Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Kerucut Terpancung
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Perhitungan Sumberdaya Batubara Terunjuk Menggunakan Metode Cross Section dan Metode Kerucut Terpancung di PT. Cipta Kridatama Job Site PT. Mifa Bersaudara

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Cipta Kridatama Job Site PT. Mifa Bersaudara merupakan perusahan tambang swasta yang berlokasi di Desa Sumber Batu Kecamatan Mereuboe Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh. Secara geografis terletak pada koordinat 04011'14,7” LU dan 96015’58,4” BT. PT. Cipta Kridatama Job Site PT. Mifa Bersaudara memegang hak Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi pada Tambang Batubara seluas 3.134 Ha. Penelitian ini akan menghitung sumberdaya batubara pada pit B Blok BS 2019 dengan luas area 4 Ha dengan metode penampang (cross section) dan metode kerucut terpancung dengan mengunakan software rockworks dan autodesk land desktop dilakukan di PT. Cipta Kridatama Job Site PT. Mifa Bersaudara. Dari hasil pengolahan data didapatkan sumberdaya terunjuk batubara dengan metode cross section sebesar 115.313.334 ton dan metode kerucut terpancung didapatkan sumberdaya terunjuk batubara sebesar 67.423.4755,6 ton.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perhitungan Sumberdaya Terukur Batugamping dengan Menggunakan Metode Mean Area dan Kerucut Terpancung pada Blok II PT. Anugrah Halaban Sepakat di Kabupaten Limapuluh Kota Provinsi Sumatera Barat

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Anugrah Halaban Sepakat merupakan perusahaan tambang batubara swasta yang beroperasi di Nagari Halaban Kecamatan Lareh Sago Kabupaten Limapuluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Secara geografis terletak pada koordinat 100o45'31,83"– 100o45'46,87" Bujur Timur (BT) dan 00o20'21,85"– 00o20'7,69" Lintang Selatan (LS). PT. Anugrah Halaban Sepakat memiliki dua blok penambangan yaitu blok I dan blok II. Pada blok I dengan luas 4,93 Ha dengan sumberdaya terukur 7.290.000 ton dan pada blok II dengan luas 7,30 Ha dengan sumberdaya terunjuk 3.900.000 ton. Pada blok I dengan luas 4,93 Ha memiliki sumberdaya terukur yang lebih besar dari blok II sedangkan pada blok II memiliki area yang lebih luas dibandingkan dengan blok II dengan klasifikasi sumberdaya terunjuk. Penelitian ini akan menghitung sumberdaya terukur pada blok II dengan menggunakan metode mean area dengan jarak antar penampang 25 meter dan metode kerucut terpancung dengan luas area perhitungan 7,30 Ha. Dari hasil pengolahan data didapatkan sumberdaya terukur dengan menggunakan metode mean area sebesar 18.435.936,23 ton (ρ = 2,7 ton /m3) dengan batas elevasi bawah 511 mdpl dan batas elevasi atas 678 mdpl dan dengan menggunakan metode kerucut terpancung didapatkan sumberdaya terukur sebesar 16.573.199,34 ton (ρ = 2,7 ton /m3) dengan batas elevasi bawah 511 mdpl dan batas elevasi atas 655 mdpl.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Cadangan Timah Alluvial di Blok Rencana Kerja Pada Kapal Isap Produksi Timah 16 PT. Timah (Persero) Tbk Unit Penambangan Laut Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS CADANGAN TIMAH ALLUVIAL DI BLOK RENCANA KERJA PADA KAPAL ISAP PRODUKSI TIMAH 16 (Studi Kasus PT. Timah (Persero) Tbk) Nama : Lani Megawati NPM : 1210024427030 Pembimbing I : Drs. Tamrin Kasim, MT Pembimbing II : Refky Adi Nata, ST. MT ABSTRAK PT. Timah (Persero) Tbk merupakan perusahaan penambangan Timah terbesar di Bangka Belitung yang juga perusahaan penambangan timah terbesar di Indonesia. Sebagai perusahaan penambangan Timah terbesar di Indonesia dan juga sekaligus eksportir Timah terbesar dunia, PT. Timah (Persero), Tbk menguasai hak penambangan Timah seluas 473.800,06 hektar di daratan dan laut Bangka Belitung yang dikenal dengan Izin Usaha Penambangan (IUP). Berdasarkan perhitungan dengan melihat litologi yang ada pada blok rencana kerja diperoleh cadangan yang tersedia yaitu dengan volume 234087 m3 dengan grade 0,722 kg/m3 akan mendapatkan timah 169010,8 kg. Perhitungan dengan menggunakan rumus kerucut terpancung terbalik diperoleh cadangan yang terambil pada blok RK KIP timah yaitu dengan volume 111882,7 m3 dengan grade 0,722 kg/m3 akan mendapatkan timah 80779,3 kg. Lama waktu yang dibutuhkan untuk menggali volume 1 yaitu 7,06 hari kerja, untuk volume 2 yaitu 4,74 hari kerja dan untuk volume 3 yaitu 16,18 hari kerja. Jadi, jumlah waktu penggalian timah yang ada pada blok RK KIP timah 16 adalah 27,8 hari kerja. Didapatkan Break Event Point (BEP) dari Kapal Isap Produksi (KIP) Timah 16 pada bulan Juli yaitu 55.45 ton. Break Event Grade (BEG) pada blok RK KIP Timah 16 adalah 0.504 kg/m3.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail