ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Bintang Sumatra Pacific merupakan perusahaan tambang batuan andesit, pada proses penambangan beberapa kegiatan produksi pekerja masih belum banyak yang memakai alat pelindung diri (APD), seperti pada kegiatan pemboran pekerja tidak memakai alat pelindung telinga, mata dan mulut. Dalam proses penambangan dapat menimbulkan tekanan lingkungan yang berdampak fisik maupun non fisik, bentuk tekanan lingkungan dapat berupa kebisingan dan kelembaban. Pada proses kegiatan produksi pekerja masih belum banyak yang memakai alat pelindung diri (APD), seperti pada kegiatan pemboran pekerja tidak memakai alat pelindung telinga, mata dan mulut. Di lokasi yang menjadi objek penelitian beberapa masih melebihi nilai ambang batas, seperti tingkat kebisingan pada area pemboran 99.1 dBA dan lintasan kerja 96.3 dBA. Tujuan penelitian ialah mengidentifikasi bahaya tingkat kebisingan, kelembaban, mengetahui persepsi para pekerja dan memetakan hasil tingkat kebisingan dan kelembaban menggunakan software surfer 11. Dari hasil penelitian tingkat kebisingan melebihi nilai ambang batas pada area bengkel 86.04 dB, pemboran 97.18 dB, lintasan kerja 96.35 dB, dan area peledakan 60,9 dB dan tingkat kelembaban masih berada dibawah 85% nilai ambang batas. Pemetaan menunjukkan tiga warna yaitu warna biru 60 – 72 dB, area warna hijau 72 - 82 dB, area warna orange 84 – 92 dan area warna merah 94 – 100 dB. Berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor KEP-51/MENAKER/1999 sebagai acuan ambang batas kerja maka dapat disimpulkan bahwa tingkat kebisingan melebihi nilai ambang batas, tingkat kelembaban dibawah ambang batas dan persepsi pekerja yang dapat mempengaruhi produktivitas kerja.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengurangan kebisingan oleh tanaman di SMK SMTI Padang. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur tingkat kebisingan berdasarkan volume kendaraan lalu lintas dan mengukur volume kerimbunan daun. Tingkat kebisingan selama pengukuran adalah 55,6 s.d. 92,8 dBA, melampaui baku mutu kebisignan kawasan pendidikan, 55 dBA berdasarkan Kepmen-LH No. 48 Tahun 1996. Total volume kerimbunan daun di SMK SMTI Padang sebesar 2355m3 dengan jenis tanaman Glodokan Tiang (Polyalthia longifolia) bisa mereduksi kebisingan sebesar 6,64 – 8,52 dBA. Efektivitas tanaman Glodokan Tiang sebagai peredam kebisingan tergolong cukup rendah sebesar 8,08 – 10,00 %. Hal ini disebabkan karena tanaman pada area ini tidak di tanam secara rapat. SMK SMTI Padang perlu mempertimbangkan penempatan ruangan yang bersifat privat dan publik untuk mengurangi dampak dari kebisingan yang disebabkan oleh aktivitas kendaraan lalu lintas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Risiko kerusakan pendengaran pada pekerja dapat disebabkan oleh bising yang tinggi atau jumlah waktu paparan yang berlebihan. Pekerja lapangan di Unit Pembangkitan Listrik Tenaga Uap PT. X Kota Padang setiap hari berhubungan dengan mesin-mesin pembangkit listrik yang memiliki tingkat kebisingan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tingkat kebisingan yang ada dilokasi penelitian dan mengetahui waktu pemaparan maksimal yang diperbolehkan. Metode penelitian yang digunakan adalah melakukan perhitungan tingkat kebisingan yang terjadi di Unit Pembangkitan Listrik Tenaga Uap PT. X Kota Padang berdasarkan KepMenLH No 48 Tahun 1996 dan SNI 7231-2009 kemudian melakukan analisa waktu maksimal pekerja terpapar kebisingan yang ditimbulkan berdasarkan metode perhitungan NIOSH. Dari hasil penelitian, empat titik sampel yang diambil berada di atas Nilai Ambang Batas (NAB) PerMenKes Republik Indonesia No 70 Tahun 2016. Waktu terlama pemaparan yaitu titik 4 (Area Condensar Water Pump) dengan waktu pemaparan maksimal selama 6,83 jam, sedangkan waktu pemaparan paling singkat yaitu titik 2 (Area Boiler) dengan lama pemaparan diperbolehkanhanya selama 7,26 menit. Diharapkan penelitian ini bermanfaat untuk Unit Pembangkitan Listrik Tenaga Uap PT. X Kota Padang dalam penerapan Sistem Manjemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) di Unit Pembangkitan Listrik Tenaga Uap PT. X Kota Padang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Bakapindo merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, yakni tambang Dolomite yang memiliki Surat Izin Usaha Pertambangan Daerah (SIPD) dari Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sumatera Barat dengan Nomor surat 303.545/10/DTB- 92 tanggal 19 Mei 1992. Dengan luas 75 ha, Terutama saat diadakannya kegiatan penambangan kuatnya suara (noise) yang dikeluarkan kegiatan tersebut mengakibatkan adanya keluhan sebagian masyarakat di area penambangan karena kebisingan akibat aktifitas penambangan. Terganggunya masyarakat akibat penambangan yang berdekatan langsung terhadap permukiman/perumahan penduduk yang berdampak pada lingkungan sekitar area perumahan setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber kebisingan dan mengetahui pengaruh jarak terhadap sumber kebisingan di lokasi penambangan Jenis penelitian adalah penelitian terapan (applied research). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang diolah secara langsung menggunakan data yang didapat dilapangan.yang menjadi sumber kebisingan di PT. Bakapindo berada pada Area peledakan dengan nilai intensitas kebisingan yang di dapat sebesar 113,3 dB sedangkan pengaruh jarak terhadap sumber kebisingan berada pada Area peledakan dengan jarak pengukuran 500 meter dengan nilai intensitas kebisingan di dapat sebesar 113,3 dB yang berdampak bising pada area lingkungan sekitar penambangan yakni pada berjarak 500-600 m dari lokasi penambangan terhadap perumahan penduduk kebisingan tersebut termasuk kebisingan sesaat yang ditimbulkan oleh aktifitas peledakan dan berdasarkan SNI 7570 : 2010 melebihi tingkat intensitas kebisingan ditetapkan SNI 7570 : 2010 di area peledakan sebesar 110 dB
ThesisOpen AccessMetadata saja
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PT. Allied Indo Coaljaya (AIC) merupakan salah satu perusahaan tambang batubara yang berlokasi di Desa Parambahan, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat. Metode penambangan yang dilakukan adalah metode tambang terbuka dan tambang bawah tanah. Setelah dilakukan penelitian ada beberapa masalah yang dijumpai seperti alat atau mesin yang melebihi nilai ambang batas (NAB) menyebabkan kebisingan ditempat kerja, Intensitas yang melebihi nilai ambang batas mempengaruhi keselamatan dan kesehatan pekerja dan menimbulkan ketulian, pada observasi awal terdapat tingkat intensitas kebisingan seperti alat bor sebesar 97,2 dB, pemecah batu dengan menggunakan Breaker sebesar 88,2 dB, kemudian pada Crusher sebesar 90,9 dB, pengukuran tingkat intensitas kebisingan menggunakan alat yaitu Sound Level Meter. Kebisingan yang melebihi nilai ambang batas berpengaruh pada gangguan Psikologis, komunikasi, fisiologis terhadap kinerja karyawan dan berpengaruh pada kesehatan dan keselamatan pekerja atau karyawan dilokasi kerja. Mengetahui nilai intensitas kebisingan pada kegiatan pemboran, pemecahan batuan dengan breaker, dan peremukan menggunakan crusher. Menganalisis hubungan intensitas kebisingan seperti gangguan psikologis, komunikasi, fisiologis terhadap kinerja karyawan. Kemudian dilakukan penyebaran kuesioner pada pekerja/karyawan dilokasi kebisingan, penyebaran kuesioner sebanyak 14 responden. Dan pengolahan data kuesioner menggunakan program komputer SPSS. Setelah dilakukan pengolahan data dengan program SPSS terdapat hubungan antara gangguan psikologis terhadap kinerja karyawan, dimana nilai p value sebesar (0,000), dan gangguan psikologis terhadap kinerja karyawaan sebesar 33,59%, kemudian hubungan antara gangguan komunikasi terhadap kinerja karyawan, dimana nilai p value sebesar (0,002), dan gangguan komunikasi terhadap kinerja karyawan sebesar 23,53%, dan hubungan antara gangguan fisiologis terhadap kinerja karyawan, dimana p value sebesar (0,003), dan gangguan fisiologis terhadap kinerja karyawan sebesar 25,18%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tingkat Kebisingan Lalu Lintas Kendaraan di Gedung I Sekolah Tinggi Teknologi Industri (STTIND) Padang
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH TINGKAT KEBISINGAN DENGAN RENCANA TATA BANGUNAN DI PANTAI CAROCOK PAINAN
Nama : Shelia Zeni Winara
NPM : 1310024428023
Pembimbing I : Ir. Candrianto, M.Pd
Pembimbing II : Yaumal Arbi, MT
ABSTRAK
Polusi tidak hanya terjadi pada udara, tanah, maupun air, tetapi juga termasuk polusi suara yang berupa kebisingan. Kebisingan diartikan sebagai suara yang tidak dinginkan atau suara keras yang tidak menyenangkan. Kebisingan dapat memberikan dampak berbahaya bagi kesehatan yaitu dapat menyebabkan tuli, gangguan saraf, gangguan menal, masalah jantung, tekanan darah tinggi, pusing dan bahkan insomnia. Penelitian terhadap pengaruh tingkat kebisingan dengan rencana tata bangunan di Pantai Carocok Painan dilakukan di Sekitar daerah Pantai Carocok. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh tingkat kebisingan dengan Rencana Tata Bangunan di Pantai Carocok Painan. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan alat Soud Level Meter dan wawancara dengan masyarakat di sekitar Pantai Carocok Painan. Dari hasil yang peneliiitian didapatkan yaitu tingkat kebisingan di Area Parkir Pantai Carocok, di Perumahan Penduduk yang berjarak ±300 m, di Perumahan Penduduk yang berjarak ±650 m dan di Perumahan Penduduk yang berjarak ±900 m pada saat hari libur maupun pada saat hari biasa melebihi baku mutu yang telah di tetapkan oleh Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor : KEP-48/MENLH/11/1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan bahwasanya untuk daerah Rekreasi adalah 70 db(A)