Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

st

235 karya publik ditemukan.

2026: 172025: 222024: 362023: 72022: 372021: 92020: 92019: 742018: 72017: 82016: 8

Analisis SWOT Pendidikan dan Latihan Avsec di Trust Aviation Training Center

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi mengenai Analisis SWOT Pendidikan dan Latihan Avsec di Trust Aviation Training Center. Penelitian ini mengunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan untuk mengetahui analisis SWOT pendidikan dan latihan avsec angkatan ke 46 di Trust Aviation Training Center dengan cara menganalisis faktor-faktor eksternal (peluang dan ancaman) dan faktor-faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dengan matriks EFAS dan IFAS. Matriks EFAS (External Factor Analysis Summary) digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang berupa peluang dan ancaman yang dihadapi. Matriks IFAS (Internal Factor Analysis Summary) digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang berupa kekuatan dan kelemahan yang dimiliki. Berdasarkan hasil penelitian diketahui total nilai tertimbang matriks IFAS sebesar 3,432. Total nilai tertimbang EFAS pengunjung sebesar 3,374. Faktor internal yang dimiliki yaitu Tenaga kependidikan dan staf adminstrasi Ruang kelas, laboratorium, dan fasilitas sarana prasarana (lingkungan belajar), Program pelatihan dan pengembangan IPTEK, Lokasi tempat lembaga pendidikan berada Kurangnya pengetahuan sosialisasi lembaga pendidikan. Lulusan yang kurang berkompeten, Kuota penerimaan siswa yang terbatas, Masih sulitnya pelaksanaan ujian negara AVSEC yang dilaksanakan oleh DIKAMPEN dan Perlengkapan pelatihan simulasi belum optimal Sedangkan faktor eksternal yaitu lulusan terbaik akan mengikuti DIK-LAT yang dibiayai negara, Mengikuti pelatihan ICAO (Institude civil aviation organization), dan Membantu pemerintah untuk menghasilkan SDM (sumber daya manusia) yang berkualitas

Analisis Biaya Operasional Penambangan Pada PT. Atika Tunggal Mandiri di Jorong Lubuk Jantan, Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Atika Tunggal Mandiri merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan, yang lokasi Izin Usaha Penambangan operasi produksi batu Andesit dengan luas wilayah yang akan dilakukan usaha pertambangan ±99.50 hektar. Pada bulan Agustus tahun 2018 PT. Atika Tunggal Mandiri membuka pit ke 2, setelah dilakukan pengolahan data menggunakan software surpac 6.3.2 diketahui jumlah overburden di pit 2 pada PT. Atika Tunggal Mandiri sebanyak 174.232 ton/m3 dan volume batu Andesit yang dapat ditambang adalah 1.148.048 ton/m3, sehingga lama waktu penggalian berdasarkan kemampuan produktivitas alat berat yang digunakan adalah 5 bulan untuk pengupasan overburden dan 3 tahun untuk penggalian batu Andesit. Dalam perhitungan ekonomi biaya-biaya yang diperlukan dalam kegiatan penambangan secara umum yaitu biaya sewa alat, biaya perbaikan alat, dan biaya tenaga kerja dihitung terpisah dengan biaya overhead. Metode Full costing adalah metode penentuan harga pokok produk dengan memasukkan seluruh komponen biaya produksi sebagai unsur harga pokok yang meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik tetap. Berdasarkan perhitungan menggunakan metode Full Costing didapatkan biaya operasional penambangan yang dikeluarkan di pit 2 pada PT. Atika Tunggal Mandiri setiap bulannya adalah Rp 887.008.000,-/bulan, sehingga didapatkan total biaya produksi Rp 1.395.376.929,- dan harga pokok batu Andesit adalah Rp 39.867,912,-/ton dengan target produksi 35.000 ton/bulan.

Perencanaan Desain PIT Utara Tambang Terbuka Batubara PT. Bara Prima Pratama, Site Batu Ampar, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Bara Prima Pratama adalah salah satu perusahaan swasta nasional yang bergerak dalam bidang pertambangan. Akan merencanakan penambangan di pit utara dengan perhitungan cadangan menggunakan metode poligon didapatkan nilai volume overburden 6.043.350,02m3, volume batubara 258.450,82m3, tonase batubara 335.986,06 ton dan striping ratio 1:17,98. Selanjutnya pembuatan desain pitdidapatkan volume overburden 4.711.754m3, volume batubara 256.325m3, tonase batubara 333.222 ton, dan striping ratio 1:14,13. Berdasarkan target produksi yang ditetapkan perusahaan untuk penambangan di pit utara didapatkan umur tambang selama 24 bulan atau 2 tahun untuk itu lakukan pembuatan sequence atau tahap penambangan. Pada sequence pertama dengan luas area bukaan 62.607,132 m2, volume overburden 1.196.069 m3, volume batubara 64.102m3, tonase batubara 83.332,6 ton dan striping ratio 1:14,3, sequence kedua dengan luas area 70.279,945 m2didapatkan volume over burden 1.168.016 m3, volume batubara 64.081 m3, tonase batubara 83.305,3 ton dan nilai striping ratio 1:14, sequence ketiga dengan luas area 64.639,275 m2 didapatkan volume over burden 1.172.747 m3, volume batubara 64.055 m3, tonase batubara 83.271,5 ton dan nilai striping ratio 1:14, dan sequence keempat didapatkan dengan luas area 66.640,47m2 volume over burden 1.174.781 m3, volume batubara 64.072 m3, tonase 83.293,6 ton dan nilai striping ratio 1:14,1, dan total luas area bukaan adalah 264.166,822m2

Evaluasi Sistem Jarigan Distribusi Air Bersih PDAM Kota Padang Menggunakan Epanet 2.0 (Studi Kasus di Komplek Cendana Kelurahan Mata Air)

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perusahaan Daerah Air Minum Kota Padang merupakan unit pengelola sistem penyediaan air minum. Permasalahan saat ini masyarakat di Kelurahan Mata Air sering mengeluhkan ketersediaan aliran PDAM pada saat jam puncak, Untuk itu perlu diketahui kebutuhan air bersih masyarakat di Kelurahan Mata Air saat ini dengan tingkat pelayanan 100 persen di tahun 2022 serta mengevaluasi sistem jaringan distribusi air bersih yang ada di Kelurahan Mata Air menggunakan Epanet versi 2.0 dan pengembangannya. Dari hasil simulasi epanet 2.0, kondisi jaringan distribusi di Kelurahan Mata Air pada kondisi 100 persen pelayanan, jaringan distribusi air bersih nilai tekannya yang rendah pada titik 46 di daerah Jalan Koto Baru dan untuk nilai kecepatan yang rendah terdapat pada pipa 25 yaitu di Jalan Gando Permata Blok A serta pada tahun 2022 tekanan jaringan distribusi air bersih yang rendah pada titik 43 di daerah Gang Manggis dan untuk nilai kecepatan yang rendah terdapat pada pipa 44 yaitu didaerah Jalan Koto Baru. kebutuhan air bersih masyarakat Kelurahan Mata Air pada kondisi 100 persen pelayanan adalah 62,30 liter/detik, dan pada tahun 2022 adalah 164,49 liter/detik.

Evaluasi Dampak Lingkungan Pada Proses Produksi Air Minum dalam Kemesan (AMDK) Ayia dengan Metode Life Cycle Assesment (LCA)

2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT Gunung Naga Mas merupakan salah satu industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Sumatera Barat dengan merek dagang AYIA. Industri yang terus berkembang akan memberikan dampak terhadap lingkungan. Kajian LCA dibutuhkan untuk melihat seberapa besar dampak yang dihasilkan oleh suatu industri dan dapat dijadikan dasar perbaikan untuk menghasilkan produk yang ramah lingkungan. LCA terdiri dari empat tahapan utama, yaitu penentuan definisi dan ruang lingkup (Goal and Scope Definition), analisis persediaan (inventory analysis, penilaian dampak (impact assessment), dan interpretasi (interpretation). Analisis LCA dilakukan menggunakan software SimaPro 8. Kajian LCA dilakukan pada proses pembuatan gulungan plastik, pembuatan gelas AMDK, proses pengisian dan proses pengemasan. Kategori dampak yang dihasilkan yaitu global warming, ozone depletion, dan human toxicity air. Berdasarkan analisis kontribusi, dampak terbesar yang dihasilkan yaitu human toxicity air, dengan besaran dampak sebesar 6112 kg CO2eq. Hasil analisis komparasi menunjukkan proses pembuatan gulungan plastik menghasilkan dampak yang paling besar yaitu 1,01548 mPt. Upaya perbaikan yang dapat dilakukan yaitu dengan mengurangi konsumsi listrik yang digunakan, terutama pada proses pengemasan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengurangi panjang belt konveyor yang digunakan dari area pengisian menuju area pengemasan.

Sistem Pendukung Keputusan untuk Menentukan Penerimaan Beasiswa bagi Siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Andilan Pasaman dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Beasiswa dapat dikatakan sebagai pembiayaan yang tidak bersumber dari pendanaan sendiri atau orang tua, tetapi diberikan oleh pemerintah, perusahaan swasta, kedutaan, universitas, serta lembaga pendidik atau peneliti, atau juga dari kantor tempat bekerja yang karena prestasi seseorang dapat diberikan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya melalui pendidikan. MAS Andilan merupakan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) yang berada di Andilan. Beasiswa harus diberikan kepada penerima yang layak dan pantas untuk mendapatkannya, maka diadakan program beasiswa. Jenis beasiswa yang diberikan yaitu beasiswa Bantuan Khusus Murid Miskin (BKMM). Pada saat ini proses pengumpulan data secara manual sering terjadi kesalahan dan tidak adanya kriteria yang jelas untuk siswa yang dapat memperoleh beasiswa. Sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dirancang untuk membantu pengambil keputusan dalam memecahkan masalah yang sifatnya semi terstruktur ataupun tidak terstruktur dengan menambahkan kebijaksanaan manusia dan informasi komputerisasi. Sistem pendukung keputusan ini dibangun dengan menggunakan bahasa perograman Visual Basic.Net, XAMPP sebagai pendukung server yang berdiri sendiri (Lochalhost) yang terdiri atas program apache HTTP server, dengan basisdata MySQL, serta Crystal Report. Dengan sistem pendukung keputusan ini dapat memudahkan pihak sekolah untuk menyeleksi siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Andilan Pasaman yang dibuat dengan menggunakan metode AHP (analitycal Hirarki Process) memberikan informasi yang akurat untuk mendapatkan beasiswa dengan penilaian menurut kriteria yang telah ditetapkan.

Analisa Kandungan Logam Berat (Fe, Mn) serta pH di PT. Allied Indo Coal Parambahan, Sawahlunto- Sumatera Barat

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Air asam tambang (Acid Mine Drainage) merupakan masalah serius bagi lingkungan. Selain karena pH yang rendah, air asam tambang juga mengandung ion-ion logam berat seperti Fe dan Mn. Pada PT Allied Indo Coal Jaya Sawahlunto Sumatera Barat terdapatnya genangan air pada front penambangan, belum optimalnya pengeloaan kualitas air asam tambang serta belum diketahuinya kandungan logam berat yang terdapat pada front penambangan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kadar logam berat dan pH dengan bantuan media filtrasi dengan menggunakan lima bahan yaitu karbon aktif, sabut kelapa, daun cemara, sekam padi dan pasir sungai. Parameter yang diperiksa adalah pH, Besi (Fe) dan Mangan (Mn). Hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa semua kadar pH maupun Fe dan Mn mengalami kenaikan dan hanya 1 sampel yang mengalami penurunan yaitu sampel 4 pada pengujian Fe. Dari hasil pengujianpH tertinggi terdapat pada sampel 2 sebesar 8, sedangkan yang terendah berada pada sampel 1 sebesar 7,48. Untuk kandungan Fe, nilai kandungan tertinggi terdapat pada sampel 2 sebesar 0,37 mg/l dan terendah terdapat pada sampel 3 dan 4 dengan kandungan 0,02 mg/l. Sedangkan untuk Mn yang tertinggi terdapat pada sampel 2 yaitu sebesar 0,91 mg/l dan untuk Mn terendah terdapat pada sampe 4 yaitu sebesar 0,39 mg/l.

Sistem Pendukung Keputusan untuk Menentukan Penerimaan Beasiswa bagi Siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Andilan Pasaman dengan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Beasiswa dapat dikatakan sebagai pembiayaan yang tidak bersumber dari pendanaan sendiri atau orang tua, tetapi diberikan oleh pemerintah, perusahaan swasta, kedutaan, universitas, serta lembaga pendidik atau peneliti, atau juga dari kantor tempat bekerja yang karena prestasi seseorang dapat diberikan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya melalui pendidikan. MAS Andilan merupakan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) yang berada di Andilan. Beasiswa harus diberikan kepada penerima yang layak dan pantas untuk mendapatkannya, maka diadakan program beasiswa. Jenis beasiswa yang diberikan yaitu beasiswa Bantuan Khusus Murid Miskin (BKMM). Pada saat ini proses pengumpulan data secara manual sering terjadi kesalahan dan tidak adanya kriteria yang jelas untuk siswa yang dapat memperoleh beasiswa. Sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dirancang untuk membantu pengambil keputusan dalam memecahkan masalah yang sifatnya semi terstruktur ataupun tidak terstruktur dengan menambahkan kebijaksanaan manusia dan informasi komputerisasi. Sistem pendukung keputusan ini dibangun dengan menggunakan bahasa perograman Visual Basic.Net, XAMPP sebagai pendukung server yang berdiri sendiri (Lochalhost) yang terdiri atas program apache HTTP server, dengan basisdata MySQL, serta Crystal Report. Dengan sistem pendukung keputusan ini dapat memudahkan pihak sekolah untuk menyeleksi siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Andilan Pasaman yang dibuat dengan menggunakan metode AHP (analitycal Hirarki Process) memberikan informasi yang akurat untuk mendapatkan beasiswa dengan penilaian menurut kriteria yang telah ditetapkan.

Analisa Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja (Studi Kasus di PT. Gresindo Minang Platation)

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pada PT. Gresindo Minang Plantation tingkat produktivitasnya kurang baik itu dibuktikaan dengan hasil produksinya tidak stabil di setiap tahunnya. Sehingga perlu di perhatikan faktor – faktor yang mempengaruhi produktivitas tersebut. Pada penelitian ini bertujuan menghitung tingkat produktivitas tenaga kerja dan menganalisis faktor – faktor yang paling dominan mempengaruhi produktivitas tenaga kerja yang ada pada PT. Gresindo Minang Plantation. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, data dalam penelitian ini diperoleh dengan menyebarkan angket kepada tenaga kerja. Analisa data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Variabel independen dalam penelitian ini adalah tingkat pendidikan (X1), usia (X2), pengalaman kerja (X3), dan upah (X4). Dan variabel dependennya adalah produktivitas tenaga kerja (Y). Berdasarkan hasil uji Regresi Linear Berganda diketahui hasil Uji Simultan ( Uji F) diketahui bahwa variabel tingkat pendidikn, usia, pengalaman kerja dan upah secara bersama-sama berpengaruhi secara signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja, dan variabel yang paling dominan mempengaruhi produktivitas tenaga kerja adalah variabel pengalaman kerja, karena memiliki nilai t hitung yang paling tinggi dintara t hitung variabel yang lainnya. Sedangkan berdasarkan hasil perhitungan Koefesien Determinasi diperoleh Adjusted R Square sebesar 0.432. Hal ini menunjukan bahwa variabel tingkat pendidikan, usia, pengalaman kerja dan upah secara keseluruhan memberikan pengaruh sebesar 43,2% terhadap produktivitas tenaga kerja pada PT. Gresindo Minang Plantation sedangkan sisanya sebesar 57.7% adalah di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak di teliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian perusahaan disarankan untuk melakukan pembenahan terhadap produktivitas tenaga kerja, dan lebih meningkatkan variabel tingkat pendidikan, usia, dan upah.

Evaluasi Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Tambang Bawah Tanah di CV. Bara Mitra Kencana Tanah Kuning, Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

Berdasarkan pengamatan dan data dari tahun 2015-2017 di CV. Bara Mitra Kencana telah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan cedera berat, kecelakaan ringan dan meninggal sebanyak 16 kasus. Di CV. Bara Mitra Kencana masih terdapat tindakan tidak aman dan kondisi tidak aman untuk itu perlu dilakukan penilaian dan evaluasi tentang pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja untuk menciptakan kondisi aman, menghindari tindakan tidak aman dan pengawasan pada setiap kegiatan. Dalam melaksanakan kegiatan penambangan, sering terjadi kecelakaan. Untuk itu dilakukan analisis frequency rate dan severity rate pada CV. Bara Mitra Kencana tahun 2015-2017 dan analisis penyebab kecelakaan kerja di CV. Bara Mitra Kencana tahun 2015-2017. Pengumpulan data dengan melakukan wawancara terhadap karyawan maupun staf perusahaan dan diolah menggunakan metode statistik kecelakaan dan grafik. Statistik kecelakaan tambang berdasarkan Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi No. 555.K/26/M.PE/1995 nilai frequency rate (FR) pada tahun 2015-2017 adalah 7,73; 5,51 dan 4,41 dan sedangkan nilai severity rate (SR) pada tahun 2015-2017 adalah 18,77; 9,93 dan 13.251,5. Persentase faktor penyebab kecelakaan yang ada di CV. Bara Mitra Kencana pada tahun 2015-2017 adalah tindakan tidak aman (unsafe action) sebesar 65% dan kondisi tidak aman (unsafe condition) sebesar 35%.

Analisa Kandungan Logam Berat (Fe, Mn) serta pH di PT. Allied Indo Coal Parambahan, Sawahlunto- Sumatera Barat

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Air asam tambang (Acid Mine Drainage) merupakan masalah serius bagi lingkungan. Selain karena pH yang rendah, air asam tambang juga mengandung ion-ion logam berat seperti Fe dan Mn. Pada PT Allied Indo Coal Jaya Sawahlunto Sumatera Barat terdapatnya genangan air pada front penambangan, belum optimalnya pengeloaan kualitas air asam tambang serta belum diketahuinya kandungan logam berat yang terdapat pada front penambangan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kadar logam berat dan pH dengan bantuan media filtrasi dengan menggunakan lima bahan yaitu karbon aktif, sabut kelapa, daun cemara, sekam padi dan pasir sungai. Parameter yang diperiksa adalah pH, Besi (Fe) dan Mangan (Mn). Hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa semua kadar pH maupun Fe dan Mn mengalami kenaikan dan hanya 1 sampel yang mengalami penurunan yaitu sampel 4 pada pengujian Fe. Dari hasil pengujianpH tertinggi terdapat pada sampel 2 sebesar 8, sedangkan yang terendah berada pada sampel 1 sebesar 7,48. Untuk kandungan Fe, nilai kandungan tertinggi terdapat pada sampel 2 sebesar 0,37 mg/l dan terendah terdapat pada sampel 3 dan 4 dengan kandungan 0,02 mg/l. Sedangkan untuk Mn yang tertinggi terdapat pada sampel 2 yaitu sebesar 0,91 mg/l dan untuk Mn terendah terdapat pada sampe 4 yaitu sebesar 0,39 mg/l.

Evaluasi Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Tambang Bawah Tanah di CV. Bara Mitra Kencana Tanah Kuning, Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat

2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berdasarkan pengamatan dan data dari tahun 2015-2017 di CV. Bara Mitra Kencana telah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan cedera berat, kecelakaan ringan dan meninggal sebanyak 16 kasus. Di CV. Bara Mitra Kencana masih terdapat tindakan tidak aman dan kondisi tidak aman untuk itu perlu dilakukan penilaian dan evaluasi tentang pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja untuk menciptakan kondisi aman, menghindari tindakan tidak aman dan pengawasan pada setiap kegiatan. Dalam melaksanakan kegiatan penambangan, sering terjadi kecelakaan. Untuk itu dilakukan analisis frequency rate dan severity rate pada CV. Bara Mitra Kencana tahun 2015-2017 dan analisis penyebab kecelakaan kerja di CV. Bara Mitra Kencana tahun 2015-2017. Pengumpulan data dengan melakukan wawancara terhadap karyawan maupun staf perusahaan dan diolah menggunakan metode statistik kecelakaan dan grafik. Statistik kecelakaan tambang berdasarkan Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi No. 555.K/26/M.PE/1995 nilai frequency rate (FR) pada tahun 2015-2017 adalah 7,73; 5,51 dan 4,41 dan sedangkan nilai severity rate (SR) pada tahun 2015-2017 adalah 18,77; 9,93 dan 13.251,5. Persentase faktor penyebab kecelakaan yang ada di CV. Bara Mitra Kencana pada tahun 2015-2017 adalah tindakan tidak aman (unsafe action) sebesar 65% dan kondisi tidak aman (unsafe condition) sebesar 35%.

Analisa Kuat Tekan Batuan terhadap Stand-up Time Lubang Tambang Bawah Tanah C1-G PT. NAL Sawahlunto Sumatera Barat

2017 · Book · Koleksi Perpustakaan

Daerah penelitian (PT. NAL) berada di Desa Salak, Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto.Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa kuat tekan batuan dan stand-up time yang diperlukan dalam perencanaan penggalian dan pemasangan penyangga pada lubang tambang bawah tanah PT. NAL.Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi lapangan dan pengujian di laboratorium. Metode penyelesaian masalah dalam penelitian ini berdasarkan klasifikasi massa batuan dari Bieniawski (1973) yaitu Rock Mass Rating System atau RMR yang terdiri dari kuat tekan batuan utuh (UCS), jarak diskontinuitas, Rock Quality Designation (RQD), kondisi kekar, kondisi air tanah serta orientasi diskontinuitas. Hasil analisa sifat uji kuat tekan batuan utuh, terlihat bahwa batuan penyusun lubang penambangan mempunyai nilai UCS sebesar 8.835 Mpa (weak) untuk batupasir, 13.367 Mpa (weak) untuk batulanau dan sebesar 4.620 Mpa (very weak) untuk batubara. Berdasarkan uji sifat fisik, diketahui bahwa masing-masing batuan memiliki nilai porositas rendah. Analisa geomekanik memberikan nilai pembobotan Rock Mass Rating (RMR) dengan kualitas massa batuan kelas II (good rock) untuk ketiga jenis massa batuan. Analisa menggunakan grafik stand-up time, didapatkan lamanya batuan dapat menahan tekanan dirinya sendiri tanpa adanya penyangga (stand-up time) untuk batupasir sebesar ±2500 jam (3 bulan 12 hari) dengan span 8 m, batulanau ±2000 jam (2 bulan 21 hari) dengan span 8 m dan batubara ±5000 jam (6 bulan 27 hari) dengan span 6.8 m. Berdasarkan table GSR dari Bieniawski, penggalian yang direkomendasikan yaitu penggalian full face 1-1.5 m dengan complete support 20 m from face untuk kelas massa batuan II (good rock).