Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

10 hasil
Subjek: BOD
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efisiensi Tanaman Azolla Microphylla dan Eichhornia Crassipes dalam Penurunan Kadar BOD dan COD Limbah Industri Tahu dengan Metode Fitoremediasi

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Industri tahu merupakan salah satu industri yang berkembang pesat di Indonesia. Kegiatan industri tahu di Indonesia didominasi oleh usaha skala kecil dengan modal yang terbatas, sehingga sebagian besar industri tahu tidak memiliki unit pengolahan limbah. Limbah cair tahu yang dihasilkan dari proses produksi jika dibuang terus-menerus ke saluran drainase akan berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan karena tingginya parameter BOD dan COD pada limbah tersebut. Menurut PerMenLHK No. 5 Tahun 2014 parameter BOD dan COD yang diperbolehkan sebesar 150 mg/L dan 300 mg/L. Apabila melebihi baku mutu, maka harus dilakukan pengolahan terlebih dahulu. Metode pengolahan limbah cair yang efektif, efisien, dan ramah lingkungan untuk menurunkan parameter BOD dan COD yaitu metode fitoremediasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Azolla micropylla dan Eichhornia crassipes dalam menurunkan BOD dan COD limbah cair tahu. Data penelitian berupa hasil pengujian BOD dan COD setelah metode fitoremediasi dengan waktu kontak selama 15 hari. Pengujian awal limbah cair tahu didapatkan hasil BOD dan COD sebesar 193,5 mg/L dan 489,2 mg/L. Setelah dilakukan pengolahan terhadap limbah cair tahu “X” dengan metode fitoremediasi efektivitas penurunan BOD dan COD masing-masing sebesar 48,27% dan 74,52%. Kombinasi berat efektif untuk menurunkan parameter BOD dan COD yaitu 100 Azolla microphylla + 300 Eichhornia crassipes.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penurunan Parameter BOD dan COD Limbah Laundry dengan Metode Fitoremediasi Menggunakan Eichhornia Crassipes dan Eichinodorus Palaefolius

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tingginya mobilitas masyarakat masa kini menyebabkan industri besar maupun kecil bermunculan, salah satu industri kecil yaitu usaha laundry. Limbah laundry yang dihasilkan dari proses pencucian pakaian jika dibuang terus-menerus ke saluran drainase akan berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan karena tingginya parameter BOD dan COD pada limbah tersebut. Menurut PerMenLHK No. 68 Tahun 2016 parameter BOD dan COD yang diperbolehkan sebesar 30 mg/L dan 100 mg/L. Apabila melebihi baku mutu, maka harus dilakukan pengolahan terlebih dahulu. Metode pengolahan limbah cair yang efektif, efisien, dan ramah lingkungan untuk menurunkan parameter BOD dan COD yaitu metode fitoremediasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas eceng gondok dan melati air menurunkan BOD dan COD limbah laundry. Data penelitian berupa hasil pengujian BOD dan COD setelah metode fitoremediasi dengan waktu kontak selama 15 hari. Pengujian awal limbah laundry didapatkan hasil BOD dan COD sebesar 76,4 mg/L dan 136,2 mg/L. Setelah dilakukan pengolahan terhadap limbah laundry “X” dengan metode fitoremediasi efektivitas penuruanan BOD dan COD masing-masing sebesar 69,24% dan 39,65%. Kombinasi berat efektif untuk menurunkan parameter BOD dan COD yaitu 200 eceng gondok + 200 melati air.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penggunaan Teknologi Plasma Tipe Dielectric Barrier Discharge dalam Mengurangi Kandungan BOD dan COD pada Limbah Cair Industri Kelapa Sawit

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Semakin meningkatnya industri kelapa sawit sejalan dengan semakin meningkatnya kuantitas limbah cair yang dihasilkan. Hal ini mengharuskan industri kelapa sawit menyediakan IPAL dengan lahan yang luas dalam mengolah limbah cair tersebut. Disamping penggunaan lahan yang luas, pengolahan limbah cair dengan mengggunakan metoda konvensional membutuhkan waktu pengolahan yang relatif lama sehingga dibutuhkan sebuah teknologi alternatif yang mampu untuk membantu industri dalam mengolah limbah cair yang dihasilkan dalam waktu yang singkat dan lahan yang terbatas. Penggunaan teknologi plasma tipe dielectric barrier discharge adalah salah satu metoda yang dapat digunakan dalam mengolah limbah cair industri kelapa sawit. Dalam pengujian ini limbah cair industri kelapa sawit diberi tegangan yang berbeda-beda sebesar 0 Kv, 15Kv, 20Kv, 25 Kv. Didapatkan kadar BOD dengan tegangan 25 kV sebesar 184 mg/l dengan tingkat efisiensi sebesar 97%dan COD sebesar 321 mg/l dengan tingkat efisiensi sebesar sebesar 97%.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji Efektivitas Tanaman Salvinia Molesta dan Eichhornia Crassipes dalam Menurunkan Kadar BOD, COD dan TSS pada Limbah Cair Tahu di Pabrik Tahu MTB di Sungai Sapiah Padang

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Limbah industri tahu yang melewati batas baku mutu dapat mengakibatkan dampak negatif terhadap lingkungan. Salah satu teknik pengolahan yang dapat dilakukan adalah fitoremediasi. Salah satu karakteristik yang menyatakan tingkat pencemar suatu limbah yaitu nilai Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solid (TSS). Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efektifitas kemampuan tanaman Salvinia molesta dan Eichhornia crassipes dalam menurunkan kadar pencemar pada limbah cair industri tahu. Penelitian ini menggunakan sistem batch dan variasi jumlah mixing tanaman yang digunakan ialah SM250;EC50, SM200;EC100, SM150;EC150, SM100;EC200, dan SM50;EC250 (g) tanaman serta variasi waktu kontak terhadap limbah dengan tanaman 5 hari, 10 hari, dan 15 hari. Pengujian awal limbah didapatkan nilai BOD sebesar 4.236 mg/L, COD sebesar 1936 mg/L, dan TSS sebesar 740,573 mg/L dengan pengenceran optimum yang sudah didapatkan 10%. setelah dilakukan uji fitoremediasi terjadi penurunan terbaik pada nilai BOD hingga 41 mg/L dengan efisiensi 94,31%, COD 104 mg/L dengan efisiensi 94,63%, dan TSS 63,49 mg/l dengan efisiensi 91,43%. Nilai tersebut memenuhi nilai baku mutu kadar menurut PermenLH no 5 tahun 2014. Penurunan kadar BOD, COD, dan TSS optimum tersebut terdapat pada variasi jumlah mixing tanaman SM50;EC250 dan pada hari ke 15. Ini membuktikan bahwa tanaman Salvinia molesta dan Eichhornia crassipes ini efektif dalam menurunkan kadar limbah cair industri tahu.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Intervensi Ergonomi untuk Memperbaiki Postur Kerja Operator Jahit pada Peserta Diklat 3 In 1 Jahit Upper Alas Kaki di Workshop PT. Berkah Lancar Abaditama Jawa Timur

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Berkah Lancar Abaditama (BLA) adalah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur pembuatan upper shoes sepatu, Dalam memenuhi kebutuhan perusahaan, PT. BLA melatih calon karyawan dengan mengadakan diklat selama 20 hari hingga siap kerja. Dalam proses pembelajaran, sering didapati peserta diklat mengalami keluhan sakit di bagian tubuh yang dapat mengakibatkan cidera disebabkan oleh posisi kerja yang tidak ideal. Oleh karena itu untuk mengukur keluhan tersebut dilakukan penyebaran kuesioner Nordic Body Map (NBM) dan pendekan Rapid Entire Body Assessment (REBA) dalam memperbaik postur kerja peserta diklat. Penelitian ini berujuan untuk mengidentifikasi risiko cidera dan memperbaiki postur kerja untuk mengurangi risiko gangguan Musculoskeletal Disorders (MSDs) dengan mengembangkan dan merancang kursi ergonomis pada fasilitas diklat operator jahit upper alas kaki di workshop PT. BLA. Hasil penelitian ini menunjukkan 3 bagian tubuh dengan keluhan sangat sakit, 9 bagian tubuh dengan keluhan sakit, 6 bagian tubuh dengan keluhan cukup sakit, dan 8 bagian tubuh tidak mengalami keluhan. Tingkat risiko MSDs didapatkan 40% responden berada pada level sedang dan 60% responden berada pada level resiko tinggi sehingga diperlukan perbaikan posisi kerja dan perbaikan kursi. Mengacu pada hasil uji hipotesis dan perhitungan persentil dengan penambahan kelonggaran terhadap data antropometri peserta diklat, didapatkan kedalaman alas kursi 45,16 cm, tinggi kursi 45,40 cm, lebar kursi 62,05 cm, tinggi sandaran punggung 24,52 cm, lebar sandaran punggung 58,41 cm, tebal pelapis alas duduk 3 cm, sandaran 20 cm, dan kemiringan sandaran 97°.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Aplikasi Tanaman Melati Air Dalam Menurunkan Kadar BOD dan COD pada Limbah Cair Kelapa Sawit di PT. X

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Limbah cair yang dihasilkan industri kelapa sawit mengandung kadar organik BOD dan COD yang tinggi. BOD dan COD menyatakan jumlah oksigen terlarut yang diperlukan oleh mikroorganisme untuk menguraikan bahan organik dari suatu limbah. Oleh karena itu, kadar BOD dan COD yang tinggi harus diturunkan kadar organiknya sebelum dibuang ke perairan. Salah satu cara yang dapat dilakukan menggunakan teknologi ramah lingkungan yaitu fitoremediasi. Tujuan penelitian ini untuk melihat efektifitas kemampuan tanaman Melati Air dalam menurunkan kadar BOD dan COD pada limbah cair industri minyak sawit. Penelitian ini menggunakan sistem batch dengan variasi jumlah tanaman yang digunakan ialah 4, 12 dan 16 individu tanaman dan variasi waktu kontak 5 dan 9 hari. Pengujian awal limbah didapatkan nilai BOD sebesar 4.236 mg/L, dan nilai COD sebesar 5760 mg/l. Setelah dilakukan uji fitoremediasi terjadi penurunan terbaik pada nilai BOD hingga 96 mg/L dan efisiensi terbesar didapat 97,73 %. Penurunan juga terjadi sangat baik pada COD yaitu hingga 342 mg/L dengan efisiensi terbesar didapat 93,88 %. Penurunan kadar BOD dan COD optimum tersebut terdapat pada variasi jumlah tanaman 16 dan pada hari ke 9. Ini membuktikan bahwa tanaman ini efektif dalam penyisihan kadar limbah cair industri minyak sawit khususnya BOD dan COD.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Tanaman Cyperus Rutondus Linn dalam Menurunkan Kadar BOD pada Limbah Cair Industri Minyak Sawit di PT. X

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu karakteristik yang menyatakan tingkat pencemar suatu limbah yaitu nilai Biological Oxygen Demand (BOD). BOD menyatakan jumlah oksigen terlarut yang terdapat pada limbah sehingga dapat menyatakan tingkat pencemaran dari suatu limbah. Oleh karena itu, diperlukan pengolahan limbah cair industri minyak sawit menggunakan teknologi ramah lingkungan yaitu fitoremediasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efektifitas kemampuan tanaman Cyperus Rotundus Linn dalam menurunkan kadar Biological Oxygen Demand (BOD) pada limbah cair industri minyak sawit. penelitian ini menggunakan sistim batch dan variasi jumlah tanaman yang digunakan ialah 5, 10 dan 15 batang tanaman serta variasi waktu kontak terhadap limbah dengan tanaman 5 hari, 10 hari dan 15 hari. Pengujian awal limbah didapatkan nilai BOD sebesar 4.236 mg/L. setelah dilakukan uji fitoremediasi terjadi penurunan terbaik pada nilai BOD hingga 98 mg/L dan efisiensi terbesar didapat 97,66%. Nilai tersebut memenuhi nilai baku mutu kadar BOD menurut PermenLH no 5 tahun 2014 maksimal 100 mg/L. Penurunan kadar BOD optimum tersebut terdapat pada variasi jumlah tanaman 15 dan pada hari ke 15. Ini membuktikan bahwa tanaman Cyperus Rotundus Linn ini efektif dalam menurunkan kadar limbah cair industri minyak sawit khususnya BOD.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Penilaian Resiko Gangguan Tubuh Pandai Besi Menggunakan Metode REBA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pandai besi merupakan salah satu pekerjaan dalam sektor informal yang bergerak dalam bidang pembuatan benda tajam. Pekerja dalam industri ini tergolong pekerja yang berpotensi terpapar gangguan musculoskeletal karena pekerjaan ini sebagian besar dilakukan dengan sikap kerja yang tidak ergonomis. Kondisi sikap kerja yang tidak alamiah terdapat pada pekerja dibagian stasiun kerja penempaan dan penajaman. Rapid Entire Body Assessment (REBA) adalah sebuah metode dalam bidang ergonomi yang digunakan secara cepat untuk menilai postur leher, punggung, pergelangan tangan dan kaki pekerja. Penilaian postur kerja menggunakan metode REBA dan kuesioner Nordic Body Map (NBM). Hasil dari penelitian ini menunjukkan skor akhir REBA stasiun penajaman pada operator 1 dan operator 2 diperoleh nilai 5 dan 6. Dan pada operator penajaman diperoleh skor akhir REBA yaitu 8. Artinya segera perlu dilakukan perbaikan postur kerja untuk mengurangi resiko ergonomi dan Keluhan musculoskeletal

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penggunaan Kitosan dari Cangkang Keong Sawah (Pila Ampullacea) sebagai Biokoagulan dalam Penurunan Kadar BOD5, COD, TSS dan Nitrogen Total pada Limbah Cair Pabrik Tahu

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan Kitosan dari Cangkang Keong Sawah (Pila Ampullacea) sebagai Biokogulan dalam Penurunan Kadar BOD, COD, TSS dan Nitrogen Total pada Limbah Cair Pabrik Tahu

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail