Profil penulis
ST
235 karya publik ditemukan.
Teknologi Mekanik
Perancangan Sistem Informasi dan Aplikasinya
Ekologi Industri
Komunikasi Dalam Teori dan Praktek
Konsep Teknologi
Konsep Teknologi
Konsep Teknologi
Manajemen
Ensiklopedi Administrasi
Manajemen
Prinsip-Prinsip Perancangan Teknik
Aplikasi AutoCAD untuk Finishing dan Rendering Desain
Etika Antikorupsi
Gemba Kaizen : pendekatan akal sehat, berbiaya rendah pada manajemen
Pengendalian Kualitas
Sistem Pakar Diagnosa Penyakit pada Ayam Petelur Menggunakan Metode Backward Chaining
Hasil dari sistem pakar diagnosa penyakit pada ayam petelur merupakan informasi yang sangat berguna bagi peternakan telur ayam Rezi Ras Kubu Rimbo Nagari Tinggi Kecamatan Enam Lingkung Kab. Padang Pariaman, serta menjadi tolak ukur bagi peternakan ini agar dapat menghasilkan informasi mengenai data penyakit dan solusi yang akurat. Pada Peternakan Rezi Ras ini faktor penghambat produksi telur yaitu sering terserangnya penyakit pada ayam si petelur karena kurang baik nya pemeliharaan, salah satu penyakit yang sering muncul yaitu adanya hama dan penyakit lainnya yang lambat di ketahui oleh pihak peternak, Dengan adanya permaslahan tersebut maka sangat diperlukan sistem baru yang sudah terkomputerisasi dengan baik agar memudahkan peternak melakukan konsultasi mengenai penyakit pada ayam petelur tanpa harus menunggu seorang pakar untuk mengetahui gejala dan mendapatkan solusi untuk mencegah penyakit tersebut, agar hasil panen meningkat dan kualitasnya terjaga. Program yang akan dirancang dengan berbasis website, menggunakan bahasa pemrograman PHP MyAdmin dan database MySQL. Dengan adanya aplikasi sistem pakar diagnosa penyakit pada ayam petelur ini diharapkan dapat membantu peternak ayam Rezi Ras dalam melakukan produksi ayam petelur agar lebih baik lagi. Hasil dari aplikasi ini berupa laporan data gejala dan solusi yang didapatkan.
Efisiensi Media Tanah Lempung dengan Metode Ion Exchange dalam Penurunan Kadar Na+ Dan Cl- pada Air Laut sebagai Sumber Air Minum (Studi Kasus di Kota Padang)
Kota Padang rentan terhadap bencana banjir dan cuaca ekstrim yang paling sering terjadi, serta bencana gelombang ekstrim dan abrasi, gempa bumi dan tsunami, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, tanah longsor dan kegagalan teknologi dan rawan terhadap bencana geologi lainnya. Kejadian bencana sangat mempengaruhi masyarakat dalam memperoleh air bersih, air laut merupakan salah satu sumber air yang dapat digunakan saat terjadi bencana. Dalam penelitian ini digunakan metode pertukaran ion untuk menurunkan kadar Natrium dan Khlorida pada air laut menjadi air minum menggunakan media tanah lempung dengan ketebalan media 30, 35 dan 40 cm. Pengolahan ini terdiri dari media tanah lempung dan media tambahan pasir silika, zeolit dan karbon aktif. Pengolahan ini memiliki desain yang sederhana dengan sistem gravitasi dan arah alirannya down flow. Hasil pengujian pada air laut paling efisien dalam menurunkan kadar natrium dan khlorida yaitu pada ketebalan 40 cm. Dimana pada ketebalan 40 cm menurunkan kadar natrium sebesar 21,83% dan menurunkan kadar khlorida sebesar 60%. Sehingga berdasarkan hasil pengolahan menggunakan tanah lempung dapat dijadikan salah satu alternatif dalam menurunkan kadar natrium dan khlorida pada air laut.
Potensi Ekonomi Pemanfaatan Sampah Organik untuk Pengurangan Timbulan Sampah TPA Air Dingin Kota Padang
Kota Padang adalah salah satu kota yang memiliki pertumbuhan populasi dan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi. Hal ini menyebabkan jumlah timbulan sampah meningkat dan TPA Air Dingin Kota Padang diprediksi penuh sebelum waktunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi ekonomi dari produksi dan pemanfaatan kompos di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Air dingin Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi lapangan dan wawancara serta studi literatur untuk pengumpulan data primer dan sekunder. Setelah itu data di analisis untuk evaluasi, analisis pasar, dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pengurangan sampah di TPA Air Dingin Kota Padang dilakukan dengan cara pengomposan. Proses ini dimulai dari masuknya sampah ke TPA, penimbangan, penyortiran, pengomposan, pengemasan dan pemanfaatan. Luas lahan yang dibutuhkan untuk input sampah organic sebesar 20 ton/hari yaitu sekitar 1200 m2. Jika kompos yang dihasilkan oleh TPA dijual belikan maka didapatkan penjualan 5 – 36 juta rupiah/bulannya. Pendapatan ini dapat digunakan untuk meningkatkan infrastruktur dan layanan di TPA, termasuk dalam bidang pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.
Potensi Ekonomi Pemanfaatan Sampah Organik untuk Pengurangan Timbulan Sampah TPA Air Dingin Kota Padang
Kota Padang adalah salah satu kota yang memiliki pertumbuhan populasi dan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi. Hal ini menyebabkan jumlah timbulan sampah meningkat dan TPA Air Dingin Kota Padang diprediksi penuh sebelum waktunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi ekonomi dari produksi dan pemanfaatan kompos di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Air dingin Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi lapangan dan wawancara serta studi literatur untuk pengumpulan data primer dan sekunder. Setelah itu data di analisis untuk evaluasi, analisis pasar, dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pengurangan sampah di TPA Air Dingin Kota Padang dilakukan dengan cara pengomposan. Proses ini dimulai dari masuknya sampah ke TPA, penimbangan, penyortiran, pengomposan, pengemasan dan pemanfaatan. Luas lahan yang dibutuhkan untuk input sampah organic sebesar 20 ton/hari yaitu sekitar 1200 m2. Jika kompos yang dihasilkan oleh TPA dijual belikan maka didapatkan penjualan 5 – 36 juta rupiah/bulannya. Pendapatan ini dapat digunakan untuk meningkatkan infrastruktur dan layanan di TPA, termasuk dalam bidang pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.