ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kegiatan penambangan dengan sistem tambang terbuka harus memperhatikan sistem penyaliran tambang dibuat dengan baik dan benar. Hal yang harus diperhatikan terutama pada perencanaan sistem penyaliran pada jalan tambang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memilih jenis gorong-gorong yang ekonomis untuk digunakan pada rencana jalan, gorong-gorong yang dimaksud yaitu gorong-gorong besi dan gorong-gorong armco. Proses pengolahan data pada penelitian ini menggunakan rumus rasional, mononobe, metode distribusi gumble dan persamaan manning. Diketahui luasan catchment area sebesar 435 Ha dengan intensitas hujan sebesar 36,19mm/jam dengan koefisien 0,7 maka diperoleh debit aliran air sebesar 30,69 m³/s. Untuk mengalirkan debit air tersebut maka gorong-gorong armco dengan diameter 2.1m yang mampu mengalirkan air sebesar 36,57 m³/s dibutuhkan 1 line, sedangkan gorong-gorong besi dengan diameter 0.9m yang mampu mengalirkan air sebesar 3,82 m³/s dibutuhkan 9 line. Berdasarkan banyaknya jumlah line tersebut maka gorong-gorong armco lebih ekonomis untuk digunakan yang hanya membutuhkan biaya pengadaan sebesar Rp.949.077.000,00 dibandingkan dengan gorong-gorong besi yang membutuhkan biaya pengadaan sebesar Rp.3.577.500.000,00.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RANCANGAN JALAN OPERASI PRODUKSI TAMBANG ANDESIT PT. BUKIT SARI INVESTAMA NAGARI KOTO ALAM KECAMATAN PANGKALAN KOTO BARU KABUPATEN LIMA PULUH KOTA PROVINSI SUMATERA BARAT
Nama : Adeka Randi Mahidra
NPM : 1210024427010
Pembimbing I : Dian Hadiyansyah, MT
Pembimbing II : Yahdi Azzuhry, ST, M.Eng
ABSTRAK
PT. Bukit Sari Investama memiliki luas wilayah IUP Operasi produksi seluas 136 Ha, dan sumberdaya andesit seluas 91,09 Ha yang terbagi atas dua blok penambangan. Penelitian dilakukan di blok 1 yang memiliki luas 42,48 Ha. PT. Bukit Sari Investama belum melakukan kegiatan operasi produksi (belum memiliki skema untuk kegiatan operasi produksi), dan belum memiliki rancangan jalan untuk menunjang kegiatan operasi produksi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan menganalisis rancangan geometri jalan operasi produksi, galian dan timbunan pada pembuatan jalan operasi produksi.
Berdasarkan hasil perhitungan rancangan geometri jalan operasi produksi dengan menggunakan spesifikasi dump truk 220 Ps 6x4, panjang jalan 565 m, dengan lebar jalan lurus 8,4 m, lebar jalan belokan 14,5 m, jari jari tikungan 17,7 m, superelevasi sebesar 0,39 mm/m, kemiringan rata-rata pada tanjakan dan turunan sebesar 10-11 %, untuk ketinggian jalan bagian tengah (cross slope) sebasar 16,8 cm. Untuk perhitungan galian dan timbunan (cut and fill) material yang digunakan untuk timbunan 3.760,8 m3 dan untuk galian yaitu sebanyak 5.279,4 m3.
Daya dukung material berdasarkan perhitungan beban yang akan diterima oleh tanah atau material yaitu sebesar 12.876 lb/ft². Berdasarkan penelitian yang dikutip dari buku Yanto Indonesianto (2011 : III.62) daya dukung material yang digunakan di atas 16.000 lb/ft² sehingga berdasarkan perhitungan itu maka untuk daya dukung material tersebut bisa dilalui dengan beban sebesar 12.876 lb/ft².