ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kota Padang rentan terhadap bencana banjir dan cuaca ekstrim yang paling sering terjadi, serta bencana gelombang ekstrim dan abrasi, gempa bumi dan tsunami, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, tanah longsor dan kegagalan teknologi dan rawan terhadap bencana geologi lainnya. Kejadian bencana sangat mempengaruhi masyarakat dalam memperoleh air bersih, air laut merupakan salah satu sumber air yang dapat digunakan saat terjadi bencana. Dalam penelitian ini digunakan metode pertukaran ion untuk menurunkan kadar Natrium dan Khlorida pada air laut menjadi air minum menggunakan media tanah lempung dengan ketebalan media 30, 35 dan 40 cm. Pengolahan ini terdiri dari media tanah lempung dan media tambahan pasir silika, zeolit dan karbon aktif. Pengolahan ini memiliki desain yang sederhana dengan sistem gravitasi dan arah alirannya down flow. Hasil pengujian pada air laut paling efisien dalam menurunkan kadar natrium dan khlorida yaitu pada ketebalan 40 cm. Dimana pada ketebalan 40 cm menurunkan kadar natrium sebesar 21,83% dan menurunkan kadar khlorida sebesar 60%. Sehingga berdasarkan hasil pengolahan menggunakan tanah lempung dapat dijadikan salah satu alternatif dalam menurunkan kadar natrium dan khlorida pada air laut.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penyisihan (Biochemical Oxygen Demand) BOD pada Limbah Cair Tahu Menggunakan Filtrasi dan Fitoremediasi Kayu Apu (Pastia Stratiotes)
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Limbah cair karet memilik kandungan (Chemical Oxygen Demand) COD yang tinggi, keberadaan COD di lingkungan memberikan dampak pada manusia dan lingkungan, seperti terhadap biota air yang mati karena konsentrasi oksigen terlarut dalam air sangat sedikit. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efektivitas kemampuan tanaman Kayu Apu (Pistia Stratiotes) dalam menurunkan kadar (Chemical Oxygen Demand) COD pada limbah cair karet. Penelitian ini menggunakan sisten continue dan variasi berat tanaman yang digunakan ialah 300gr, 350gr dan 400gr tanaman. Pengujian awal limbah didapatkan nilai COD sebesar 1.548 mg/L, lalu didapatkan lagi nilai setelah proses filtrasi sebesar 1.378 mg/L. Setelah dilakukan uji fitoremediasi dengan menggunakan tanaman seberat 400gr terjadi penurunan terbaik pada nilai COD hingga 230 mg/L dan efisiensi terbesar didapat 83,30%. Nilai tersebut memenuhi nilai baku mutu kadar COD menurut Permen LH No.5 Tahun 2014 maksimal 250 mg/L. Ini membuktikan bahwa tanaman Kayu Apu (Pistia Stratiotes) ini efektif dalam menurunkan kadar limbah cair karet khususnya COD.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perancangan Alat Filtrasi Air Bawah Tanah untuk Menghasilkan Air Bersih