m3/hari. Kapasitas bak penampung air bawah digunakan sebesar 26,6 m3, untuk bak air atas (Roof Tank) digunakan bak penampung air sebasar 1,8 m3 pompa yang digunakan sebanyak 2 unit dengan daya poros pompa 5,24 Kw dan daya motorpompa 6,29 kW. Sistem penyaluran air buangan menggunakan sistem terpisah sedangkan untuk ukuran pipa air bekas berkisar 40 mm – 65 mm serta untuk air kotor berkisar 65 mm – 100 mm. Sistem ven yang digunakan adalah ven sirkit dan ven tunggal untuk ukuran pipa berkisar 40 mm – 65 mm. Sistem penyaluran air hujan menggunakan pipa tegak air hujan dan kemudian dialirkan ke saluran drainase gedung menuju roil kota dengan ukuran pipa berkisar 3 – 4 inci. Sistem pencegahan pencegahan kebakaran menggunakan sistem hidran tipe basah-otomatis pelayanan kelas II. Pompa yang digunakan adalah diesel dan electric pump dengan daya poros pompa 7,57 kW dan daya motor pompa 9 kW sedangkan jockey pump daya poros pompa 2,6 kW dan daya motor pompa 3,1 kW. Total rencana anggaran biaya pada perencanaan sistem plambing Gedung Energi Sumber Daya (ESDM) Sumbar adalah sebesar Rp 4.320.000.000,00.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok adalah salah satu daerah penghasil tanaman bawang merah. Produktivitas bawang merah dari tahun ketahun mengalami peningkatan terutama di daerah Alahan Panjang pada tahun 2013 menurut data pusat informasi pertanian 2013 sebesar 28.897,8 ton/tahun. Tingginya produktivitas bawang merah setara dengan besarnya limbah yang dihasilkan, sehingga bisa dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk organik cair. Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan pupuk organik cair dari limbah daun bawang merah dengan komposisi bahan berfariasi yaitu sampel I sebanyak 250 gr, sampel II 500 gr dan sampel III 750 gr dengan bantuan bioaktivator EM4 masing masing sampel I 150 ml, sampel II 250 ml,dan sampel III 350 ml dan penambahan air masing masing 850 ml, 500 ml, dan 150 ml didapatkan kualitas kandungan N, P dan K tertinggi pada sampel II masingmasing 0,947 %, 0,147 % dan 2,832 % dan beberapa logam fe,Mn dan Zn masingmasing 0,012 %, 0,234 %, 0,028% yang mendekati standar peraturan mentri pertanian no 70 tahun 2011. Daun bawang merah bisa di jadikan pupuk organik cair namun belum layak digunakan sebagai pupuk organik cair karena belum memenuhi standar yang telah ditetapkan.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini membahas geometri jalan mengacu terhadap standar AASTHO (American Association Of State Highway And Transportation Officials). Dalam operasi penambangan, jalan angkut tidak dapat beroperasi secara optimal dikarenakan kondisi jalan angkut yang sempit, tanjakan yang curam, permukaan jalan licin bila terkena hujan dan lain sebagainya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa lebar jalan lurus dan jalan tikungan, dan menganalisa nilai kemiringan/grade dan cross slope yang sesuai dengan standarisasi berdasarkan alat angkut dump truck Hino DJ 500. Metode penelitian yang dilakukan di lapangan dengan cara mengukur jalan hauling dari front menuju stokpile dengan memperhitungkan geometri jalan angkut dengan menyesuaikan standarisasi perhitungan teknis. Proses pengambilan data dilapangan dengan melakukan pengukuran secara langsung mengenai studi kasus seperti pengukuran lebar jalan lurus, lebar tikungan, grade dan cross slope, aspek pendukung kegiatan pengangkutan melihat alat angkut yang digunakan di lapangan. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa lebar jalan lurus yaitu 4,7 m s/d 8,5 m, jalan tikungn 7,2 m s/d 9,3 m dan cross slope 0 mm s/d 672 mm, kemudian data tersebut di design mengunakan autocad 2007, map info dan google sketcup 8. kesimpulan yang di dapatkan bahwa jalan keadaan lurus di perlukan penambahan selebar 0,09 m s/d 4,092 m pada tiap segmen dan jalan tikungan selebar 3,827 m s/d 5,927 m, dan pada kemiringan melintang diperlukan pembuatan dan penurunan cross slope sebesar 34 mm s/d 632 mm pada tiap segmen.
2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abu terbang batubara (Fly Ash) telah banyak dimanfaatkan sebagai adsorben pada penyisihan parameter pencemar dalam limbah cair. Pada penelitian ini fly ash dimanfaatkan sebagai adsorben penyisihan logam Fe pada limbah cair dengan studi kasus limbah cair PLTU Teluk Sirih, Sumatera Barat. Penelitian dilakukan dengan proses adsorbsi yang bertujuan untuk melihat besarnya efektivitas penyisihan logam Fe yang dihasilkan. Limbah cair yang diuji adalah limbah cair pada kolam inlet WWTP PLTU Teluk Sirih dengan konsentrasi Fe awal adalah 3,47 ppm. Setelah dilakukan proses adsorbsi menggunakan adsorben fly ash yang telah diaktivasi dengan NaOH 6 M dan waktu kontak 30 menit, konsentrasi logam Fe pada limbah cair turun hingga 0,02 ppm dengan persentase efektivitas penyerapan adalah 99,42 %. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adsorben fly ash efektif digunakan sebagai adsorben pada limbah cair.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penentuan jumlah cadangan dan lama penggalian batubara sangat diperlukan, salah satu usaha untuk menentukan jumlah cadangan batubara adalah perhitungan cadangan dengan metode geostatistik dan konvesional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebaran ketebalan batubara di PT. Allied Indo Coal Jaya, jumlah cadangan serta lama penggalian batubara.Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode ordinary kriging dan cross section. Dari hasil pengamatan dan pengolahan data di lapangan, di ketahui bahwasanya batubara di PT. Allied Indo Coal Jaya cenderung mengelompok padaketebalan yang relatif tebal dengan jumlah cadangan batubara dengan menggunakan metode kriging di dapatkan sebesar 3.740.750 ton. Sedangkann dengan metode cross section sebesar 3.609.114,99 ton. Sedangkan lama penggalian batubara pada PT. Allied Indo Coal Jaya jika digali berdasarkan target produksi 15.000 ton/bulan adalah selama 21 tahun. Sedangkan jika digali berdasarkan produksi aktual dilapangan sebesar 28.828,08 ton/bulan di dapatkan lama penggalian 11 tahun.
2018 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kegiatan penambangan yang dilakukan oleh PT. Bakapindo dilakukan dengan sistem tambang terbuka dengan metode quary. Dalam pembongkaran batuan kapur dengan menggunakan metoda ripping-dozzing tidaklah efektif dan ekonomis kerena membutuhkan waktu yang lama, karena yang akan dibongkar merupakan material yang cukup keras. Oleh karena itu kegiatan dilakukan dengan metoda pemboran dan peledakan (drilling and blasting). Berdasarkan hasil penemuan penulis di lapangan, masih banyak fragmentasi hasil peledakan yang berukuran ≥ 60 cm (boulder) sekitar 11,79% hasil peledakan yang perlu penanganan lebih lanjut, sehingga perlu dilakukan perhitungan geometri peledakan dengan menggunakan beberapa metode, agar didapatkan geometri peledakan yang tepat dan fragmentasi yang di hendaki. Berdasarkan hasil analisa geometri peledakan mengunakan metode R. L. Ash sebesar 0,43 kg/m3 fragmentasi sebesar 0,02% dan CJ. Konya sebesar 0,61 kg/m3 fragmentasi sebesar 5,36%. Berdasarkan perbandingan hasil perhitungan kedua metode diatas, geometri peledakan yang tepat digunakan adalah hasil analisa metode R.L. Ash burden yang berkisar 2 m, spacing berkisar 3 m, dengan kedalaman lubang tembak sebesar 6 m dimana lubang tersebut memiliki subdriling sebesar 0,4 m, stemming 2 m, panjang muatan bahan peledak 4 m, dan tinggi jejang 5,6 m, diameter 3 icnh.