Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: DHL
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Instrusi Air Laut dengan Pengukuran Total Dissolved Solids (TDS), Daya Hantar Listrik (DHL) dan Salinitas Air Sumur Gali di Kelurahan Pasie Nan Tigo

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intrusi air laut dengan pengukuran TDS, DHL dan Salinitas pada air sumur gali di pesisir pantai Kelurahan Pasir Nan Tigo.Pengambilan sampel dilakukan sebanyak satu kali yaitu pada bulan Desember pada minggu ketiga. Rata-rata konsentrasi TDS berada dalam rentang 1000 – 3000 mg/L dan masuk dalam kategori air tawar, rata-rata nilai DHL berada dalam rentang 1500 – 5000 uS/cmdan masuk dalam kategori air tawar, dan nilai Salinitas berada dalam rentang 0,5 – 15 o/oo dan masuk dalam kategori air agak payau. Pengukuran konsentrasi TDS menunjukkan bahwa terdapat tiga sumur yang terindikasi intrusi air laut, yaitu Sumur 1 (1526,4 mg/L), Sumur 2 (2500,1 mg/L) dan Sumur 3 (2733 mg/L), pengukuran nilai DHL menunjukkan bahwa terdapat tiga sumur yang terindikasi intrusi air laut, yaitu Sumur 1 (1765 uS/cm), Sumur 2 (1556,1 uS/cm) dan Sumur 3 (2002,3 uS/cm, dan pengukuran nilai Salinitas menunjukkan bahwa terdapat empat sumur yang terinikasi intrusi air laut, yaitu Sumur 1 (12,7 o/oo), Sumur 2 (15 o/oo), Sumur 3 (17,9 o/oo) dan Sumur 4 (10,02 o/oo). Analisis pengaruh jarak sumur dari garis pantai terhadap konsentrasi TDS dan DHL memberikan pengaruh sebesar 33% sedangkan terhadap nilai Salinitas sebesar 44%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa sumur yang terindikasi mengalami intrusi air laut di sepanjang pesisir di Kelurahan Pasir Nan Tigo.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Alternatif Pengelolaan Air Asam Tambang Menggunakan Sistem Destilasi Terhadap Kegiatan Penambangan Batubara PT. Miyor Pratama Coal Parambahan Desa Batu Tanjuang, Kec. Talawi, Kota Sawahlunto

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Air Asam Tambang (AAT) merupakandampak lingkungan yang negatif dan sulit dihentikan kecuali salah satu reaktanyang terlibat (mineral sulfida, air dan udara) tidak tersedia lagi. Maka dibutuhkan pengolahan AATdengan tujuan untuk meningkatkan pH dan menghilangkan logam terlarut. Proses pengelolaan AATdilakukan melalui penelitian ekperimen menggunakan sistem destilasi yakni proses pemanasan suatu bahan pada temperatur tertentu dengan menggunakan pemanas burner berbahan bakar spritus dan memperhatikan karakteristik air berupa TDS (Total Dissolved Solid), pH (Power of Hydrogen), DHL (Daya Hantar Listrik) atau EC (Electrical Conductivity), suhu, kadar sulfat (SO4), kadar logam (besi (Fe) dan mangan (Mn)). Kegiatan destilasi pada pengelolaan AAT ini memiliki pengaruh terhadap nilai pH,TDS, DHL, dan suhu, penurunan kadar sulfat dan laju penurunan kada rlogam dengan perbedaan nilai yang sangat signifikan, dimana nilai parameter untuk sampel awal AAT berada pada rentang tengah, sedangkan hasil dari destilasi berada pada nilai paling rendah sehingga cocok digolongkan sebagai air Kelas I menurut PP No 82 Tahun 2001tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Airdan tidak melebihi nilai maksimum yang telah ditetapkan pada KEPMEN-LH RI No.113 Tahun 2003tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha dan atau Kegiatan Pertambangan Batu Barasedangkan sisa dari destilasi memiliki nilai tertinggi dibandingkan AAT dan shasil destilasi.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail