Lewati ke konten utama
Beranda / Koleksi

COLLECTION

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Koleksi otomatis dari Skripsi/Tugas Akhir

671 item publik

Publikasi

Halaman 12 dari 34

Analisis Terowongan Tambang Menggunakan Metode Rock Mass Rating dan Rock Structure Rating di Lubang BT 02 PT. Nusa Alam Lestari Kota Sawahlunto

WIDIA MARSYA WULANDARI
2021 · Thesis · Open Access

PT. Nusa Alam Lestari adalah Perusahaan swasta yang bergerak dibidang pertambangan batubara. Metode penambangan yang dilakukan adalah Tambang Bawah Tanah (Underground Mining) yang berlokasi di Sapan Dalam Desa Salak Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto Sumatera Barat. Penelitian ini berfokus pada analisis terowongan penambangan dimana Pada lubang BT 02 di temukan adanya kekar berpola vertikal di bagian atap dan dinding lubang BT 02, hal ini di sebabkan adanya struktur geologi (sesar), tegangan dan regangan yang bekerja di sekitar terowongan dan pada bagian atap banyak. . Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai tingkat kestabilan terowongan penambangan menggunakan metode rock mass rating dan rock struture rating, menginterpretasikan prediksi arah umum ambrukkan dan kemungkinan jenis ambrukkan yang terjadi menggunakan bantuan software rocsience dips v.5.1. Berdasarkan pembobotan massa batuan dengan metode Rock Mass Rating didapatkan rating 63 untuk batulanau yaitu masuk kedalam batuan kelas II dengan kualitas batuan baik, Sedangkan untuk batubara didapatkan rating 51 yaitu masuk kedalam batuan kelas III dengan kualitas batuan sedang. Batuan kelas II nilai properties untuk cohesi 350 Kn/m2 dan sudut geser dalam 40°. Untuk batubara termasuk batuan kelass III nilai properties untuk cohesi 250 Kn/m2 dan sudut geser dalam 30°. Berdasarkan kurva stand up time, maka bisa dapat disimpulkan kalau batulanau dapat bertahan selama 6 bulan dengan jarak 8 meter. Sedangkan untuk batubara sendiri dapat bertahan selama 1 minggu dengan jarak 6 meter. Jadi dalam pemasangan penyangga yang baik dengan dukungan dari jarak >5 meter, sehingga didapatkan terowongan tetap stabil.

Manfaat Eceng Gondok untuk Air Asam Tambang di PT. Statika di Nagari Muara Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat

YUANDRE ANJAS PUTERA
2021 · Thesis · Open Access

Air Asam Tambang merupakan air asam yang terbentuk karena adanya mineral sulfida yang terjadi akibatmineral sulfida bereaksi dengan udara khususnya oksigen dengan adanya air maka terjadilah pembentukan Air Asam Tambang. Air Asam Tambang biasanya dijumpai pada hasil penambangan salah satunya yaitu penambangan batu split. Penambangan batu split secara terbuka dapat mencemari lingkungan sekitar, salah satunya aktivitas air sungai. Aktivitas air sungai bisa meningkatkan, nilai pH, temperature, TDS, TSS, dan nilai EC pada sungai. Salah satu cara yang bisa digunakan untuk mengurangi pencemaran air sungai dengan memanfaatkan tumbuhan yaitu eceng gondok. Metode yang digunakan untuk mengurangi pencemaran air asam tambang dengan penanaman eceng gondok pada sumber air asam tambang. Hasil yang didapatkan yaitu penurunan nilai pH, dari angka 8,58 ke 8,51, 8,64 ke 8,61, 8,64 ke 8,44 8,62 ke 8,38, untuk nilai temperature dari 38-40°C ke suhu yang sama yaitu 30°C, untuk nilai TDS dari 44 ke 17, 44 ke 14, 40 ke 24, 41 ke 27, untuk nilai EC 94 ke 34, 93 ke 29, 90 ke 52, 92 ke 56, dan untuk nilai TSS yaitu 48 ke 21, 48 ke 18, 44 ke 28, dan 45 ke 31.

Optimalisasi Sistem Pengangkutan Sampah dengan Dump Truck di Kecamatan Lubuk Basung

PUNGKI NOVITA LORA
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi kondisi eksisting sistem pengangkutan sampah Kecamatan Lubuk Basung, optimasi rute pengangkutan mempertimbangkan distribusi beban, waktu dan jarak, serta merekomendasikan perbaikan sistem pengangkutan sampah di Kecamatan Lubuk Basung. Kondisi eksisting meliputi TPS, sarana, pola dan rute pengangkutan. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan kondisi eksisting dengan Permen PU nomor 3 tahun 2013. Rekomendasi perbaikan sistem pengangkutan sampah berdasarkan evaluasi dan optimasi. Hasil penelitian menunjukkan TPS eksisting berjumlah 45 unit dengan jenis TPS 1,2,3, TPS darurat. Pengangkutan dilakukan dari TPS menuju TPA dengan pola pengangkutan sistem wadah tetap/Stationary Container System (SCS) menggunakan 5 unit dump truck dengan 1 ritasi/hari dan Rute kendaraan terdiri dari 5 rute. Evaluasi sistem pengangkutan sampah meliputi evaluasi TPS dengan menambah beberapa TPS pada jalan – jalan yang tidak di lalui oleh kendaraan. Evaluasi pola pengangkutan dengan penambahan jumlah ritasi dump truck menjadi 2 ritasi/hari sesuai dengan peraturan. Evaluasi sarana pengangkutan dengan memanfaatkan 5 unit kendaraan yang memenuhi umur teknis, sedangkan kendaraan yang melewati umur teknis dilakukan peremajaan. Optimasi rute pengangkutan mempertimbangkan jarak, waktu terpendek serta umur teknis kendaraan didapatkan pengalihan dan penambahan rute untuk masing – masing dump truck. Rekomendasi perbaikan sistem pengangkutan sampah dilakukan perubahan dari sampah tercampur menjadi terpilah, penambahan TP pada nagari – nagari yang tidak dilalui oleh kendaraan dan perletakan pool kendaraan dianjurkan berada di TPA.

Pemanfaatan Limbah Padat Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Jerami Padi Sebagai Pupuk Organik Secara Semi Anaerob

YANA NURINDAH SARI
2021 · Thesis · Open Access

Proses degradasi lahan secara terus menerus serta kurangnya penggunaan pupuk organik terhadap tanahdapat menurunkan kesuburan tanah dari unsur fisik, kimia dan biologi. Pemberian pupuk kompos dapat memperbaiki sifat fisik, kimia, biologi tanah.Pupuk kompos dapat dibuat dari berbagai macam bahan organic salah satunya limbah pertanian yaitu tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dan jerami padi karena keberadaanya yang melimpah dan masih belum dimanfaatkan secara optimal.Pengomposan kombinasi komposisi TKKS dan jerami padi bertujuan untuk menghasilkan kompos yang memenuhi baku mutu berdasarkan SNI-19-7030-2004. TKKS dan jerami padi dapat terdekomposisi secara alami namun membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu 2-4 bulan.Dalam percepatan pengomposan diperlukan penambahan bioaktivator (EM4) dengan metode pengomposan semi anaerob.Pengomposan ini dibuat dengan 5 perlakuan diantaranya 100% TKKS, 75% TKKS + 25% Jerami padi,50% TKKS + 50% Jerami padi, 25% TKKS + 75% Jerami padi, dan 100% Jerami padi. Dari hasil analisis kualitas kompos didapatkan hasil kompos kombinasi terbaik yaitu 75% TKKS + 25% Jerami padi.Hal ini terbukti dengan pengujian kandungan hara kompos parameter kadar air 18,00%, nitrogen 1,16%, fosfor 0,16%, kalium 0,18%, dan karbon 10,8% untuk yang tidak memenuhi standar yaitu pH 6,00, dan rasio C/N kompos 7,30.

Perancangan Sistem Informasi Data Penjualan Barang pada PT. Ceria Seluler Padang Menggunakan Bahasa Pemrograman PHP dan MySQL

DARMADI
2021 · Thesis · Open Access

Perkembangan sistem informasi sekarang sangat cepat dan pesat, tidak sedikit yang menggunakan sistem informasi untuk membantu kemudahan dalam bekerja. Dengan perkembangan teknologi semakin pesat dapat dibuktikan dengan adanya teknologi yang semakin kompleks. PT. Ceria Seluler Padang adalah distibutor kartu tri yang ada di Sumatera Barat. PT. Ceria Seluler Padang memiliki 7 unit di Sumatera Barat yaitu Padang, Pariaman, Bukittinggi, Pasaman Barat, Solok, Dhamasraya dan Pesisir Selatan. Proses penginputan data barang pada PT. Ceria Seluler Padang menggunakan Microsoft Excel dan pengiriman laporan penjualan per unit kepada pusat hanya menggunakan whatsapp. Pada PT. Ceria Seluler Padang karyawan kesulitan dalam pengelolaan data penjualan barang serta pengiriman laporan penjualan yang kurang efektif dan efesien mengakibatkan admin per unit kesulitan dalam pengiriman laporan penjualan dan admin pusat kesulitan dalam merekap laporan per unit. Tujuan penelitian ini adalah merancang sebuah sistem informasi yang dapat mengelola data penjualan barang, membuat laporan penjualan yang efektif pada PT. Ceria Seluler Padang. Dalam pembuatan sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL. Dengan dibangunnya sistem informasi data penjualan barang, maka kendala yang semula dihadapi oleh pihak admin, yaitu keakuratan, ketepatan waktu dalam pencarian data barang maupun jumlah stock barang secara otomatis dapat ditanggulangi.

Analisis Pengaruh Fly Ash dan Kapur Tohor pada Netralisasi Air Asam Tambang Terhadap Kualitas Air Asam Tambang (TSS, pH, Fe dan Mn) di PT. Mandiangin Bara Prima

M. ROFIQ FIKRI
2021 · Thesis · Open Access

PT. Mandiangin Bara Prima merupakan perusahaan bergerak dibidang pertambangan batubara yang berdiri pada tahun 2005 dan merupakan salah satu perusahaan yang terletak di Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis kualitas air asam tambang setelah ditambahkan media kapur tohor dan fly ash serta menganalisis jumlah kebutuhan kapur tohor serta fly ash dan biaya yang yang dibutuhkan. Dari hasil penelitan didapatkan Kualitas air asam tambang setelah ditambahkan kapur tohor pH air menjdi basa dengan nilai pH pada inlet 1 sebesar 9,43 dan pada inlet 2 sebesar 9,60. Sedangkan nilai TSS pada inlet 2 sebesar 9556,67 mg/L, sedangkan kadar Fe pada inlet 1 sebesar 4,56 mg/L dan pada inlet 2 sebesar 135,14 mg/L dan kadar Mn pada inlet 1 sebesar 1,082 mg/L dan pada inlet 2 sebesar 6,11 mg/L. Dan kualitas air asam tambang setelah ditambahkan fly ash pH air menjadi netral dengan nilai pH pada inlet 1 sebesar 7,87 dan pada inlet 2 sebesar 8,60. Sedangkan nilai TSS pada inlet 2 sebesar 33.5140 mg/L, sedangkan kadar Fe pada inlet 1 sebesar 230,28 mg/L dan pada inlet 2 sebesar 308,62 mg/L dan kadar Mn pada inlet 1 sebesar 11,29 mg/L dan pada inlet 2 sebesar 785,09 mg/L. Kebutuhan bahan penetral AAT untuk kapur tohor per bulan sebesar 410,28 Kg/bulan dengan biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp. 2.052.400,-/bulan dan fly ash sebanyak 2.630,7936 Kg/bulan

Aplikasi Tanaman Melati Air Dalam Menurunkan Kadar BOD dan COD pada Limbah Cair Kelapa Sawit di PT. X

MIKE GUSMITA
2021 · Thesis · Open Access

Limbah cair yang dihasilkan industri kelapa sawit mengandung kadar organik BOD dan COD yang tinggi. BOD dan COD menyatakan jumlah oksigen terlarut yang diperlukan oleh mikroorganisme untuk menguraikan bahan organik dari suatu limbah. Oleh karena itu, kadar BOD dan COD yang tinggi harus diturunkan kadar organiknya sebelum dibuang ke perairan. Salah satu cara yang dapat dilakukan menggunakan teknologi ramah lingkungan yaitu fitoremediasi. Tujuan penelitian ini untuk melihat efektifitas kemampuan tanaman Melati Air dalam menurunkan kadar BOD dan COD pada limbah cair industri minyak sawit. Penelitian ini menggunakan sistem batch dengan variasi jumlah tanaman yang digunakan ialah 4, 12 dan 16 individu tanaman dan variasi waktu kontak 5 dan 9 hari. Pengujian awal limbah didapatkan nilai BOD sebesar 4.236 mg/L, dan nilai COD sebesar 5760 mg/l. Setelah dilakukan uji fitoremediasi terjadi penurunan terbaik pada nilai BOD hingga 96 mg/L dan efisiensi terbesar didapat 97,73 %. Penurunan juga terjadi sangat baik pada COD yaitu hingga 342 mg/L dengan efisiensi terbesar didapat 93,88 %. Penurunan kadar BOD dan COD optimum tersebut terdapat pada variasi jumlah tanaman 16 dan pada hari ke 9. Ini membuktikan bahwa tanaman ini efektif dalam penyisihan kadar limbah cair industri minyak sawit khususnya BOD dan COD.

Optimalisasi Sistem Pengangkutan Sampah Dengan Dump Truck Di Kecamatan Lubuk Basung

PUNGKI NOVITA LORA
2021 · Thesis · Open Access

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi kondisi eksisting sistem pengangkutan sampah Kecamatan Lubuk Basung, optimasi rute pengangkutan mempertimbangkan distribusi beban, waktu dan jarak, serta merekomendasikan perbaikan sistem pengangkutan sampah di Kecamatan Lubuk Basung. Kondisi eksisting meliputi TPS, sarana, pola dan rute pengangkutan. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan kondisi eksisting dengan Permen PU nomor 3 tahun 2013. Rekomendasi perbaikan sistem pengangkutan sampah berdasarkan evaluasi dan optimasi. Hasil penelitian menunjukkan TPS eksisting berjumlah 45 unit dengan jenis TPS 1,2,3, TPS darurat. Pengangkutan dilakukan dari TPS menuju TPA dengan pola pengangkutan sistem wadah tetap/Stationary Container System (SCS) menggunakan 5 unit dump truck dengan 1 ritasi/hari dan Rute kendaraan terdiri dari 5 rute. Evaluasi sistem pengangkutan sampah meliputi evaluasi TPS dengan menambah beberapa TPS pada jalan – jalan yang tidak di lalui oleh kendaraan. Evaluasi pola pengangkutan dengan penambahan jumlah ritasi dump truck menjadi 2 ritasi/hari sesuai dengan peraturan. Evaluasi sarana pengangkutan dengan memanfaatkan 5 unit kendaraan yang memenuhi umur teknis, sedangkan kendaraan yang melewati umur teknis dilakukan peremajaan. Optimasi rute pengangkutan mempertimbangkan jarak, waktu terpendek serta umur teknis kendaraan didapatkan pengalihan dan penambahan rute untuk masing – masing dump truck. Rekomendasi perbaikan sistem pengangkutan sampah dilakukan perubahan dari sampah tercampur menjadi terpilah, penambahan TP pada nagari – nagari yang tidak dilalui oleh kendaraan dan perletakan pool kendaraan dianjurkan berada di TPA.

Analisis Zona Bidang Lemah pada Batuan Gamping Menggunakan Metode Rock Quality Designation di Kawasan Geopark Silokek

RESKA DWI PUTRI
2021 · Thesis · Open Access

Geopark Silokek merupakan salah satu objek wisata tebing-tebing berbatuan menjulang tinggi. Tinggi tebing pada ketinggian 200-400 meter, bahwa daerah yang di teliti belum mempunyai data dan peta zona bidang lemah, maka dari itu perlu dilakukan pembuatan peta zona bidang lemah yang merupakan salah satu bentuk penanggulangan bencana. Tujuan dalam penelitian yaitu menganalisis nilai RQD pada tebing silokek dari arah gerbang sampai pasir putih, memetakan zona bidang lemah pada tebing silokek dari arah gerbang sampai pasir putih.metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode Rock Quality Designation dan metode SIG. Berdasarkan hasil pengolahan data nilai RQD pada tebing di kawasan silokek memiliki rata-rata nilai RQD sebesar 38% dengan nilai RQD terbesar terdapat pada meteran ke 20 sampai meteran 30,40 sampai 50 dan meteran ke 90 sampai 100 dengan nilai RQD 43%, sedangkan untuk nilai RQD terendah berada pada meteran 30 sampai 40 dan meteran 70 sampai 80 dengan nilai RQD sebesar 33%.Untuk kondisi zona bidang lemah di kawasan Geopark Silokek termasuk Kawasan sangat rendah berdasarkan hasil perhitungan nilai RQD.

Analisis Geometri Peledakan Untuk Meminimalisir Jarak Lemparan (Flyrock) di CV. Tekad Jaya Kab. Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat

FIQI KURNIAWAN
2021 · Thesis · Open Access

Kegiatan peledakan merupakan salah satu metode yang saat ini sering digunakan dalam kegiatan penambangan bahan galian baik itu proses pemberaian material juga pembongkaran batuan induk dalam penambangan batuan gamping. Selain menguntungkan kegiatan peledakan juga memiliki efek yang bisa berdampak negatif dan beresiko dapat merugikan kegiatan penambangan, salah satunya adalah fly rock. Fly rock adalah fragmentasi batuan yang terlempar akibat hasil ledakan. Fragmentasi batuan yang terlempar melebihi radius aman dapat mengakibatkan kerusakan terhadap alat mekanis, cidera, bahkan kematian untuk manusia. Hal ini lah yang menyebabkan efek dari fly rock menjadi salah satu perhatian utama pada setiap kegiatan peledakan. Tujuan penelitian mengetahui radius aman untuk alat dan manusia menurut rhicard and moore, dan geometri ideal untuk mendapatkan fly rock dalam radius aman. Oleh karena itu fly rock akibat peledakan harus sesuai dengan keputusan menteri ESDM nomor 1287 K/30/MEM/ 2018 tentang pedoman pelaksanaan kaidah teknik pertambangan yang baik. Berdasarkan KEPMEN 1287 K/30/MEM/ 2018 dari hasil pengukuran fly rock yang dilapangan maka didapatkan nilai lempar menurut rhicard and moore sebesar 126 m untuk peledakan pertama, 198 m untuk peledakan ke dua, dan 256 m untuk peledakan ke tiga. Geometri ideal untuk mendapatkan fly rock dalam radius aman yaitu berdasarkan R.L Ash diperoleh nilai Burden: 2 m, spasi: 3 m, stemming: 1,4 m, Kedalaman lubang: 6 m, isian: 4,6 m, dan diameter lubang ledak: 3 inch, diperoleh nilai radius aman sebesar 148,32 m.

Sistem Informasi Penjualan Tas Berbasis Web pada Konveksi Tas Buyung

ROMY ANGNIL
2021 · Thesis · Open Access

Teknologi berkembang sudah sangat pesat dan telah menjadi kebutuhan mendasar pada usaha industri. Informasi yang dibutuhkan menjadi bermanfaat, adanya teknologi dapat membuat kemajuan yang sangat besar dalam memperbaiki arah serta visi perusahaan. Konveksi Tas Buyung adalah toko yang bergerak dibidang konveksi membuat tas sekaligus penjualan tas (Ransel, Tas pinggang, Koper, dll). Selama ini toko Konveksi Tas Buyung belum memanfaatkan media sebagai sebuah promosi pemasaran selain cara manual melalui browsur, adapun pengolahan laporannya masih manual dan belum ekfetif sehingga harus diperbaiki dalam pengolahannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk merancang sebuah sistem infromasi penjualan tas berbasis web pada Konveksi Tas Buyung menggunakan PHP dan MySQL dan mengelola sebuah data produk dan pembuatan laporan penjualan pada Konveksi Tas Buyung. Metode digunakan untuk memperoleh data dan informasi yang diperlukan yaitu melakukan pengamatan langsung atau observasi sebagai metode pengumpulan data pada Konveksi Tas Buyung dan melakukan wawancara langsung ke Konveksi Tas Buyung. Dengan adanya sistem ini maka proses penjualan yang terjadi antara pihak Konveksi Tas Buyung dengan customer akan dapat di organisir dengan baik pada saat transaksi berlangsung dan memudahkan dalam pengelolaan data produk serta pembuatan laporan penjualan.

Analisis Atap dan Dinding Terowongan pada Lubang Bukaan Tambang Bawah Tanah BMK 27 CV. Bara Mitra Kencana Menggunakan Metode Rock Mass Rating

M. IRVAN
2021 · Thesis · Open Access

CV. Bara Mitra Kencana merupakan perusahaan bergerak dibidang pertambangan dan perdagangan batubara. Berdiri pada hari selasa tanggal 19 Januari 2007. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kelas massa batuan dan rekomendasi pemasangan penyangga berdasarkan metode rock mass rating pada CV. Bara Mitra kencana. Nilai RMR dari batubara sebesar 58 dan batu lanau sebesar 55. Berdasarkan tabel pembobotan batubara mempunyai bobot 58 dan kelas batuan berada pada kelas 3 (tiga) dengan deskripsi batuan sedang, sedangkan batu lanau mempunyai bobot 55 dan kelas batuan berada pada kelas 3 (tiga) dengan deskripsi batuan sedang. Serta nilai stand up time kedua jenis batuan tersebut akan bertahan selama 1 minggu dengan jarak span maksimum sebesar 5 meter. Prediksi tinggi runtuhan sebesar 1,125 meter, beban runtuh sebesar 1,575 ton/m2 dan tegangan vertikal sebesar 26,681883 kg/cm2. Diameter sebesar 36 cm, panjang cap 2,5 meter, tinggi post sebesar 1,8 meter. Dengan tinggi beban yang dihasilkan oleh kubah terowongan sebesar 3,75 meter, tekanan pada atap adalah sebesar 0,525 kg/cm2, beban total yang diterima 17,5 ton/m, beban total yang dihasilkan oleh kubah sebesar 58,33 ton. Rekomendasi penyangga kayu menggunakan kayu kelas tiga dengan kuat tekan batuan utuh adalah sebesar 352,327 kg/cm² dengan rentang tegangan yang di izinkan yaitu sebesar 300-425 kg/cm2. Faktor keamanan dari terowongan BMK 27 adalah sebesar 1,10. Berdasarkan nilai yang diperoleh maka dapat disimpulkan terowongan berada pada kondisi kritis.

Dampak Pembakaran Terbuka Limbah Batang Jagung Terhadap Kualitas Udara di Jorong Surabayo Nagari Lubuk Basung Kabupaten Agam

HILMA
2021 · Thesis · Open Access

Pembakaran limbah batang jagung secara terbuka (Open Burning) merupakan alternatif pengelolaan limbah sisa pertanian yang banyak dipilih oleh para petani, karena metode ini mudah dan murah. Pembakaran limbah sisa panen merupakan cara yang sangat efektif untuk mempersiapkan masa tanam selanjutnya. Namun disisi lain pembakaran terbuka limbah ini memberikan dampak negatif terhadap lingkungan dimana pembakaran menyebabkan terjadinya pencemaran udara dan emisi gas rumah kaca serta gangguan terhadap kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas udara dan kosentrasi pencemar di pemukiman penduduk yang terdekat dari lokasi pembakaran terbuka serta mengetahui hubungan pembakaran dengan peningkatan gas rumah kaca (GRK). Parameter-parameter kualitas udara yang di uji adalah TSP, PM2.5, NO2, SO2 dan gas CO. Nilai hasil pengujian ketika tidak ada pembakaran dan ketika ada pembakaran dibandingkan kemudian disandingkan dengan nilai baku mutu PP No. 41/1999 dan dianalisis untuk mengetahui dampak pembakaran terhadap lingkungan, emisi terhadap gas rumah kaca (GRK) dan terhadap kesehatan warga sekitar perkebunan. Dari hasil pengujian terhadap parameter uji didapatkan konsentrasi polutan pencemar masih dibawah baku mutu PP No. 41/1999, baik pada sebelum pembakaran dan ketika ada pembakran terbuka. Dan hasil analisis untuk emisi GRK dari fraksi N2O menyumbangkan 3,6×(10)-7Gg N2O/Tahun. Analisa hasil wawancara didapatkan dari beberapa warga yang mengalami dampak saat terpapar asap pembakaran.

Pemanfaatan Sabut Buah Pinang dan Ampas Tahu Sebagai Pupuk Organik Cair

BAHRUL ILMI
2021 · Thesis · Open Access

Kabupaten Padang Pariaman merupakan salah satu daerah di propinsi Sumatera Barat, dimana sebagian masyarakatnya bergantung pada pertanian dengan menggunakan pupuk anorganik untuk meningkatkan produksi tanaman. Pada penggunaan jangka panjang pupuk anorganik dapat mengikis unsur hara dan berbagai mineral penting dalam tanah. Oleh karena itu, diperlukan sumber alternatif lain pengganti pupuk anorganik yaitu pupuk organik. Pupuk organik berasal dari limbah organik, diantaranya sabut buah pinang (SBP) dan ampas tahu (AT). Tujuan penelitian mengetahui kualitas pupuk organik cair yang dihasilkan dari campuran limbah SBP dan AT yang dibandingkan dengan KEPMEN Pertanian No. 261 Tahun 2019 serta mengetahui komposisi terbaik terhadap kandungan pH, C, N, P, dan K. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan membandingkan dengan baku mutu KEPMEN Pertanian No. 261 Tahun 2019. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa limbah SBP dan AT efektif menghasilkan pupuk organik cair (POC) yang terbaik pada komposisi PA1 (10 kg SBP + 2 kg AT) dengan pH 4.87, C Organik 14.40 %, Kalium 2.36%, memenuhi standar baku mutu POC. Namun, kandungan Natrium 0.70%, dan Fosfor 1,81% belum memenuhi baku mutu KEPMEN Pertanian No. 261 Tahun 2019. POC yang dihasilkan belum baik karena tidak ada satu komposisi komposisi yang memenuhi standar minimum baku mutu parameter uji.

Analisis Pengaruh Suhu Terhadap Peleburan Sampah Plastik Menjadi Papan Plastik

'AFIF POHAN
2021 · Thesis · Open Access

Sampah plastik yang berada bebas di lingkungan mengakibatkan turunya kualitas tanah, air permukaan maupun air tanah dan juga air laut. Untuk memberikan salah satu jalan keluar dari masalah ini maka dilakukan proses daur ulang menjadi papan plastik yang memiliki nilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis suhu optimal dalam daur ulang sampah plastik HDPE dapat dijadikan papan plastik dan untuk mengetahui pengaruh suhu terhadap kualitas papan plastik yang dihasilkan sehingga memenuhi standar. Penelitian ini menggunakan metoda sederhana yaitu dengan peleburan plastik bekas HDPE dengan menggunakan hotpress dengan variabel suhu, 180oC, 200oC, 220oC, 240oC dan 260oC. Papan yang dihasilkan akan diuji kualitas sesuai dengan standar SNI 03-2105-2006. Untuk uji Kerapatan dan Keteguhan lentur untuk Keteguhan tekan sejajar permukaan mengacu pada SNI 03-3958-1995 Berdasarkan hasil penelitian didapatkan suhu optimal dalam pembuatan papan plastik pada suhu 200oC, yaitu dengan hasil uji kerapatan sebesar 0,88 gr/ cm², uji keteguhan lentur sebesar 82.10 kgf/cm² dan uji keteguhan tekan sejajar permukaan sebesar 534.29 kgf/cm², jadi suhu pemanasan 200oC adalah suhu yang paling optimal dan suhu yang paling mempengaruhi dengan baik terhadap peleburan pembuatan papan plastik dari sampah plastik bekas HDPE, selanjutnnya diharapkan papan plastik ini dapat dimanfaatkan lebih lanjut

Analisis Gas dan Debu pada Lubang C2 A di PT. Nusa Alam Lestari Desa Salak Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto Sumatera Barat

ANGGI UTARI
2021 · Thesis · Open Access

PT. Nusa Alam Lestari adalah perusahaan tambang yang bergerak dalam produksi batubara bawah tanah yang terletak di Desa Salak, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat. Pada kegiatan penambangan bawah tanah sistem ventilasi merupakan hal yang penting, karena tambang bawah tanah berbeda dengan tambang terbuka yang keberadaan udaranya terbatas. Tujuan dalam penelitian ini menganalisis tentang konsentrasi gas CH4, O2, CO, H2S dan konsentrasi debu pada lubang C2 A PT. Nusa Alam Lestari. Pengukuran kandungan gas menggunakan alat Multi Gas Detector dan untuk konsentrasi debu menggunakan alat Mini Particle Counter. Berdasarkan hasil pengolahan data di lubang C2 A, untuk kandungan konsentrasi gas pada pintu masuk, percabangan, dan lubang produksi untuk kandungan nilai gas O2 berkisar dari 20,2 % sampai dengan 20,9%, dan untuk nilai konsentrasi gas CH4, CO, H2S tidak ada atau 0 %. Dimana kandungan gas dalam keadaan normal atau tidak melebihi nilai ambang batas yang ditetapkan, yang mana diatur menurut Kepmen dan SDM Nomor 1827 K/30/MEM 2018 tentang pedoman pelaksanaan kaidah teknik pertambangan yang baik. Dan untuk konsentrasi debu di PT. Nusa Alam Lestari belum melebihi nilai ambang batas dan dalam keadaan baik yaitu berkisar dari 0.43 sampai dengan 1,09 mg/m3. Untuk konsentrasi debu diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 13 / MEN / X/ 2011Tentang Nilai Ambang Batas Kadar Debu tidak boleh melebihi 3,0 mg/m3. Untuk menjaga konsentrasi kandungan gas dan konsentrasi debu disarankan kepada perusahaan untuk terus melakukan pengontrolan dan pencegahan tersebut secara rutin.

Analisis Kestabilan Lereng Pit 1 CV. Air Mata Emas Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat

ARIF BUDIMAN
2021 · Thesis · Open Access

CV. Air Mata Emas merupakan perusahaan yang melakukan kegiatan penambangan untuk mendapatkan batubara di Provinsi Sumatera Barat. Setelah dilakukan pengamatan dilapangan, diketahui bahwa adanya rekahan-rakahan di sekitar lereng lubang bukaan tambang yang dapat memicu kelongsoran. Setelah dilakukan analisis dengan menggunakan Rock Mass Rating diketahui kondisi batuan dilokasi penelitian dalam kategori baik untuk batu pasir dengan bobot total 62. Setelah dilakukan analisis faktor keamanan menggunakan metode bishop simplified dengan bantuan software slide v.6.0 nilai faktor keamanan 6,109, hal ini mengindikasikan bahwa lokasi tersebut dalam keadaan stabil. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan penulis menyarankan agar dilakukannya pemetaan dan peninjauan secara rutin dan berkala terhadap kehadiran kekar yang terdapat pada lereng tambang untuk memperoleh nilai Rock Mass Rating yang akurat dan tetap dilakukan monitoring untuk mengetahui pergerakan lerengnya.

Perhitungan Cadangan Batubara dengan Metode Cross Section dan Design PIT dengan Software Surface dan Autocad pada PT. Anugrah Alam Semesta Coal

NOVI HERLIANTIKA
2021 · Thesis · Open Access

PT Anugrah Alam Semesta Coal merupakan kontraktor penambanagan diarea izin penambangan pada PT Andhika Yoga Pratama selaku pemegang IUP OP SK Bupati sarolangun No 47 Tahun 2009. Adapun bentuk kerjasama penambangan anatra PT Anugrah Alam Semesta Coal dengan PT Andhika Yoga Pratama dalam bentuk kerjasama joint Operation. Untuk memonitoring kegiatan penambangan PT Anugrah Alam Semesta Coal di setiap tahunnya dan untuk mengetahui kegiatan yang telah dilakukan pada tahun berjalan maka dibuatlah laporan tahunan untuk mengetahui perkembangan kegiatan yang telah dilakuan pada tahun sebelumnya dan kegiatan yang akan dilakukan di tahun berikutnya. Wilayah Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi PT Anugrah Alam Semesta Coal Pratama dengan luas area 3000 Ha, dengan status lahan merupakan kawasan Hutan Produksi dan telah dilakukan pengurusan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan 1100 Ha dari luasan IUP OP seluas 3000 Ha. Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi PT Anugrah Alam Semesta Coal terbagi menjadi 11 Blok penambangan (Blok A sampai dengan Blok K). Adapun area kerja operasi penambangan PT Anugrah Alam Semesta Coal pada IUP OP PT Andhika Yoga Pratama, berada pada Blok D, Blok E dan Blok F dengan luas area 770 Ha. Luasan area Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan dari tiga Blok penambangan PT Anugrah Alam Semesta Coal pada Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi PT Andhika Yoga Pratama seluas 423 Ha terbagi pada Blok D dan Blok E.

Optimalisasi Pengomposan Sampah Pasar Sayur Bukit Surungan dengan Metode Takakura Susun

BETRIA
2021 · Thesis · Open Access

Belum maksimalnya pengolahan sampah sayur di pasar Bukit Surungan Kota Padang Panjang. Menyebabkan banyaknya sampah sayur yang terbengkalai, sehingga dibutuhkan pengolahan yang tepat dalam mengatasi sampah sayur. Teknologi composting menjadi solusi tepat dalam mengatasi sampah sayur di Pasar Sayur Bukit Surungan Kota Padang Panjang. Metode pengomposan yang digunakan adalah pengomposan dengan Takakura Susun dan penambahan EM4 (Effektive Microorganism) dengan variasi penambahan sampah organik per 1 hari, 3 hari, 5 hari, dan 7 hari. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa dalam waktu 12 hari kompos sudah dapat digunakan, dengan perlakukan penambahan sampah organik setiap hari selama 7 hari berturut- turut. Adapun kandungan kompos yang dihasilkan menunjukan kadar rasio C/N sebesar 10.96, karbon 12.50 dengan sifat fisik kompos berwarna kehitaman, berbau tanah, dan bertekstur seperti tanah dengan kadar air 19 %, suhu 270C dan pH 6.8.

Analisis Kualitas Udara (CO) di Kota Padang Akibat Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan Metode AQMS

NINI WIDYASTUTI
2021 · Thesis · Open Access

Corona Virus Disease 19 atau lebih dikenal dengan virus corona menular ke manusia dengan sangat cepat dan telah menyebar hampir semua negara termasuk Indonesia hanya dalam waktu beberapa bulan. Adanya penyebaran virus Corona pada akhir 2019 menyebabkan negara-negara didunia melakukan kebijakan lockdown dengan pengisolasian suatu kawasan untuk mencegah penularan virus yang menyebabkan berkurangnya aktivitas luar ruangan sehingga mempengaruhi konsentrasi kadar karbonmonoksida (CO) diudara. Penelitian ini bertujuan untuk melihat nilai signifikasi penurunan parameter CO sebelum dan selama penerapan PSBB juga mengetahui hubungan nilai parameter kualitas CO terhadap penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Kota Padang. Dengan menggunakan data sekunder konsentrasi CO sebelum dan selama PSBB di Kota Padang dari alat AQMS dengan pengolahan data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian didapatkan rata-rata konsentrasi CO sebelum PSBB tertinggi pada bulan Agustus 2019 sebesar 292,71 μg/m³ dengan nilai ISPU 4 yang dikategorikan sehat. Sedangkan selama penerapan PSBB nilai rata-rata CO tertinggi pada September 2020 sebesar 240,75 μg/m³ yang dikategorikan sehat dengan nilai ISPU 3. Penerapan sebelum dan selama PSBB secara garis besar tidak berpengaruh terhadap kualitas udara. Dari hasil uji statistik di dapatkan nilai R untuk PSBB 1 sebesar 0,228 dan untuk PSBB 2 sebesar 0,345 yang menginterpretasikan bahwa hubungan kedua variabel penelitian ada dikategori rendah sedangkan pada PSBB 3 didapatkan nilai R sebesar 0,018 yang menginterpretasikan bahwa hubungan kedua variabel penelitian ada dikategori sangat rendah