Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Ekonomis
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perbandingan Nilai Ekonomi Penggunaan Gorong – Gorong Jenis Besi dan Armco untuk Mengalirkan Air Permukaan yang Masuk Dalam Rencana Jalan di Pit X Site PT. Saptaindra Sejati Jobsite PT. Adaro Indonesia

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kegiatan penambangan dengan sistem tambang terbuka harus memperhatikan sistem penyaliran tambang dibuat dengan baik dan benar. Hal yang harus diperhatikan terutama pada perencanaan sistem penyaliran pada jalan tambang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memilih jenis gorong-gorong yang ekonomis untuk digunakan pada rencana jalan, gorong-gorong yang dimaksud yaitu gorong-gorong besi dan gorong-gorong armco. Proses pengolahan data pada penelitian ini menggunakan rumus rasional, mononobe, metode distribusi gumble dan persamaan manning. Diketahui luasan catchment area sebesar 435 Ha dengan intensitas hujan sebesar 36,19mm/jam dengan koefisien 0,7 maka diperoleh debit aliran air sebesar 30,69 m³/s. Untuk mengalirkan debit air tersebut maka gorong-gorong armco dengan diameter 2.1m yang mampu mengalirkan air sebesar 36,57 m³/s dibutuhkan 1 line, sedangkan gorong-gorong besi dengan diameter 0.9m yang mampu mengalirkan air sebesar 3,82 m³/s dibutuhkan 9 line. Berdasarkan banyaknya jumlah line tersebut maka gorong-gorong armco lebih ekonomis untuk digunakan yang hanya membutuhkan biaya pengadaan sebesar Rp.949.077.000,00 dibandingkan dengan gorong-gorong besi yang membutuhkan biaya pengadaan sebesar Rp.3.577.500.000,00.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemanfaatan Minyak Goreng Bekas (Minyak Jelantah) Menjadi Sabun Cair Cuci Piring

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Minyak yang baik adalah minyak yang mengandung asam lemak tak jenuh yang lebih banyak dibandingkan dengan kandungan asam lemak jenuhnya. Setelah penggorengan berkali-kali, asam lemak yang terkandung dalam minyak akan semakin jenuh. Dengan demikian minyak tersebut dapat dikatakan telah rusak atau dapat disebut minyak jelantah .Survey yang dilakukan kepada penjual gorengan di sekitar Kecamatan Pauh Kota Padang membuktikan bahwa minyak goreng bekas yang digunakan oleh penjual gorengan tidak dibuang, namun dipakai lagi dengan cara dicampur dengan minyak yang bagus secara terus menerus dengan total periode penggorengan sebanyak 4 – 5 kali. Di sisi lain, minyak goreng bekas dapat dikumpulkan dan dimanfaatkan menjadi produk yang bernilai ekonomis. Karena itu minyak goreng bekas dapat dimanfaatkan kembali salah satunya menjadi produk berbasis minyak seperti sabun cair. Tujuan penelitian ini adalah untuk memurnikan minyak jelantah, membuat sabun cair dan analisis hasil sabun berdasarkan empat parameter, yaitu: alkali bebas , lemak tak tersabunkan, jumlah asam lemak dan minyak pelikan. Proses pembuatan sabun cair dilakukan dengan metode hot process soap making (pembuatan sabun dengan metode panas) pada suhu suhu 70oC – 80oC. Alkali yang digunakan adalah KOH (Kalium Hidroksida) . Dari penelitian yang dilakukan, Karakteristik sabun yang dihasilkan yaitu jumlah alkali bebasnya sebesar 0,047 % sedangkan ambang batas sesuai SNI 06-2048-1990 adalah maksimal 0,1 %.Ini berarti bahwa kadar alkali bebas masih dalam batas standar. Jumlah lemak tak bersabun yang diperoleh adalah sebesar 1,50 % dengan ambang batas sesuai SNI 06-2048-1990 adalah sebesar 2,5 %. Jumlah lemak tak bersabun yang dihasilkan tidak lebih dari 2,5 %, yang berarti lemak yang tidak tersabunkan dalam batas standar. Jumlah asam lemak yang diperoleh adalah sebesar 59,99 %. Sabun yang dihasilkan lebih kurang sebanyak 600 mL dan biaya yang dikeluarkan lebih kurang sebanyak Rp. 7.775.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penentuan Umur Ekonomis Double Roll Crusher Machine ME-160 pada Stasiun Preparasi di PT. Sucofindo Cabang Padang

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Objek penelitian adalah Double Roll Crusher Machine ME – 160 yang dioperasikan pada stasiun preparasi PT. Sucofindo Cabang Padang sebagai alat pemecah batubara yang sebelumnya masih dalam bentuk bongkahan yang seharusnya untuk dihancurkan. Kerusakan pada Double Roll Crusher Machine ME – 160 pada stasiun preparasi tentunya dapat mengganggu mekanisme kerja proses analisa untuk mendapatkan sertifikasi. Kerugian yang disebabkan kerusakan itu sendiri pada tahun 2017 mencapai Rp. 389.535.500,- sehingga menyebabkan naiknya ongkos produksi pada proses analisa.Perhitungan umur ekonomis akan mudah dilakukan bila aliran kas bisa diprediksi dengan tingkat kepastian yang tinggi. Secara alamiah, ongkos-ongkos ekuivalen tahunan akan menurun dengan naiknya masa pakai suatu aset. Dengan melakukan penelitian pendahuluan di stasiun preparasi PT. Sucofindo Cabang Padang dan di dukung dengan data mengenai spesifikasi mesin, investasi Double Roll Crusher Machine ME – 160, data pemakaian listrik, data pemakaian pelumas, data penggantian suku cadang, data jam operasi, dan data perbaikan serta di lakukan pengolahan data menggunakan perhitungan umur ekonomis maka akan di dapatkan umur ekonomis Double Roll Crusher Machine ME – 160. Setelah melakukan perhitungan dan analisis terhadap permasalahan, maka dapat diambil suatu kesimpulan yaitu, mesin crusher yang diperkirakan umur pakai adalah 10 tahun, pada tahun ke 7 memiliki nilai terkecil dengan biaya EUAC Rp. 2.521.136.253,- selama masa pakainya, namun belum dapat dikatakan bahwa pada umur ke 7 di tahun 2017 merupakan umur ekonomis dari mesin crusher tersebut, karena diperlukan penelitian lanjutan dalam kasus ini. Untuk dapat mengetahui pada tahun berapa umur ekonomis mesin crusher dapat ditentukan, maka perlu dilakukan perhitungan lebih lanjut dengan menggunakan metoda peramalan. Dengan demikian perusahaan dapat mengambil keputusan untuk melakukan peremajaan (general overhaul) atau melakukan penggantian (replacement).

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail