Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Air Laut
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efisiensi Media Tanah Lempung dengan Metode Ion Exchange dalam Penurunan Kadar Na+ Dan Cl- pada Air Laut sebagai Sumber Air Minum pada Saat Terjadi Bencana di Kota Padang

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kota Padang rentan terhadap bencana banjir dan cuaca ekstrim yang paling sering terjadi, serta bencana gelombang ekstrim dan abrasi, gempa bumi dan tsunami, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, tanah longsor dan kegagalan teknologi dan rawan terhadap bencana geologi lainnya. Kejadian bencana sangat mempengaruhi masyarakat dalam memperoleh air bersih, air laut merupakan salah satu sumber air yang dapat digunakan saat terjadi bencana. Dalam penelitian ini digunakan metode pertukaran ion untuk menurunkan kadar Natrium dan Khlorida pada air laut menjadi air minum menggunakan media tanah lempung dengan ketebalan media 30, 35 dan 40 cm. Pengolahan ini terdiri dari media tanah lempung dan media tambahan pasir silika, zeolit dan karbon aktif. Pengolahan ini memiliki desain yang sederhana dengan sistem gravitasi dan arah alirannya down flow. Hasil pengujian pada air laut paling efisien dalam menurunkan kadar natrium dan khlorida yaitu pada ketebalan 40 cm. Dimana pada ketebalan 40 cm menurunkan kadar natrium sebesar 21,83% dan menurunkan kadar khlorida sebesar 60%. Sehingga berdasarkan hasil pengolahan menggunakan tanah lempung dapat dijadikan salah satu alternatif dalam menurunkan kadar natrium dan khlorida pada air laut.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian Intrusi Air Laut Berdasarkan Analisis Geolistrik di Desa Sentang Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kegiatan ini dilakukan di Desa Sentang, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui sebaran intrusi air laut pada lokasi penelitian. Informasi ini sangat berguna untuk mengetahui sejauh mana daerah lokasi telah terintrusi air laut. Metode yang digunakan adalah metode tahanan jenis 1D dengan Konfigurasi Schlumberger, sebanyak 3 lintasan pengukuran. Jarak antar lintasan pengukuran berdekatan, dimana total panjang bentangan masing-masing kedua titik ukur adalah Lintasan I 350 meter, dan Lintasan II 200 meter dan Lintasan III 350 meter. Berdasarkan data hasil pengukuran dan pengolahan data diduga bahwa lokasi penelitian berada pada formasi aluvium, dimana litologinya : kerikil, pasir dan lempung. Hasil dari pengukuran resistivity yang didapat ketiga lintasan terdapat intrusi air laut, yaitu : Lintasan pertama pada kedalaman 2.68 -10.8 m dengan nilai resistivitas 4.06 Ωm, Lintasan kedua pada kedalaman 2.34 - 9.32 m dengan nilai resistivitas 4.94 Ωm Lintasan ketiga pada kedalaman 2.56 - 9.8 m dengan nilai resistivitas 4.5 Ωm. Adapun dilakukan kegiatan pengujian air sumur warga dijadikan sebagai data pendukung yang di korelasikan dengan data resistivity. Disimpulkan bahwa daerah penelitian telah terintrusi air laut pada kedalaman berkisar 2.34 – 10.8 meter dan pada kedalaman 80.1-125 meter diduga belum terkontaminasi air laut.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Instrusi Air Laut dengan Pengukuran Total Dissolved Solids (TDS), Daya Hantar Listrik (DHL) dan Salinitas Air Sumur Gali di Kelurahan Pasie Nan Tigo

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis intrusi air laut dengan pengukuran TDS, DHL dan Salinitas pada air sumur gali di pesisir pantai Kelurahan Pasir Nan Tigo.Pengambilan sampel dilakukan sebanyak satu kali yaitu pada bulan Desember pada minggu ketiga. Rata-rata konsentrasi TDS berada dalam rentang 1000 – 3000 mg/L dan masuk dalam kategori air tawar, rata-rata nilai DHL berada dalam rentang 1500 – 5000 uS/cmdan masuk dalam kategori air tawar, dan nilai Salinitas berada dalam rentang 0,5 – 15 o/oo dan masuk dalam kategori air agak payau. Pengukuran konsentrasi TDS menunjukkan bahwa terdapat tiga sumur yang terindikasi intrusi air laut, yaitu Sumur 1 (1526,4 mg/L), Sumur 2 (2500,1 mg/L) dan Sumur 3 (2733 mg/L), pengukuran nilai DHL menunjukkan bahwa terdapat tiga sumur yang terindikasi intrusi air laut, yaitu Sumur 1 (1765 uS/cm), Sumur 2 (1556,1 uS/cm) dan Sumur 3 (2002,3 uS/cm, dan pengukuran nilai Salinitas menunjukkan bahwa terdapat empat sumur yang terinikasi intrusi air laut, yaitu Sumur 1 (12,7 o/oo), Sumur 2 (15 o/oo), Sumur 3 (17,9 o/oo) dan Sumur 4 (10,02 o/oo). Analisis pengaruh jarak sumur dari garis pantai terhadap konsentrasi TDS dan DHL memberikan pengaruh sebesar 33% sedangkan terhadap nilai Salinitas sebesar 44%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa sumur yang terindikasi mengalami intrusi air laut di sepanjang pesisir di Kelurahan Pasir Nan Tigo.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Air Laut Terhadap Pengurangan Kadar Sulfur Pada Batubara Sub-Bituminus di PT. Atoz Nusantara Mining Pesisir Selatan Sumatera Barat

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Batubara di PT. Atoz Nusantara Mining secara umum tergolong batubara sub-bituminus dengan kadar sulfur yang tinggi. Perlu dilakukan penurunan kadar sulfur pada batubara. Salah satu usaha untuk menurunkan kadar sulfur tersebut adalah dengan pencucian batubara menggunakan metode flotasi. Usaha pengurangan kadar sulfur pada batubara selain menghilangkan pencemar juga merupakan usaha untuk menaikan nilai kalori sehingga dapat meningkatkan harga jual batubara. Pencucian batubara menggunakan metoda flotasi dengan campuran air laut dan minyak tanah pada ukuran batubara 40 mesh, 60 mesh, 100 mesh, 200 mesh dan 325 mesh. Menggunakan sel flotasi dengan volume air laut 1 L, minyak tanah 40 ml dan batubara 100 gr dengan waktu flotasi selama 7 menit. Setelah batubara dicuci, lalu dikeringkan selama 7 hari. Selanjutnya di uji laboratorium untuk mengetahui nilai kalori dan kadar sulfur hasil pencucian. Hasilnya sampel mengalami pengurangan kadar sulfur signifikan. Rata- rata pengurangan kadar sulfurnya sebesar 25,04%. Pengurangan kadar sulfur tertinggi terjadi pada sampel ukuran 325 mesh sebesar 28,9%. Sampel juga mengalami kenailkan nilai kalori, dengan rata-rata kenaikan nilai kalori 4,04%.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail