Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: Sumberdaya
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Design Pit Penambangan Batubara Pit A1 PT. Bina Sarana Sukses, Lawang Kidul, Muara Enim, Sumatera Selatan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT.Bina Sarana Sukses merupakan perusahaan yang bergerak di bidang usaha jasa pertambangan, penyewa alat berat dan perusahaan kontraktor pertambangan yang dipercaya oleh PT.Prima Mulia Sarana Sejahtera dengan luas WIUP seluas 4.179 Ha.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jumlah lapisan batubara mengukur jumlah sumberdaya batubara dengan menggunakan menggunakan metode cross section dan metode triangularmenggunakan Software autodesk land desktop. Dimana metode cross section ini membagi endapan menjadi sayatan penampang dengan interval tertentuyangmenggunakan 40 titik koordinat, dimana 15 titik koordinat dari data pemboran dan 25 titik koordinat dari data survey danmetode triangular ini mengikat tiga titik pengeboran sehingga membentuk segitiga blok yang menggunakan 15 titikkoordinat dari data pemboran. Hasil dari pengolahan data sumberdaya terukur metode cross section didapat volume batubara 12.740.797,4m3, tonase batubara 16.563.036,61ton dan hasil sumberdaya terukur dengan metode triangular didapat volume batubara 503.336,726m3, tonase batubara 689.129,581ton. Penelitian ini juga menghasilkan rancangan design pit penambangan pit A1 3 jenjang di mana setiap jenjang memiliki 9 meter dengan geometri lereng tinggi 30 m, lebar 9 m dan sudut 40.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perhitungan Sumber Daya Batu Gamping dengan Metode Kontur di IUP PT. Yuanda Putra YLM di Jorong Cubadak, Nagari Aia Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Batu gamping merupakan salah satu komoditas tambang yang dapat diusahakan dalam kegiatan usaha pertambangan. Dalam kegitaan industri, batu gamping ini dimanfaatkan untuk bahan baku pembuatan semen, pasta gigi, industri pengolahan baja dan lainnya.PT Yuanda putra YLM adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan batu gamping yang terletak di Jorong Cubadak, Nagari Aia Dingin,Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok.Kegiatan eksplorasi harus di perhitungkan secara rinci dan detail, sehingga tidak menyebabkan kerugian pada perusahaan, Sumberdaya yang terdapat di daerah tersebut bernilai ekonomis dengan luas wilayah ±10 Ha. Saat ini sumberdaya yang ada pada wilayah IUP PT. Yuanda puta YLM masih dalam kategori tereka, belum diketahuinya voleme pengupasan overburden yang berada di Wilayah Usaha Pertambangan PT. Yuanda Putra YLM.Dalam penelitian ini penulis menghitung volume overburden dan menhitung volume batu gamping di Wilayah Izin Usaha Produksi PT. Yuanda Putra YLM. Pada penelitian ini menggunakan metode garis kontur, dan menggunakan perangkat lunak Global Mapper Tujuan penelitian ini menganalisis sumberdaya terunujuk batu gamping yang terdapat di Wilayah Usaha Pertambangan PT. Yuanda Putra YLM .Perhitungan garis kontur dilakukan pada elevasi 1410 mdpl hingga 1515 mdpl dengan interval garis kontur 5 m dan elevasi 1410 mdpl higga 1510 mdpl dengan interval 10 m. Maka, didapatkan jumlah sumberdaya batugamping pada interval 5 sejumlah 1.622.951,77m3 dan Tonasenya sebanyak 3.585.951,77 ton (ρ = 2,4 ton/ m3) Pada interval 10 m terdapat volume total antar block sebanyak 1.023.864,225m3 dan Tonase nya sebanyak 2.368.474,14 ton (ρ = 2,4 ton/ m3) dengan tingkat keyakinan geologi 50%. Dengan volume overburden 37.000 m^3

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Estimasi Sumberdaya Batubara Menggunakan Metode Cross Section, Metode Circular, Metode Polygon di PT. Duta Alam Sumatera (DAS) Merapi Barat Sumatera Selatan

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Duta Alam Sumatera (PT. DAS) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penambangan batubara, yang berlokasi di Desa Payo Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan dengan sistem penambangan yang dilakukan merupakan tambang terbuka. PT. Duta Alam Sumatera memegang hak izin usaha pertambangan (IUP) operasi produksi pada tambang batubara seluas 357 Ha. Perusahaan saat ini sedang melakukan pengeboran yang memiliki 16 titik lubang bor. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jumlah sumberdaya batubara. Perhitungan sumberdaya batubara ini dilakukan dengan menggunakan metode Cross Section, Cilcular dan Polygon dengan data-data seperti kondisi geologi di lapangan dan data pengeboran, kemudian data tersebut diaplikasikan dengan program-program pendukung seperti Rockworks16 dan surpac 6.3. Dari hasil pengolahan data didapatkan sumberdaya batubara dengan metode Cross Section sebanyak 57.558.02 Ton, metode Cilcular sebanyak 22.410.85 Ton dan metode Polygon sebanyak 18.774.81 Ton.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Sumberdaya Terunjuk Batubara Menggunakan Metode Penampang (Cross Section) dan Metode Segitiga (Triangulasi) CV. Afrindo Technical di Lapangan X

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sebelum melakukan kegiatan operasi produksi, harus melalui beberapa tahap salah satunya kegiatan eksplorasi, tahapan eksplorasi ini terbagi menjadi empat yaitu survey tinjau, prospeksi, eksplorasi pendahuluan dan eksplorasi rinci. kegiatan eksplorasi yang dilakukan Aftech adalah kegiatan pengeboran eksplorasi batubara untuk mendapatkan data subsurface, data-data subsurface ini meliputi litologi batuan kedalaman permeter, roof dan floor batubara serta total kedalaman pengeboran batubara, data yang didapatkan berguna untuk mengetahui kuantitas (tonnase batubara, volume overburden serta nilai stripping ratio) dan kualitas serta model endapan tiga dimensi dari batubara. Untuk mengetahui berapa besar kuantitas dari batubara dapat melakukan kegiatan estimasi sumberdaya meggunakan metode cross section dan metode triangulasi. Prinsip dari metode cross section dengan pedoman rule of gradual change yaitu, dengan menghubungkan titik pengamatan terluar, data yang dihubungkan sebanyak empat puluh section, sedangkan metode triangulasi mengikat tiga titik pengeboran sehingga membentuk segitiga dan merata-ratakan ketebalan dari setiap titik pengeboran, blok-blok triangulasi yang didapatkan sebanyak enam puluh satu. Berdasarkan hasil estimasi yang dilakukan menggunakan metode cross section pedoman rule of nearest point didapatkan tonnase batubara 13,378,923.58 ton/m³ dengan volume overburden 133,801,817.75 m³ didapatkan nilai stripping rationya 10.21:1 BCM/Ton, sedangkan hasil estimasi menggunakan metode triangulasi didapatkan tonnase batubara 3,789,012.76 ton/m³ dengan volume i overburden 38,914,077.13 m³ didapatkan nilai dari stripping rationya 10.27:1 BCM/Ton

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Perhitungan Sumberdaya Batubara Terunjuk Menggunakan Metode Cross Section dan Metode Kerucut Terpancung di PT. Cipta Kridatama Job Site PT. Mifa Bersaudara

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Cipta Kridatama Job Site PT. Mifa Bersaudara merupakan perusahan tambang swasta yang berlokasi di Desa Sumber Batu Kecamatan Mereuboe Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh. Secara geografis terletak pada koordinat 04011'14,7” LU dan 96015’58,4” BT. PT. Cipta Kridatama Job Site PT. Mifa Bersaudara memegang hak Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi pada Tambang Batubara seluas 3.134 Ha. Penelitian ini akan menghitung sumberdaya batubara pada pit B Blok BS 2019 dengan luas area 4 Ha dengan metode penampang (cross section) dan metode kerucut terpancung dengan mengunakan software rockworks dan autodesk land desktop dilakukan di PT. Cipta Kridatama Job Site PT. Mifa Bersaudara. Dari hasil pengolahan data didapatkan sumberdaya terunjuk batubara dengan metode cross section sebesar 115.313.334 ton dan metode kerucut terpancung didapatkan sumberdaya terunjuk batubara sebesar 67.423.4755,6 ton.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Sumberdaya Terunjuk Batu Andesit Menggunakan Metode Cross Section dan Metode Triangular di PT. Bintang Sumatera Pasifik, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Bintang Sumatera Pasifik merupakan perusahaan tambang batu andesit swasta yang beroperasi di nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Secara geografis terletak pada koordinat 100044’46,3” Bujur Timur (BT) dan 00001’09,8” Lintang Selatan (LS). Dengan luas Izin Usaha Penambangan 6 Ha. Penelitian ini akan menghitung sumberdaya terunjuk batu andesit menggunakan metode cross section dengan jarak antar section 20 m yang dibantu dengan software Rockworks untuk membuat potongan section serta membuat Block model endapan batu andesit, dan metode triangular grouping yang dibantu dengan software Autodesk land Desktop untuk mengetahui luas dari titik koordinat singkapan. Dari hasil pengolahan data didapatkan sumberdaya terunjuk batu andesit dengan menggunakan metode cross section sebesar 11.826.129,6 ton (ρ = 2,7 ton/ m3) dan dengan menggunakan metode triangular grouping didapatkan sumberdaya terunjuk sebesar 6.529.096,512 ton (ρ = 2,7 ton/ m3) dengan batas elevasi bawah 156 mdpl dan batas elevasi atas 277 mdpl.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Sumberdaya Terunjuk Andesit dengan Metode Cross Section dan Kontur di Blok I PT. Atoz Nusantara Mining Pesisir Selatan Sumatera Barat

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perhitungan sumberdaya berperan penting untuk menentukan besaran cadangan serta menentukan jumlah, kualitas dan kemudahan dalam eksplorasi secara komersial dari suatu endapan. Sebab hasil dari perhitungan sumberdaya dapat dilanjutkan pada perhitungan cadangan yang baik nantinya untuk dapat menentukan investasi yang akan ditanam oleh investor, penentuan sasaran produksi, cara penambangan yang akan dilakukan bahkan dalam memperkirakan waktu yang dibutuhkan oleh perusahaan dalam melaksanakan usaha penambangannya. Tujuan penelitian ini adalah menentukan besaran sumberdaya terunjuk andesit dengan metode cross section dan kontur di Blok I PT. Atoz Nusantara Mining Pesisir Selatan/Sumatera Barat. Pengolahan data dikerjakan dengan bantuan sofware tambang dalam pembuatan kontur, sayatan hingga pada perhitungan. Penentuan batas penelitian didasarkan pada keterdapatan singkapan terluar. Hasil penelitian telah dilakukan dengan metode cross section yaitu membuat garis sayatan yang memotong lapisan tanah penutup, kemudian dihitung luas masing-masing sayatan dan akhirnya dapat ditentukan volume dengan menggunakan jarak antar sayatan mendapatkan besaran sumberdaya terunjuk andesit sebesar 9.079.700 ton dan dengan metode kontur yaitu memanfaatkan tiap kontur untuk menghitung luas dan volume area tiap interval kontur didapatkan besaran sumberdaya terunjuk andesit sebesar sebesar 8.435.602,5 ton dengan dengan total volume OB sebesar 43.650 m³.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perhitungan Sumberdaya Batu Gamping dengan Menggunakan Metode Garis Kontur Pada IUP Operasi Produksi PT. Yuanda Putra YLM, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Batu gamping merupakan salah satu komoditas tambang yang dapat diusahakan dalam kegiatan usaha pertambangan. Dalam kegitaan industri, batu gamping ini dimanfaatkan untuk bahan baku pembuatan semen, pasta gigi, industri pengolahan baja dan lainnya.PT Yuanda putra YLM adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pertambangan batu gamping yang terletak di Jorong Cubadak, Nagari Aia Dingin,Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Kegiatan eksplorasi harus di perhitungkan secara rinci dan detail, sehingga tidak menyebabkan kerugian pada perusahaan, Sumberdaya yang terdapat di daerah tersebut bernilai ekonomis dengan luas wilayah 10 Ha. Saat ini sumberdaya yang ada pada wilayah IUP PT. Yuanda puta YLM masih dalam kategori tereka, belum diketahuinya voleme pengupasan overburden yang berada di Wilayah Usaha Pertambangan PT. Yuanda Putra YLM. Dalam penelitian ini penulis menghitung volume overburden dan menganalisa berapa banyak sumberdaya terunjuk batu gamping di Wilayah Izin Usaha Produksi PT. Yuanda Putra YLM. Pada penelitian ini menggunakan metode garis kontur, dan menggunakan perangkat lunak Map Info 10.0. Tujuan penelitian ini menganalisis sumberdaya terunujuk batu gamping yang terdapat di Wilayah Usaha Pertambangan PT. Yuanda Putra YLM dan menghitung volumen overbruden di wilayah Usaha Pertambangan PT. Yuanda Putra YLM. Perhitungan garis kontur dilakukan pada elevasi 1530 mdpl hingga 1425 mdpl dengan interval garis kontur 5 m. Maka, didapatkan jumlah sumberdaya terunjuk batugamping sejumlah 6.332.434,9 ton (ρ = 2,4 ton/ m3) dengan tingkat keyakinan geologi 50%. Dengan volume overburden 37.000m3

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perhitungan Sumberdaya Terukur Batugamping dengan Menggunakan Metode Mean Area dan Kerucut Terpancung pada Blok II PT. Anugrah Halaban Sepakat di Kabupaten Limapuluh Kota Provinsi Sumatera Barat

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PT. Anugrah Halaban Sepakat merupakan perusahaan tambang batubara swasta yang beroperasi di Nagari Halaban Kecamatan Lareh Sago Kabupaten Limapuluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Secara geografis terletak pada koordinat 100o45'31,83"– 100o45'46,87" Bujur Timur (BT) dan 00o20'21,85"– 00o20'7,69" Lintang Selatan (LS). PT. Anugrah Halaban Sepakat memiliki dua blok penambangan yaitu blok I dan blok II. Pada blok I dengan luas 4,93 Ha dengan sumberdaya terukur 7.290.000 ton dan pada blok II dengan luas 7,30 Ha dengan sumberdaya terunjuk 3.900.000 ton. Pada blok I dengan luas 4,93 Ha memiliki sumberdaya terukur yang lebih besar dari blok II sedangkan pada blok II memiliki area yang lebih luas dibandingkan dengan blok II dengan klasifikasi sumberdaya terunjuk. Penelitian ini akan menghitung sumberdaya terukur pada blok II dengan menggunakan metode mean area dengan jarak antar penampang 25 meter dan metode kerucut terpancung dengan luas area perhitungan 7,30 Ha. Dari hasil pengolahan data didapatkan sumberdaya terukur dengan menggunakan metode mean area sebesar 18.435.936,23 ton (ρ = 2,7 ton /m3) dengan batas elevasi bawah 511 mdpl dan batas elevasi atas 678 mdpl dan dengan menggunakan metode kerucut terpancung didapatkan sumberdaya terukur sebesar 16.573.199,34 ton (ρ = 2,7 ton /m3) dengan batas elevasi bawah 511 mdpl dan batas elevasi atas 655 mdpl.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail